Senin, 01 Juni 2020

Sepak Bola Eropa Bangkit Dari Rasa Mati Suri

Dinastipoker - Sepak Bola Eropa Bangkit Dari Rasa Mati Suri - Sepak bola di Eropa kembali bergairah setelah hampir tiga bulan berhenti karena pandemi virus corona.Kebangkitan sepak bola di Benua Biru dimulai dengan Bundesliga Jerman yang restart pada 16 Mei.

Sepak Bola Eropa Bangkit Dari Rasa Mati Suri
Sepak Bola Eropa Bangkit Dari Rasa Mati Suri


Menyusul Liga Jerman, beberapa negara lain berangsur kembali melanjutkan kompetisi musim ini, meskipun hampir semuanya menggelar pertandingan tanpa penonton. Termasuk Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Spanyol yang rencananya kembali dilanjutkan bulan ini.

Dikutip dari AFP, sejauh ini Liga Hungaria jadi satu-satunya kompetisi di Eropa yang memperbolehkan penonton masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan pertandingan.

Suara-suara yang terlupakan akan bergema lagi pada akhir pekan nanti. Nyanyian, pukulan drum, dan kegembiraan penonton ketika bola nyaris gol bakal kembali untuk pertama kalinya sejak Maret.

Kembalinya penonton sepak bola di Liga Hungaria dimulai pada laga akhir pekan lalu. Seluruh pertandingan di pekan ke-26 dihadiri suporter.

Setelah dua bulan tanpa penonton, tempat-tempat olahraga di Hungaria kembali dibuka untuk publik pada akhir pekan ini. Hungaria jadi negara pertama yang menyambut suporter di tribune, meski dengan syarat.

Penonton di Hungaria diminta membiarkan setiap baris lainnya kosong. Selain itu dari setiap kursi yang diduduki, tiga kursi lainnya yang ada di samping juga harus dikosongkan.

"Kami akan menghormati aturan, karena pertandingan akan kembali tertutup jika kami mengacaukannya," kata Richard Kovacs, salah satu dari 2.255 penonton di laga Diogyor vs Mozekovesd, akhir pekan lalu.

Sementara itu, penonton lainnya, Gabor Lengyel, menilai yang mereka khawatirkan saat ini bukanlah wabah Covid-19, melainkan tim kesangan mereka menang atau kalah.

Berbeda dengan Hungaria, saat ini Polandia masih melarang suporter datang ke stadion, sama seperti liga-liga top Eropa.

Liga Polandia baru akan terbuka untuk penonton pada 19 Juni nanti. Itu pun dengan pembatasan kapasitas stadion. Penonton hanya boleh memenuhi seperempat dari kapasitas stadion. Agen Poker

Pada akhir pekan lalu, liga masih tertutup untuk penonton. Suporter pun diminta untuk tetap beradaptasi.

Suporter Pogon Szczecin hanya bisa membuat guard of honour untuk timnya dengan memasang suar dengan tinggi 10 meter di sepanjang jalan menuju stadion.

Sementara itu, Lechia Gdansk mengandalkan suporter palsu saat menjamu Arka Gdynia. Sebanyak 200 suporter palsu dicetak dan ditempelkan pada plastik untuk diletakkan di tribune.

Foto-foto tersebut seharga 17 euro. Foto-foto itu akan dikembalikan kepada fan setelah ditandatangani pemain favorit mereka.

Liga di Republik Ceko melakukan hal yang berbeda dari liga-liga Eropa lainnya. Pada pekan lalu, laga Sparta Prague vs Viktoria Plzen menyediakan layanan bioskop drive-in. Penonton menyaksikan pertandingan dari dalam mobil melalui monitor besar.

"Kami tidak bisa pergi ke stadion karena situasinya. Saya melihat peluang ini [bioskop] di media sosial, sehingga saya dan teman saya membeli tiket dan datang," ucap Petr Svoboda.

"Sangat berbeda. Kami tidak benar-benar berteriak, dan kami merindukan stadion," kata Svodoba menambahkan.

Sementara itu, Liga Denmark memilih menggunakan suporter virtual guna memberikan dukukan untuk para pemain.

Setelah hampir tiga bulan absen, Liga Denmark kembali pada Kamis (28/5) dengan pertandingan AGF vs Randers yang berakhir imbang 1-1.

Sebelum pertandingan, Aarhus mengundang suporter untuk memasang spanduk, bendera, dan potongan kardus di tribune.

Selain itu, suporter Aarhus juga diperbolehkan mendukung timnya melalui platform konferensi video Zoom.

Dalam laga itu, 30 ribu orang suporter Aarhus menjadi audiens virtual yang gambarnya ditayangkan ke layar raksasa di sekitar lapangan.

"Tidak diragukan lagi, itu membantu. Itu menciptakan sedikit alternatif suasana, khusus untuk tahun 2020," ujar pelatih Aarhus David Nielsen.

Meski demikian, pandemi virus corona membuat suporter sepak bola di Serbia menahan diri dalam merayakan kemenangan timnya.

Setelah Red Star Belgrade dinyatakan juara Liga Serbia musim ini, suporter mereka tidak bisa menciptakan lautan penonton yang berbondong-bondong turun ke jalan. Poker Indonesia

Dalam perayaan itu hanya sekitar 100 suporter garis keras yang berkumpul di luar stadion Red Star untuk bersulang kepada juara baru sambil mengerumuni pelatih Dejan Stankovic.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support