• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 11 Desember 2019

Pebulu Tangkis Ginting Menang Mudah Atas Chen Long Di BWF World Tour Final 2019

Dinastipoker - Pebulu Tangkis Ginting Menang Mudah Atas Chen Long Di BWF World Tour Final 2019 - Anthony Sinisuka Ginting menang mudah atas Chen Long pada laga kedua BWF World Tour Finals 2019 dengan skor 21-12 dan 21-11 di Guangzhou, China, Kamis (12/12) siang WIB.

Pebulu Tangkis Ginting Menang Mudah Atas Chen Long Di BWF World Tour Final 2019
Pebulu Tangkis Ginting Menang Mudah Atas Chen Long Di BWF World Tour Final 2019


Ginting selalu memimpin perolehan poin pada awal gim pertama. Salah satu andalan Indonesia di nomor tunggal putra itu mengawali laga dengan unggul 2-0.

Pebulutangkis kelahiran Cimahi itu kemudian memperlebar jarak dengan mantan tunggal putra nomor satu dunia itu. Dari skor-5-2, Ginting unggul 7-3 dan unggul 11-4 pada interval gim pertama.

Setelah rehat sejenak, Ginting kembali meraih poin demi poin secara beruntun dan memimpin 18-5.

Chen Long sempat berupaya bangkit dengan menghentikan perolehan poin Ginting. Tunggal putra nomor satu China itu sempat menggagalkan empat kesempatan Ginting menuntaskan gim pertama.

Usaha Chen Long mengejar poin tak terwujud seiring keberhasilan Ginting menyudahi gim pertama dengan skor 21-12.

Ginting kembali memimpin perolehan poin pada awal gim kedua. Pemain asal klub SGS PLN Bandung itu unggul 5-0. Namun Chen Long tak tinggal diam dan membuat laga menjadi sengit.

agen poker - Pebulutangkis tunggal putra nomor empat dunia itu sempat tertinggal satu poin saja dari Ginting. Tetapi Ginting segera merespons dan kembali menjauh. Skor 11-6 menjadi penanda interval gim kedua.

Selain kemampuan Ginting menempatkan shuttlecock dengan akurat, kesalahan-kesalahan sendiri yang dibuat Chen Long juga menjadi keuntungan bagi wakil Indonesia.

Setelah unggul 14-7, perolehan poin Ginting sempat terhenti. Ginting kembali menambah poin setelah Chen Long meraih dua poin beruntun.

Lima poin beruntun diraih Ginting sehingga skor menjadi 20-10. Chen Long sempat menggagalkan kesempatan pertama Ginting untuk meraih kemenangan. Namun kemudian smes Chen Long yang melebar memastikan kemenangan 21-11 bagi Ginting.

Ini merupakan kemenangan pertama bagi Ginting di ajang BWF World Super Series setelah kalah dari Chou Tien Chen pada hari pertama lalu. Ginting masih memiliki kans melaju ke semifinal. Dalam laga terakhir, Ginting akan bertemu Viktor Axelsen.
Share:

Ketua PSSI Mengatakan Bahwa Soal Isu Indra Ke Timnas Senior 2019

Dinastipoker - Ketua PSSI Mengatakan Bahwa Soal I0su Indra Ke Timnas Senior 2019 - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menanggapi rumor mengenai Indra Sjafri sebagai salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia senior.

Ketua PSSI Mengatakan Bahwa Soal Isu Indra Ke Timnas Senior 2019
Ketua PSSI Mengatakan Bahwa Soal Isu Indra Ke Timnas Senior 2019


Indra yang merupakan pelatih Timnas Indonesia U-23 turut dibicarakan dalam bursa pelatih tim senior.

"Indra Sjafri bagus. Ya nanti akan kami bicarakan, enggak sekarang. Sabar, istirahat dulu, diskusi dulu, yang jelas masih ada empat pertandingan senior [di kualifikasi Piala Dunia 2022]," ujar Iriawan menanggapi pernyataan mengenai kemungkinan Indra menjadi pelatih Timnas Indonesia di level senior.

Pelatih yang mulai naik daun setelah mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjadi juara Piala AFF 2013 itu memang sempat mengatakan siap menjadi pelatih Timnas Indonesia senior di tengah-tengah tugas SEA Games 2019.

"Yang disampaikan itu tulis di koran kalau perlu di semua media di Indonesia. Indra Sjafri adalah pelatih yang punya proses yang baik dan sekarang siap untuk ditunjuk menjadi pelatih timnas (senior)," ujar Indra selepas kemenangan atas Myanmar dalam laga semifinal SEA Games 2019.

agen poker - Timnas Indonesia saat ini memang tidak memiliki pelatih setelah PSSI menghentikan kerja sama dengan Simon McMenemy.

Dalam laga terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022, melawan Malaysia pertengahan November lalu, Yeyen Tumena ditunjuk sebagai pelatih utama sementara

Setelah pemutusan hubungan kerja dengan McMenemy, PSSI pun menjalin hubungan dengan pelatih Shin Tae Yong asal Korea Selatan dan Luis Milla asal Spanyol. PSSI sudah bertemu dua pelatih tersebut dalam dua momen berbeda.

Di antara tiga pelatih tersebut, hanya Shin yang tidak memiliki pengalaman melatih di Indonesia. Indra cukup lama membesut Timnas Indonesia di level junior, sementara Milla pernah melatih Timnas Indonesia senior dan U-23 pada 2017 hingga 2018.
Share:

Selasa, 10 Desember 2019

Lechia Gdansk Tetap Mengapresiasi Egy Maulana Vikri yang harus puas dengan medali perak 2019

agen casino - Lechia Gdansk Tetap Mengapresiasi Egy Maulana Vikri yang harus puas dengan medali perak 2019 - Lechia Gdansk tetap mengapresiasi Egy Maulana Vikri yang harus puas dengan medali perak bersama Timnas Indonesia setelah kalah dari Vietnam di laga final SEA Games 2019.

Lechia Gdansk Tetap Mengapresiasi Egy Maulana Vikri yang harus puas dengan medali perak 2019
Lechia Gdansk Tetap Mengapresiasi Egy Maulana Vikri yang harus puas dengan medali perak 2019


Dalam situs resmi klub asal Polandia itu terdapat gambar Egy dengan latar belakang bendera merah putih dan tulisan 'runner-up SEA Games'.

"Gelandang Lechia Gdansk Maulana Vikri tampil membela tim Indonesia U-23 dalam kekalahan 0-3 dari Vietnam dalam laga final SEA Games di Filipina. Pemain berusia 19 tahun itu masuk ke lapangan setelah istirahat menggantikan Witan Sulaiman."

casino online - "Egy bermain dalam seluruh pertandingan tim nasionalnya, yang tampil baik di turnamen ini, tetapi harus mengakui keunggulan rivalnya dari Vietnam," tulis pernyataan dari Lechia Gdansk.

Selama SEA Games 2019, Egy memang selalu bermain di setiap laga tim Merah Putih. Namun Egy tidak menjadi pemain inti dalam laga melawan Vietnam di fase grup dan di final.

Dari tujuh kali tampil, Egy mencetak empat gol dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua bagi Timnas Indonesia setelah Osvaldo Haay yang mencetak delapan gol.

Jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan itu tercatat sebagai pencetak gol pertama Indonesia di SEA Games 2019 dengan gol dari jarak dekat ke gawang Thailand.

judi Online - Setelah bergabung pada musim lalu, Egy masih menjadi bagian dari klub Lechia Gdansk pada musim 2019/2020.

Musim ini Egy baru bermain satu kali di liga Ekstraklasa ketika Lechia bertemu Wisla Krakow. Dalam laga tersebut Egy tampil sebagai pemain inti dan bermain selama 45 menit. Selain itu Egy juga tampil sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir dalam laga piala super Polandia.

Sementara pada musim lalu, Egy tampil dua kali namun secara keseluruhan hanya mendapat menit bermain yang sedikit.
Share:

Pelatih Veteran Vietnam Menyebutkan Timnas Indonesia Bermain Bagus Selama 13 Menit 2019

negaraqq - Pelatih Veteran Vietnam Menyebutkan Timnas Indonesia Bermain Bagus Selama 13 Menit 2019 - Pelatih veteran Vietnam, Le Thuy Hai menyatakan Indonesia hanya bisa bermain baik di 13 menit awal pertandingan final SEA Games 2019.

Pelatih Veteran Vietnam Menyebutkan Timnas Indonesia Bermain Bagus Selama 13 Menit 2019
Pelatih Veteran Vietnam Menyebutkan Timnas Indonesia Bermain Bagus Selama 13 Menit 2019


Thuy Hai mengakui Indonesia sempat merepotkan Vietnam di awal pertandingan.

Pelatih veteran Vietnam, Le Thuy Hai menyatakan Indonesia hanya bisa bermain baik di 13 menit awal pertandingan final SEA Games 2019.

Thuy Hai mengakui Indonesia sempat merepotkan Vietnam di awal pertandingan.

"Dalam 12 atau 13 menit awal Indonesia bermain baik. Mereka mampu menekan kami dan sering mendapatkan sepak pojok. Permainan yang diterapkan begitu cepat, mereka bermain melebar, menunjukkan teknik yang sangat baik,"

"Namun mereka tetap kesulitan untuk bisa menekan dari sisi lapangan," ucap Thuy Hai dikutip dari Soha.

Agen Dominobet - Thuy Hai lalu menilai gol pertama Vietnam ke gawang Indonesia yang lahir dari skema tendangan bebas jadi kunci penting di laga ini.

"Kami memiliki gol tendangan bebas. Setelah momen itu kami seperti menjadi tembok bagi serangan Indonesia. Kami bertahan dengan kokoh, saling melapisi dan memperagakan serangan balik yang tak terduga."

"Indonesia terkena jebakan kami dan kami menjadi pemenang," ujar Thuy Hai.

Thuy Hai lalu tak lupa memuji kepiawaian Park Hang-Seo dalam penerapan strategi di final.

"Sebelum menghadapi Indonesia, kami juga memiliki ketakutan dan khawatir. Namun dengan taktik Park, hal itu membantu kami. Ketika kami mencetak gol, mereka tak bisa mengembalikan keadaan."
Share:

Pemain Indonesia Osvaldo Mengatakan Siap Habis Habisan Di Final FA

Dinastipoker - Pemain Indonesia Osvaldo Mengatakan Siap Habis Habisan Di Final FA  - Osvaldo Haay memastikan Timnas Indonesia U-23 akan tampil habis-habisan saat bersua Vietnam pada final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12).

Pemain Indonesia Osvaldo Mengatakan Siap Habis Habisan Di Final FA
Pemain Indonesia Osvaldo Mengatakan Siap Habis Habisan Di Final FA 


Duel ini krusial bagi Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam. Tim Garuda Muda ingin menghapus dahaga medali emas selama 28 tahun yang terakhir kali diraih pada SEA Games 1991, sedangkan The Young Golden Stars mengincar medali emas perdana di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara itu.

"Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan siap tampil habis-habisan," ujar Osvaldo seperti dilansir situs resmi PSSI.

"Kami akan berupaya maksimal dan tentu saja doa agar diberikan jalan oleh Tuhan yang Maha Kuasa," ia melanjutkan.

Pertandingan kali ini jadi pertemuan kedua bagi Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam. Bentrok antara kedua tim sebelumnya terjadi di penyisihan Grup B.

agen poker - Saat itu, skuat asuhan Indra Sjafri harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 1-2. Kekalahan itu jadi satu-satunya dialami Osvaldo dkk dari lima laga di penyisihan grup.

Tak pelak pertemuan kali ini jadi kesempatan bagi Timnas Indonesia U-23 untuk balas dendam. Jika misi itu bisa diwujudkan maka akan jadi pembalasan sempurna karena terjadi dalam perebutan medali emas.

"Kami akan memberikan yang terbaik. Soal hasil tentu kita serahkan kepada Allah SWT. Kami harap dukungan dan doa masyarakat Indonesia agar apa yang kita inginkan bisa terwujud," ucap gelandang Timnas Indonesia U-23, Evan Dimas.

Pertandingan Timnas Indonesia U-23 melawan Vietnam diperkirakan akan menyuguhkan permainan sepak bola menyerang. Hal itu dilatarbelakangi torehan kedua tim sebagai yang paling produktif dengan 21 gol.
Share:

Minggu, 08 Desember 2019

Catur Rebut Emas Ke 65 Di Sea Games 2019

agen casino - Catur Rebut Emas Ke 65 Di Sea Games 2019 - Cabang olahraga catur meraih dua medali emas sehingga kontingen Indonesia kini telah membukukan emas ke-65 di SEA Games 2019.

Catur Rebut Emas Ke 65 Di Sea Games 2019
Catur Rebut Emas Ke 65 Di Sea Games 2019


Dua emas tersebut dipersembahkan oleh Susanto Megaranto dan Medina Aulia dari nomor catur cepat. Dari tujuh pertandingan di nomor catur cepat putra, Susanto mengemas empat kemenangan dan tiga hasil imbang.

casino online - Medali perak dari cabor ini diraih pecatur Vietnam, Le Quang Liem. Begitu pula dengan medali perunggu yang direbut wakil dari Negeri Paman Ho lewat Le Tuan Minh.

Keberhasilan Susanto berhasil diikuti Medina yang tampil nomor catur cepat putri. Pecatur berusia 22 itu meraih enam kemenangan dan tiga hasil imbang dari sembilan pertandingan.

Pecatur Indonesia lainnya Chelsea Sihite sukses mengamankan medali perak di nomor ini. Sementara medali perunggu diraih pecatur Vietnam, Hoang Thi Bao Tram

Dua medali emas dari cabor catur membuat kontingen Indonesia telah mengoleksi 14 medali emas pada hari kedelapan SEA Games 2019 ini. Tambahan 14 medali emas ini menjadikan Indonesia telah mengemas 65 emas dan kukuh di posisi kedua klasemen.

judi Online - Di luar medali emas, Indonesia telah mengemas 59 medali perak dan 74 medali perunggu hingga pukul 16.30 WIB. Posisi pertama masih ditempati Filipina dengan 94 emas, 74 perak, dan 82 perunggu.

Cabor dayung jadi penyumbang medali emas terbanyak hari ini dengan torehan lima medali emas. Selancar, panahan, catur bisa meraih dua medali emas.

Sementara itu, boling, menembak, dan ski air memberikan masing-masing satu medali emas pada Minggu.
Share:

Demi Menghadapi Indonesia Di Final Team Vietnam Simpan Tenaga Melawan Kamboja 2019

negaraqq - Demi Menghadapi Indonesia Di Final Team Vietnam Simpan Tenaga Melawan Kamboja 2019 - Timnas Vietnam menyimpan tenaga saat melawan Kamboja di babak semifinal demi menghadapi Timnas Indonesia U-23 di laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12).

Demi Menghadapi Indonesia Di Final Team Vietnam Simpan Tenaga Melawan Kamboja 2019
Demi Menghadapi Indonesia Di Final Team Vietnam Simpan Tenaga Melawan Kamboja 2019


Di babak semifinal Kamboja menang 4-0. Vietnam vs Kamboja sendiri digelar pukul 19.00 WIB usai laga Indonesia vs Myanmar yang digelar pukul 15.00 WIB.

Dalam pertandingan melawan Kamboja, Golden Star tidak memainkan sejumlah pemain pilar, seperti bek Ho Tan Tai serta dua gelandang Nguyen Quang Hai dan Trie Viet Hung.

Di fase grup, pemain belakang Ho Tan Tai kerap dimainkan pelatih Park Hang-seo di pertandingan-pertandingan penting. Mulai dari laga pertama melawan Brunei Darussalam, melawan Laos, menghadapi Indonesia di laga ketiga, dan laga melawan Thailand di partai penentuan.

Tetapi, di babak semifinal saat bersua Kamboja pelatih Hang-seo memilih mengistirahatkan Tan Tai dan menggantinya dengan Nguyen Duc Chien.

Selain bek Tan Tai, Vietnam juga kehilangan kapten sekaligus gelandang andalan Nguyen Quang Hai.

Quang Hai cedera hamstring di paha kiri saat melawan Singapura dan harus absen hingga SEA Games 2019 selesai.

Nama lain yang disimpan tim pelatih Vietnam saat melawan Kamboja adalah gelandang Viet Hung.

Viet Hung merupakan gelandang yang selalu dimainkan sebagai starter dalam empat pertandingan di babak grup. Pemain bernomor punggung 7 itu hanya jadi cadangan ketika Vietnam jumpa Indonesia.

Agen Dominobet - Kekuatan Vietnam yang hanya separuh saat melawan Kamboja juga diungkapkan salah satu striker mereka, Nguyen Tien Linh.

"Sebenarnya kekuatan fisik tim belum pulih 100 persen. Namun, kami berhasil menang dengan mudah sehingga kami bisa menyimpan banyak energi untuk final," ujar Tien Linh usai Vietnam menang 4-0 atas Kamboja dikutip dari Bongdaplus.

"Saya percaya seluruh tim akan mendapatkan kondisi terbaik untuk pertandingan terakhir," ucap Tien Linh menambahkan.

Meski menang 2-1 di babak grup, Tien Linh tetap menganggap Timnas Indonesia U-23 sebagai lawan tangguh di final SEA Games 2019.

"Indonesia adalah lawan yang tangguh. Kami akan duduk dan mengevaluasi secara objektif, menganalisis lawan ini. Ini pasti akan menjadi pertandingan yang harus ditonton," striker 22 tahun itu menuturkan.
Share:

Senin, 02 Desember 2019

Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019

Dinastipoker - Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019 - Kontingen Indonesia berhasil menambah dua medali emas pada hari ketiga SEA Games 2019, Selasa (3/12), lewat cabang olahraga pencak silat nomor seni tunggal putri dan wushu nomor duilian putra.

Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019
Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019


Emas dari pencak silat yang direbut Puspa Arum Sari merupakan yang ketiga pada hari ini atau kesembilan bagi Indonesia secara keseluruhan. Di final Puspa Arum Sari mengalahkan Mary Francine Padios dari Filipina yang meraih perak, serta Anisah Najihah Abdullah dari Brunei Darussalam dengan medali perunggu.

Sebelum emas dari pencak silat, Indonesia juga meraih medali emas cabang olahraga wushu dari nomor duilian putra melalui Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar, dan Harris Horatius yang digelar di World Trade Center, Manila.

Indonesia meraih emas di duilian putra setelah menjadi yang terbaik di final dengan mengumpulkan 9,54 poin. Peringkat kedua ditempati Brunei Darussalam yang berhak atas medali perak, sedangkan perunggu jadi milik Filipina dengan 9,49 poin.

Sebelum tim dari duilian putra, Indonesia lebih dahulu meraih emas lewat Edgar Xavier Marvelo dari nomor daoshu/gunshu combined putra.

agen poker - Dua medali emas dari wushu pada hari ini menambah raihan emas Indonesia menjadi delapan. Sebelumnya, enam emas Tim Merah Putih diraih lewat Jauhari Johan dari cabang olahraga duathlon, Rio Danu Tjabu dan Tirano Baja dari menembak, tim polo air putra, serta Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah dari angkat besi.

Selain dua emas dari nomor daoshu/gunshu combined putra dan duilian putra, medali perak disumbangkan Harris Horatius dari nomor dari nanquan putra dan medali perunggu melalui Putri Andriani dari cabang angkat besi kelas 59 kilogram putri.

Sampai dengan berita ini dibuat, Indonesia tercatat sudah meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu pada Selasa ini. Total hingga pukul 10.15 WIB, Indonesia sudah mengoleksi 8 emas, 12 perak, dan 13 perunggu.

Indonesia juga meraih satu medali emas melalui Dwi Cindy Desyana dari cabang olahraga dance sport nomor women breaking. Namun, medali emas Cindy tidak masuk tabel perolehan medali karena negara peserta dalam nomor ini kurang dari syarat minimal peserta, yaitu empat negara.
Share:

PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019

Dinastipoker - PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019 - Atlet wushu Edgar Xavier Marvelo berhasil mempersembahkan dua medali emas SEA Games 2019 untuk Indonesia di tengah duka. Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas beberapa jam setelah sang ayah meninggal.

PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019
PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019


Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas untuk Indonesia di hari ketiga SEA Games 2019. Atlet kelahiran Jakarta, 6 Desember 1998, itu merebut emas pertama dari nomor daoshu/gunshu combined putra.

Atlet peraih medali pertama Indonesia di Asian Games 2018 itu mengalahkan Jowen Lim dari Singapura yang meraih perak dan Tran Xuan Huep dari Vietnam yang medali perunggu.

Usai tampil di nomor individu, Edgar Xavier Marvelo merebut emas kedua di nomor duilian putra bersama Seraf Naro Siregar dan Harris Horatius pada laga final digelar di World Trade Center, Manila.

Indonesia meraih emas di duilian putra setelah menjadi yang terbaik di final dengan mengumpulkan 9,54 poin. Peringkat kedua ditempati Brunei Darussalam yang berhak atas medali perak, sedangkan perunggu jadi milik Filipina dengan 9,49 poin.

agen poker - Sukses Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas untuk Indonesia pantas mendapat apresiasi tinggi. Pasalnya, peraih gelar di Kejuaraan Dunia Wushu 2019 itu tetap tampil di final hari ini meski beberapa jam sebelumnya sang ayah meninggal.

Pihak Kemenpora melalui akun Twitter resmi mengabarkan ayah Edgar Xavier meninggal pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

"Di tengah kesedihan dan duka mendalam atas kepergian Ayahanda malam tadi pukul 01.00 WIB, Edgar Marvelo tetap tampil apik dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Turut berduka cita, dan terima kasih Edgar atas perjuanganmu untuk merah putih," tulis pihak Kemenpora melalui Twitter.

Edgar Xavier Marvelo sudah menjadi andalan Indonesia di cabang wushu sejak di level junior. Dua tahun lalu di SEA Games 2017, Edgar Xavier Marvelo merebut medali perunggu di nomor Changquan.

Share:

Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019

agen casino - Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019 - Penentuan dua tim yang lolos ke semifinal dari Grup B SEA Games 2019 kemungkinan baru bisa ditentukan pada laga terakhir, Kamis (5/12).

Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019
Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019


Potensi ke arah sana mungkin terjadi karena penentuan dua tim yang lolos ke semifinal menggunakan selisih gol. Regulasi itu membuat persaingan sengit masih akan terus terjadi di antara tiga tim yakni Vietnam, Thailand, dan Indonesia U-23.

Vietnam saat ini kukuh di puncak klasemen dengan meraih hasil sempurna di tiga laga awal. Ternyata anak asuh Park Hang Seo Menang Tipis 2-1 Atas Indonesia U 23 Di Stadion Rizal Memorial Manila 2019

casino online - The Golden Stars sudah mengoleksi sembilan poin dan surplus 12 gol. Posisi kedua sampai ketiga ditempati Thailand (8 gol) dan Indonesia U-23 (3 gol) yang sama-sama membukukan enam poin.

Di laga berikutnya pada Selasa (3/12), Vietnam akan menantang Singapura, Indonesia U-23 bersua tim juru kunci Brunei Darussalam, dan ketangguhan Thailand diuji Laos.

Jika Vietnam, Thailand, dan Indonesia U-23 sama-sama meraih kemenangan atas lawan masing-masing maka skenario berebut dua tiket di matchday terakhir akan tercipta.

Vietnam akan bersua Thailand sedangkan Indonesia ditantang Laos. Jika Thailand mengalahkan The Golden Stars dan tim Garuda Muda menang atas Laos maka kedua tim akan sama-sama mengoleksi 12 poin.

Penentuan dua tim yang lolos ke semifinal pun akan ditentukan dari selisih gol ketiga tim tersebut. Dengan kondisi demikian Indonesia U-23 wajib punya selisih gol bagus agar bisa bersaing dengan Vietnam dan Thailand.

judi Online - Kesempatan untuk mendulang banyak gol harus dioptimalkan Indonesia U-23 saat melakoni dua laga sisa kontra Brunei (3/12) dan Laos (5/12). Di atas kertas, skuat asuhan Indra Sjafri berada di atas dua tim tersebut dan peluang menang dengan lebih dari tiga gol cukup terbuka.
Share:

Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas

negaraqq - Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas - Kontingen Indonesia untuk sementara berada di posisi ketiga SEA Games 2019 dengan perolehan enam emas dari total 22 medali hingga Senin (2/12) sore ini.

Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas
Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas


Indonesia berhasil meraih lima medali emas tambahan hingga Senin (2/12) sore. Sebelumnya tim Merah Putih sudah meraih satu emas lewat Polo Air putra.

Perolehan medali emas Indonesia masing-masing dari cabang olahraga angkat besi (dua emas), duathlon (satu emas), dan menembak (dua emas).

Dua medali emas dari angkat besi dipersembahkan Eko Yuli dan Windy Cantika Aisah. Eko sukses menyabet emas di nomor 61 kilogram putra sementara Windy di nomor 49 kilogram putri.

Sementara dua medali emas lainnya datang dari cabor menembak. Rio Danu Utama Tjabu dan Tirano Baja menjadi juara pada laga final di Marine Corps Training Center.

Rio Tjabu merebut medali emas setelah menjadi pemenang di nomor WA 1.500 precision pistol contest putra. Sementara Tirano Baja jadi juara di nomor mixed benchrest light varmint putra

Indonesia sebenarnya meraih satu medali emas melalui Dwi Cindy Desyana dari cabang olahraga dance sport nomor women breaking.

Namun, medali emas Cindy tidak masuk tabel perolehan medali karena negara peserta dalam nomor ini kurang dari syarat minimal peserta, yaitu empat negara. Cabor ini dianggap sebagai eksebisi.

Agen Dominobet - Perolehan medali di SEA Games 2019 pada Senin (2/12) petang: (5 emas, 4 perak, 3 perunggu)

Emas
1. Duathlon Putra Individu: Jauhari Johan
2. Angkat Besi Putri 49 kg: Windy Cantika Alisah
3. Shooting-Mixed Benchrest Air Rifle (Light Varmint): Tirano Baja
4) Shooting-Men's WA 1500 PVC: Rio Danu Utama Tjabu
5) Angkat Besi Putra 61 kg: Eko Yuli Irawan

Perak
1. Wushu-Men's Taolu Nandao/Nangun Combine: Haris Horatius
2. Shooting-Men's 10 m Air Rifle: Fathur Gustian
3. Cycling-MTB Downhill: Tiara Andini Prastika
4. Shooting-Men's WA 1500 PVC: Safrin Sihombing

Perunggu
1. Pencak Silat-Men's Single: Dino Bima Sulistianto
2. Shooting-Mixed Benchrest Air Rifle (Light Varmint): Wahyu Aji Putra
3. Cycling-MTB Men's Downhill: Andy Prayoga
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Recent Posts

Featured Post

Leo Messi Murka Ketika Madrid Menjuarai Liga Spanyol

Unordered List

Pages

Theme Support