Senin, 26 Agustus 2019

Parabadminton Indonesia Meraih 4 Emas di Kejuaraan Dunia 2019

agen casino - Parabadminton Indonesia Meraih 4 Emas di Kejuaraan Dunia 2019 - Atlet-atlet parabadminton Indonesia meraih empat medali emas, dua perak, dan empat perunggu dari Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss, di St. Jakobshalle.

Parabadminton Indonesia Meraih 4 Emas di Kejuaraan Dunia 2019
Parabadminton Indonesia Meraih 4 Emas di Kejuaraan Dunia 2019


Dalam pertandingan final, Minggu (25/8) waktu setempat, parabadminton Indonesia meraih empat emas dari ganda campuran SU5, tunggal putra SU5, ganda putra SU5, dan tunggal putri SL4.

Di ganda campuran SU5, pasangan Hary Susanto/Leani Ratri Oktila yang menjadi unggulan pertama mengalahkan pasangan Jerman, Jan-Niklas Pott/Katrin Seibert 21-4, 21-11.

Dheva Anrimusthi yang tampil di nomor tunggal putra SU5 mengalahkan kompatriotnya Suryo Nugroho dalam All Indonesian Final 21-15, 21-15.

Tidak ingin ketinggalan, ganda putra parabadminton Indonesia di kelas SU5 juga ikut menyumbang medali emas lewat Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah yang menumbangkan pasangan China, Shengzhou Shi/He Zhirui 21-18, 21-13.

casino online - Satu emas lainnya diraih tunggal putri Leani Ratri Oktola sebagai unggulan pertama dari kelas SL4 yang mengalahkan Hefang Cheng unggulan kedua asal China 21-16, 21-16.

Sementara itu, dua medali perak disumbangkan Suryo Nugroho dari tunggal putra SU5 dan ganda putri SL3-SU5 Leani Ratri/Khalimatus Sadiyah.

Untuk empat medali perunggu menjadi milik Fredy Setiawan (tunggal putra SL4), Khalimatus Sadiyah (tunggal putri SL4), Ukun Rukaendi (tunggal putra SL3), dan Ukun Rukaendi/Hari Susanto (ganda putra SL3-4).

Ofisial tim parabadminton Indonesia, Rima Ferdianto, bersyukur Tim Merah Putih bisa membawa pulang total 10 medali dari Kejuaraan Dunia 2019.

judi Online - "Ini sesuai target, karena di nomor itu [empat emas] kami memang terkuat. Sebenarnya kami mengharapkan kejutan di ganda putri SL3-4, tetapi di final pasangan China tampil lebih bagus," ujar Rima kepada BeritaTV.net.

Dikutip dari situs resmi PBSI, menurut Rima, keikutsertaan di Kejuaraan Dunia 2019 dalam rangka pengumpulan poin menuju Paralimpiade Tokyo mendatang.

Di Paralimpiade 2020 parabadminton untuk kali pertama dipertandingkan di multievent empat tahunan itu. Rima berharap Indonesia bisa meraih medali di ajang tersebut.

"Peluang kami pecah telur emas [meraih emas pertama paralimpiade] di Paralimpiade Tokyo 2020 jadi sangat besar dengan adanya parabadminton ini," ucap Rima.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support