Selasa, 21 Mei 2019

Jokowi Menang Di Pilpres Dan PBSI Mengatakan Harap Bulutangkis Diutamakan 2019

Dinastipoker - Jokowi Menang Di Pilpres Dan PBSI Mengatakan Harap Bulutangkis Diutamakan 2019 - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menagih janji Joko Widodo (Jokowi) agar bulutangkis lebih diutamakan, usai diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang di Pilpres 2019, Selasa (21/5).

Jokowi Menang Di Pilpres Dan PBSI Mengatakan Harap Bulutangkis Diutamakan 2019
Jokowi Menang Di Pilpres Dan PBSI Mengatakan Harap Bulutangkis Diutamakan 2019


Sekjen PBSI, Ahmad Budiharto mengungkapkan Jokowi pernah mengucapkan janji kepada para atlet maupun pengurus saat berhasil membawa pulang medali emas dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Kala itu, medali emas disumbangkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di nomor ganda campuran.

"Waktu 2016 ketika kita dapat emas, Pak Jokowi pernah janji bahwa cabang potensi medali di Olimpiade akan mendapatkan prioritas," kata Budi melalui sambungan telepon kepada BeritaTV.net, Selasa (21/5).

Sedikitnya ada tiga cabang olahraga yang disebut bakal mendapatkan prioritas dari pemerintah; bulutangkis, angkat besi dan panahan. Ketiganya merupakan cabang yang pernah menyumbangkan medali buat Indonesia di Olimpiade.

Bulutangkis menjadi cabang yang paling banyak menyumbang medali dengan raihan total 19 medali (7 emas, 6 perak dan 6 perunggu). Angkat besi 12 medali (6 perak dan 6 perunggu), serta satu medali perak dari panahan.

agen poker - "Kami butuh dukungan dari pemerintah. Rasanya selama ini dukungannya sangat terbatas. Tiga cabang jadi prioritas tapi nyatanya kami sama seperti cabor lain [yang bukan prioritas]."

"Ini yang kami tanyakan. Kalau konsekuen, tolong diperhatikan karena kan kami [bulutangkis] paling prospek untuk dapat medali di Olimpiade. Apalagi sekarang sedang persiapan menuju [Olimpiade] 2020," jelasnya.

Sementara itu, Budi mengatakan PBSI mengikuti dan menerima apapun keputusan dan hasil yang dikeluarkan KPU terkait hasil Pilpres 2019. Ia juga berharap semua masyarakat juga bisa menerima keputusan itu dengan baik.

"Ke depannya, semoga pemerintah bisa lebih baik lagi dari yang sudah dicapai," tutur Budi.

Sebelumnya, KPU telah menetapkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 usai memperoleh 85.607.362 suara sah. Sedangkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 44,50 persen.

Keputusan itu telat ditetapkan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Nasional Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (21/5) dini hari pukul 01.46 WIB. Rapat dipimpin Ketua KPU Arief Budiman.
Share:
Lokasi: Jakarta, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support