• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 23 April 2019

Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019

Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019 - Legenda Juventus, Marco Tardelli, menilai kehadiran Cristiano Ronaldo jadi penyebab menurunnya performa Paulo Dybala musim ini.

Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019
Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019


"Saya pikir beberapa pemain memberikan lebih sedikit dengan kehadiran Ronaldo. Secara tidak sadar mereka menderita dan Dybala salah satunya," ucap Tardelli pada Rai Sport seperti dilansir Marca.

Ronaldo didatangkan Juventus dari Real Madrid pada awal musim ini. Meski berstatus pemain baru, Ronaldo tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dan saat ini telah mengoleksi 26 gol dari 39 laga.

Namun, kedatangan Ronaldo berimbas pada penampilan Dybala. Pemain asal Argentina itu baru mencetak 10 gol mendekati akhir musim ini.

Produktivitas Dybala merosot drastis apabila mengacu torehan gol musim lalu. Penyerang berusia 25 tahun mampu 26 kali membobol gawang lawan di semua ajang.

Merosotnya performa Dybala membuat dirinya dikabarkan bakal dilepas pada akhir musim ini. Bianconeri dikabarkan bakal menjual Dybala agar mendapatkan dana segar untuk mendatangkan Mohamed Salah dari Liverpool.

Manajemen Juventus disebut bersedia melepas Dybala asalkan ada klub yang berani mengeluarkan dana €100 juta.

Namun, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, mengaku yakin Dybala masih akan tetap berseragam Juventus pada musim depan.

"Tentu saja Dybala akan bertahan. Dia pemain Juventus dan jelas dia akan bertahan," ucapnya.
Share:

The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019

The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019 - Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, kecewa tidak menyaksikan tim kesayangannya bertanding saat menjamu Ceres Negros pada babak penyisihan Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4) sore.

The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019
The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019


Sekretaris Umum Pengurus Pusat The Jakmania, Diky Soemarno, mengatakan keputusan tanpa penonton yang dibuat kepolisian sangat mendadak. Informasi tersebut baru diterima suporter pada Selasa (23/4) pagi.

"Baru tadi pagi jam 07.30 kami dapat informasi dari panpel [panitia pelaksana pertandingan Persija] tidak boleh ada penonton. The Jak menyesalkan saja info ini datang begitu mendadak," kata Diky kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/4).

Diky berharap kepastian status pertandingan bisa diinformasikan dari jauh-jauh hari agar tidak merugikan suporter yang sebagian rela datang dari luar kota.

"Kami menghargai keputusan kepolisian. Tapi alangkah baiknya jika tidak mendadak begini. Kasihan Jakmania outsider (luar Jakarta) yang sudah datang. Kasihan anak-anak acara yang sudah bikin koreografi. Artinya jika sudah dikasih tahu lama [tanpa penonton] pasti kita akan lebih siap terima kenyataannya," jelas Diky.

Sebelumnya, laga kandang Persija melawan Ceres di Piala AFC dijadwalkan digelar Rabu (17/4). Namun, harus dimundurkan hingga Selasa (23/4) karena bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu).

Keputusan tanpa penonton juga membuat ramai lini masa. Beberapa di antaranya bahkan menyindir GBK bukan lagi Gelora Bung Karno melainkan Gelora Buat Kampanye.

Sebab pada masa kampanye SUGBK kerap dijadikan lahan untuk kedua pasangan calon presiden menggelar kampanye. Seperti saat Subuh Putih yang digelar capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Minggu (7/4) serta pada Konser Putih Bersatu capres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Sabtu (13/4).

Direktur Operasional PPK GBK Gatot Tetuko pun berharap suporter Persija diizinkan mendukung langsung ke stadion. Namun, keputusan kepolisian pun wajib dihormati.

"Tidak seru memang stadion besar tanpa penonton. Apalagi Persija jarang kalah kalau main di GBK. Tapi ini adalah keputusan polisi, mereka yang lebih kompeten membaca situasi," kata Gatot.
Share:

Senin, 22 April 2019

Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019

Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019 - Gelandang Liverpool James Milner mengungkapkan arti perayaan gol 'orang tua' yang dilakukannya usai mencetak gol ke gawang Cardiff City pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Cardiff City, Minggu (21/4).

Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019
Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019


Liverpool menang 2-0 atas Cardiff City untuk kembali menggeser Manchester City dari puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dua gol kemenangan Liverpool dicetak Georginio Wijnaldum dan penalti Milner.

Penalti Milner pada menit ke-81 membuat Liverpool mampu bernapas lega. Pasalnya, Cardiff City yang berjuang keluar dari zona degradasi terus memberikan tekanan ketika The Reds unggul satu gol.

Milner merayakan gol ke gawang Cardiff City dengan berpura-pura sebagai orang tua yang berjalan menggunakan tongkat. Dikutip dari Daily Mail, Milner melakukan perayaan gol tersebut untuk mengejek bek Liverpool Virgil van Dijk yang sebelum laga melawan Cardiff City terus menyindir soal usia mantan pemain Manchester City dan Newcastle United itu.

"Van Dijk sering mengejek saya mengenai sudah terlalu tua untuk menjadi pesepakbola, jadi perayaan gol itu untuk dia," ujar Milner.

Kemenangan atas Cardiff City membuat Liverpool kembali unggul dua poin atas Man City di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Meski begitu, The Reds tetap tidak diunggulkan karena Man City memiliki satu pertandingan lebih banyak di pengujung musim ini.

Milner tetap percaya diri Liverpool memiliki peluang bagus untuk menjadi juara Liga Inggris musim ini. Gelandang 33 tahun mengatakan para pemain Liverpool hanya perlu fokus pada tiga pertandingan tersisa.

"Kami hanya perlu konsentrasi terhadap diri sendiri, mempertahankan tekanan, serta memenangi pertandingan tersisa untuk membuat semuanya sulit [untuk Man City]. Jika kami terpeleset, maka itu akan memberi Man City sedikit bantuan," ujar Milner.

"Baik Liverpool dan Man City sama-sama jeli dan kejam di depan gawang. Ini bukan persaingan yang mudah. Kami hanya kalah satu pertandingan sepanjang musim ini dan kami berada di posisi kedua. Kami sekarang ke puncak dan memberi sedikit tekanan kepada Man City," sambung Milner.
Share:

Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019

Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019 - Manchester United bisa dibantai rival sekota, Manchester City, dalam Derby Manchester di Old Trafford, Rabu (24/4) malam waktu setempat, apabila kembali tampil buruk seperti saat melawan Everton.

Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019
Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019


Man United menelan kekalahan telak 0-4 dari Everton dalam laga pekan ke-35 di Stadion Goodison Park, Minggu (21/4). Tiga hari kemudian, Rabu (24/4) dini hari WIB, Setan Merah akan melakoni laga berat penuh gengsi dengan melawan Man City.

Pertandingan melawan Man City di Old Trafford nanti akan krusial untuk kedua tim. Man United masih berhasrat mengejar posisi akhir di empat besar, sementara The Citizens memburu kemenangan untuk menjaga peluang juara Liga Primer Inggris musim ini.

Akan tetapi, melihat performa Man United yang dipukul telak Everton pada laga sebelumnya membuat Man City berada di atas angin.

Tim tamu Man United tampil buruk di kandang Everton. Juara Liga Inggris 20 kali itu kalah dalam segala hal di dalam statistik dibandingkan dengan The Toffees.

Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu bermain tanpa determinasi layaknya klub papan atas Liga Primer Inggris. Sebaliknya, Everton yang berperingkat di bawah Man United justru tampil trengginas dan efektif di kotak penalti serta pertahanan lawan.

Tanpa kerja sama yang baik Man United tercatat hanya melepaskan tujuh tembakan dalam laga tersebut, sementara Everton dua kali lebih banyak dengan 15 tembakan.

Paul Pogba dan kawan-kawan juga tidak bisa menciptakan percobaan gol lewat serangan balik dan gagal memanfaatkan bola-bola mati menjadi peluang.

Mantan bomber Liga Inggris, Chris Sutton, meyakini Man United bisa kembali dibantai saat melawan Man City jika mengulangi permainan seperti saat melawan Everton. Sutton mengatakan skor besar layaknya pertandingan kriket bisa terjadi di Derby Manchester.

"Jika Man United bermain seperti [saat dikalahkan Everton] ini saat melawan Man City, maka tim Pep Guardiola bisa mendapatkan skor pertandingan kriket. Man City menghajar Man United 6-1 di Old Trafford pada 2011, dan ini bisa lebih buruk lagi pada Rabu malam. Man United secara menyeluruh dikalahkan Everton, yang satu pekan sebelumnya dipermalukan tim degradasi Fulham," ujar Sutton melalui Daily Mail.

Man United punya pengalaman buruk ketika manjamu Man City dalam Derby Manchester di Old Trafford. Pada Liga Primer Inggris musim 2011/2012 tim asuhan Alex Ferguson ketika itu dipermalukan 1-6 oleh Manchester biru.

Enam gol tim tamu dicetak Mario Balotelli dan Edin Dzeko yang masing-masing menyumbang dua gol, sedang dua gol lainnya lahir dari Sergio Aguero serta David Silva. Man United hanya bisa membalas lewat satu gol Darren Fletcher.

Di pertandingan itu juga muncul momen menarik ketika Balotelli yang membuka keunggulan untuk Man City membuka bagian depan jersey sehingga menunjukkan kaus dalam bertuliskan Why Always Me?.

Jelang laga melawan Man City ini memiliki momen hampir sama dengan tujuh musim silam. Saat di bantai 1-6, di laga sebelumnya Man United bermain melawan Liverpool (1-1). Sedangkan di musim ini, Setan Merah lebih dulu melawan Everton yang berasal dari kota serupa sebelum Derby Manchester.

Melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya Man United perlu waspada dalam Derby Manchester nanti jika tidak ingin menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi dan kehilangan peluang berada di empat besar pada akhir musim. 
Share:

Sabtu, 20 April 2019

Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019

Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019 - Tiga pemain Manchester United asal Spanyol: David de Gea, Juan Mata, dan Ander Herrera dikabarkan tidak senang dengan manajemen klub yang menganggap mendapat perlakuan berbeda dari para pemain asal Inggris.

Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019
Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019


Man United sudah memperpanjang kontrak tiga pemain asal Inggris, Luke Shaw, Phil Jones, dan Ashley Young musim ini. Namun hingga kini manajemen Man United belum memperpanjang kontrak De Gea, Mata, dan Herrera. Padahal kontrak ketiga pemain asal Negeri Matador itu akan berakhir Juni 2019.

Dikutip dari Daily Mail, De Gea, Mata, dan Herrera kecewa dengan sikap manajemen Man United yang dianggap lebih adil terhadap pemain asal Inggris. Padahal ketiga pemain asal Spanyol tersebut merupakan bagian penting dari skuat Ole Gunnar Solskjaer.

De Gea dan Mata sebenarnya sudah mendapatkan tawaran kontrak baru dari manajemen Man United. Namun, nilai kontraknya tidak sesuai dengan keinginan kedua pemain timnas Spanyol itu.

Agen ketiga pemain asal Spanyol itu dikabarkan sudah memberitahu pihak klub kalau mereka merasa tidak diperlakukan dengan adil. De Gea, Mata, dan Herrera dikabarkan ingin berontak dan menolak tanda tangan kontrak baru demi meninggalkan Old Trafford dengan status bebas transfer.

Mata belakangan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan verbal dengan Barcelona. Sedangkan De Gea sudah lama menjadi incaran Real Madrid. Menariknya, bukan hanya ketiga pemain asal Spanyol itu yang berpeluang besar meninggalkan Old Trafford akhir musim ini.

Alexis Sanchez dan Marcos Rojo hampir pasti hengkang karena tidak menjadi pilihan utama. Sementara Paul Pogba dikabarkan bersitegang dengan Solskjaer dan akan pindah ke Real Madrid.
Share:

Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019

Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019 - Petinju asal Amerika Serikat Terence Crawford berhasil mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas welter WBO setelah Amir Khan tidak mampu melanjutkan pertarungan di Madison Square Garden, New York, Minggu (21/4) siang WIB.

Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019
Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019


Crawford unggul sejak ronde pertama atas Khan. Petarung AS yang tidak pernah kalah dari 34 pertarungan sebelum duel di MSG siang ini, mampu membuat Khan jatuh hingga dua kali di ronde pertama. Khan terbilang beruntung karena diselamatkan bunyi bel di ronde pertama.

Crawford terus mendikte pertarungan melawan Khan hingga ronde kelima. Ronde keenam memasuki detik ke-47, sebuah pukulan rendah Crawford masuk dan Khan mengerah kesakitan.

Dikutip dari The Guardian, wasit David Fields menganggap pukulan Crawford tidak sengaja dan Khan punya waktu lima menit untuk memulihkan diri dan melanjutkan pertarungan. Namun, hingga lima menit berakhir Khan tidak mampu melanjutkan pertarungan.

Pelatih Khan, Virgil Hunter, memberi perintah kepada petinju berdarah Pakistan itu untuk tidak melanjutkan pertarungan. Wasit Fields kemudian memberi kemenangan TKO kepada Crawford.

Dalam wawancara di atas ring usai pertarungan, Crawford mengklaim tidak memukul bagian bawah Khan. Petarung 31 tahun itu menganggap Hunter hanya ingin melindungi Khan dari kekalahan yang memalukan.

"Itu bukan low blow, Hunter tahu pertarungan ini menuju ke arah yang buruk buat Khan. Ini hanya masalah waktu. Saya hanya berusaha mengulur waktu. Saya kecewa pihak Khan menghentikan pertarungan dengan cara seperti ini, tapi Hunter pelatih hebat dan dia berusaha melindungi petarungnya," ujar Crawford. Crawford kini memiliki rekor 35 kemenangan (26 menang KO) dari 35 pertarungan.

Share:

Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019

Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019 - Manchester City akan menjamu Tottenham Hotspur pada pekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Etihad, Sabtu (20/4), dalam laga yang berlangsung pukul 18.30 WIB.

Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019
Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019


Laga ini menjadi kesempatan yang tepat bagi Man City mengobati sakit hati. Maklum, skuat asuhan Pep Guardiola baru saja disingkirkan Tottenham di perempat final Liga Champions.

Sergio Aguero dan kawan-kawan gagal lolos ke semifinal karena kalah agresivitas gol tandang dari The Lilywhites.

Man City sebenarnya meraih kemenangan 4-3 atas Tottenham pada leg kedua perempat final di Stadion Etihad, pertengahan pekan lalu. Namun, hasil itu tidak cukup karena tuan rumah kalah 0-1 saat tandang ke markas Tottenham.

Kegagalan lolos ke semifinal itu terasa menyesakkan bagi Man City. Pasalnya, Man City bisa mencetak gol lewat Raheem Sterling pada masa injury time babak kedua namun dianulir oleh wasit karena Sergio Aguero yang memberikan umpan sudah berada dalam posisi offside.

Andai gol itu tidak dianulir wasit, Man City akan melenggang ke semifinal untuk bertemu dengan Ajax Amsterdam yang menyingkirkan Juventus di perempat final.

Selain misi balas dendam, Man City membutuhkan tiga poin demi meraih gelar Liga Inggris musim ini. Rival sekota Manchester United itu saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara.

Man City mengoleksi 83 poin dari 33 laga atau terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen sementara Liga Inggris. The Reds baru akan bertanding melawan Cardiff City pada Minggu (21/4).
Share:

Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019

Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019 - Manchester City wajib waspada menghadapi Tottenham Hotspur yang tak diperkuat Harry Kane. Sebab musim ini Spurs sudah terbiasa memenangi pertandingan di Liga Inggris tanpa kehadiran bomber andalannya itu.

Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019
Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019


Musim 2018/2019 memang bukan momen terbaik Kane lantaran sering dihantui cedera. Striker internasional Inggris itu pernah menepi selama 40 hari karena cedera engkel sejak 14 Januari 2018.

Namun, cedera yang dialami Kane tak lantas membuat Tottenham terpuruk. Skuat arahan Mauricio Pochettino ternyata mampu meraih lima kemenangan di Liga Inggris tanpa Kane.

Setelah Kane cedera, Tottenham justru berhasil mengalahkan Fulham, Watford, Newcastle United, dan Leicester City di Liga Inggris.

Sebaliknya, Tottenham malah menelan kekalahan ketika Kane kembali merumput di Liga Inggris. Ia memang berhasil menyumbang satu gol, namun Spurs kalah 1-2 dari Burnley di akhir laga.

Nasib buruk kembali menimpa Kane pada 10 April 2019. Ia diperkirakan absen hingga akhir musim karena cedera lutut yang dialami ketika Tottenham menang 1-0 atas Manchester City di leg pertama perempat final Liga Champions.

Kehilangan Kane ternyata tidak terlalu berdampak serius bagi lini depan Spurs. Buktinya, Tottenham berhasil mengalahkan Huddersfield Town 4-0 dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (13/4).

Ini menjadi kemenangan kelima Tottenham di Liga Inggris ketika Kane dilanda cedera. Son-Heung Min, Lucas Moura, dan Fernando Llorente sering kali muncul sebagai pemecah kebuntuan ketika Kane absen.

Son dan Llorente pun jadi pahlawan Tottenham saat menyingkirkan Man City di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (17/4). Sepasang gol Son dan satu gol Llorente membuat City hanya mampu menang 4-3 di Etihad.

Kemenangan City tak menolong karena sebelumnya kalah 0-1 di leg pertama. The Lilywhites berhak lolos ke semifinal Liga Champions berkat agresivitas gol tandang.

Maka, absennya Kane justru membuat serangan Tottenham tak terduga. Man City juga harus mewaspadai Spurs yang sudah mulai terbiasa menang tanpa kehadiran Kane.
Share:

Jumat, 19 April 2019

Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019

Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019 - Netizen yakin Nacho Monreal keluar dari lapangan secara tiba-tiba dalam laga Liga Europa antara Napoli dan Arsenal, Jumat (19/4), untuk membuang hajat di toilet kamar ganti.

Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019
Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019


Monreal tampil sebagai salah satu bek inti Arsenal ketika bertandang melawan Napoli pada leg kedua perempat final Liga Europa.

Sejak menit awal, Monreal menggalang lini pertahanan The Gunners bersama Sokratis Papastathopoulos dan Laurent Koscielny yang mendapat serangan dari tuan rumah.

Pemain asal Spanyol berusia 33 tahun itu tidak menampilkan performa yang begitu mencolok, bahkan cenderung tampil di bawah performa terbaik ketika menghadapi pemain-pemain depan Napoli seperti Lorenzo Insigne.

Monreal kemudian mencuri perhatian ketika tiba-tiba keluar lapangan secara mendadak pada pertengahan babak kedua. Pada sekitar menit ke-60, Monreal secara terburu-buru menuju pinggir lapangan dan kemudian masuk lorong pemain sambil memegangi perut. Monreal baru kembali lagi ke lapangan pada menit ke-65.

Selama lima menit tanpa Monreal, skor 1-0 untuk Arsenal yang tercipta sejak menit ke-36 tidak berubah. Perubahan nyata yang terjadi selama Monreal tidak berada di atas lapangan adalah pergantian pemain yang dilakukan Unai Emery, yakni mengganti Granit Xhaka dengan Mohamed Elneny.

Kendati tidak ada perubahan skor dan Arsenal melaju ke semifinal, netizen tetap ramai memperbincangkan Monreal. Warganet meyakini, bek yang berkostum The Gunners sejak 2013 itu buang air besar di toilet kamar ganti.

Dalam lini masa twitter, beragam respons mengenai kepergian sesaat Monreal muncul. Mayoritas cuitan dilengkapi emotikon-emotikon. Ada pula yang menuliskan harapan Monreal sudah cuci tangan sebelum kembali ke lapangan.

Dalam laga itu Monreal dan kawan-kawan menang 1-0 atas Napoli dan akan menghadapi Valencia pada babak semifinal Liga Europa yang akan berlangsung 2 dan 9 Mei 2019.
Share:

Kiper Dari Team Spanyol Barcelona Tidak Merayakan Blunder De Gea 2019

Kiper Dari Team Spanyol Barcelona Tidak Merayakan Blunder De Gea 2019 - Kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen mengaku enggan berselebrasi saat Lionel Messi mencetak gol kedua Blaugrana di menit ke-20 berkat blunder kiper Manchester United David de Gea.

Kiper Dari Team Spanyol Barcelona Tidak Merayakan Blunder De Gea 2019
Kiper Dari Team Spanyol Barcelona Tidak Merayakan Blunder De Gea 2019


Dalam duel di leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Cam Nou, Selasa (16/4), Barcelona menang 3-0, dan lolos ke semifinal dengan agregat 4-0.

Bintang Barcelona Lionel Messi mencetak dua gol di pertandingan itu dengan satu tambahan dari Philippe Coutinho. Usai membawa tuan rumah unggul di menit ke-16, Messi menambah keunggulan tim asuhan Ernesto Valverde itu lewat tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti.

Gol kedua Messi itu berbau keberuntungan, karena didukung dengan kesalahan yang dibuat De Gea. Pasalnya, tendangan pemain asal Argentina itu tidak terlalu kencang, karena kaki kanan bukan kekuatan utama Messi.

Akan tetapi, bola yang meluncur mendatar tersebut tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh De Gea. Meski dalam tayangan ulang mantan kiper Atletico Madrid itu bisa menjangkau bola yang ditembakkan Messi.

Meski unggul jauh, tidak semua pemain Barcelona senang dengan skor 2-0 atau agregat 3-0 itu. Marc-Andre Ter Stegen asalah salah satu pemain Blaugrana yang tidak merayakan gol kedua Messi.

Saat Messi membobol gawang Man United, Ter Stegen justru memilih minum dengan mengambil botol minum yang berada di sisi kanan gawangnya. Tidak ada teriakan atau kepalan tangan dari kiper asal Jerman itu sebagai simbol selebrasi.

"Butuh beberapa saat bagi saya untuk merayakan gol itu karena kesalahan David de Gea, itu menyakitkan saya," ujar Ter Stegen dikutip dari Marca.

"Kita semua manusia, dan itu [blunder] bisa terjadi pada siapa saja," Ter Stegen menambahkan.

Seusai pertandingan Ter Stegen pun bertemu dengan De Gea, dan meminta kiper asal Spanyol itu melupakan kesalahan di leg kedua perempat final Liga Champions tersebut.

"Dia bermain di posisi yang sama dengan saya. Hidup terus berjalan, dan saya katakan kepadanya bahwa itu bukan apa-apa, hanya kesalahan manusia. Itu bisa terjadi pada saya juga," tutur Ter Stegen.
Share:

Rabu, 17 April 2019

Man City Sempat Bahagia Di Detik 61 Karena Raheem Sterling membobol gawang Tottenham Hotspur

Man City Sempat Bahagia Di Detik 61 Karena Raheem Sterling membobol gawang Tottenham Hotspur - Para pemain Manchester City sempat larut dalam sukacita saat Raheem Sterling membobol gawang Tottenham Hotspur pada masa injury time babak kedua leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Kamis (18/4) dini hari WIB.

Man City Sempat Bahagia Di Detik 61 Karena Raheem Sterling membobol gawang Tottenham Hotspur
Man City Sempat Bahagia Di Detik 61 Karena Raheem Sterling membobol gawang Tottenham Hotspur


Momen itu tercipta saat Sterling membobol gawang Hugo Lloris usai menerima umpan Sergio Aguero. Gol itu tercipta saat babak tambahan berlangsung 2 menit dan 22 detik dan membuat skor berubah menjadi 5-3.

Sterling kemudian melakukan selebrasi dan berlari ke sudut lapangan. Di dekat bangku cadangan, Pep Guardiola, melompat dengan penuh kegirangan dengan latar belakang fan yang juga dilanda sukacita.

Sementara pemain Tottenham tampak lesu karena gol Sterling memastikan mereka tersingkir dengan agregat 4-5. Dele Alli tampak terkulai lemas, Hugo Lloris melihat dengan tatapan putus asa, dan Mauricio Pochettino melihat ke arah langit seolah tak percaya.

Para pemain hingga sang manajer sulit mempercayai peluang lolos ke semifinal untuk pertama kalinya kandas. Sebaliknya, tim sosial media yang larut dalam kebahagiaan mengunggah kicauan di Twitter dengan pemilihan huruf acak.

Namun kebahagiaan itu mendadak berubah menjadi kecemasan. Begitu Guardiola kembali duduk di bangku cadangan, wasit Cuneyt Cakir (saat babak tambahan berjalan 3 menit dan 23 detik) memastikan lewat Video Assistant Referee (VAR) soal keabsahan gol Sterling.

Tak lama berselang, Cakir memutuskan untuk menganulir gol Sterling dan skor pertandingan tetap 4-3 untuk keunggulan Man City. Lewat VAR diketahui Aguero dalam posisi offside ketika menerima bola pantul yang mengenai kaki Bernardo Silva sebelum mengirim assist ke Sterling.

Situasi pun berubah drastis karena kebahagiaan publik tuan rumah hanya berlangsung 61 detik. Guardiola berlutut sembari menutup muka pertanda tidak percaya gol Sterling yang bisa membawa mereka ke semifinal dianulir oleh wasit.

"Itu kejam. Momen ketika ini bukan gol yang sah," ucap Guardiola.

Di laga tersebut empat gol Man City tercipta melalui dua gol Sterling dan masing-masing satu gol dari Silva dan Aguero. Sementara tiga gol tim tamu disumbangkan Son Heung-min (dua gol) dan Fernando Llorente.

Man City mengakhiri pertandingan dengan skor 4-3. Namun, hasil itu tidak cukup membawa mereka ke semifinal karena Tottenham unggul agresivitas gol tandang usai menang 1-0 di pertemuan pertama.
Share:

Pemain Timnas KORSEL Son Heung Min Mengilap Di Eropa Dan Berjaya Di Indonesia 2019

Pemain Timnas KORSEL Son Heung Min Mengilap Di Eropa Dan Berjaya Di Indonesia 2019 - Son Heung-min pemain timnas Korea Selatan yang sukses membawa Tottenham Hotspur ke semifinal Liga Champions pernah meraih kejayaan ketika merumput di Indonesia.

Pemain Timnas KORSEL Son Heung Min Mengilap Di Eropa Dan Berjaya Di Indonesia 2019
Pemain Timnas KORSEL Son Heung Min Mengilap Di Eropa Dan Berjaya Di Indonesia 2019


Setelah era Park Ji-sung, Korea Selatan kembali memiliki wakil kesohor di pentas sepak bola Eropa dalam diri Heung-min.

Pemain yang bisa menempati beberapa posisi di lini depan itu memang tidak asing dengan sepak bola di Benua Biru. Heung-min sudah menjalani kehidupan sebagai pesepakbola di Jerman dengan bergabung ke tim Hamburg SV.

Setelah bergabung dengan akademi FC Seoul, pada usia 16 tahun Heung-min masuk ke Hamburg SV. Dua tahun di tim junior, Heung-min masuk tim Hamburg SV II. Penampilan impresif dari pemain kelahiran 1992 itu membuat tim utama Der Dino meliriknya.

Heung-min kemudian menjadi pemain termuda Hamburg di Bundesliga ketika menjalani debut di liga sepak bola Jerman itu pada usia 18 tahun. Sejak 2010 hingga 2013, Heung-min bermain 78 kali untuk Hamburg dan menyumbang 20 gol.

Kebersamaan Hamburg dan Heung-min usai seiring dengan biaya transfer €10 juta yang dikeluarkan Bayern Leverkusen pada 2013/2014 atau satu musim sebelum kontrak bersama Hamburg selesai.

Di Leverkusen, dengan status sebagai pemain termahal klub, Heung-min berhasil mempertahankan performa dengan menempati posisi di tim reguler.

Tottenham pun melirik keberadaan Heung-min dan mengeluarkan dana sebesar €30 juta untuk menggaet salah satu andalan Korsel itu dari Leverkusen.

Sempat mengalami cedera dan menjalani adaptasi pada awal bergabung dengan Spurs, Heung-min kemudian membuktikan diri sebagai pemain penting.

Belum ada gelar yang dipersembahkan untuk Spurs, namun ada gelar individu yang didapat Heung-min seperti pemain terbaik bulanan, pemain terbaik pilihan fan, atau pencetak gol terbaik.

Dua gol yang ia cetak ke gawang Manchester City pada laga perempat final Liga Champions membuka peluang bagi pemain 26 tahun itu untuk meraih gelar bergengsi.

Sementara bersama timnas Korea Selatan, Son sudah mempersembahkan medali emas Asian Games 2018 yang ia raih di Indonesia dengan mengalahkan Jepang. Selain berlaga di ajang olahraga multicabang Asia, Son juga pernah tampil di ajang Piala Asia 2015 dan 2019 serta Piala Dunia 2014 dan 2018.

Dengan mencetak tiga gol di Piala Dunia, Heung-min kini menjadi pencetak gol terbanyak Korsel di ajang prestisius tersebut bersama dengan Park Ji-sung dan Ahn Jung-hwan.
Share:

Berikut Kapten Persib Memiliki Sosok Presiden Yang Ideal 2019

Berikut Kapten Persib Memiliki Sosok Presiden Yang Ideal 2019 - Kapten Persib Bandung Supardi tidak menyia-nyiakan kesempatan terlibat dalam pesta demokrasi dengan menggunakan hak suara pada pemilu 2019.

Berikut Kapten Persib Memiliki Sosok Presiden Yang Ideal 2019
Berikut Kapten Persib Memiliki Sosok Presiden Yang Ideal 2019


Persib memang meliburkan latihan pada hari pencoblosan, Rabu (17/4), untuk memberikan keleluasaan bagi para pemain memilih presiden dan wakil rakyat.

Kapten Persib Supardi mendatangi salah satu tempat pemungutan suara di Bandung. Salah satu pemain senior Persib itu berharap sosok pemimpin yang akan memimpin Indonesia dapat mencintai rakyat dan mengedepankan ketaatan pada Tuhan, selain juga memperhatikan geliat olahraga.

"Harapannya dapat pemimpin yang peduli sama rakyat, pemimpin yang takut sama hukum Allah. Tentunya pemimpin yang juga peduli sama olahraga apapun cabangnya. Siapapun yang terpilih peduli sama rakyat," kata Supardi.

Seperti yang diutarakan Supardi, kiper senior Persib I Made Wirawan juga berharap pemimpin negara yang akan menjabat pada 2019 hingga 2024 dapat membawa kesejahteraan bagi Indonesia.

Tidak lupa, Made juga ingin melihat kemajuan sepak bola Indonesia pada masa depan yang tidak terlepas dari kebijakan petinggi negara.

"Saya berharap siapapun yang menang nanti bisa membuat Indonesia lebih baik lagi," kata Made.

"Pasti kami sebagai pemain sepak bola berharap dapat perhatian lebih lagi dari pemerintah untuk bisa membantu sepak bola di Indonesia lebih baik lagi," kata Made.

Setelah libur selama sehari penuh para pemain Persib akan kembali berlatih pada Kamis (18/4) untuk mempersiapkan tim menjelang perempat final Piala Indonesia dan Liga 1 2019.

Di ajang Piala Indonesia, Maung Bandung akan berhadapan dengan Borneo FC yang kini ditangani mantan pelatih Persib Mario Gomez.

Pelatih Persib Miljan Radovic akan segera mengumumkan skuat untuk menghadapi Tim Pesut Etam. Pertandingan perempat final yang akan berlangsung mulai 23 April hingga 3 Mei.
Share:

Bek MU Phil Jones Kocar Kacir Tiga Kali Digocek Messi 2019

Bek MU Phil Jones Kocar Kacir Tiga Kali Digocek Messi 2019 - Bek Manchester United Phil Jones menjadi pemain yang paling dipermalukan penyerang Barcelona Lionel Messi pada leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (17/4) dini hari WIB.

Bek MU Phil Jones Kocar Kacir Tiga Kali Digocek Messi 2019
Bek MU Phil Jones Kocar Kacir Tiga Kali Digocek Messi 2019


Sebelum laga di Camp Nou, dini hari tadi, banyak pihak yang meyakini duel sengit akan terjadi antara Messi dengan Chris Smalling. Terlebih pada leg pertama Smalling membuat Messi berdarah usai melakukan duel udara.

Namun bukan Smalling yang dipermalukan Messi, melainkan Jones. Manajer Man United Ole Gunnar Solskjaer sepertinya memberi instruksi khusus kepada Jones untuk menjaga ketat Messi. Sebuah instruksi yang jelas tidak mampu dijalankan bek 27 tahun tersebut.

Jones dikenal sebagai bek yang tidak kenal lelah. Terbukti bek timnas Inggris itu terus mengawal Messi sepanjang pertandingan. Jones layaknya bayangan Messi dan tidak bisa jauh dari La Pulga, terutama saat menguasai bola.

Momen terburuk bagi Jones terjadi saat injury time babak pertama berjalan dua menit. Mantan bek Blackburn Rovers itu tiga kali kena gocekan Messi dalam satu kali giringan bola.

Jones berusaha mengikuti Messi hingga ke tengah lapangan. Ketika berhasil menguasai bola, Messi berhasil mengimbangi duel fisik dengan Jones. Penyerang 31 tahun itu kemudian menggiring bola sambil membalikkan badan. Itu kali pertama Messi menggocek Jones.

Messi kemudian melakukan drive ke sepertiga akhir pertahanan Man United dengan Jones ngotot mengejar. Mengetahui Jones mengejar, Messi kemudian melakukan keeping bola ke sisi kanan. Jones pun kena nutmeg di gocekan kedua. Pada sentuhan berikutnya, Messi langsung mengarahkan bola ke kiri untuk mengelabui Jones untuk kali ketiga.

Sayang, aksi individu Messi gagal membuahkan gol bagi Barcelona. Pasalnya usai tiga kali menggocek Jones, Messi mengirim umpan ke Jordi Alba yang kemudian melepaskan umpan tarik ke Sergi Roberto. Kiper David de Gea akhirnya melakukan penyelamatan gemilang setelah memblok tendangan Sergi Roberto menggunakan wajah.

"Messi sering membuat Phil Jones berputar-putar hingga perban yang digunakannya mau lepas," gurau legenda timnas Inggris Gary Lineker yang menjadi presenter di BT Sport dikutip dari Daily Metro.

Legenda Man United Rio Ferdinand yang menjadi komentator BT Sport juga tidak sanggup melihat Jones dipermainkan Messi. "Insiden ini, tolong, tolong. Ini terlalu berlebihan. Kamu sudah melewati batas. Tapi, insiden ini seperti yang kita ingin lihat. Setiap fan datang ke stadion untuk melihat performa Messi seperti ini," ujar Ferdinand kepada Lineker.
Share:

Selasa, 16 April 2019

Perkiraan Susunan Pemain Juventus Vs Ajax Di Liga Champions 2019

Perkiraan Susunan Pemain Juventus Vs Ajax Di Liga Champions 2019 - Perkiraan susunan pemain Juventus vs Ajax Amsterdam pada perempat final Liga Champions di Turin, Selasa (16/5) dini hari WIB, diwarnai dengan peluang Paulo Dybala menjadi starter I Bianconeri.

Perkiraan Susunan Pemain Juventus Vs Ajax Di Liga Champions 2019
Perkiraan Susunan Pemain Juventus Vs Ajax Di Liga Champions 2019


Juventus mengalami krisis pemain jelang melawan Ajax di leg kedua. Kapten tim Giorgio Chiellini yang absen di leg pertama karena cedera lutut, tidak mampu pulih tepat waktu. Penyerang Mario Mandzukic juga dipastikan tidak bisa bermain karena cedera lutut.

Kiper Mattia Perin dan Martin Caceres juga masih dalam daftar pemain cedera. Winger Douglas Costa masih diragukan, sedangkan Juan Cuadrado tidak masuk daftar pemain Juventus di Liga Champions.


Kondisi di atas membuat pelatih Juventus Massimiliano Allegri berpeluang menggunakan formasi 3-5-2 atau 4-3-3. Dikutip dari Football Italia, Allegri berpeluang besar menggunakan 4-3-3 dengan Dybala sebagai penyerang tengah ketimbang Moise Kean yang belakangan sedang on-fire.

Dengan memainkan Dybala, ditambah Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi di sayap, Allegri berharap Juventus bisa lebih bagus dalam penguasaan bola dan serangan.

Lini tengah Juventus akan mengandalkan Emre Can, Miralem Pjanic dan Blaise Matuidi. Sementara di belakang ada Joao Cancelo, duet Daniele Rugani dan Leonardo Bonucci, serta Alex Sandro di sisi kiri.

Di kubu Ajax, bek kiri Nicolas Tagliafico absen karena larangan bermain. Pelatih Erik Ten Hag berpeluang memainkan Noussair Mazraoui sebagai pengganti Tagliafico. Gelandang Frenkie De Jong dipastikan bisa bermain meski mengalami cedera paha saat melawan Excelsior, akhir pekan lalu.

Juventus dan Ajax bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Amsterdam.

Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Ajax di Leg 2 Perempat Final Liga Champions:

Juventus (4-3-3): Wojciech Szczesny; Joao Cancelo, Leonardo Bonucci, Daniele Rugani, Alex Sandro; Emre Can, Miralem Pjanic, Blaise Matuidi; Federico Bernardeschi, Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo

Ajax (4-3-3): Andre Onana; Joel Veltman, Daley Blind, Matthijs De Ligt, Noussair Mazraoui; Frenkie De Jong, Donny van de Beek, Lasse Schone; David Neres, Dusan Tadic, Hakim Ziyech.
Share:

Berikut Empat Kunci Man United Mengalahkan Barcelona Di Camp Nou

Berikut Empat Kunci Man United Mengalahkan Barcelona Di Camp Nou - Barcelona vs Manchester United pada leg kedua babak perempat final Liga Champions 2018/2019 di Stadion Camp Nou digelar Rabu (17/4) dini hari waktu Indonesia barat. Berikut empat kunci Manchester United untuk bisa kalahkan Barcelona.

Berikut Empat Kunci Man United Mengalahkan Barcelona Di Camp Nou
Berikut Empat Kunci Man United Mengalahkan Barcelona Di Camp Nou


Kekalahan 0-1 pada leg pertama di Stadion Old Trafford menjadi hasil yang kurang menguntungkan bagi Man United pada perempat final Liga Champions. The Red Devils masih memiliki kans melanjutkan kiprah di Liga Champions jika dapat mengalahkan Barcelona dalam laga tandang.

Menghadapi Barcelona di Camp Nou, Man United menjadi tim yang tidak diunggulkan. Namun tetap saja anak asuh Ole Gunnar Solskjaer memiliki peluang mengejutkan sang tuan rumah.

Berikut empat kunci Manchester United kalahkan Barcelona di Liga Champions seperti dikutip Marca:

1. Beri Tekanan ke Gerard Pique dan Clement Lenglet

Lini depan Manchester United harus berani memberikan tekanan sekaligus menguji kemampuan Gerard Pique dan Clement Lenglet yang menjadi palang pintu pertahanani Barcelona.

Gerard dan Lenglet adalah figur penting di pertahanan Barcelona. Di Camp Nou, pasukan Ole Gunnar Solskjaer harus memberikan tekanan fisik kepada duo bek dari Blaugrana.

Marcus Rashford bisa saja memanfaatkan kecepatan untuk melewati Pique dan Lenglet dan menghasilkan gol.

2. Membuat Lini Tengah Lebih Garang

Scott McTominay dan Fred tampil luar biasa dalam leg pertama dengan membatasi pergerakan Ivan Rakitic dan Arthur Melo.

Lini tengah menjadi salah satu dari beberapa posisi yang membuat Manchester United sukses menahan Barcelona. Tanpa suplai dari Rakitic dan Melo, Lionel Messi juga tidak bisa berbuat banyak.

Menempatkan lima gelandang seperti pada leg pertama adalah salah satu opsi meredam permainan mengalir Barcelona dengan melakukan pressing setiap lawan memegang bola.

3. Biarkan Marc-Andre ter Stegen Kuasai Bola

Pada leg pertama, Marc-Andre ter Stegen mampu mengendalikan setiap situasi yang terjadi di depan gawangnya. Namun, Man United membuang banyak energi untuk memberikan tekanan buat kiper asal Jerman itu.

Para pemain Man United harus disiplin pada posisi masing-masing dan membiarkan tuan rumah menjaga bola antara Ter Stegen, Pique, Jordi Alba untuk waktu yang lama. Tujuannya, untuk menghemat energi yang bisa dipakai untuk kembali membuat peluang lain.

4. Efektif di Depan Gawang

Pada leg pertama, Man United mampu menciptakan banyak peluang kendati tidak menciptakan tembakan ke gawang.

Dalam pertemuan kedua, Man United kemungkinan tidak akan mendapatkan banyak peluang. Oleh karena itu, ketika mendapat peluang Man United tidak boleh menyia-nyiakannya.

Kreativitas Man United di tangan Solskjaer dapat mendukung penciptaan peluang sekaligus penyelesaian akhir.
Share:

Minggu, 14 April 2019

Marquez Mencatat Tujuh Pole Position Di MotoGP Amrik 2019

Marquez Mencatat Tujuh Pole Position Di MotoGP Amrik 2019 - Marc Marquez berhasil jadi yang tercepat di babak kualifikasi MotoGP Amerika Serikat 2019. Hal itu membuat Marquez telah tujuh kali mencatat pole position di seri tersebut.

Marquez Mencatat Tujuh Pole Position Di MotoGP Amrik 2019
Marquez Mencatat Tujuh Pole Position Di MotoGP Amrik 2019


Marquez jadi yang terbaik di babak kualifikasi setelah mencatat waktu tercepat, mengalahkan Valentino Rossi dan Cal Crutchlow. Dengan posisi start di depan, Marquez kembali layak dijagokan bisa keluar sebagai pemenang di balapan tersebut.

Pada enam musim sebelumnya, Marquez selalu mengakhiri posisi pole position dengan podium tertinggi di akhir balapan. Pebalap berjuluk 'Baby Alien' itu benar-benar tak tertandingi tiap kali tampil di Circuit of the Americas [COTA].

Meski kali ini kembali dijagokan, Marquez wajib mewaspadai Valentino Rossi yang akan start dari posisi kedua, juga Crutchlow yang melengkapi formasi baris pertama dengan start di posisi ketiga.

Start awal bisa kembali jadi kunci bagi keberhasilan Marquez di seri kali ini. Bila ia bisa melakukan start dengan baik, maka Marquez berpeluang mengakhiri balapan seperti halnya di Argentina.

Pada MotoGP Argentina, Marquez melesat dan tak tertandingi oleh Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi hingga akhir balapan.

Namun Rossi jelas tak akan membiarkan Marquez menang dengan mudah seperti tahun-tahun sebelumnya. Manuver-manuver Rossi di lap pertama bisa menyulitkan Marquez.

Hambatan lain bisa muncul dari Crutchlow. Crutchlow dikenal sebagai pebalap agresif yang juga berpotensi menghalangi ambisi Marquez meraih kemenangan ketujuh di MotoGP Amerika Serikat.

Balapan MotoGP Amerika Serikat akan berlangsung pada Senin (15/4) dini hari WIB. Balapan MotoGP Amerika Serikat bisa disaksikan lewat live streaming di BeritaTV.net
Share:

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Cetak Rekor Pribadi Di MotoGP Amerika 2019

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Cetak Rekor Pribadi Di MotoGP Amerika 2019 - Pebalap Monster Energy Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, mencatatkan rekor pribadi di MotoGP Amerika Serikat yang digelar di Sirkuit Austin, Minggu (14/4), dengan start dari posisi kedua.

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Cetak Rekor Pribadi Di MotoGP Amerika 2019
Pebalap MotoGP Valentino Rossi Cetak Rekor Pribadi Di MotoGP Amerika 2019


Start dari posisi kedua ini merupakan yang pertama dalam karier Rossi tampil di MotoGP Amerika Serikat yang digelar di Sirkuit Austin.

Rossi start dari posisi kedua setelah mencatatkan waktu 2 menit 4,060 detik atau tertinggal 0,733 dari Marc Marquez yang meraih pole position saat kualifikasi.

Dalam enam pelaksaan MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin sebelumnya, Rossi hanya dua kali start dari grid terdepan. Keduanya terjadi di MotoGP 2017 dan 2016 saat memulai balapan dari posisi ketiga.

Rossi juga tidak pernah berada di posisi terdepan saat start, karena pebalap Repsol Honda Marc Marquez selalu mencatatkan hasil terbaik dengan meraih tujuh pole position.

Pebalap berjuluk The Doctor ini punya rapor bagus saat start di grid terdepan di Sirkuit Austin. Saat berada di posisi start ketiga pada MotoGP Amerika Serikat 2017 Rossi berhasil finis di peringkat ketiga.

Rossi juga sempat start dari posisi ketiga pada MotoGP Amerika Serikat 206, akan tetapi pebalap asal Italia itu gagal finis setelah mengalami kecelakaan di lap kedua.

Podium ketiga di pada 2017 menjadi salah satu prestasi terbaik Rossi di MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin. Pada musim 2015 Rossi juga menempati podium ketiga setelah start dari posisi keempat.

Start dari posisi kedua tidak saja positif bagi Rossi untuk mendapatkan hasil di MotoGP Amerika Serikat kali ini, tetapi juga ancaman untuk Marc Marquez.
Share:

Sabtu, 13 April 2019

Liverpool Melawan Chelsea Hazard Dan Batu Sandungan 2019

Liverpool Melawan Chelsea Hazard Dan Batu Sandungan 2019 - Chelsea yang akan dihadapi Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (14/4), bisa jadi batu sandungan atau jalan mulus bagi The Reds menuju tangga juara Liga Primer Inggris.

Liverpool Melawan Chelsea Hazard Dan Batu Sandungan 2019
Liverpool Melawan Chelsea Hazard Dan Batu Sandungan 2019


Lima pertandingan tersisa terasa seperti laga final bagi Liverpool. Klub kota pelabuhan ini sangat menantikan hadirnya gelar juara Liga Primer Inggris. Sejak dimulai pada musim 1992/1993, Merseyside Merah belum pernah sekalipun keluar sebagai juara Liga Primer Inggris.

Sebelumnya Liverpool merupakan raja Liga Inggris dengan koleksi 18 gelar juara. Namun di era Liga Primer Inggris, Liverpool harus puas dengan prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak tiga kali (2001/2002, 2008/2009, dan 2013/2014).

Karena itu musim ini bisa jadi kesempatan terbaik Liverpool untuk mencapai mimpi juara Liga Primer Inggris. Saat ini tim asuhan Juergen Klopp masih berada di puncak klasemen sementara dengan unggul dua poin atas Manchester City.

Melawan Chelsea di kandang sendiri bakal jadi momentum bagi The Reds menuju gelar Liga Primer Inggris pertama. Maklum, The Blues adalah lawan terkuat Jordan Henderson dan kawan-kawan di lima pertandingan tersisa.

Sementara, di empat pertandingan Liga Inggris lainnya Liverpool hanya akan melawan Cardiff City, Huddersfield Town, Newcastle United, dan Wolverhampton Wanderers. Tiga tim terdepan merupakan papan bawah, hanya Wolverhampton yang berada di papan tengah.

Dengan melihat lawan-lawan yang dihadapi, jalan Liverpool untuk juara terbilang lebih mudah. Karena pesaing terdekat Liverpool, Man City, masih harus menghadapi dua tim kuat, Tottenham Hotspur dan Manchester United, serta Leicester City yang ada di papan tengah.

Apabila bisa menang atas Chelsea, maka Liverpool bisa tetap menjaga jarak dengan unggul dua poin atas Man City. Terlebih lagi jika The Citizens gagal menang atas Crystal palace, jarak kedua tim akan makin jauh, dan peluang Liverpool meraih trofi level elite Liga Inggris kian terbuka lebar.

Akan tetapi, apabila Liverpool tersandung dengan gagal menang atas Chelsea, maka Man City bisa kembali mengudeta posisi puncak klasemen. Kondisi itu dapat menjadi ancaman bagi Liverpool untuk keluar sebagai juara di akhir musim.

Liverpool perlu waspada dengan Chelsea. Tim asuhan Maurizio Sarri sedang dalam kondisi bagus setelah sempat mengalami momen inkonsisten. Jelang melawan Liverpool The Blues meraih tiga kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris.

Dari lima pertandingan terakhir di Liga Inggris, kedua tim sama-sama berbagi satu kemenangan. Namun pada November tahun lalu Liverpool sempat menelan kekalahan 1-2 dari Chelsea saat kedua tim bersua di ajang Piala Liga Inggris.

Di Liga Primer Inggris, Liverpool memiliki rapor yang cukup berimbang melawan Chelsea. Dari 53 di pertandingan era Liga Primer Inggris, Chelsea menang 20 kali sementara Liverpool hanya menang 19 kali.

Tetapi jika melihat hasil keseluruhan di Liga Inggris, dari 151 pertemuan Liverpool menang 66 kali dan menelan 50 kekalahan.

Untuk bisa mengalahkan Chelsea, Liverpool perlu mematikan pergerakan Eden Hazard. Gelandang asal Belgia itu menjadi motor sekaligus nyawa permainan The Blues dalam beberapa pertandingan terakhir.

Saat melawan West Ham United di pertandingan sebelumnya, Hazard memborong dua gol kemenangan tim asuhan Maurizio Sarri. Dalam lima pertandingan terakhir di Liga Primer, Hazard sudah mengemas empat gol.

Hazard sedang menunjukkan kemampuan terbaiknya di pengujung musim ini. Mantan pemain Lille itu tampil dengan kualitas terbaik saat mengalahkan West Ham. Dengan torehan 16 gol di Liga Inggris musim ini, Hazard merupakan sinyal bahaya bagi Liverpool.

Di pertemuan pertama antara Liverpool melawan Chelsea musim ini saat kedua tim bermain imbang 1-1, Hazard juga yang memberikan keunggulan untuk Chelsea sebelum disamakan Daniel Sturridge.

Sementara Chelsea harus bermain dengan solid dan efektif untuk terhindar dari kekalahan. Tajamnya dua lini Liverpool perlu diantisipasi dengan baik oleh klub asal London. Setelah berhasil membuat frustrasi lini serang Liverpool, Chelsea wajib memanfaatkan setiap peluang menjadi gol.
Share:

Pemanjat Tebing Aspar Jaelolo Raih Perunggu Di Kejuaraan Dunia 2019

Pemanjat Tebing Aspar Jaelolo Raih Perunggu Di Kejuaraan Dunia 2019 - Atlet panjat tebing nasional Aspar Jaelolo meraih medali perunggu pada Kejuaraan Panjat Tebing Dunia yang berlangsung di Moskow, Rusia, 12-14 April 2019.

Pemanjat Tebing Aspar Jaelolo Raih Perunggu Di Kejuaraan Dunia 2019
Pemanjat Tebing Aspar Jaelolo Raih Perunggu Di Kejuaraan Dunia 2019


Aspar yang turun di nomor speed world record putra mengalahkan atlet China Long Chao pada laga perebutan peringkat ketiga. Atlet asal Sulawesi Tengah itu mencatatkan waktu 6,083 detik dan unggul jauh dari Long Chao yang hanya membukukan waktu 10,004 detik.

Peraih medali perunggu di nomor speed putra Asian Games 2018 itu mengaku senang dapat naik podium kendati ia mengincar emas.

"Untuk seri world cup di Eropa, ini medali pertama kali. Saya berharap bisa emas, tetapi saya senang bisa dapat perunggu karena saingannya sangat ketat untuk masuk final. Tuan rumah saja menurunkan 15 atlet, jadi saingannya berat," kata Aspar usai pertandingan seperti dikutip dari rilis Federasi Panjat Tebing Indonesia yang diterima BeritaTV.net

Aspar mengaku sempat terpeleset di babak kualifikasi. Hal itu disebabkan ia masih beradaptasi untuk posisi start lantaran baru konsentrasi berlatih speed selama dua minggu di Pelatnas Pra-Olimpiade.

Emas pada nomor speed world record putra diraih Bassa Mawem asal Prancis yang mengalahkan Vladislav Deulin pada babak perebutan medali emas.

Sementara di nomor speed world record putri, perwakilan Indonesia gagal mendulang medali. Aries Susanti Rahayu mentok di babak perempat final.

Mengenai performa atlet Indonesia, pelatih Hendra Basir mengaku ada penurunan performa lantaran latihan kecepatan di pelatnas yang baru berjalan dua minggu. Secara keseluruhan Hendra mengaku penampilan anak asuhnya masih sesuai target.

"Secara peringkat memang kita enggak masuk empat besar (putri), tetapi untuk peringkat combined, Aries masih di peringkat dua di bawah Anouck. Jadi masih aman," kata Hendra

"Masih on the track. Performa menurun, tetapi secara general kita masih di level elite," sambungnya.
Share:

Kamis, 11 April 2019

Christiano Ronaldo Adalah Raja Gol Fase Gugur Liga Champions 2019

Christiano Ronaldo Adalah Raja Gol Fase Gugur Liga Champions 2019 - Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa dirinya sebagai spesialis pencetak gol di fase gugur Liga Champions.

Christiano Ronaldo Adalah Raja Gol Fase Gugur Liga Champions 2019
Christiano Ronaldo Adalah Raja Gol Fase Gugur Liga Champions 2019


Ronaldo mencetak satu gol saat Juventus bermain imbang 1-1 melawan Ajax Amsterdam pada leg pertama perempat final di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Rabu (10/4).

Gol ke gawang Ajax membuat Ronaldo telah menjaringkan lima gol di Liga Champions musim ini. Penyerang berusia 34 tahun itu terpaut tiga gol dari Lionel Messi (Barcelona) yang memuncaki daftar top skor sementara Liga Champions.

Tambahan satu gol di laga itu membuat Ronaldo total mengemas 125 gol sejak mencetak gol perdana di Liga Champions pada musim 2006/2007.

Ronaldo merupakan pemain depan paling tajam di fase gugur Liga Champions. Pemain kelahiran Madeira ini sudah mencetak 24 gol dari 21 laga di babak delapan besar.

Bahkan, Ronaldo 'berlari' sendirian apabila bicara soal gol keseluruhan di fase gugur. Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu telah 41 kali membobol gawang lawan.

Ronaldo unggul 25 gol atas pesaing terdekat Lionel Messi yang baru 16 kali mencetak gol di fase gugur. Di bawah La Pulga secara berurutan terdapat nama Raul Gonzalez, Filippo Inzaghi, dan Andriy Shevchenko.

Ronaldo berpeluang besar menambah jumlah golnya di fase gugur saat Juventus menjamu Ajax Amsterdam di Stadion Allianz, Turin, pada pekan depan. Bahkan, torehan golnya berpotensi terus bertambah jika Juventus lolos hingga final Liga Champions.
Share:

Pemain MU Smalling Berhasil Membuat Messi Mati Kutu Di Old Trafford 2019

Pemain MU Smalling Berhasil Membuat Messi Mati Kutu Di Old Trafford 2019 - Bek Manchester United, Chris Smalling, berhasil mematikan pergerakan kapten Barcelona, Lionel Messi, pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Old Trafford, Rabu (10/4) waktu setempat.

Pemain MU Smalling Berhasil Membuat Messi Mati Kutu Di Old Trafford 2019
Pemain MU Smalling Berhasil Membuat Messi Mati Kutu Di Old Trafford 2019


Sehari sebelumnya dalam sesi jumpa pers jelang laga, Smalling mengaku antusias menatap pertemuan dengan Messi. Apalagi, di Liga Champions musim ini dirinya sudah pernah menjajal kemampuan Cristiano Ronaldo (Juventus) dan Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain).

Messi datang ke markas Man United dengan catatan mentereng. La Pulga berhasil mencetak 43 gol dari 40 laga di semua ajang musim ini.

Tetapi, catatan apik itu tidak cukup membantu Messi lepas dari adangan Smalling. Meski turut andil untuk gol bunuh diri yang dilakukan Luke Shaw, pergerakan Messi secara keseluruhan bisa 'dimatikan' oleh Smalling.

Di laga ini, Messi minim melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Penyerang berusia 31 tahun kesulitan menembus pertahanan Man United karena pengawalan ketat yang diberikan Smalling.

Bahkan, di laga ini Messi sempat terkapar ketika duel udara dengan Smalling yang merupakan mantan pemain Fulham. Hidung dan mata pemain asal Argentina itu berdarah karena terkena siku dari Smalling.

Insiden yang terjadi pada pertengahan babak pertama itu membuat Messi terkapar selama beberapa menit di lapangan. Top skor sementara Liga Champions itu juga harus mendapatkan perawatan dari tim medis karena benturan tersebut.

Dilansir ESPN, Messi tercatat hanya satu kali melepaskan tembakan ke gawang David de Gea. Jumlah ini terbilang minim apabila dibandingkan dengan rekan setimnya Luis Suarez yang melakukan tiga kali usaha untuk mencetak gol.

Menariknya, statistik Messi dan Suarez itu kalah dari striker Man United, Marcus Rashford, yang melakukan empat tembakan. Hanya saja, tidak satu pun peluang yang didapat Rashford membahayakan gawang Marc-Andre ter Stegen.
Share:

Rabu, 10 April 2019

Son Heung Min Man Of The Match Tottenham Melawan Man City 2019

Son Heung Min Man Of The Match Tottenham Melawan Man City 2019 - Penyerang sayap Tottenham Hotspur, Son Heung-min, muncul sebagai pahlawan kemenangan The Lilywhites saat mengalahkan Manchester City 1-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Tottenham Hotspur, London, Selasa (9/4) waktu setempat.

Son Heung Min Man Of The Match Tottenham Melawan Man City 2019
Son Heung Min Man Of The Match Tottenham Melawan Man City 2019


Son mencetak gol yang menentukan kemenangan The Lilywhites di hadapan pendukung fanatik mereka. Ia berhasil membobol gawang Man City pada menit ke-78.

Gol itu sebenarnya di luar dugaan karena sentuhan bola pertama Son saat menerima umpan Christian Eriksen, terlalu jauh. Namun, winger asal Korea Selatan itu bisa memperbaiki keadaan tersebut.

Son menggiring bola yang hampir keluar dari lapangan dan mengecoh bek kiri Man City, Fabian Delph. Son kemudian melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang tidak bisa diantisipasi Ederson Moraes.

Gol yang dicetak Son disambut selebrasi sang manajer, Mauricio Pochettino, di pinggir lapangan. Juru racik formasi asal Argentina itu gembira karena sebelum gol Son, Tottenham kehilangan Harry Kane yang mengalami cedera engkel pada menit ke-58.

Gol ke gawang The Citizens itu membuat Son sudah mencetak 18 gol dari 40 laga di semua ajang. Ketajaman mantan pemain Bayer Leverkusen itu meningkat pesat karena musim lalu ia baru bisa mencetak jumlah gol yang sama dari 53 laga.

Son juga mengukir sejarah manis dengan golnya tersebut. Pemain yang mengantarkan timnas Korsel medali emas cabang sepak bola Asian Games 2018 itu merupakan pemain pertama yang mencetak gol di Liga Champions dan Liga Inggris di markas baru tim London Utara.

Sebelumnya, Son juga mencetak gol pertama tim saat Tottenham mengalahkan Crystal Palace 2-0 dalam laga lanjutan Liga Inggris, 4 April lalu.

"Sebagai sebuah tim kami tidak pernah menyerah. Ini laga yang sulit dan kami lebih tajam dari mereka. Kami tampil bagus dan kami bertarung dengan baik," ucap Son yang melepaskan empat tembakan dan dua di antaranya mengarah ke gawang Man City.
Share:

Berikut Rapor Leo Messi Melawan Klub Inggris Di Liga Champions 2019

Berikut Rapor Leo Messi Melawan Klub Inggris Di Liga Champions 2019 - Megabintang Barcelona Lionel Messi memiliki rapor bagus saat berhadapan dengan klub-klub asal Inggris di Liga Champions jelang pertandingan perempat final melawan Manchester United.

Berikut Rapor Leo Messi Melawan Klub Inggris Di Liga Champions 2019
Berikut Rapor Leo Messi Melawan Klub Inggris Di Liga Champions 2019


Pemain asal Argentina itu bisa menjadi momok saat Manchester United menjamu Barcelona di leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Old Trafford, Rabu (10/4) waktu setempat.

Pertemuan Messi dengan Man United nanti adalah yang kelima sepanjang karier pemain berjuluk La Pulga itu bersama Barcelona. Dari empat laga sebelumnya, Messi membawa Barcelona meraih dua kemenangan atas The Red Devils.

Dikutip dari situs Transfermarkt, Messi sudah 29 kali bertemu dengan tim-tim asal Negeri Ratu Elizabeth itu di pentas elite turnamen antarklub Eropa.

Dari 30 pertemuan tersebut Messi sukses memenangi sebagian besar pertandingan, 15 laga, 9 kali imbang, dan menelan 6 kekalahan.

Selama melawan tim-tim asal Inggris, Messi kerap menunjukkan magisnya untuk memberikan kemenangan bagi Blaugrana. Total Messi sudah menyarangkan 22 gol ke gawang lawan asal Inggris dan memberikan delapan assist.

Gawang Man United sendiri sudah dua kali dibobol Messi. Menariknya, dua gol itu dilesakkan peraih 5 Ballon d'Or tersebut saat kedua tim berjumpa di final Liga Champions.

Messi mencetak gol pertama ke gawang Man United di final Liga Champions 2008/2009 di Stadion Olimpico. Saat itu Barcelona menang 2-0. Gol kedua Messi ke gawang Setan Merah tercipta di final Liga Champions 2010/2011 di Stadion Wembley ketika Barcelona menang 3-1.

Satu-satunya gawang tim asal Inggris yang belum pernah dibobol Messi adalah Liverpool. Juara bertahan La Liga itu bertemu The Reds di babak 16 besar Liga Champions 2006/2007.

Dalam dua laga di babak 16 besar itu Barcelona menang 1-0 dan kalah 1-2. Dua gol Barcelona dicetak Eidur Gudjohnsen dan Deco. Meski bermain penuh dalam dua laga tersebut Messi tetap gagal mencetak gol.
Share:

Senin, 08 April 2019

Melawan Tottenham Di Liga Champions City Alergi Tim Inggris 2019

Melawan Tottenham Di Liga Champions City Alergi Tim Inggris 2019 - Manchester City akan bertandang ke markas Tottenham Hotspur dalam leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa (9/4). The Citizens punya rekor buruk saat berjumpa klub Inggris.

Melawan Tottenham Di Liga Champions City Alergi Tim Inggris 2019
Melawan Tottenham Di Liga Champions City Alergi Tim Inggris 2019


Manchester City di atas kertas lebih diunggulkan dibandingkan Tottenham. Dalam tiga duel terakhir di Liga Inggris, The Citizens selalu mampu mempermalukan Tottenham, baik dalam laga kandang maupun tandang.

Namun di balik rekor pertemuan terakhir, ada pula statistik yang tidak menguntungkan Manchester City dalam persiapan laga ini.

Manchester City ternyata selalu menemui nasib buruk bila berjumpa sesama tim Inggris di kompetisi Eropa. Sudah ada dua pertemuan melawan klub Inggris yang dijalani oleh Manchester City, dan keduanya berujung pada tersingkirnya The Citizens. Bahkan Manchester City tak sanggup meraih kemenangan dalam empat laga yang dimainkan.

Pada Piala Winners tahun 1971, Manchester City tersingkir di babak semifinal setelah kalah dari Chelsea. Dalam dua laga yang dilangsungkan, Manchester City kalah dengan skor 0-1 sehingga tersingkir dengan agregat 0-2.

Di musim lalu, Manchester City kembali merasakan pengalaman yang serupa. Manchester City yang sangat dominan di Liga Inggris menemui nasib sial di Liga Champions.

Manchester City tumbang dengan skor telak 0-3 dari Liverpool di Anfield. Gol cepat Mohamed Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Sadio Mane di 31 menit pertama menenggelamkan Manchester City.

Upaya 'The Citizens' menciptakan keajaiban di Stadion Etihad gagal terwujud. Meski sempat mencetak gol cepat lewat Gabriel Jesus di menit kedua, Manchester City justru kalah 1-2 di akhir pertandingan lewat gol balasan dari Mohamed Salah dan Roberto Firmino.

Duel lawan Tottenham ini sendiri akan jadi pertandingan yang menarik lantaran Manchester City bakal tiga kali bertemu 'The Lily Whites' dalam 11 hari. Selain dua duel di Liga Champions, Manchester City juga bertemu Tottenham di ajang Liga Inggris pada 20 April mendatang.
Share:

Berikut Beberapa Daftar Pemain Tottenham Hotspur Absen Melawan Man City 2019

Berikut Beberapa Daftar Pemain Tottenham Hotspur Absen Melawan Man City 2019 - Lima pemain dipastikan absen pada leg pertama perempat final Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Manchester City di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (10/4) dini hari WIB.

Berikut Beberapa Daftar Pemain Tottenham Hotspur Absen Melawan Man City 2019
Berikut Beberapa Daftar Pemain Tottenham Hotspur Absen Melawan Man City 2019


Dikutip dari situs resmi UEFA, Tottenham tidak akan diperkuat dua pemain karena cedera. Gelandang bertahan Eric Dier belum pulih dari cedera paha, sedangkan gelandang serang asal Argentina Erik Lamela masih berkutat dengan cedera hamstring.

Dua pemain Tottenham, Serge Aurier (hamstring) dan Fernando Llorente (kepala), juga diragukan tampil. Namun, kedua pemain terlihat menjalani latihan terakhir Tottenham jelang melawan Man City.

Di kubu Man City, manajer Pep Guardiola tidak memiliki masalah cedera yang cukup berarti. Man City hanya kehilangan kiper Claudio Bravo (achilles) dan Oleksandr Zinchenko (paha) karena cedera. Kedua pemain bukan pemain inti Man City.

Hal yang menjadi keresahan Guardiola mungkin kondisi penyerang Sergio Aguero. Meski menjalani latihan bersama skuat Man City jelang melawan Tottenham, namun Aguero belum sepenuhnya pulih dari cedera otot paha.

Sementara tiga pemain Man City lainnya yang diragukan bermain karena cedera adalah Fabian Delph, Benjamin Mendy (lutut), dan Kyle Walker (hamstring). Meski begitu ketiga pemain tetap menjalani latihan terakhir.

"Kyle Walker merasa lebih baik dan Mendy menjalani pemulihan dengan bagus. Saya pikir kedua pemain berpeluang untuk tampil," ujar Guardiola dalam konferensi pers jelang Tottenham vs Man City.

Tottenham memiliki dua pemain yang akan absen pada leg kedua perempat final jika mendapat kartu kuning pada laga dini hari nanti, yakni Toby Alderweireld dan Son Heung-min. Sedangkan di kubu Man City ada Aguero dan Nicolas Otamendi.
Share:

Jelang Liga Champions Kean Menggantikan Ronaldo Dengan Sempurna 2019

Jelang Liga Champions Kean Menggantikan Ronaldo Dengan Sempurna 2019 - Jelang leg pertama perempat final Liga Champions, Juventus melalui sejumlah laga tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo. Namun, Moise Kean sukses menggantikan peran CR7 sebagai mesin gol Bianconeri.

Jelang Liga Champions Kean Menggantikan Ronaldo Dengan Sempurna 2019
Jelang Liga Champions Kean Menggantikan Ronaldo Dengan Sempurna 2019


Ronaldo tampil gemilang saat mengantar Juventus mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 3-0 di leg kedua perempat final Liga Champions. Setelah membawa Juventus lolos ke perempat final, Ronaldo tak bermain dalam empat pertandingan.

Pada laga lawan Genoa yang berakhir kekalahan untuk Juventus, Bianconeri memilih untuk mengistirahatkan Ronaldo. Namun pada tiga lawan berikutnya, Ronaldo tak bisa bermain karena mengalami cedera hamstring usai membela timnas Portugal.

Dalam periode absen tersebut, Kean sukses menggantikan peran Ronaldo dengan baik.

Kean jadi penentu kemenangan dalam laga Juventus lawan Empoli. Kean mencetak gol di menit ke-72, tiga menit setelah masuk lapangan.

Berawal dari umpan jauh Giorgio Chiellini, Kean membaca dengan baik umpan sundulan Mandzukic. Kean dengan tenang melepaskan tendangan keras untuk menaklukkan kiper Empoli, Bartolomiej Dragowski.

Kean juga turut menyumbang gol dalam kemenangan 2-0 yang diraih Juventus atas Cagliari. Di tengah tekanan pendukung tuan rumah, Kean dengan dingin meneruskan umpan Federico Bernardeschi.

Bukti terakhir kehebatan Kean ada di laga lawan AC Milan. Baru masuk lapangan di menit ke-66, Kean mencetak gol kemenangan untuk Juventus 22 menit kemudian.

Setelah menerima umpan Pjanic, Kean melepaskan tendangan silang akurat yang tak bisa dibendung oleh Pepe Reina.

Sepanjang Ronaldo absen dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir, Kean terbukti jadi pemain tertajam di Juventus. Catatan tersebut bisa membuat Max Allegri kembali memainkan Kean dalam laga lawan Ajax Amsterdam.

Kean bisa saja dipercaya mendampingi Ronaldo yang disebut telah siap untuk turun bermain menghadapi Ajax Amsterdam.
Share:

Berikut Klub Besar Juventus, PSG dan Barcelona Membuat Laga Membosankan 2019

Berikut Klub Besar Juventus, PSG dan Barcelona Membuat Laga Membosankan 2019 - Musim 2018/2019 bisa dibilang sebagai musim paling membosankan di liga-liga Eropa. Ya, Juventus, Paris Saint-Germain dan Barcelona membuat persaingan di liga masing-masing negara menjadi membosankan.

Berikut Klub Besar Juventus, PSG dan Barcelona Membuat Laga Membosankan 2019
Berikut Klub Besar Juventus, PSG dan Barcelona Membuat Laga Membosankan 2019


Setelah pekan ke-31 Serie A Liga Italia berakhir Juventus sedang unggul 20 poin atas Napoli. Si Nyonya Tua bahkan bisa merebut Scudetto tanpa bermain akhir pekan ini. Namun, hasil imbang Napoli melawan Genoa 1-1 menunda pesta juara Juventus.

Juventus hanya butuh tambahan satu poin untuk memastikan gelar Scudetto delapan musim beruntun. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bisa merebutnya saat bertandang ke markas SPAL, Sabtu (13/4).

Di Liga Prancis atau Ligue 1, blunder striker PSG Eric Maxim Choupo Moting pada menit ke-28 saat melawan Strasbourg membuat Lille memiliki napas tambahan setidaknya satu pekan lagi. PSG bermain imbang 2-2 melawan Strasbourg pada laga yang diwarnai blunder Choupo Moting di atas garis gawang lawan.

Andai PSG menang lawan Strasbourg, maka tim asuhan Thomas Tuchel itu sudah memastikan gelar Ligue 1 musim ini dengan masih menyisakan delapan pertandingan. Kini PSG punya peluang kedua untuk menjadi juara musim ini saat melawan Lille pada Minggu (14/4).

Dari Liga Spanyol, keunggulan Barcelona mungkin tidak terlalu signifikan seperti Juventus di Italia atau PSG di Prancis. Namun, kemenangan atas Atletico Madrid di Camp Nou akhir pekan lalu membuat Barcelona kini unggul 11 poin atas Atletico. Barcelona tinggal butuh 11 poin untuk memastikan gelar juara.

Keunggulan Juventus, PSG, dan Barcelona di liga masing-masing membuat kompetisi klub di Eropa musim ini menjadi kurang menarik. Praktis tinggal Liga Primer Inggris dan Liga Jerman Bundesliga menjadi tontonan yang menarik.

Di Liga Inggris, Liverpool masih unggul dua poin atas Manchester City yang memiliki satu pertandingan lebih banyak. Sedangkan di Liga Jerman, Bayern Munchen hanya unggul satu poin atas Borussia Dortmund.

Jika dilihat keberhasilan Juventus, PSG, dan Barcelona mendominasi di liga domestik, ada faktor uang dan manajemen yang berperan. Khusus untuk Juventus, faktor manajemen lebih berperan. Manajemen Juventus terlihat bekerja dengan lebih baik dalam hal perekrutan pemain.

Jika dilihat dari uang yang dikeluarkan Juventus untuk kegiatan di bursa transfer musim ini, I Bianconeri hanya €41,5 juta lebih banyak dari AC Milan dalam hal pembelian pemain. Pembelian paling signifikan Juventus adalah ketika memboyong Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan nilai transfer €100 juta.

Juventus memang tim Serie A dengan keuangan paling stabil saat ini. Namun dengan €149,5 juta yang dikeluarkan AC Milan musim ini untuk membeli pemain, I Diavolo Rosso seharusnya bisa memberi tekanan kepada Juventus dalam perebutan Scudetto.

Namun, hingga pekan ke-31 Liga Italia berakhir Milan masih berada di posisi empat klasemen. Milan unggul head-to-head atas Atalanta, yang hanya mengeluarkan €11,3 juta untuk melakukan pembelian pemain musim ini.

Napoli yang menjadi pesaing terdekat Juventus mengeluarkan €55 juta musim ini. Sementara Inter Milan yang berada di peringkat ketiga klasemen Liga Italia, menghabiskan €84,5 juta untuk membeli pemain musim ini.

Menariknya Liga Italia sebenarnya bukan target utama Juventus musim ini. Keputusan Juventus yang ngotot merekrut Ronaldo adalah untuk mengakhiri paceklik gelar di Liga Champions yang sudah berlangsung sejak 1996.

Jika di Liga Italia Juventus memiliki manajemen klub yang lebih matang, maka sukses PSG di Ligue 1 lebih kepada faktor keuangan. Sebagai skuat bernilai €927,65 juta atau setara Rp14,7 triliun sudah sepantas PSG merebut gelar Ligue 1 dengan mengalahkan Lille yang hanya memiliki skuat bernilai €173,8 juta.

Uang berbicara dalam hal sukses PSG di Liga Prancis. Sulit bagi tim-tim lainnya di Ligue 1 mampu mengalahkan PSG yang diperkuat pemain kelas A seperti Neymar, Kylian Mbappe, Angel Di Maria, Marco Verratti, Thiago Silva, hingga Gianluigi Buffon.

Sementara di Liga Spanyol, Barcelona berhasil memanfaatkan kesalahan manajemen Real Madrid yang tidak mampu mengambil langkah yang tepat ketika Ronaldo dan Zinedine Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu. Perekrutan pemain Madrid sangat buruk.

Madrid justru babak belur musim ini setelah dua kali melakukan pergantian pelatih dari Julen Lopetegui ke Santiago Solari dan kini kembali dilatih Zidane.

Atletico Madrid juga terbilang gagal dalam bursa transfer. Kehadiran Thomas Lemar, Nikola Kalinic dan Rodri di awal musim gagal meningkatkan performa Atletico. Perekrutan Alvaro Morata di paruh musim juga tidak memberi Atletico dorongan signifikan untuk melawan Barcelona.

Sebaliknya Barcelona justru mengeluarkan dana hingga hampir €109 juta untuk mendatangkan Arthur Melo, Clement Lenglet, Malcom, Arturo Vidal, Jean-Clair Todibo hingga Kevin-Prince Boateng. Menariknya, hampir seluruh pemain baru Barcelona itu lebih sering duduk di bangku cadangan. Dengan demikian praktis kekuatan Barcelona tidak banyak berubah dari musim lalu.
Share:

Minggu, 07 April 2019

Klub Ternama DI Indonesia Persija Jakarta Merindukan Marko Simic 2019

Klub Ternama DI Indonesia Persija Jakarta Merindukan Marko Simic 2019 - Lini depan Persija Jakarta jadi sorotan setelah menelan kekalahan dalam laga tandang ke Filipina di penyisihan grup Piala AFC 2019. Sektor depan tumpul sehingga Tim Macan Kemayoran takluk 0-1 dari Ceres Negros di Stadion Panaad, Bacolod.

Klub Ternama DI Indonesia Persija Jakarta Merindukan Marko Simic 2019
Klub Ternama DI Indonesia Persija Jakarta Merindukan Marko Simic 2019


Di laga tersebut, pelatih Ivan Kolev menempatkan Bambang Pamungkas sebagai target man. Mantan penyerang Timnas Indonesia itu disokong sayap lincah, Riko Simanjuntak, dan Heri Susanto yang juga memiliki insting seorang penyerang.

Bepe, sapaan akrab Bambang, menggantikan posisi yang biasa ditempati Silvio Escobar. Mantan pemain Perseru Serui itu tidak dibawa Kolev dalam lawatan ke Filipina murni karena alasan taktik.

Kehadiran Bepe di lini depan tidak memberikan dampak besar, terutama soal urusan mencetak gol. Mengacu statistik di situs resmi AFC, pemain yang pernah berseragam Pelita Bandung Raya itu mendapatkan dua peluang mencetak gol, termasuk kegagalan menceploskan bola usai menerima umpan matang Ramdani Lestaluhu.

Secara keseluruhan, kinerja lini depan Persija saat meladeni Ceres Negros masuk kategori tidak istimewa. Kolev pun menyayangkan ketidakmampuan pasukannya membobol gawang Ceres Negros.

Performa Bepe sebagai tukang gedor gawang lawan memang disorot usai laga itu. Namun, apabila menarik garis mundur, kinerja lini depan juara Liga 1 2018 itu mengecewakan sejak kasus pelecehan seksual yang menimpa Marko Simic.

Pihak klub coba mencari solusi ketiadaan Simic dengan mendatangkan Escobar. Pengalaman pemain berdarah Paraguay memperkuat Madura United, Bali United, hingga Perseru dirasa pas untuk mengisi kekosongan sementara di lini depan.

Apesnya hingga kini penyerang berusia 32 tahun itu tidak kunjung berhasil membobol gawang lawan. Dari enam penampilannya bersama Persija, Escobar tidak sekalipun bisa mencatatkan namanya di papan skor.

Entah kebetulan atau tidak, tumpulnya lini depan Persija tertutupi dengan penampilan impresif rekrutan anyar, Bruno Matos, yang notabene pemain tengah. Gelandang serang asal Brasil itu mendadak jadi pencetak gol andalan Persija di semua ajang yang diikuti.

Dalam waktu relatif singkat, Matos berhasil mencetak 10 gol dan menempatkannya sebagai top skor sementara klub. Matos mencetak tiga gol di Piala Indonesia, dua gol di Piala AFC, dan lima gol di ajang pramusim Piala Presiden 2019.

Meski Persija telah tersingkir di Piala Presiden, Matos merupakan top skor sementara turnamen tersebut bersama penyerang impor Persebaya Surabaya, Manu Dzhalilov.

Persija beruntung punya gelandang produktif seperti Matos. Namun gol demi gol yang dicetak Matos itu memunculkan pertanyaan soal kontribusi pemain depan.

Persija total mencetak 17 gol dari 10 laga terakhir di semua ajang tetapi tidak ada satu pun yang bersumber dari penyerang. Target man Persija terakhir kali mencetak gol saat Marko Simic memborong lima gol dalam kemenangan 8-2 atas 757 Kepri Jaya di leg pertama 32 besar Piala Indonesia, 23 Januari 2019.

Setelah Simic absen, taring lini depan Macan Kemayoran mendadak tumpul. Escobar maupun Bepe tidak bisa menggantikan peran mantan pemain Melaka United tersebut.

Penyerang asal Kroasia itu memang sosok yang berpengaruh di lini depan. Meski keran golnya sempat macet, Simic mengakhiri musim lalu dengan mencetak 18 gol sekaligus menempatkannya sebagai top skor klub di Liga 1 2018.

Sejatinya kehadiran Simic menjadi suatu hal yang sangat dirindukan tim maupun The Jakmania. Sayangnya, Persija tak tahu pasti kapan Simic akan kembali karena kasus hukum sang pemain masih terus berjalan di Australia.

Tim Macan Kemayoran tentu ingin Simic bisa kembali secepatnya. Ketajaman pemain berusia 31 tahun diharapkan bisa mengubah peruntungan tim di Piala AFC dan mereduksi beban Matos agar tidak terus menjadi tumpuan untuk mencetak gol.
Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support