• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 21 Maret 2019

Perjalanan Timnas Indonesia Umur 23 Di Kualifikasi Piala Asia 2019

Perjalanan Timnas Indonesia Umur 23 Di Kualifikasi Piala Asia 2019 - Timnas Indonesia U-23 sudah tiga kali berpartisipasi di babak kualifikasi Piala Asia U-23. Dari tiga partisipasi sebelumnya Tim Garuda Muda selalu gagal lolos ke putaran final.

Perjalanan Timnas Indonesia Umur 23 Di Kualifikasi Piala Asia 2019
Perjalanan Timnas Indonesia Umur 23 Di Kualifikasi Piala Asia 2019


Di kualifikasi Piala Asia U-22 2014, Timnas Indonesia berada di Grup E bersama dengan Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste dan Makau. Tampil di Stadion Utama Riau, Hendra Adi Bayauw dkk hanya mampu finis di urutan ketiga klasemen dengan koleksi sembilan poin dari hasil tiga kali menang dan dua kali kalah.

Pada laga perdana menghadapi Australia, tim besutan Aji Santoso kala itu kalah 0-1, kemudian menang 2-0 atas Timor Leste. Garuda Muda memetik kemenangan kedua atas Makau 2-1 sebelum dibantai Jepang 1-5 dan menutup laga di Grup E dengan kemenangan 2-0 atas Singapura.

Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-22 harus merelakan tiket ke Piala Asia U-22 kepada Jepang dan Australia yang keluar sebagai juara dan runner up dari Grup E di zona Asia Timur. Tim Garuda Muda juga kalah bersaing dalam perebutan tempat ketiga untuk lolos ke putaran final dari Oman dan Yaman.

Tiga tahun berselang, AFC mengubah regulasi peserta Piala Asia U-23 2016 yang ditujukan untuk pemain di bawah 23 tahun. Pada edisi kedua ini, Timnas Indonesia U-23 menjadi tuan rumah Grup H yang dihuni Korea Selatan, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.

Aji Santoso yang masih dipercaya memegang kendali Timnas Indonesia U-23 masih belum mampu meloloskan Garuda Muda ke Piala Asia U-23. Evan Dimas dkk mengawali pertandingan dengan kemenangan besar 5-0 atas Timor Leste disusul kemenangan 2-0 atas Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

Namun, di laga terakhir Timnas Indonesia U-23 kalah 0-4 dari Korea Selatan. Saat itu, hanya juara grup dan lima runner-up terbaik yang lolos ke putaran final. Indonesia yang meraih enam poin kalah dari Thailand, Iran, Vietnam, Yaman, serta Uzbekistan dalam perebutan peringkat kedua terbaik.


Sementara tahun 2017 lalu, Timnas Indonesia U-23 yang bersaing dengan Malaysia, Thailand dan Mongolia di Grup H juga belum mampu untuk lolos. Kehadiran pelatih asal Spanyol, Luis Milla belum bisa mengangkat performa pemain.

Osvaldo Haay dkk membuka laga dengan kekalahan telak 0-3 dari Malaysia. Kemudian Tim Garuda Muda menang mutlak 7-0 atas Mongolia dan meraih hasil imbang 0-0 saat jumpa tuan rumah Thailand di laga terakhir.

Hasil itu membuat pasukan Luis Milla gagal lolos dengan hanya meraih empat poin. Mewakili Grup H, Thailand lolos ke putaran final Piala Asia U-23 ditemani Malaysia yang untuk pertama kalinya memastikan diri tampil di putaran final.

Pada Piala Asia U-23 di China 2018, Uzbekistan tampil sebagai juara usai mengalahkan Vietnam yang secara luar biasa mampu lolos ke final dengan skor 2-1. Dari 11 negara di Asia Tenggara, sudah tiga negara mencatatkan namanya sebagai peserta di Piala Asia U-23, yakni Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Share:

Pemain Timnas Ezra Bermasalah Dan Timnas Baru Mendaftarkan 22 Pemain 2019

Pemain Timnas Ezra Bermasalah Dan Timnas Baru Mendaftarkan 22 Pemain 2019 - Timnas Indonesia U-23 baru mendaftarkan 22 pemain saat berlangsungnya rapat koordinasi pra-pertandingan jelang tampil di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada Kamis (21/3). Hal ini dikarenakan status Ezra Walian masih ditinjau oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Pemain Timnas Ezra Bermasalah Dan Timnas Baru Mendaftarkan 22 Pemain 2019
Pemain Timnas Ezra Bermasalah Dan Timnas Baru Mendaftarkan 22 Pemain 2019


Media Officer Timnas Indonesia U-23, Bandung Saputra mengungkapkan pendaftaran Ezra belum diterima oleh pihak AFC. Status Ezra bermasalah karena pemain naturalisasi itu pernah membela timnas Belanda U-17 di kualifikasi Piala Eropa tahun 2013.

"Oleh karena itu, sekarang posisi menunggu informasi dari FIFA apakah membolehkan Ezra main atau tidak," ujar Bandung kepada BeritaTV.net.

"AFC baru kasih tahu hal ini dua hari lalu ke kami. Untuk itu, AFC memberikan tenggat waktu penyerahan nama 23 pemain Indonesia, enam jam sebelum kick-off," ia melanjutkan.

Asisten Kepala Delegasi Timnas Indonesia U-23, Sumardji, mengaku kaget status Ezra bermasalah karena sebelumnya pemain 21 tahun itu sudah pernah membela timnas di SEA Games 2017.

"Kami baru tahu ini. Kami juga kaget karena di SEA Games bisa main. Ketika itu dia masuk. Makanya, ini apa pertimbangannya?" ia menuturkan.

Ezra merupakan satu dari tiga striker yang dibawa Indra Sjafri untuk tampil di kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Dua nama lainnya adalah Dimas Drajad dan Marinus Wanewar.

Ezra sudah bermain dalam laga uji coba saat Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Bali United 3-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 17 Maret lalu. Pemain RCK Waalwijk itu berhasil mencetak satu gol di laga tersebut.

Striker berusia 21 tahun ini sebenarnya juga sudah pernah memperkuat Timnas Indonesia U-22 dalam sebuah turnamen di ajang SEA Games 2017.
Share:

Rabu, 20 Maret 2019

Lorenzo Merasa Dianggap Begitu Sombong Karena Dia Tidak Takut Valentino Rossi 2019

Lorenzo Merasa Dianggap Begitu Sombong Karena Dia Tidak Takut Valentino Rossi 2019 - Jorge Lorenzo merasa orang-orang menganggapnya sombong karena pernah berkomentar tidak takut bersaing dengan Valentino Rossi.

Lorenzo Merasa Dianggap Begitu Sombong Karena Dia Tidak Takut Valentino Rossi 2019
Lorenzo Merasa Dianggap Begitu Sombong Karena Dia Tidak Takut Valentino Rossi 2019


Lorenzo kemudian mengingat momen ketika ia menjalani debut di MotoGP pada 2008. Saat itu ia mencoba menjawab pertanyaan jurnalis ihwal persaingannya dengan Rossi sebagai pebalap pendatang baru di MotoGP 2008.

Dalam wawancara ekslusif dengan Dazn seperti dikutip dari Sportal, pebalap asal Spanyol itu mengakui terlalu polos ketika itu.

"Mungkin karena kecerobohan atau kebodohan ketika saya kali pertama berada di MotoGP, saya merasa tidak takut kepada pebalap manapun," ujar Lorenzo.

"Kemudian saya secara terbuka mengatakan bahwa saya tidak akan mendewakan Valentino Rossi. Tak ada yang tidak terkalahkan. Mungkin karena itu pula orang-orang menganggap saya arogan, tapi saya memang tidak takut akan apapun atau siapapun."

Lorenzo tercatat sudah meraih gelar juara MotoGP sebanyak tiga kali. Titel pertamanya didapat dua tahun setelah karier pertamanya di ajang balap motor kelas utama tersebut.

Berikutnya, ia sukses menjadi juara MotoGP pada tahun 2012 dan 2015. Lorenzo pun mengungkapkan momen tak terlupakan di antara tahun suksesnya tersebut.

"[Juara pada 2015] ditentukan pada tikungan terakhir di seri pemungkas, tapi saya sudah pernah merasakan gelar juara sebelumnya. [Gelar juara MotoGP 2015] sangat menarik dan sulit untuk diraih, tapi tidak semenarik sukses pertama pada 2010," kenang Lorenzo.

Lorenzo juga mengungkapkan pernah bercita-cita menjadi pesepakbola atau menggeluti dunia peran saat masih kecil.

"Sepeda motor adalah gairah saya. Saat masih kecil, saya selalu mengimpikan menjadi penyerang [pesepakbola] atau aktor. Namun, saya sadar bahwa tujuan utama dalam pikiran saya menjadi juara dunia [MotoGP]," ujar Lorenzo.

Pebalap yang kini rekan setim Marc Marquez di tim Repsol Honda pun tak memungkiri bukan perkara mudah untuk bisa mengulangi sukses meraih juara dunia.

"Anda percaya dengan potensi dan yakin dengan diri Anda, tapi ketika Anda belum menjadi juara, ada keraguan: 'Bisakan saya melakukannya?' Ketika Anda berhasil, baru mengetahui bahwa Anda bisa. Permasalahannya sebenarnya hanya tinggal mengulangi saja. Memang terlihat mudah, tapi kenyataannya sangat rumit," kata Lorenzo.
Share:

Pemain MMA McGregor Mengatakan Ronaldo Sudah Tua Tetapi Sanggup Mencetak Hattrick

Pemain MMA McGregor Mengatakan Ronaldo Sudah Tua Tetapi Sanggup Mencetak Hattrick - Bintang UFC, Conor McGregor memberikan pujian pada Cristiano Ronaldo yang sanggup mencetak hattrick ke Atletico Madrid di usia 34 tahun.

Pemain MMA McGregor Mengatakan Ronaldo Sudah Tua Tetapi Sanggup Mencetak Hattrick
Pemain MMA McGregor Mengatakan Ronaldo Sudah Tua Tetapi Sanggup Mencetak Hattrick


Ronaldo membantu Juventus menciptakan keajaiban di babak 16 besar Liga Champions. Hattrick Ronaldo mengantar Juventus menang 3-0 sekaligus menutup kekalahan 0-2 yang diderita Juventus pada leg pertama.

Keberhasilan Ronaldo mencetak hattrick itu meninggalkan kekaguman pada banyak orang, termasuk McGregor.

"Lihat apa yang ia lakukan di Liga Champions pada usia 34 tahun. Ia mencetak hattrick saat dirinya jadi sorotan dan melakukan itu saat menghadapi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di dunia," kata McGregor dalam wawancara dengan FIFA, dikutip dari Juvenews.

McGregor menyebut banyak hal yang bisa dicontoh dari Ronaldo yang tetap bisa tampil konsisten selama bertahun-tahun.

"Cristiano Ronaldo adalah sosok fenomenal sebagai seorang olahragawan. Dia adalah orang yang hebat. Kedisiplinan, sikap yang perfeksionis dan dedikasi terhadap mimpi yang dimiliki Ronaldo adalah inspirasi," ujar McGregor.

McGregor sendiri sedikit lagi terbebas dari sanksi enam bulan larangan bertanding yang membelitnya usai terlibat dalam keributan usai laga lawan Khabib Nurmagomedov.

McGregor sendiri belum memutuskan langkah berikutnya usai dirinya terbebas dari sanksi larangan bertanding. Namun McGregor masih menyimpan hasrat untuk bisa rematch lawan Khabib.
Share:

Senin, 18 Maret 2019

Kekalahan Ganda AC Milan Dan Kemenangan Penting Bagi Inter Milan 2019

Kekalahan Ganda AC Milan Dan Kemenangan Penting Bagi Inter Milan 2019 - Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso menyebut I Rossoneri mengalami kekalahan ganda saat tumbang 2-3 dari Inter Milan dalam derby Milan Liga Italia di San Siro, Senin (17/3) dini hari WIB.

Kekalahan Ganda AC Milan Dan Kemenangan Penting Bagi Inter Milan 2019
Kekalahan Ganda AC Milan Dan Kemenangan Penting Bagi Inter Milan 2019


AC Milan yang tengah dalam tren positif di Liga Italia justru harus menyudahi laga dengan kekalahan dari Inter Milan yang justru tengah mengalami masalah. Bukan hanya kehilangan posisi ketiga, pertikaian Franck Kessie dan Lucas Biglia juga jadi hal yang membuat Gattuso kecewa.

"Kekalahan yang paling menyakitkan saya adalah [Franck] Kessie dan melihat apa yang terjadi di bangku cadangan. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa saya terima dengan cara saya melihat sepakbola, cara saya melihat tim dan etika grup," ucap Gattuso dikutip dari Football Italia.

Gattuso harus menyelesaikan cekcok yang terjadi antara Kessie dan Biglia yang di bangku cadangan. Kessie ditarik keluar lapangan dan digantikan Andrea Conti di babak kedua yang kemudian berujung pada pertikaian dengan Biglia.

"Harus ada rasa hormat untuk semua orang di ruang ganti dan itu tidak bisa diterima. Sebagai pelatih, saya harus menjaga disiplin di ruang ganti dan para pemain tahu betapa saya peduli terhadap hal itu," ungkap Gattuso.

"Anda dapat mengkritik taktik saya, tetapi saya membangun karier saya berdasarkan rasa hormat, etika grup, mewakili jersey, menghormati rekan setim yang belum bermain selama berbulan-bulan. Ini sangat berarti bagi saya dan itulah sebabnya ini adalah kekalahan ganda," imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Inter Milan Luciano Spalletti mengatakan kemenangan atas Milan merupakan kemenangan penting.

"Kemenangan derby ini muncul sebagai hasil [balasan] dari kekalahan pada pertandingan melawan Eintracht Frankfurt [Babak 16 besar Liga Eropa]. Jika tidak bisa mengklarifikasi apa yang terjadi ketika itu, ada risiko Anda bakal ditinggalkan [penggemar]."

"Pertandingan hari ini benar-benar berbeda dari yang sebelumnya," ucap Spalletti.

Inter Milan kini berada di posisi ketiga dengan nilai 53 poin, unggul dua angka atas AC Milan yang kini turun ke posisi keempat.
Share:

Berikut Ada Lima Pemain Yang Mendapatkan Standing Ovation Sperti Messi 2019

Berikut Ada Lima Pemain Yang Mendapatkan Standing Ovation Sperti Messi 2019 - Lionel Messi tampil gemilang saat Barcelona mengalahkan Real Betis 4-1 di Stadion Benito Villamarin dalam laga lanjutan Liga Spanyol, Minggu (17/3) waktu setempat.

Berikut Ada Lima Pemain Yang Mendapatkan Standing Ovation Sperti Messi 2019
Berikut Ada Lima Pemain Yang Mendapatkan Standing Ovation Sperti Messi 2019


La Pulga sukses mencetak hattrick ke gawang Real Betis. Satu gol lagi diciptakan bomber asal Uruguay, Luis Suarez.

Messi mencetak gol pertama lewat tendangan bebas sedikit di depan kotak penalti pada menit ke-18. Di pengujung babak pertama, Messi kembali membobol gawang Real Betis yang dikawal Pau Lopez memanfaatkan umpan Gerard Pique.

Lima menit jelang laga usai, Messi mengukir hattrick lewat tendangan cungkil yang mengelabui Pau Lopez. Ia pun mendapatkan standing ovation dari pendukung tuan rumah usai mencetak gol ketiga di laga tersebut.

Penghormatan yang diberikan suporter Real Betis pada Messi bukan yang pertama terjadi di sepak bola. Berikut lima pemain yang juga dapat standing ovation dari suporter lawan:

1. Ronaldo Nazario

Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Manchester United di leg kedua perempat final Liga Champions pada 23 April 2003.

Tiga gol itu membuat Los Merengues kalah dengan skor tipis 3-4 dari tuan rumah. Namun, Real Madrid tetap lolos karena di leg pertama menang 3-1.

Saat Ronaldo digantikan Santiago Solari, suporter Manchester United memberikan standing ovation. Penghormatan itu diberikan karena striker asal Brasil itu tampil luar biasa sepanjang pertandingan.

2. Ronaldinho

Bintang asal Brasil lainnya, Ronaldinho, juga pernah mendapatkan standing ovation dari suporter lawan.

Momen itu terjadi pada 19 November 2005 saat Barcelona tandang ke markas Real Madrid. Di laga tersebut, Ronaldinho bermain luar biasa dan sulit diadang pemain Los Blancos.

Ronaldinho mencetak dua gol lewat aksi individu brilian dan membawa Blaugrana menang 3-0 di Santiago Bernabeu. Fan tuan rumah pun bertepuk tangan sambil berdiri karena kagum melihat performa Ronaldinho.

3. Andres Iniesta

Pemain yang saat ini memperkuat Vissel Kobe pernah mendapatkan standing ovation dari fan Sevilla dan Barcelona di final Copa del Rey tahun 2018.

Di laga tersebut, Iniesta mencetak satu dari lima gol kemenangan Blaugrana atas Sevilla. Ia pun mendapatkan penghormatan dari fan Sevilla dan Barcelona di Stadion Wanda Metropolitano saat digantikan pada menit ke-88.

Penghormatan yang diberikan suporter kedua tim semakin manis karena Iniesta berhasil mengangkat trofi Copa del Rey di akhir pertandingan.

4. Cristiano Ronaldo

CR7 mendapatkan apresiasi besar saat Real Madrid mengalahkan Juventus 3-0 di Stadion Allianz pada leg pertama perempat final Liga Champions 2017/2018.

Standing ovation pun diberikan pada Ronaldo saat ia membobol gawang Gianluigi Buffon lewat tendangan salto.

Gol itu berawal dari umpan silang Dani Carvajal yang sebenarnya agak terlalu tinggi. Namun, Ronaldo dengan respons cepat melakukan tendangan akrobat yang membuat Buffon tidak berkutik.

5. Steven Gerrard

Gerrard menjadi pemain terakhir yang mendapatkan standing ovation dari suporter lawan. Penghormatan itu terasa spesial karena datang dari fan Chelsea.

Peristiwa itu terjadi saat Liverpool bermain imbang dengan Chelsea 1-1 di Liga Inggris tahun 2015. Di laga itu, Gerrard menciptakan gol penyama kedudukan ke gawang Chelsea.

Sebelas menit jelang laga usai, Gerrard ditarik keluar pelatih Liverpool Brendan Rodgers. Mantan kapten timnas Inggris keluar lapangan diiringi dengan tepukan tangan dari suporter Chelsea dan juga manajer tim London Barat, Jose Mourinho.
Share:

Minggu, 17 Maret 2019

Berikut Jadlwal Pertandingan Dua Wakil Indonesia Di Final Swiss Terbuka 2019

Berikut Jadlwal Pertandingan Dua Wakil Indonesia Di Final Swiss Terbuka 2019 - Dua wakil Indonesia akan berlaga di final turnamen bulutangkis Swiss Terbuka 2019, Minggu (17/3). Keduanya adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Berikut Jadlwal Pertandingan Dua Wakil Indonesia Di Final Swiss Terbuka 2019
Berikut Jadlwal Pertandingan Dua Wakil Indonesia Di Final Swiss Terbuka 2019


Rinov/Pitha melangkah ke partai puncak ganda campuran usai mengalahkan wakil Taiwan, Ching Yao Lu/Chia Hsin Lee dengan 21-13, 19-21, dan 21-9. Unggulan kedelapan Swiss Terbuka 2019 ini akan menghadapi wakil Denmark, Mathias Bay-Smidt/Rikke Soby di final.

Rinov/Pitha dan Bay-Smidt/Soby belum pernah bertemu sebelumnya. Pertandingan antara dua pasangan ganda campuran ini akan mulai berlangsung pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, Fajar/Rian melangkah mulus ke final setelah menang dua gim langsung atas ganda Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, 21-16 dan 21-19.

Fajar/Rian tak menemui kesulitan berarti saat mengalahkan ganda asal Inggris di semifinal. Mereka menutup dengan mudah gim pertama dengan skor 21-16. Ellis/Langridge juga tak mampu memberikan perlawanan berarti dan kembali dikalahkan dengan mudah lewat skor akhir 21-19.

Fajar/Rian akan menghadapi ganda Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin. Keduanya melangkah ke final berkat kemenangan atas wakil Korea Selatan Gu Jung/Lee Yong Dae di semifinal.

Fajar/Rian akan meladeni Yang/Chi-Lin yang menjadi pertemuan pertama bagi keduanya pada pukul 22.00 WIB.
Share:

Berikut Fakta Usai Manchested United Gagal Ke Semifinal Piala FA 2019

Berikut Fakta Usai Manchested United Gagal Ke Semifinal Piala FA 2019 - Manchester United harus menerima kenyataan gagal lolos ke semifinal Piala FA. The Red Devils tersingkir di perempat final usai takluk 1-2 dari Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux, Sabtu (16/3) waktu setempat.

Berikut Fakta Usai Manchested United Gagal Ke Semifinal Piala FA 2019
Berikut Fakta Usai Manchested United Gagal Ke Semifinal Piala FA 2019


Dua gol Wolves yang membuat Manchester United tersungkur dicetak Raul Jimenez pada menit ke-70 dan Diogo Jota setelah menerima umpan Ruben Neves, enam menit berselang. Sementara Manchester United hanya bisa memperkecil skor lewat gol Marcus Rashford pada masa injury time babak kedua.

Di laga ini, Manchester United mendominasi penguasaan bola dengan 61 persen berbanding 39 persen milik tuan rumah. Namun, dominasi dalam hal penguasaan bola tidak banyak menolong Manchester United di  laga ini.

Wolves tercatat melakukan 17 kali upaya mencetak gol dan tujuh peluang mengarah ke gawang Sergio Romero. Sedangkan Manchester United hanya melakukan dua tembakan ke gawang dari 11 usaha untuk menciptakan gol.

Hasil negatif di kandang Wolves ini juga membuat Solskjaer menelan kekalahan ketiga sejak menangani Manchester United. Dua kekalahan sebelumnya dialami Solskjaer dari Paris Saint-Germain di Liga Champions dan Arsenal di Liga Inggris.

Berikut delapan fakta menarik yang dirangkum Opta setelah Manchester United disingkirkan Wolves:

1. Wolves berhasil lolos ke semifinal untuk kali ke-15 dan yang pertama sejak 1997/1998.

2. Manchester United menelan dua kekalahan beruntun untuk pertama kali sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. The Red Devils terakhir kali menelan dua kekalahan beruntun pada Desember 2018 pada era Jose Mourinho.

3. Wolves berhasil memenangi tiga laga beruntun di Piala FA untuk pertama kali sejak Februari 2003.

4. Manchester United kalah dari Wolves di Piala FA untuk kali pertama sejak Januari 1973. Kekalahan ini juga menjadi yang pertama bagi Setan Merah dalam empat pertemuan dengan Wolves di perempat final.

5. Solskjaer kini telah menelan dua kekalahan sebagai manajer dari Wolves. Kekalahan pertama terjadi saat manajer asal Norwegia itu menukangi Cardiff City di pentas Championship dengan skor 0-1 pada Agustus 2014.

6. Satu gol ke gawang Manchester United membuat Raul Jimenez telah mencetak 15 gol di semua kompetisi musim ini.

7. Enam gol terakhir Wolves di semua ajang diciptakan Raul Jimenez (4 gol) dan Diogo Jota (2 gol).

8. Delapan dari 12 gol Marcus Rashford di semua ajang musim ini tercipta saat Manchester United ditukangi Solskjaer.
Share:

Sabtu, 16 Maret 2019

Meraih Pole GP Australia Hamilton Samai Rekor Schumacher 2019

Meraih Pole GP Australia Hamilton Samai Rekor Schumacher 2019 - Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton berhak atas pole position F1 GP Australia setelah memenangkan pertarungan sengit melawan rekan setimnya, Valtteri Bottas, Sabtu (16/3).

Meraih Pole GP Australia Hamilton Samai Rekor Schumacher 2019
Meraih Pole GP Australia Hamilton Samai Rekor Schumacher 2019


Bottas menorehkan waktu 1 menit 20,598 detik dan sempat menjadi pebalap dengan catatan waktu tercepat. Namun kemudian Lewis Hamilton berhasil mengalahkan catatan waktu itu dengan torehan 1 menit 20,486 detik.

Catatan waktu Hamilton tak lagi sanggup digusur oleh pebalap lain sehingga Hamilton berhak atas pole position GP Australia.

Dengan keberhasilan Hamilton meraih pole position, maka Hamilton sudah delapan kali meraih pole position GP Australia. Ia menyamai rekor Michael Schumacher dan Ayrton Senna sebagai pebalap dengan jumlah pole terbanyak dalam sebuah seri F1.

Posisi ketiga GP Australia akan ditempati oleh Sebastian Vettel yang menyelesaikan kualifikasi dengan catatan waktu lebih lambat 0,704 detik dari Hamilton. Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen ada di posisi keempat disusul Charles Leclerc dari Ferrari di posisi kelima.

Duo Haas F1 Team, Romain Grosjean dan Kevin Magnussen bakal start dari posisi keenam dan ketujuh,. Pebalap McLaren, Lando Norris start di posisi kedelapan, disusul Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) dan Sergio Perez (Racing Point) di posisi kesembilan dan kesepuluh.

F1 GP Australia merupakan seri pertama F1 2019. Pada dua musim terakhir, pebalap Ferrari, Sebastian Vettel jadi yang terbaik di seri ini.
Share:

Menghadapi Manchester United Malah Memikirkan Ronaldo 2019

Menghadapi Manchester United Malah Memikirkan Ronaldo 2019 - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menilai peluang timnya jadi juara Liga Champions tidak terlalu terbuka lebar lantaran banyak tim hebat dan masih ada Cristiano Ronaldo di perempat final.

Menghadapi Manchester United Malah Memikirkan Ronaldo 2019
Menghadapi Manchester United Malah Memikirkan Ronaldo 2019


Manchester United tak akan berjumpa Ronaldo dan Juventus di babak perempat final dan baru bisa bersua jika kedua tim tersebut terus melaju hingga babak final.

Namun Solskjaer tetap menaruh perhatian pada Ronaldo. Solskjaer menganggap Ronaldo jadi salah satu faktor yang membuat Solskjaer berpikir realitsis.

"Tentu saja masih ada tim-tim dengan kualitas hebat. Tentu saja dengan masih adanya Cristiano Ronaldo, saya tidak berpikir peluang juara terbuka begitu lebar."

"Saya rasa semua tetap berpeluang. Porto bisa memenangkan Liga Champions di 2004 sedangkan Monaco lolos ke final. Ajax, kalian tak akan pernah tahu. Dalam sebuah hari yang baik, setiap tim bisa saling mengalahkan," ujar Solskjaer seperti dikutip dari Manchester Evening News.

Solskjaer kemudian dikaitkan dengan sosok Roberto Di Matteo. Di Matteo sempat jadi caretaker Chelsea dan akhirnya membawa tim tersebut juara Liga Champions 2012. Namun tak lama kemudian, Di Matteo harus dipecat Chelsea.

"Saya tentu saja ingin mengikuti salah satu jejaknya, bukan memiliki keduanya [juara kemudian dipecat]. nNamun sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan hal itu," tutur Solskjaer.

Di tangan Solskjaer, Manchester United berhasil bangkit dan meningkatkan kualitas permainan. Selain bertahan di Liga Champions, Manchester United juga masih memiliki peluang di Piala FA.

Manchester United akan menghadapi Wolverhampton pada Sabtu (16/3) di babak perempat final Piala FA.

Sedangkan di Liga Inggris, Solskjaer berharap bisa mengakhiri musim dengan duduk di posisi empat besar sehingga menggenggam tiket ke Liga Champions musim depan.
Share:

Jumat, 15 Maret 2019

Undia Liga Champions Dan Mourinho Menginginkan Manchester United Melawan Manchester City

Undia Liga Champions Dan Mourinho Menginginkan Manchester United Melawan Manchester City - Jose Mourinho berharap mantan klubnya Manchester United bertemu rival sekota Manchester City di perempat final Liga Champions.

Undia Liga Champions Dan Mourinho Menginginkan Manchester United Melawan Manchester City
Undia Liga Champions Dan Mourinho Menginginkan Manchester United Melawan Manchester City


Undian perempat final turnamen level elite antarklub Eropa itu akan digelar di markas UEFA, Nyon, Swiss, Jumat (15/3) pukul 12.00 waktu setempat atau pukul 18.00 WIB.

Setiap peserta di babak perempat final berpeluang saling bertemu, termasuk klub dari negara yang sama. Liga Primer Inggris yang menempatkan empat wakil di babak ini dianggap layak untuk saling bertemu.

Lebih jauh lagi, mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu juga berharap dua wakil Inggris berada di semifinal. Karena itu, Mourinho ingin empat tim Liga Primer Inggris saling bertemu di babak delapan besar ini.

Salah satunya duel Setan merah menghadapi The Citizens dalam Derby Manchester. Sedangkan Liverpool vs Tottenham Hotspur.

"Saya ingin klub-klub Inggris saling berhadapan, tanpa ada prioritas. Tetapi saya ingin ada dua pertandingan antara klub-klub Inggris, yang berarti dua tim Inggris di semifinal," ujar Mourinho kepada RT dikutip dari Mirror.

"Saya pikir hasil imbang bisa memberikan sesuatu jika menghasilkan Man City vs Man United, atau Tottenham vs Liverpool, misalnya. Saya pikir itu akan menjadi pertandingan yang benar-benar fantastis," Mourinho menambahkan.

Pertandingan-pertandingan lain yang diinginkan pelatih asal Portugal itu adalah dua tim kejutan Ajax Amsterdam vs FC Porto. Di antara empat pertandingan di perempat final Liga Champions, Mourinho tidak ingin Cristiano Ronaldo melawan Lionel Messi di babak tersebut.

"Saya tidak ingin Juventus melawan Barcelona, karena saya pikir itu akan menjadi sesuatu yang benar-benar spesial. Barcelona melawan Juventus kemungkinan akan bertemu di semifinal atau final," tutur Mourinho.

Babak perempat final akan dilaksanakan seperti babak 16 besar yang menggunakan dua leg. Leg pertama babak perempat final digelar pada 9 dan 10 April waktu setempat atau 10 dan 11 April waktu Indonesia.

Sedangkan leg kedua diselenggarakan di pekan berikutnya, yaitu pada 16 dan 17 April waktu setempat atau 17 dan 18 April waktu Indonesia.
Share:

Setan United Sering Tersingkir Di Perempat Final Piala Liga Champions 2019

Setan United Sering Tersingkir Di Perempat Final Piala Liga Champions 2019 - Manchester United menjadi klub yang paling banyak gagal di perempat final Liga Champions di antara delapan kontestan lainnya musim ini.



Dilansir UEFA, Manchester United tercatat enam kali gagal melaju ke semifinal Liga Champions. Kegagalan pertama terjadi pada musim 1997/98.

Kala itu, Man United disingkirkan AS Monaco. Klub asal Prancis itu unggul gol tandang usai menahan imbang MU 1-1 di Old Trafford setelah sebelumnya tanpa gol.

Setelah sukses meraih gelar juara di musim 1998/99, MU kembali gugur di perempat final selama dua musim berturut-turut. Langkah Setan Merah sedikit meningkat dengan terhenti di semifinal Liga Champions 2001/02.

Penampilan MU kembali menurun pada Liga Champions 2002/03. Alhasil, David Beckham dan kawan-kawan pun harus puas mengantar MU hanya sampai di babak perempat final.

Di era Wayne Rooney, MU juga pernah tersingkir di babak perempat final Liga Champions pada 2009/10.

Kali terakhir MU gagal di perempat final Liga Champions pada 2013/14. Skuat asuhan David Moyes gagal lolos ke semifinal usai kalah agregat 2-4 dari Bayern Munchen.

MU termasuk satu dari tujuh klub yang lolos ke babak perempat final Liga Champions musim ini. Tujuh klub lain yakni Ajax Amsterdam (Belanda), Barcelona (Spanyol), Liverpool (Inggris), Juventus (Italia), Manchester City (Inggris), Tottenham Hotspur (Inggris), dan FC Porto (Portugal).

Berikut ini daftar kegagalan di perempat final Liga Champions:

1. Manchester United: 6 kali
2. Juventus: 5 kali
3. FC Porto: 5 kali
4. Barcelona: 4 kali
5. Liverpool: 4 kali
6. Ajax: 4 kali
7. Tottenham Hotspur: 1 kali
8. Manchester City: 0
Share:

Kamis, 14 Maret 2019

Messi Mengatakan Ronaldo Melewati Momen Ajaib Cetak Hattrick 2019

Messi Mengatakan Ronaldo Melewati Momen Ajaib Cetak Hattrick 2019 - Lionel Messi memberi pujian kepada Cristiano Ronaldo dan Juventus yang berhasil membalikkan keadaan ketika menghadapi Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/2019.

Messi Mengatakan Ronaldo Melewati Momen Ajaib Cetak Hattrick 2019
Messi Mengatakan Ronaldo Melewati Momen Ajaib Cetak Hattrick 2019


Messi dan Ronaldo berhasil membawa klub masing-masing ke babak perempat final Liga Champions. Sebelum Messi dan Barcelona melewati Lyon, Ronaldo lebih dulu memastikan laju Juventus dengan mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0 Bianconeri atas Atletico. Juventus maju ke perempat final dengan agregat 3-2 atas Los Colchoneros.

Keberhasilan Ronaldo yang mencetak tiga gol ke gawang Jan Oblak lewat dua sundulan dan satu eksekusi penalti memantik pujian Messi.

"Apa yang Cristiano Ronaldo dan Juventus lakukan sungguh impresif. Saya pikir Atletico Madrid bisa memberi perlawanan lebih alot. Ronaldo melewati malam yang penuh keajaiban dengan tiga gol," ucap Messi dikutip dari Marca.

Messi enggan memikirkan mengenai kemungkinan berhadapan dengan Juventus dan Ronaldo pada babak perempat final karena menurutnya semua lawan akan berada pada level yang sama.

"Semua lawan menyulitkan. Ajax contohnya, mereka menunjukkan memiliki tim yang luar biasa dihuni pemain muda dan mereka tidak takut siapapun. Bertemu siapapun akan sulit. Kami harus mempersiapkan diri untuk tantangan yang berat," jelas Messi.

Dalam tiga musim terakhir Barcelona gagal melangkah ke semifinal. Terakhir, pada musim lalu, Messi dan kawan-kawan tidak mampu melewati adangan AS Roma.

Sementara keberhasilan mengalahkan Lyon membuat Barcelona tampil pada babak perempat final Liga Champions untuk kali ke-12 secara beruntun setelah kali terakhir mentok di babak 16 besar pada musim 2006/2007.

"Mereka [Lyon] menyulitkan kami ketika skor 2-1 karena kami juga membuat diri kami sendiri pada situasi bola mati. Beruntung kami membuat skor 3-1 dan membuat kami kembali tenang," ucap Messi.

Dengan dua gol yang dibukukan saat melawan Lyon, Messi kini memimpin daftar topskor bersama dengan Robert Lewandowski dengan delapan gol.
Share:

Klub Inggris Berpotensi Saling Sikut Di Liga Champions 2019

Klub Inggris Berpotensi Saling Sikut Di Liga Champions 2019 - Empat wakil Inggris yaitu Tottenham Hotspur, Manchester United, Manchester City, dan Liverpool berhasil melangkah ke perempat final Liga Champions 2018/2019. Hasil ini membuat keempat tim tersebut berpotensi saling sikut di fase selanjutnya.

Klub Inggris Berpotensi Saling Sikut Di Liga Champions 2019
Klub Inggris Berpotensi Saling Sikut Di Liga Champions 2019


Tottenham dan Manchester United merupakan dua tim asal Inggris pertama yang melangkah dari babak 16 besar. Tottenham menyingkirkan Borussia Dortmund dengan agregat 4-0 usai menang 3-0 di kandang dan menang 1-0 saat tandang.

Sedangkan Manchester United harus berjuang keras untuk lolos dari adangan Paris Saint-Germain. Kalah 0-2 di Old Trafford, Setan Merah membuat keajaiban usai menang 3-1 di kandang lawan dan lolos berkat agregat gol tandang.

Sepekan berselang, Manchester City mengikuti jejak rival sekota mereka. Mengantongi kemenangan 3-2 atas Schalke di leg pertama, anak asuh Pep Guardiola mengamuk karena berhasil menang tujuh gol tanpa balas di Stadion Etihad. Agregat 10-2 juga menjadi rekor kemenangan bagi The Citizens di pentas Eropa.

Liverpool kemudian menggenapi empat wakil Inggris yang lolos ke perempat final pada Rabu (13/3) waktu setempat. Bermain tanpa gol 0-0 saat bermain di Anfield, Liverpool tampil luar biasa untuk menang 3-1 atas Die Roten di Allianz Arena.

Keberadaan empat klub Inggris di perempat final mengulangi momen 10 tahun silam atau musim 2008/2009. Ketika itu, Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool sukses melangkah ke delapan besar.

Satu musim sebelumnya, wakil dari Negeri Ratu Elizabeth juga unjuk superioritas di fase gugur. Sama seperti musim 2008/2009, Manchester United, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea lolos ke perempat final.

Hanya saja, potensi saling sikut wakil Inggris di perempat final Liga Champions sangat terbuka jelang undian perempat final Liga Champions di markas UEFA, di Nyon Swiss, Jumat (14/3). Hal ini dikarenakan tidak adanya larangan klub dari negara yang sama memasuki babak perempat final.

Di luar dominasi klub Inggris, empat tim lain di perempat final Liga Champions masing-masing diisi satu wakil dari Spanyol (Barcelona), Italia (Juventus), Portugal (FC Porto), dan Belanda (Ajax Amsterdam).
Share:

Rabu, 13 Maret 2019

Berikut Live Streaming PSM Melawan Lao Toyota FC Piala AFC 2019

Berikut Live Streaming PSM Melawan Lao Toyota FC Piala AFC 2019 - PSM Makassar akan menjalani pertandingan kedua di Piala AFC 2019 menghadapi Lao Toyota FC di Stadion Pakansari, Rabu (13/3) siang. Pertandingan tersebut dapat disaksikan melalui layanan live streaming.

Berikut Live Streaming PSM Melawan Lao Toyota FC Piala AFC 2019
Berikut Live Streaming PSM Melawan Lao Toyota FC Piala AFC 2019


Tim Juku Eja akan memburu kemenangan perdana di ajang Piala AFC. Pada pertandingan pertama yang berlangsung akhir Februari lalu, PSM bermain imbang 1-1 dengan Home United di Singapura.

Ketika itu PSM sempat memimpin lebih dulu melalui gol Eero Markkanen. Home United kemudian membalas melalui Hami Syahin.

Setelah matchday pertama, seluruh penghuni Grup H meraih satu poin. Untuk sementara, menurut situs resmi AFC, PSM berada di peringkat kedua di bawah klub Kaya Iloilo asal Filipina.

Kemenangan atas Lao Toyota dapat membuka kans PSM menjadi pemuncak klasemen sementara Grup H.

Pertandingan antara PSM dan Lao Toyota yang akan berlangsung di Stadion Pakansari pada Rabu (13/3) pukul 15.00 WIB itu akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi MNCTV. Selain itu penampilan Pasukan Ramang dapat disaksikan melalui layanan live streaming.

Setelah menjalani pertandingan di level Asia, PSM menjalani dua pertandingan Piala Presiden yang berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Kalteng Putra dan Persipura Jayapura.

Dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (12/3), pelatih PSM Darije Kalezic berharap anak asuhnya dapat mendominasi pertandingan sejak awal laga.

Sementara tim tamu mengaku sudah memantau gaya main PSM termasuk empat pemain asing yang menjadi kekuatan runner-up Liga 1 musim lalu.

"Kami siap lawan PSM. Kami sudah siapkan taktik dan konsep bermain untuk mendapatkan hasil bagus pada laga tandang ini. Yang saya tahu PSM punya empat pemain asing, dua pemain baru dan dua lainnya pemain lama yang sudah tiga tahun bersama. Kami sudah mengamati dan kami juga punya empat pemain asing yang tidak kalah bagusnya," kata pelatih Lao, Jun Fukuda.
Share:

Griezman Sangat Jengkel Atletico Kalah Karena Hattrick Christiano Ronaldo 2019

Griezman Sangat Jengkel Atletico Kalah Karena Hattrick Christiano Ronaldo 2019 - Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, merasa jengkel gagal lolos ke perempat final Liga Champions 2018/2019 usai kalah 0-3 dari Juventus karena hattrick Cristiano Ronaldo di Stadion Allianz pada Selasa (12/3).

Griezman Sangat Jengkel Atletico Kalah Karena Hattrick Christiano Ronaldo 2019
Griezman Sangat Jengkel Atletico Kalah Karena Hattrick Christiano Ronaldo 2019


Mantan pemain Real Madrid itu mencetak satu gol di babak pertama dan dua gol di babak kedua. Ronaldo pun sukses membawa Si Nyonya Tua menang dengan agregat 3-2.

"Kami semua jengkel dengan kekalahan ini, saya terutama. Saya merasa bersalah karena tidak bisa memberikan perbedaan dalam pertandingan, seperti yang saya lakukan pada leg pertama. Saya tidak melakukan itu hari ini," kata Griezmann seperti yang dikutip dari Metro pada Rabu (13/3).

"Dari segala sisi, mereka [Juventus] lebih baik dari kami. Ini seperti kami ketika di leg pertama [lebih baik dari Juventus]," katanya menambahkan.

Lebih lanjut Griezmann memuji penampilan Ronaldo dalam pertandingan yang dihadiri hampir 41 ribu penonton tersebut.

"Ronaldo membuat perbedaan kepada setiap tim yang ia mainkan, dia adalah seorang pemain yang hebat. Dalam leg pertama, dia tidak banyak memiliki kesempatan. Di leg kedua, dia punya tiga kesempatan dan semua berbuah gol," ucap dia.

"Kami tidak memainkan permainan kami dengan baik di leg kedua. Kami bermain buruk di waktu yang tidak tepat."

Selain Juventus, lima tim lain yang lolos ke babak delapan besar antara lain Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, Ajax, dan Porto.

Dua laga tersisa di babak 16 besar untuk memperebutkan dua tempat di perempat final. Barcelona akan bertanding lawan Lyon di Camp Nou, sedangkan Bayern Munchen melawan Liverpool di Allianz Arena malam ini.
Share:

Selasa, 12 Maret 2019

Timnas Thailand Merombak Tim Di Kualifikasi Piala Asia Umur 23

Timnas Thailand Merombak Tim Di Kualifikasi Piala Asia Umur 23 - Calon lawan Timnas Indonesia U-23, Timnas Thailand U-23 melakukan perombakan tim jelang kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Timnas Thailand Merombak Tim Di Kualifikasi Piala Asia Umur 23
Timnas Thailand Merombak Tim Di Kualifikasi Piala Asia Umur 23


Sebelumnya, skuat besutan Alexandre Gama mengumumkan skuat final hasil seleksi untuk berlaga di Hanoi, Vietnam, pada 22-26 Maret 2019.

Dari 23 pemain yang akan diboyong Gama, sebagian besar merupakan para pemain yang tidak dimainkan di Piala AFF U-22 2019. Tercatat hanya enam pemain yang pernah memperkuat skuat Gajah Perang di ajang itu dan dipanggil kembali untuk kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Sebanyak tiga di antaranya merupakan pemain berposisi sebagai bek yakni Saringkan Promsupa, Patcharapol Intanee, dan pemain berdarah campuran Italia-Thailand, Marco Ballini.

Di posisi gelandang hanya satu yang dipertahankan yaitu Sakunchai Saengthopho. Begitu pula di posisi penyerang, hanya nama Korrawit Tasa yang dipanggil kembali untuk kualifikasi.

Di posisi kiper, Gama mempertahankan satu nama saja yaitu Korraphat Nareechan. Dua kiper yakni Nont Muangngam dan Nopphon Lakhonphon merupakan dua nama baru.

Thailand sebelumnya menegaskan bakal melakukan perombakan untuk berlaga pada kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Bahkan, Presiden Federasi Sepak Bola Thailand Somyot Poompanmuang pernah mengatakan Piala AFF U-22 tak ubahnya laga persahabatan sekaligus uji coba dalam rangka seleksi para pemain.

"Secara keseluruhan saya harus berterima kasih kepada para pelatih dan tim serta semua pemain yang telah berjuang penuh," kata Somyot seperti dikutip dari laman resmi FA Thailand.

"Turnamen ini bersifat persahabatan dan penting. Saya harap para penggemar memahamai pemilihan pemain karena kadang-kadang tim yang diturunkan di laga persahabatan bukan para pemain utama."
Share:

Digantikan Zidane Solari Tetap Diberikan Pekeerjaan Di Madrid 2019

Digantikan Zidane Solari Tetap Diberikan Pekeerjaan Di Madrid 2019 - Pelatih Santiago Solari yang baru saja dipecat Real Madrid dan digantikan Zinedine Zidane tidak lantas kehilangan pekerjaan. Madrid akan tetap memberikan pelatih asal Argentina itu tugas di klub.

Digantikan Zidane Solari Tetap Diberikan Pekeerjaan Di Madrid 2019
Digantikan Zidane Solari Tetap Diberikan Pekeerjaan Di Madrid 2019


Nasib Solari tampaknya akan masih lebih baik dibandingkan dengan sejumlah pelatih yang telah dipecat Madrid. Pasalnya, mantan pelatih Madrid Castilla itu masih tetap bisa bekerja bersama klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.

Solari diangkat menjadi pelatih Madrid pada 29 Oktober 2018 menggantikan Julen Lopetegui usai Los Blancos kalah 1-5 dari Barcelona di La Liga.

Akan tetapi, karier Solari bersama juara bertahan Liga Champions itu hanya bertahan kurang dari lima bulan. Rentetan hasil buruk bersama Madrid menjadi alasan utamanya. Tidak saja tersingkir dari Copa del Rey, Sergio Ramos dan kawan-kawan juga gagal mempertahankan gelar juara Eropa.

Solari akhirnya dipecat Madrid pada Senin (11/3), dengan kembali merekrut Zidane sebagai pelatih. Namun dikutip dari AS, Presiden Madrid Florentino Perez tetap akan mempekerjakan Solari di klubnya.

"Ia merupakan bagian dari klub ini, ia mencintai Real Madrid. Ini adalah rumahnya dan Solari memiliki kesempatan untuk terus berada di sini, jika dia mau," ujar Perez dikutip dari AS.

Salah satu posisi yang mungkin ditempati Solari adalah pelatih Madrid Castilla. Ketika menggantikan Lopetegui, posisi pelatih Castilla diisi Manolo Diaz. Pemberitaan di AS menyebutkan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) memperbolehkan Solari mendapat izin melatih di Madrid, sekalipun di tim cadangan karena tim lain di klub yang sama.

Selama di Madrid senior, Solari total melakoni 32 pertandingan, termasuk sebagai caretaker, dengan rapor 22 kemenangan dan 8 kekalahan di semua kompetisi. Satu-satunya gelar yang diraih Solari bersama Madrid adalah trofi Piala Dunia Antarklub 2018.
Share:

Senin, 11 Maret 2019

Usai Pertandingan All England Ahsan Dan Hendra Belum Pasti Bertanding Ke Swiss

Usai Pertandingan All England Ahsan Dan Hendra Belum Pasti Bertanding Ke Swiss - Usai menjadi kampiun di ajang All England 2019, Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan belum memastikan berlaga di kejuaraan Swiss Terbuka yang akan berlangsung 12 hingga 17 Maret.

Usai Pertandingan All England Ahsan Dan Hendra Belum Pasti Bertanding Ke Swiss
Usai Pertandingan All England Ahsan Dan Hendra Belum Pasti Bertanding Ke Swiss


Ahsan/Hendra tampil sebagai juara di All England 2019 dengan kondisi tidak 100 persen karena masalah betis kanan yang mendera Hendra sejak babak semifinal. Hendra mengalami cedera karena salah mendarat pada akhir gim pertama babak semifinal. Hingga partai final, cedera tersebut masih memengaruhi performa Hendra.

Setelah menyudahi misi di All England 2019 dengan sukses, Ahsan/Hendra belum memberi kepastian tampil pada ajang Swiss Terbuka yang masuk dalam kategori Super 300.

"Ke sana dulu saja, lihat nanti bagaimana di sana," kata Hendra dalam pesan singkat.

Ahsan/Hendra pernah mundur dari kejuaraan Swiss Terbuka pada tiga tahun lalu. Ketika itu pelatih Herry Iman Pierngadi mengurungkan ganda berjuluk The Daddies tampil karena kondisi Ahsan belum cukup baik dan hitungan poin yang kurang menguntungkan.

Mengenai kondisi cederanya, Hendra mengaku tidak mau berpikir mengenai masalah cedera pada babak final dan mengatakan cederanya dapat segera diatasi.

"Tak apa-apa, dua atau tiga hari sudah oke. Ini tidak serius," ucap Hendra dikutip dari situs PBSI.

Ahsan/Hendra menjadi ganda putra kelima Indonesia yang meraih lebih dari satu gelar juara ajang All England menyusul capaian Tjun Tjun/Johan Wahyudi, Rudy Heryanto/Hariamanto Kartono, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Sebelum meraih gelar juara pada All England 2019 dengan mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Ahsan/Hendra kali pertama menjadi juara pada lima tahun lalu setelah menundukkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa.
Share:

Pebulu Tangkis Indonesia Ahsan Dan Hendra Bonusnya Dirahasiakan 2019

Pebulu Tangkis Indonesia Ahsan Dan Hendra Bonusnya Dirahasiakan 2019 - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan bakal memberikan bonus kepada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang berhasil menjadi juara All England 2019.

Pebulu Tangkis Indonesia Ahsan Dan Hendra Bonusnya Dirahasiakan 2019
Pebulu Tangkis Indonesia Ahsan Dan Hendra Bonusnya Dirahasiakan 2019


Menpora Imam mengatakan saat ini Kemenpora terus berkoordinasi dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terkait semua rencana yang bakal dilakukan setelah Ahsan/Hendra jadi juara All England 2019. Koordinasi tersebut berkaitan dengan penjemputan dan pemberian bonus untuk keduanya.

"Kami terus berkoordinasi dengan PBSI tentang semua rencana setelah Ahsan/Hendra jadi juara All England, termasuk soal pemberian bonus yang pernah kami berikan kepada juara sebelumnya. Pastinya pemerintah ingin terus memberi penghargaan bagi atlet berprestasi karena mereka adalah pejuang sekaligus pahlawan olahraga Indonesia," kata Imam melalui pesan singkat kepada BeritaTV.net, Senin (11/3).

Meski begitu Imam enggan menyebut besaran bonus untuk Ahsan/Hendra yang menyabet gelar juara All England untuk kedua kalinya setelah 2014. Sebagai gambaran, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menerima masing-masing Rp250 juta saat jadi juara All England 2018.

"Nanti saja pas ketemu Hendra dan Ahsan saya sampaikan," ujar Imam.

Dihubungi terpisah Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan perwakilan Deputi VI Kemenpora sudah berkoordinasi dengan PBSI untuk penjemputan kepulangan Ahsan/Hendra. Gatot mengungkapkan PBSI sudah memberikan arahan kepada Kemenpora untuk menunggu kepulangan Ahsan/Hendra.

"Deputi IV sudah berkoordinasi dengan pihak PBSI tapi kalau tidak salah Ahsan/Hendra mau ke Swiss dulu. Sehingga belum tahu pulangnya mau kapan," terang Gatot.

Gatot memastikan pemerintah bakal memberikan perhatian kepada setiap atlet yang mampu memberikan prestasi terbaik.

"Kalau masalah bonus untuk single event itu tidak bisa disamakan dengan multi event, tidak bisa apple to apple. Semua ada ketentuannya, ada indikator sendiri-sendiri tapi yang jelas pemerintah akan memberi perhatian," ungkap Gatot.

Ahsan/Hendra berhasil jadi juara All England 2019 setelah mengalahkan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 11-21, 21-14, 21-12 di Birmingham Arena, Minggu (10/3) waktu setempat. Gelar tersebut menjadi satu-satunya yang dibawa pulang Indonesia pada turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut.
Share:

Sabtu, 09 Maret 2019

Hendra Mengatakan Perjuangan Mereka Di All England Belum Selesai 2019

Hendra Mengatakan Perjuangan Mereka Di All England Belum Selesai 2019 - Hendra Setiawan menegaskan perjuangan duet Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di All England 2019 belum selesai meskipun mereka telah memastikan tiket menuju babak final.

Hendra Mengatakan Perjuangan Mereka Di All England Belum Selesai 2019
Hendra Mengatakan Perjuangan Mereka Di All England Belum Selesai 2019


Ahsan/Hendra sukses menjejakkan kaki ke babak final All England setelah menaklukkan ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-19, 21-16. Ahsan/Hendra menunjukkan level permainan tinggi di laga ini terlebih lantaran Hendra sempat mengalami perawatan karena cedera.

Secara keseluruhan, Ahsan/Hendra tengah ada dalam performa terbaik. Mereka berhasil melaju ke final tanpa pernah menelan kekalahan satu gim pun. Dengan lolos ke final, Ahsan/Hendra punya peluang untuk mengulang catatan di 2014 saat mereka sukses jadi juara All England.

Hendra sendiri tidak mau terlalu terbuai dengan keberhasilan lolos ke final All England 2019 meskipun hal tersebut sudah lama tak dirasakannya.

"Ya pasti senang, tetapi turnamen ini masih belum selesai. Besok masih main terakhir, jadi harus tetap fokus dulu," ujar Hendra kepada BeritaTV.net lewat pesan singkat.

Hendra sendiri mengaku kondisi kakinya sudah lebih baik dan berharap tidak ada cedera yang menimpanya di laga final nanti.

"Semoga kaki aman-aman saja besok. Saat ini masih sakit, namun kondisinya lebih baik," kata Hendra.

Di babak final, Ahsan/Hendra akan menghadapi ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Woi Yik. Aaron/Soh melaju ke final setelah mengalahkan ganda Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, 12-21, 22-20, 21-19.
Share:

Berikut Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Antara Arsenal Vs Manchester United 2019

Berikut Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Antara Arsenal Vs Manchester United 2019 - Arsenal akan menjamu Manchester United dalam laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (10/3). Berikut jadwal siaran langsung laga tersebut.

Berikut Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Antara Arsenal Vs Manchester United 2019
Berikut Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Antara Arsenal Vs Manchester United 2019


Duel Arsenal lawan Manchester United merupakan duel penting bagi kedua tim. Laga ini akan disiarkan oleh stasiun televisi RCTI dengan kick off laga pada pukul 23.30.

Arsenal saat ini ada di posisi kelima dengan nilai 57 poin, tertinggal satu angka dari Manchester United yang ada di posisi keempat. Arsenal bakal berusaha keras merebut kemenangan demi kembali bisa masuk ke dalam zona Liga Champions.

Arsenal punya rekor kandang yang bagus dalam laga kandang Liga Inggris musim ini. Sejak kalah dari Manchester City di awal musim, Arsenal tak pernah takluk dalam 14 laga kandang berikutnya dengan catatan 12 kemenangan dan dua hasil imbang.

The Gunners sendiri punya motivasi kuat untuk bangkit lantaran meraih hasil kurang bagus di dua laga terakhir. Setelah bermain imbang lawan Tottenham Hotspur di Wembley pekan lalu, Arsenal kalah 1-3 dari Stade Rennais dalam laga Liga Europa.

Sementara itu Manchester United datang dengan kepercayaan diri yang bagus. 'Setan Merah' baru saja meraih tiket perempat final lewat kemenangan sensasional di markas Paris Saint-Germain. Kemenangan itu membuktikan bahwa Ole Gunnar Solskjaer sudah memiliki solusi untuk menutup masalah badai cedera yang menimpa mereka.

Modal bagus Manchester United lainnya adalah mereka sukses mengalahkan Arsenal dengan skor 3-1 dalam laga Piala FA di Stadion Emirates pada Januari lalu. Tak hanya itu, Manchester United tak terkalahkan dalam empat laga terakhir lawan Arsenal dengan catatan tiga kali menang dan sekali imbang.

Arsenal vs Manchester United/ Liga Inggris/ Stadion Emirates/ RCTI/ Minggu, 10 Maret 2019/ 23.30 WIB
Share:

Berikut Tujuh Hal Yang Perlu Diketahui Jelang MotoGP Qatar 2019

Berikut Tujuh Hal Yang Perlu Diketahui Jelang MotoGP Qatar 2019 - Sejumlah perubahan terjadi di MotoGP 2019 jelang seri pertama di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu (10/3). Berikut tujuh hal baru musim ini yang perlu diketahui jelang MotoGP Qatar 2019.

Berikut Tujuh Hal Yang Perlu Diketahui Jelang MotoGP Qatar 2019
Berikut Tujuh Hal Yang Perlu Diketahui Jelang MotoGP Qatar 2019


Perubahan terjadi bukan hanya pergantian tim dan pebalap di MotoGP 2019. Pergantian nomor balap juga terjadi untuk musim ini. Berikut tujuh hal baru yang terjadi di MotoGP 2019 jelang balapan di GP Qatar:

1. Livery Yamaha

Penampilan sepeda motor YZR-M1 yang digunakan Valentino Rossi dan Maverick Vinales musim ini mengalami perubahan livery atau desain warna motor yang cukup signifikan. Perubahan sponsor utama dari Movistar ke Monster Energy membuat sepeda motor M1 musim ini didominasi warna hitam dan biru.

2. Nomor Maverick Vinales

Setelah hampir seluruh kariernya menggunakan nomor balap 25, Vinales memutuskan untuk menggunakan nomor balap 12 di MotoGP 2019. Nomor 12 merupakan nomor balap yang digunakan Vinales sebelum tampil di ajang Grand Prix. Vinales bisa menggunakan nomor 12 setelah Thomas Luthi kembali ke kelas Moto2. Vinales berharap pergantian nomor balap bisa memberinya keberuntungan.

3. Empat Rookie

Ada empat rookie di MotoGP 2019: Francesco 'Pecco' Bagnaia (Pramac Racing), Miguel Oliveira (Tech 3), Fabio Quartararo (Yamaha Petronas), dan Joan Mir (Suzuki). Bagnaia yang merupakan juara dunia Moto2 2018 merupakan mantan anak didik Valentino Rossi di VR46 Academy.

4. Yamaha Petronas

Yamaha Petronas merupakan tim baru di MotoGP 2019. Menggantikan posisi tim Angel Nieto, tim pertama dalam sejarah yang berasal dari Asia Tenggara (Malaysia) di MotoGP itu mengandalkan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli sebagai pebalap.

5. Duet Marquez-Lorenzo

Setelah memiliki Dani Pedrosa sebagai rekan setim sejak 2013, Marc Marquez untuk kali pertama memiliki rekan setim baru di MotoGP. Tidak tanggung-tanggung, Repsol Honda memilih Jorge Lorenzo sebagai pengganti Pedrosa.

6. Tech3 Beralih ke KTM

vSetelah 20 tahun menjalin kerja sama dengan Yamaha sebagai penyedia sepeda motor, Tech3 beralih ke KTM mulai MotoGP 2019. Tech3 juga melepas pebalap Johann Zarco untuk memperkuat KTM musim ini.

7. Marc VdS Menghilang

MotoGP 2019 hanya akan menampilkan 11 tim setelah Marc VdS memutuskan mundur untuk musim ini. Marc VdS hanya akan tampil di kelas Moto2 musim ini.

Share:

Jelang Pertandingan MotoGP Di Qatar Inilah Daftar Empat Pebalap Pemburu Marquez

Jelang Pertandingan MotoGP Di Qatar Inilah Daftar Empat Pebalap Pemburu Marquez - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez bakal jadi sasaran utama begitu MotoGP 2019 dimulai di Qatar, Minggu (10/3), lantaran status sebagai calon kuat juara dunia. Valentino Rossi, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, dan Jorge Lorenzo adalah para pemburu Marquez.

Jelang Pertandingan MotoGP Di Qatar Inilah Daftar Empat Pebalap Pemburu Marquez
Jelang Pertandingan MotoGP Di Qatar Inilah Daftar Empat Pebalap Pemburu Marquez


Marquez adalah pebalap MotoGP terbaik di dunia saat ini. Marquez sukses meraih lima titel juara dunia MotoGP dalam enam musim perdana sejak ia naik kelas ke MotoGP pada 2013.

Kehebatan Marquez terasa makin mengerikan lantaran ia dominan ketika banyak pebalap yang punya potensi besar untuk jadi juara dunia, mulai dari Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Maverick Vinales.


Dengan usia menginjak 26 tahun plus jam terbang yang makin tinggi, Marquez di atas kertas bakal makin sulit ditaklukkan. Motor Repsol Honda dalam beberapa tahun terbukti tampil stabil di berbagai tipe sirkuit. Hal itu membuat Marquez punya dukungan kuat untuk perburuan podium dan tampil stabil dari seri ke seri.

Marquez memenangkan sembilan seri MotoGP musim 2018. Marquez memang dua kali gagal finis, namun dua kegagalan itu terjadi di Australia dan Valencia, seri saat gelar juara dunia MotoGP 2018 sudah aman dalam pelukan.

Sebelum momen itu Marquez telah menunjukkan sebagai pebalap matang dan penuh pertimbangan, bukan hanya sekadar penuh talenta dan cepat. Marquez sudah bisa bersikap ikhlas untuk sekadar finis di posisi kedua atau ketiga, bila hal itu memberikan dirinya keuntungan lebih besar di klasemen keseluruhan.

Sudah tak ada lagi Marquez yang menggebu-gebu untuk selalu jadi yang tercepat dan berani ambil risiko yang membuatnya bisa terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan.

Musim ini, Marquez akan memulai musim dengan kondisi baru mengalami operasi bahu. Marquez sempat mengaku tidak akan ada dalam kondisi 100 persen di awal musim. Meski

Berikut peluang para pemburu Marquez di MotoGP musim ini:

1. Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso sudah jadi penantang paling tangguh bagi Marc Marquez dalam dua musim terakhir ketika Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Maverick Vinales masih angin-anginan.

Perkembangan motor Ducati yang terus meningkat mendukung Dovizioso untuk bisa masuk kategori pebalap elite dan terus jadi calon kuat juara di tiap seri.

Setelah menempa pengalaman bersaing dalam perebutan gelar juara dunia di 2017, Dovizioso sejatinya punya peluang lebih bagus di 2018. Namun sejumlah kesalahan, termasuk tiga kali gagal finis dalam waktu berdekatan [Spanyol, Prancis, Catalonia] membuat Dovizioso tertinggal dari Marquez.

Musim ini Dovizioso bisa fokus penuh sebagai pebalap utama karena Jorge Lorenzo telah pergi. Danilo Petrucci kemungkinan besar tidak akan menghadirkan rivalitas panas seperti halnya Lorenzo. Tanpa kesalahan fatal seperti gagal finis, Dovizioso bisa jadi pesaing kuat Marquez dari awal hingga akhir.

2. Valentino Rossi

Untuk ukuran pebalap veteran, Valentino Rossi jelas masih punya kemampuan di atas rata-rata. The Doctor punya motivasi kuat dan kepercayaan diri yang bagus untuk bersaing dengan pebalap-pebalap muda.

Rossi memang kalah telak dari Marquez dalam dua musim terakhir, namun itu tak semata berarti Rossi sudah habis karena faktor usia. Faktor motor Yamaha yang menunjukkan penurunan signifikan juga berperan penting di balik ketidakmampuan Rossi bersaing dengan Marquez.

Dalam beberapa tes, mulai dari akhir musim lalu, motor Yamaha sudah menunjukkan peningkatan signifikan dibanding sebelumnya. Masalah terbesar, yaitu kondisi ban yang sering tidak bertahan hingga akhir balapan, seharusnya sudah bisa teratasi.

Meski Rossi merasa motor Yamaha belum ideal seperti yang diinginkan, catatan waktu menunjukkan Yamaha bisa bersaing dalam torehan waktu melawan Marquez. Jika Yamaha bisa stabil dan konsisten hingga akhir musim, maka duel Rossi vs Marquez juga bisa jadi tajuk utama MotoGP 2019

3. Maverick Vinales

Maverick Vinales adalah pebalap paling muda dari daftar rival utama Marc Marquez. Vinales sempat mengejutkan lewat kemenangan di dua seri awal bersama Yamaha pada 2017. Namun penampilan Vinales tak lagi terlihat garang seiring menurunnya penampilan Yamaha dan juga meroketnya Marquez dengan Honda.

Vinales kembali menunjukkan harapan saat ia memenangkan MotoGP Australia musim lalu sekaligus sinyal bahwa ia bisa jadi pebalap kompetitif bila didukung oleh motor yang berkualitas.

Kekurangan Vinales adalah dirinya belum punya cukup jam terbang untuk bertarung di perburuan juara dunia. Vinales kemungkinan bakal mengalami masa demam panggung di saat krusial.

4. Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo adalah salah satu pebalap terbaik di era MotoGP saat ini.Lorenzo adalah satu-satunya pebalap yang mampu jadi juara dunia di era Marc Marquez.

Masalah Lorenzo setelah jadi juara dunia 2015 adalah ia tidak lagi menemukan kondisi ideal. Usai pindah ke Ducati, Lorenzo baru bisa beradaptasi di paruh musim kedua sehingga ia tak punya waktu yang cukup untuk bersaing jadi juara dunia.

Di Honda Lorenzo kembali berlomba dengan proses adaptasi. Bila Lorenzo bisa dengan cepat ada di level terbaik dan hanya butuh 2-3 seri untuk adaptasi, maka ada peluang bagus untuk Lorenzo jadi juara dunia. Jika tidak, maka Lorenzo harus menunggu di musim keduanya di Honda untuk mulai memburu Marquez.
Share:

Jumat, 08 Maret 2019

Pebulu Tangkis Jonathan Christie Tersingkir Dari All England 2019

Pebulu Tangkis Jonathan Christie Tersingkir Dari All England 2019 - Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus terdepak dari kejuaraan bulu tangkis All England 2019 setelah kalah dari pebulutangkis India Srikanth Kidambi dalam tiga gim 17-21, 21-11, 12-21.

Pebulu Tangkis Jonathan Christie Tersingkir Dari All England 2019
Pebulu Tangkis Jonathan Christie Tersingkir Dari All England 2019


Dalam pertandingan yang berlangsung selama 58 menit itu, Jonathan terlihat berusaha menahan rasa sakit.

"Ketika kedudukan 2-1 gim ketiga, saya merasa kulit jari kaki kiri saya sobek dan agak berdarah," ujar Jonathan, seperti yang dikutip dari Antara, Jumat (8/3).

"Saya sudah mencoba untuk menahan tetapi terasa perih sekali. Rasa perih itu memengaruhi pergerakan saya sehingga menjadi lambat."

Pemain asal klub Tangkas Jakarta itu mengaku tidak dalam kondisi terbaiknya pada laga kedua turnamen tingkat Super 1000 itu.

Jonatan mengakui kesalahan-kesalahan yang dibuatnya sehingga menambah perolehan angka bagi lawan.

"Saya banyak melakukan kesalahan sendiri yang semestinya tidak saya lakukan," kata Jonatan.

"Hari ini, Srikanth bermain lebih bagus. Dia tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Dia bisa menerapkan strategi yang tepat melawan saya."

Hasil pertandingan turnamen tingkat Super 1000 itu pun mengubah catatan pertemuan kedua pemain menjadi imbang 3-3. Sebelumnya, pada turnamen Indonesia Masters 2019, Jontan menang atas Kidambi dalam dua gim 21-18, 21-19.

Meskipun Jonatan tersingkir, Indonesia masih punya harapan pada nomor tunggal putra menyusul keberhasilan Tommy lolos laga putaran kedua.

Tommy melaju ke perempat final setelah menang atas pemain Cina Huang Yuxiang 22-24, 21-17, 21-16.

Tommy sukses memenuhi target pribadinya untuk mencapai hasil lebih baik dibanding All England 2018, yaitu putaran perempat final walau sempat terganjar kartu merah.

Sebelumnya, pada laga putaran pertama, Anthony Sinisuka Ginting harus pulang lebih awal setelah kalah dari pemain Hong Kong NG Ka Long Angus dalam tiga gim 18-21, 21-13, 11-21.

NG Ka Long Angus akan menjadi calon lawan bagi Tommy pada laga perempat final yang akan berlangsung Jumat waktu setempat.
Share:

Kamis, 07 Maret 2019

Mantan Presiden Real Madrid Mengatakan Madrid Akan Mendatangkan Mourinho 2019

Mantan Presiden Real Madrid Mengatakan Madrid Akan Mendatangkan Mourinho 2019 - Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, menyebut pihak Los Blancos sudah berkomunikasi dengan Jose Mourinho untuk menjadi pelatih di klub tersebut.

Mantan Presiden Real Madrid Mengatakan Madrid Akan Mendatangkan Mourinho 2019
Mantan Presiden Real Madrid Mengatakan Madrid Akan Mendatangkan Mourinho 2019


Calderon yang pernah menjadi orang nomor satu di Madrid pada 2006 hingga 2009 mengatakan El Real berpeluang kembali ditangani Mourinho karena sudah melakukan komunikasi dengan juru latih asal Portugal tersebut.

"Saya tidak ragu Mourinho adalah opsi pertama bagi presiden [Florentino Perez]. Dia telah dipanggil dalam beberapa pekan terakhir. Saya pikir dia memiliki kans besar untuk berada di bangku cadangan pada musim depan," ucap Calderon dikutip dari Mirror.

Mourinho yang pernah menangani Madrid pada 2010 hingga 2013 digadang-gadang menjadi pengganti Santiago Solari yang hampir dipastikan gagal meraih gelar bersama El Real pada musim ini setelah Karim Benzema dan kawan-kawan terhenti di ajang Copa del Rey dan Liga Champions, serta tertinggal jauh dari Barcelona di Liga Spanyol.

Menurut Calderon keberadaan Mourinho di Madrid tidak menjamin kestabilan tim. Pada masa kepelatihannya, Mourinho tidak meraih banyak gelar selain kampiun La Liga 2011/2012, Copa del Rey 2010/2011, dan Piala Super Spanyol 2012.

"Sebelumnya saya telah menyebut beberapa kerusakan yang dia buat di sini. Gaya bermainnya tidak sesuai keinginan publik Bernabeu. Apa yang diinginkan fan adalah apa yang kita lihat dari Ajax, keberanian, menyerang dengan kecepatan dan keberanian. Mourinho tidak melakukan hal ini," jelas Calderon.

"Saya yakin dia akan berada di sini pada tahun depan karena dia adalah satu-satunya manajer yang memiliki respek dari Presiden [Real Madrid] dan itu karena dia membuat ruang ganti menjadi teratur dan dia menginginkan pemain bekerja keras," sambungnya.

Sebelumnya Mourinho juga telah menyatakan kesediaan jika diminta kembali menangani Madrid seperti ketika ia sempat menangani Chelsea dalam dua kesempatan berbeda.

Share:

Rabu, 06 Maret 2019

Berikut Jadwal Siaran Langsung Persebaya Vs Persib Di Piala Presiden 2019

Berikut Jadwal Siaran Langsung Persebaya Vs Persib Di Piala Presiden 2019 - Persib Bandung akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pertandingan kedua Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (7/3). Berikut ini jadwal siaran langsung Persebaya vs Persib di Piala Presiden 2019.

Berikut Jadwal Siaran Langsung Persebaya Vs Persib Di Piala Presiden 2019
Berikut Jadwal Siaran Langsung Persebaya Vs Persib Di Piala Presiden 2019


Persebaya menatap laga ini dengan kondisi mental yang lebih baik dari Persib karena meraih kemenangan di laga pertama. Tim Bajul Ijo menang dramatis 3-2 atas atas Perseru Serui, 2 Maret lalu.

Persebaya meraih kemenangan itu dengan susah payah. Hal ini dikarenakan tim yang diarsiteki Djadjang Nurdjaman sempat tertinggal 0-2 di babak pertama.

Namun, Persebaya berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol ke gawang Perseru. Dua gol Amido Balde dan gol penentu kemenangan dari Manuchekhr Dzhalilov membuat Persebaya menang 3-2.

Laga Persebaya vs Persib bisa disaksikan melalui layar kaca Indosiar mulai pukul 15.30 WIB sore ini.

Di sisi lain, Persib yang berstatus tuan rumah di luar dugaan takluk 1-2 dari PS Tira Persikabo dalam langkah pertama mereka di Piala Presiden. Maung Bandung yang kini diarsiteki Miljan Radovic gagal menandingi superioritas Tira Persikabo.

Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Persib tertinggal lebih dahulu usai Osas Saha membobol gawang Muhammad Natshir. Sempat menyamakan skor berkat gol Kim Jeffrey Kurniawan, Persib tertunduk lesu saat Osas Saha mencetak gol keduanya di laga tersebut.

Kekalahan itu membuat Persib terdampar di posisi juru kunci klasemen sementara, sementara posisi puncak klasemen ditempati Persebaya. Duel Persebaya melawan Persib akan disiarkan Indosiar mulai pukul 15.30 WIB.

Jadwal siaran langsung Persebaya Surabaya vs Persib Bandung di Piala Presiden 2019:

Kamis 7 Maret 2019 / Pukul 15.30 WIB / Indosiar.
Share:

Neymar Junior Marah Ketika PSG Kala Oleh Man United 2019

Neymar Junior Marah Ketika PSG Kala Oleh Man United 2019 - Bintang Paris Saint-Germain Neymar mengungkapkan kemarahan lewat akun Instagram setelah timnya dikalahkan Manchester United 1-3 pada leg kedua 16 besar Liga Champions di Parc Des Princes, Kamis (7/3) dini hari WIB.

Neymar Junior Marah Ketika PSG Kala Oleh Man United 2019
Neymar Junior Marah Ketika PSG Kala Oleh Man United 2019


Neymar menyaksikan dari tribune VIP Parc Des Princes saat PSG dikalahkan Man United dan gagal melangkah ke perempat final Liga Champions. Penyerang asal Brasil itu masih menjalani pemulihan cedera metatarsal.

Usai pertandingan Neymar menggunakan akun Instagram untuk mengungkapkan kemarahan. Neymar menganggap PSG tersingkir lewat cara yang memalukan dan menganggap wasit asal Slovenia tidak mengerti sepak bola.

"Ini memalukan. Mereka tetap membiarkan empat orang [wasit] yang tidak tahu sepak bola untuk melihat tayangan ulang sepak bola, ini tidak boleh terjadi," tulis Neymar dikutip dari Daily Mail.

Skomina memberi Man United tendangan penalti saat injury time babak kedua setelah bola hasil tendangan Diogo Dalot mengenai tangan Presnel Kimpembe. Skomina mengambil keputusan setelah melihat VAR. Penalti Marcus Rashford kemudian memastikan kemenangan 3-1 Man United atas PSG dan lolos ke babak perempat final.

"Bagaimana bisa dia [Kimpembe] menarik tangannya ketika dia menghadap ke belakang. Oh, persetan dengan kalian," tulis Neymar.

Dengan skor agregat sama kuat 3-3, Man United berhak lolos ke babak perempat final Liga Champions lewat keunggulan produktivitas gol tandang atas PSG. Dua gol Man United lainnya dicetak Romelu Lukaku, sementara PSG hanya mampu mencetak satu gol lewat Juan Bernat.
Share:

Selasa, 05 Maret 2019

Real Madrid Di Hajar Ajax Dan Carvajal Sebut Musim Ini Terburuk 2019

Real Madrid Di Hajar Ajax Dan Carvajal Sebut Musim Ini Terburuk 2019 - Bek Real Madrid Daniel Carvajal menyebut timnya menjalani musim terburuk setelah kalah telak dari Ajax Amsterdam dan tersingkir dari Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (6/3) dini hari WIB.

Real Madrid Di Hajar Ajax Dan Carvajal Sebut Musim Ini Terburuk 2019
Real Madrid Di Hajar Ajax Dan Carvajal Sebut Musim Ini Terburuk 2019


Madrid mengalami kekalahan 1-4 pada leg kedua sehingga kemenangan 2-1 pada leg pertama menjadi tidak berarti dan berimbas pada kegagalan melaju ke babak perempat final, sekaligus tak kuasa mempertahankan trofi si kuping lebar berada di ibu kota Spanyol.

"Ya ini menjelaskan segalanya [bahwa ini malam yang buruk]. Saya tidak pernah merasa seburuk ini. Saya tidak dapat menjelaskannya," kata Carvajal dalam wawancara usai laga seperti dilansir AS.

Carvajal mengakui El Real tidak bermain baik dan pantas menerima kekalahan dari Ajax yang menurutnya lebih layak melaju di Liga Champions.

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu mengatakan rekan-rekannya berupaya melupakan dua kekalahan beruntun dari Barcelona dalam dua ajang berbeda, namun ada kesalahan yang harus dibayar mahal.

"Tidak mudah untuk kembali tampil setelah dua kekalahan kandang dari Barcelona, tapi kami fokus dan berupaya meraih kemenangan. Tapi dua kesalahan membuat kami tertinggal 0-2, dan gol ketiga membunuh kami.

Carvajal menganggap musim ini sudah selesai bagi Madrid yang tidak mungkin meraih gelar juara lagi kendati masih menyisakan pertandingan di liga domestik.

"Kami memiliki pemain muda, dengan peluang untuk tampil lebih baik. Jelas musim telah usai. Kami akan terus bekerja keras di liga, karena itulah tugas kami," jelasnya.

"Kami harus profesional dan terus berjuang, tapi kami tidak bisa mengabaikan fakta bahwa ini adalah musim yang buruk," tegas Carvajal.
Share:

Pebalap MotoGP Jorge Lorenzo Dituntut Menang Di MotoGP 2019

Pebalap MotoGP Jorge Lorenzo Dituntut Menang Di MotoGP 2019 - Ayah dari pebalap Repsol Honda Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, berharap putranya bisa menjadi juara dunia MotoGP untuk keempat kalinya sekaligus mengalahkan rekan setimnya Marc Marquez pada musim ini.

Pebalap MotoGP Jorge Lorenzo Dituntut Menang Di MotoGP 2019
Pebalap MotoGP Jorge Lorenzo Dituntut Menang Di MotoGP 2019


Menurut Chicho, pembalap berusia 31 tahun itu sangat tertantang untuk meraih kesuksesan bersama Repsol Honda. Lorenzo hijrah ke pabrikan asal Jepang setelah menjalani dua musim yang mengecewakan di Ducati.

"Kepindahan dari Yamaha ke Ducati sangat emosional, karena itu adalah perubahan pertama bagi Jorge dalam balapan papan atas. Akan tetapi, ketika kami lihat kepindahan ini ke tim Repsol Honda, ini betul-betul tantangan yang berbeda," ujar Chicho.

"Mereka berdua adalah dua orang juara yang hebat, dengan perangkat yang sama, motor yang sama, tim yang sama. Jika pada akhir musim Jorge sukses menempati podium pertama, rasanya lebih dari sekadar meraih gelar."

Chicho menilai keberadaan Lorenzo dan Marquez dalam satu tim yang sama akan menjadi suguhan yang menarik bagi para pencinta MotoGP. Apalagi, kedua pembalap ini sama-sama pernah merasakan nikmatnya meraih gelar MotoGP.

"Ini situasi yang sangat unik dengan dua juara dunia dalam satu tim. Ini akan menjadi menarik, tidak hanya untuk saya, tapi juga para penggemar, dan pebalap lain."

Lorenzo tercatat sudah tiga kali menjadi juara MotoGP pada 2010, 2012, dan 2015. Sedangkan Marquez telah lima kali juara pada 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018.

"Setiap orang mengikuti perkembangan keduanya dengan ekspektasi yang tinggi, ini sesuatu yang belum pernah ada dalam beberapa tahun sebelumnya," ucap Chicho.

Lorenzo masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan tunggangan barunya. Apalagi, ia baru kembali beraksi setelah mengalami retak tulang skafoid di pergelangan tangan kirinya pada Januari lalu.

"Saya siap memberikan seluruh kemampuan untuk memberikan hasil terbaik yang saya bisa di Honda. Sayangnya, saya belum bisa mengendarai motor dengan maksimal. Akan tetapi saya masih percaya kami bisa mencapai hasil yang baik di Qatar," ujarnya.

Seri perdana balapan MotoGP musim ini bakal berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar pada 10 Maret.
Share:

Real Madrid Vs Ajax Dan Ten Hag Sebut Ramos Bos Los Blancos 2019

Real Madrid Vs Ajax Dan Ten Hag Sebut Ramos Bos Los Blancos 2019 - Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, menyebut bek Real Madrid Sergio Ramos adalah bos di klub tersebut jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019.

Real Madrid Vs Ajax Dan Ten Hag Sebut Ramos Bos Los Blancos 2019
Real Madrid Vs Ajax Dan Ten Hag Sebut Ramos Bos Los Blancos 2019


Ramos dipastikan absen pada laga tersebut karena sanksi UEFA yang diterimanya di Liga Champions.

Ten Hag menyebut Madrid bakal mengalami kerugian karena tak diperkuat Ramos. Pasalnya, Ramos dinilainya merupakan andalan Los Blancos di lini belakang.

"Ramos adalah bos Madrid di lapangan maupun di luar lapangan. Ketidakhadirannya jelas sekali merupakan kehilangan secara taktik dan secara mental."

"Ini merupakan kerugian yang akan dialami Real Madrid. Tentu saja [Madrid] tak akan sebagus sebagai tim jika saja Ramos bermain," tutur Ten Hag seperti dikutip dari ESPN.

Nacho Fernandez kemungkinan akan menggantikan Ramos di bek tengah menemani Raphael Varane.

Ajax Amsterdam kalah 1-2 dari Los Merengues pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 di Stadion Johan Cruyf Arena. Meski demikian, Ten Hag tetap optimistis Ajax masih bisa lolos dengan meraih kemenangan lebih dari selisih satu gol ke gawang tuan rumah.

"Target kami selalu sama. Untuk mencetak gol sebanyaknya. Ini adalah Ajax. Kami tidak peduli lawan yang akan kami hadapi," terang Ten Hag.

Ten Hag juga mewaspadai motivasi Madrid untuk menjadikan Liga Champions sebagai gelar yang masih memungkinkan mereka rebut setelah gagal di Copa del Rey dan peluang juara di La Liga Spanyol musim ini sangat tipis.
Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support