• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 28 Februari 2019

Pemain Tottenham Harry Kane Bisa Pecahkan Rekor Duel Melawan Arsenal 2019

Pemain Tottenham Harry Kane Bisa Pecahkan Rekor Duel Melawan Arsenal 2019 - Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, berpeluang besar memecahkan rekor dalam derby lawan Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Wembley, Sabtu (2/3).

Pemain Tottenham Harry Kane Bisa Pecahkan Rekor Duel Melawan Arsenal 2019
Pemain Tottenham Harry Kane Bisa Pecahkan Rekor Duel Melawan Arsenal 2019


Harry Kane saat ini sudah mencetak delapan gol dalam derby lawan Arsenal. Catatan itu membuat Harry Kane sejajar dengan Emmanuel Adebayor sebagai pemegang rekor gol dalam duel Tottenham lawan Arsenal di Liga Primer Inggris.

Dengan demikian, Harry Kane hanya butuh satu gol lagi untuk berdiri sendirian sebagai pemegang rekor gol di derby Tottenham lawan Arsenal.

Harry Kane sendiri baru saja kembali dari cedera pergelangan kaki yang membuatnya absen selama lebih dari satu bulan. Setelah kembali, Harry Kane langsung mencetak gol ke gawang Burnley. Namun Tottenham kalah 1-2 di akhir pertandingan.

Kondisi Tottenham saat ini sedang buruk lantaran menelan dua kekalahan beruntun. Setelah kalah dari Burnley, Tottenham kembali kalah dari Chelsea.

Dalam duel pertama antara Tottenham lawan Arsenal di Stadion Emirates, Tottenham tumbang dengan skor 2-4. Duel tersebut berlangsung sengit dan seru. Setelah Arsenal membuka keunggulan lewat Pierre Emerick-Aubameyang, Tottenham berbalik unggul usai Eric Dier dan Harry Kane menjebol gawang Bernd Leno.

Namun Arsenal mengamuk di babak kedua dan mencetak tiga gol balasan lewat Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Lucas Torreira.

Setelah 17 hari berselang, Tottenham berhasil melakukan balas dendam di ajang Piala Liga. 'The Lily Whites' mampu menaklukkan Arsenal dengan skor 2-0 lewat gol Son Heung-min dan Dele Alli.
Share:

Berikut Lima Pertandingan Big Match Termasuj Real Madrid Vs Barcelona 2019

Berikut Lima Pertandingan Big Match Termasuj Real Madrid Vs Barcelona 2019 - Ada lima big match yang bakal tersaji di kompetisi Eropa pekan ini, termasuk El Clasico Real Madrid lawan Barcelona dan Napoli lawan Juventus di Serie A.

Berikut Lima Pertandingan Big Match Termasuj Real Madrid Vs Barcelona 2019
Berikut Lima Pertandingan Big Match Termasuj Real Madrid Vs Barcelona 2019


Dari kompetisi Liga Inggris, ada dua big match yang juga merupakan derby pekan ini, yaitu Tottenham Hotspur lawan Arsenal dan Everton menghadapi Liverpool.

Derby London antara Tottenham lawan Arsenal merupakan duel penting bagi kedua tim. Tottenham yang kini tertinggal sembilan angka dari pemuncak klasemen Liverpool butuh kemenangan agar bisa menjaga harapan untuk jadi juara Liga Inggris musim ini atau setidaknya mengamankan posisi di zona empat besar yang makin terancam oleh Arsenal dan Manchester United.

Jika Arsenal mampu menaklukkan Tottenham, maka selisih poin kedua tim menjadi satu poin. Arsenal pun bisa bermimpi untuk menapak naik ke peringkat ketiga.

Sementara itu dari derby Merseyside, Liverpool yang kini mengumpulkan 69 poin bakal menghadapi lawan tangguh, Everton. Pada pertemuan pertama, Liverpool butuh gol Divock Origi di masa injury time untuk meraih kemenangan tipis 1-0. The Reds terus butuh kemenangan demi lari dari kejaran Manchester City.

Berikut Lima Pertandingan Big Match Termasuj Real Madrid Vs Barcelona 2019
Berikut Lima Pertandingan Big Match Termasuj Real Madrid Vs Barcelona 2019


Di Liga Spanyol, duel Real Madrid lawan Barcelona kembali tersaji pekan ini setelah pada hari Rabu (27/2), mereka berjumpa di ajang Copa del Rey. Kemenangan 3-0 Barcelona di Copa del Rey tentu memanaskan situasi jelang laga ini.

Real Madrid tentu tidak mau dipermalukan kembali di depan suporter mereka sedangkan Barcelona tak mau menyia-nyiakan kesempatan bagus untuk kembali memberikan pukulan telak pada Real Madrid yang tengah terpuruk dari segi kondisi mental.

Dari kompetisi Serie A, akan ada duel Napoli lawan Juventus di San Paolo. Duel ini merupakan kesempatan terakhir bagi Napoli untuk bertahan di perburuan titel Liga Italia. Jika Napoli kalah, maka Napoli harus merelakan Juventus kembali juara lantaran selishi poin mereka menjadi 16 angka dengan 12 laga tersisa.

Duel lain yang tak kalah menarik adalah Lazio lawan AS Roma di Stadion Olimpico. Lazio bisa merapatkan diri dengan AS Roma di posisi kelima bila mereka mampu mengalahkan sang rival, karena mereka juga masih punya satu laga sisa lebih banyak.

Jika Lazio kalah, maka posisi mereka justru terancam dari zona Liga Europa karena selisih poin mereka dengan Torino, Atalanta, Fiorentina, dan Sampdoria juga tak berbeda jauh.

Sementara itu Roma butuh kemenangan untuk mengejar AC Milan yang ada di batas akhir zona Liga Champions. Saat ini AC Milan mengoleksi 45 angka, unggul satu poin dari Roma.

5 Big Match Liga Eropa Pekan Ini

Tottenham Hotspur vs Arsenal (Sabtu, 2 Maret, 19.30)
Lazio vs AS Roma (Minggu, 3 Maret, 02.30)
Real Madrid vs Barcelona (Minggu, 3 Maret, 02.45)
Everton vs Liverpool (Minggu, 3 Maret, 23.15)
Napoli vs Juventus (Senin, 4 Maret, 02.30)
Share:

Pelatih Luis Milla Diam-Diam Pantau Perjuangan Timnas Muda U-22 2019

Pelatih Luis Milla Diam-Diam Pantau Perjuangan Timnas Muda U-22 2019 - Diam-diam eks pelatih Timnas Indonesia Luis Milla masih memantau perjuangan Timnas Indonesia U-22 sampai juara Piala AFF U-22 2019.

Pelatih Luis Milla Diam-Diam Pantau Perjuangan Timnas Muda U-22 2019
Pelatih Luis Milla Diam-Diam Pantau Perjuangan Timnas Muda U-22 2019


Pelatih asal Spanyol tersebut memberikan ucapan selamat kepada Timnas Indonesia U-22 yang sukses meraih gelar juara Piala AFF U-22 2018 di Phnom Penh Kamboja.

Ucapan tersebut dilontarkannya melalui Insta Story akun Instagram miliknya nya pada Rabu (27/2) dengan mengunggah foto perayaan juara skuat besutan Indra Sjafri.

"Selamat kepada Timnas Indonesia U-22. Kerja keras terbayar lunas! Pertahankan," demikian tulis Milla dalam Insta Story-nya.

Sejak tak lagi menangani skuat Merah Putih, Milla nyaris tak pernah mengunggah di akun media sosialnya terkait Timnas Indonesia. Namun, kali ini ia memberikan ucapan selamat kepada Witan Sulaeman dan kawan-kawan.

Milla juga sebelumnya pernah mengatakan tetap akan menjadi salah satu suporter Garuda meski tak lagi menangani tim tersebut. Pernyataannya yang pernah dilontarkan akan tetap memantau perkembangan Timnas Indonesia pun bukan janji belaka.

Kemungkinan pula ia masih menjalin kontak dengan beberapa orang dekatnya di Indonesia, salah satunya adalah mantan penerjemahnya di Timnas Indonesia, Bayu Sari Eka.

Milla juga disebut dekat dengan sejumlah pelatih macam Indra Sjafri dan Fakhri Husaini saat mantan gelandang Barcelona dan Real Madrid itu menangani Timnas Indonesia.

Ditangani mantan kolega Milla, Indra Sjafri, Timnas Indonesia mampu menyabet Piala AFF U-22 2019. Garuda Muda sukses mengalahkan Thailand secara dramatis dengan skor 2-1 pada laga final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Selasa (26/2).

Merah Putih sempat tertinggal 0-1 akibat gol Saringkan Promsupa pada menit ke-57. Promsupa mencetak gol melalui tandukan memanfaatkan sepakan bebas.

Hanya dua menit berselang, Merah Putih mampu menyamakan skor berkat tendangan Sani Rizki Fauzi. Bola tendangannya sempat membentur dada bek tengah Thailand Marco Ballini sehingga bola berubah arah dan mengecoh kiper lawan sehingga masuk ke gawang.

Garuda Muda membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol spektakuler tandukan Osvaldo Haay pada menit ke-64 menyambut tendangan bebas Luthfi Kamal. Gelar juara Piala AFF U-22 merupakan yang kali pertama bagi Indonesia.
Share:

Seorang Pemain Dari Papua Bertemu Jokowi Dan Minta Jalan Papua Diperbaiki 2019

Seorang Pemain Dari Papua Bertemu Jokowi Dan Minta Jalan Papua Diperbaiki 2019 - Striker Timnas Indonesia U-22 Marinus Wanewar tak menyia-nyiakan kesempatan bertemu Presiden Joko Widodo untuk meminta pembangunan jalan di Sarmi, Papua.

Seorang Pemain Dari Papua Bertemu Jokowi Dan Minta Jalan Papua Diperbaiki 2019
Seorang Pemain Dari Papua Bertemu Jokowi Dan Minta Jalan Papua Diperbaiki 2019


Marinus yang berasal dari Sarmi menyuarakan kondisi kampung halamannya saat mendapat kesempatan berbicara di depan Jokowi.

"Saya dari Sarmi, Pak. Di sana kurang transportasinya, jalannya masih jelek-jelek. Pembangunan belum bagus. Mudah-mudahan saja bisa lebih bagus," ungkap Marinus.


"Lho ini bukan ngomongin sepak bola, ngurusin jalan," ucap Jokowi sambil terkekeh.

Marinus sendiri merupakan salah satu pemain kunci di balik keberhasilan Timnas Indonesia U-22 jadi juara Piala AFF U-22 2019. Marinus menyumbang tiga gol dan jadi pencetak gol terbanyak di turnamen tersebut.

Tak hanya lewat gol-gol yang dicetak, Marinus juga kerap turun ke belakang untuk membantu pertahanan saat dibutuhkan. Dalam laga final, Marinus lebih sering bertahan dan ikut bersusah-payah menahan gempuran Thailand.

Dalam pertemuan dengan pemain Timnas Indonesia U-22, Jokowi memberikan bonus sebesar Rp200 juta kepada setiap pemain.

"Kemarin Menpora kasih bonus berapa? Masing-masing Rp65 juta ya? Ya sudah dari saya masing-masing dapat Rp200 juta. Pelatih dan asisten pelatih juga dapat. Dokternya juga," ucap Jokowi.
Share:

Rabu, 27 Februari 2019

Jokdri Apresiasi Timnas Indonesia Sebelum Diperiksa Satgas 2019

Jokdri Apresiasi Timnas Indonesia Sebelum Diperiksa Satgas 2019 - Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengucapkan terima kasih atas doa dari masyarakat Indonesia sehingga Timnas Indonesia bisa menjadi juara di ajang Piala AFF U-22 2019.

Jokdri Apresiasi Timnas Indonesia Sebelum Diperiksa Satgas 2019
Jokdri Apresiasi Timnas Indonesia Sebelum Diperiksa Satgas 2019


Ucapan itu diungkapkan Joko Driyono saat tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Satgas Anti Mafia Bola, Rabu (27/2).

Timnas Indonesia U-22 tampil sebagai juara di final Piala AFF U-22 2019 usai menaklukkan Thailand 2-1 di Stadion Nasional, Selasa (26/2) malam. Dua gol buat Indonesia dicetak Sani Rizky Fauzi dimenit ke-58 disusul gol Osvaldo Ardilles Haay enam menit kemudian.

"Terima kasih atas doanya, Timnas Indonesia jadi menang," ucap pria yang akrab disapa Jokdri itu singkat kepada wartawan.

Jokdri datang tepat pukul 10.00 WIB di Polda Metro Jaya menggunakan kemeja berwarna biru. Ini kali ketiga Joko Driyono datang memenuhi panggilan penyidik di Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka. Ia menjadi tersangka atas perusakan garis polisi dan pencurian barang bukti terkait dugaan kasus pengaturan pertandingan.

Mengenai pemeriksaannya kali ini mantan CEO PT Liga Indonesia itu tidak banyak berkomentar. "Bismillah, kami jalani," tuturnya.
Share:

Timnas U-22 Menjuari Piala AFF Dan Akan Direncanakan Diarak Besok 2019

Timnas U-22 Menjuari Piala AFF Dan Akan Direncanakan Diarak Besok 2019 - Timnas Indonesia U-22 berencana akan diarak besok, Kamis (28/2), setelah berhasil menjadi juara Piala AFF U-22 2019 dengan mengalahkan Thailand 2-1 di laga final.

Timnas U-22 Menjuari Piala AFF Dan Akan Direncanakan Diarak Besok 2019
Timnas U-22 Menjuari Piala AFF Dan Akan Direncanakan Diarak Besok 2019


Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan Menpora Imam Nahrawi berencana menyambut skuat Timnas Indonesia U-22 di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (27/2) malam.

"Yang jelas ada penjemputan di Bandara Soekarno Hatta. Kalau arak-arakan tidak, karena sudah malam. Beda sama Owi/Butet [saat jadi juara Olimpiade 2016] arak-arakan mulai jam 16.30 saat itu. Kalau sudah malam nanti jadi sorotan," kata Gatot kepada BeritaTV.net.

Rencananya rombongan Timnas Indonesia U-22 tiba di Jakarta pada pukul 19.00 WIB. Setelah seremonial penyambutan, tim asuhan Indra Sjafri itu bakal langsung menuju hotel untuk beristirahat.

Gatot mengungkapkan ada rencana arak-arakan untuk Timnas Indonesia U-22 pada Kamis (28/2). Namun, Gatot belum bisa berbicara banyak soal rencana tersebut, termasuk rute yang bakal dilalui Timnas Indonesia U-22.

"Untuk arak-arakan kami sedang merencanakan untuk besok [Kamis]. Tapi masih kami rapatkan pagi ini di Kemenpora. Rencana biasa, disambut resmi oleh Pak Menteri dan dari PSSI kita harapkan juga ikut bergabung," ucap Gatot.

Sementara itu terkait bonus Rp2,1 miliar buat Timnas Indonesia U-22 dari Kemenpora, Gatot memastikan anggaran tersebut sudah tersedia di Deputi III Kemenpora. Jumlah tersebut merupakan anggaran total yang dibagi ke seluruh perangkat tim, mulai dari pemain, pelatih dan ofisial.

"[Bonus] itu dari anggaran penghargaan yang ada di Deputi III [Kemenpora]. Ada semacam anggaran yang sudah dipersiapkan kalau ada event tertentu. Kriterianya asal ada prestasi dan itu bentuk apresiasinya dari anggaran tersebut. Semacam pos taktis," ucap Gatot.
Share:

Senin, 25 Februari 2019

Sriker Real Madrid Benzema Merasa Bahagia Tanpa Ronaldo Di Madrid 2019

Sriker Real Madrid Benzema Merasa Bahagia Tanpa Ronaldo Di Madrid 2019 - Striker Real Madrid, Karim Benzema, merasa lebih bahagia tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo di Los Blancos.

Sriker Real Madrid Benzema Merasa Bahagia Tanpa Ronaldo Di Madrid 2019
Sriker Real Madrid Benzema Merasa Bahagia Tanpa Ronaldo Di Madrid 2019


Benzema blak-blakan mengungkapkan ia tak menjadi bagian penting dari Madrid selama Ronaldo membela klub itu. CR7 sendiri memilih hengkang ke Juventus musim ini karena merasa tak lagi dibutuhkan Presiden Real Madrid Florentino Perez.

"Sebelumnya saya main untuk Ronaldo. Saya selalu mencarinya untuk membantunya mencetak banyak gol. Saya bermain sebagai orang kedua."

"Sekarang [setelah Ronaldo pergi] saya satu-satunya yang mengemban tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa saya ingin mencetak gol dan memimpin tim [Real Madrid]," ujar Benzema kepada France Football seperti dikutip dari AS.

Benzema mengatakan saat ini ia merasa memiliki kehidupan yang berarti membela Madrid. Hal itu ia buktikan dengan raihan golnya untuk Los Merengues musim ini.

Pemain asal Prancis itu tecatat sudah mencetak 20 gol dalam 40 penampilannya bersama Madrid di seluruh kompetisi. Sebanyak 11 gol ia ciptakan di La Liga Spanyol, empat di Copa del Rey, empat di Liga Champions, dan satu lagi di Piala Super Spanyol.

"Saya sekarang bisa bermain sepak bola yang sebenarnya. Saya merasa jauh lebih penting dan saya sangat bahagia tentang hal itu," tutur Benzema.

Benzema merasa seperti mendapat kehidupan baru setelah kepergian Ronaldo dari Madrid ke Juventus. Ronaldo sendiri sudah mengemas 21 gol untuk Si Nyonya Tua di seluruh kompetisi musim ini, jumlah itu lebih banyak satu gol dari Benzema.

Catatan gol terbaik Benzema di Madrid diciptakannya pada musim 2011/2012. Ia mengoleksi 32 gol dalam 52 penampilannya di seluruh kompetisi.

Benzema juga mencetak gol melalui tendangan penalti saat Madrid mengalahkan Levante 2-1 pada laga lanjutan La Liga Spanbyol 2018/2019, Minggu (24/2). Sedangkan satu gol lagi disumbangkan Gareth Bale melalui titik putih pula.
Share:

Prediksi Timnas Indonesia Umur 22 Melawan Thailand Di Final Piala AFF 2019

Prediksi Timnas Indonesia Umur 22 Melawan Thailand Di Final Piala AFF 2019 - Timnas Indonesia U-22 bersiap menghadapi ujian terakhir berjumpa timnas Thailand di laga final untuk merengkuh juara Piala AFF U-22 2019. Berikut prediksi Timnas Indonesia U-22 vs Thailand pada laga di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Selasa (26/2).

Prediksi Timnas Indonesia Umur 22 Melawan Thailand Di Final Piala AFF 2019
Prediksi Timnas Indonesia Umur 22 Melawan Thailand Di Final Piala AFF 2019


Indra Sjafri yang kini menangani Timnas Indonesia U-22 sudah cukup familier berjumpa Thailand saat ia masih melatih Timnas Indonesia U-19. Total sudah empat kali ia bersua skuat Gajah Perang, dengan rincian dua kali menang dan dua kali tumbang.

Menangani Garuda Muda, Indra kembali mengarahkan skuatnya untuk melawan Thailand di level kompetisi kelompok umur di Asia Tenggara. Jika menang, ia akan kembali memecahkan rekor membawa Merah Putih untuk merengkuh trofi Piala AFF U-22 untuk kali pertama.

Berikut prediksi yang dikumpulkan dari tim redaksi olahraga BeritaTV.net terkait laga antara Timnas Indonesia U-22 vs Thailand di Piala AFF U-22 2019.

Kepercayaan diri Timnas Indonesia U-22 sedang tinggi untuk menghadapi Thailand di babak final. Kepercayaan diri itu harus dijaga Indra Sjafri agar Marinus Wanewar dan kawan-kawan tidak demam panggung di laga final.

Pertandingan pasti akan berlangsung ketat dan sengit sejak awal laga. Detail-detail kecil bisa menentukan hasil pertandingan, terutama bola-bola mati. Terlebih dua dari tiga gol yang bersarang ke gawang Indonesia sejauh ini terjadi lewat skema bola mati.

Indonesia punya potensi untuk menang tipis atas Thailand dalam waktu 90 menit. Tapi, saya prediksi Garuda Muda akan menang atas Thailand lewat drama adu penalti.

Thailand merupakan lawan terakhir bagi Garuda Muda untuk merengkuh juara Piala AFF U-22 2019. Meski demikian, Gajah Perang tampaknya belum tentu menjadi lawan terkuat skuat arahan Indra Sjafri.

Setidaknya demikian jika melihat hitung-hitungan di atas kertas. Thailand harus bersusah payah lolos ke final melalui drama adu penalti atas Kamboja setelah pada laga normal dan babak tambahan waktu berakhir imbang.

Sebaliknya, Indonesia pernah menghantam kepongahan tuan rumah Kamboja dengan skor 2-0 sekaligus melaju ke semifinal. Di final, Merah Putih juga menaklukkan juara Grup A, Vietnam dengan skor 1-0.

Meski demikian, hasil sebenarnya tentu ada di lapangan mengandalkan sepenuhnya pada tekad dan fokus para pemain, termasuk pula konsistensi mereka. Jika Luthfi Kamal dan kawan-kawan konsisten sepanjang laga, saya prediksi Thailand bisa ditaklukkan dengan skor 2-1 dan Indonesia merebut juara Piala AFF U-22.

Melihat perjalanan menuju babak final, Timnas Indonesia U-22 punya jalan yang lebih terjal bila dibandingkan Thailand. Timnas Indonesia tak selalu bermain baik, namun bisa menemukan cara untuk terhindar dari kekalahan.

Level permainan yang tak selalu bagus namun bisa menemukan solusi atas masalah di tengah pertandingan adalah modal besar bagi Timnas Indonesia untuk percaya diri di laga final. Timnas Indonesia sudah mendapati bermacam kondisi, baik tertinggal maupun unggul lebih dulu.

Thailand memang belum pernah kebobolan namun hal itu bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia. Jika Marinus Wanewar dan kawan-kawan bisa mencetak gol cepat, hal itu akan jadi pukulan telak untuk Thailand yang tak pernah berada dalam kondisi tertinggal. Skor1-0 untuk Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia U-22 terbukti mampu mengalahkan dua lawan yang tidak bisa ditaklukkan Thailand dalam waktu normal, yakni Kamboja dan Vietnam.

Biarpun demikian, Thailand adalah tim pilih tanding yang bisa saja memberi kenyataan pahit bagi skuat Garuda. Kendati kalah produktif ketimbang Tim Merah Putih, kemampuan bertahan Tim Gajah Perang berujung pada empat clean sheet.

Mental tanding yang sudah cukup teruji bisa kembali diasah dalam laga kali ini. Duel ketat akan menghasilkan banyak gol dan berujung kemenangan 3-2 bagi Indonesia lewat babak perpanjangan waktu.

Grafik permainan Timnas Indonesia U-22 terus meningkat hingga berhasil lolos ke final. Adaptasi dengan kondisi lapangan dengan rumput artifisial juga sudah semakin baik. Terbukti ketika Witan Sulaeman dkk berhasil menguasai permainan sekaligus mengalahkan Vietnam di semifinal.

Mental bertanding bakal jadi penentu hasil akhir di laga final melawan Thailand. Jika mampu meningkatkan grafik permainan di laga puncak, saya prediksi Witan Sulaeman bisa mengalahkan Thailand minimal dengan skor 2-1.

Perjumpaan Timnas Indonesia U-22 dengan Thailand di final Piala AFF U-22 2019 melanjutkan persaingan kedua negara di turnamen antarnegara ASEAN. Duel kedua tim ibarat El Clasico Asia Tenggara. Meski ini level U-22 saya memprediksi pertandingan nanti akan tetap menarik seperti di kelompok usia lainnya.

Timnas Indonesia U-22 mencapai final dengan kepercayaan diri yang tinggi. Akan tetapi, Thailand lebih siap menjadi juara di turnamen kali ini. Tim asuhan Indra Sjafri perlu bekerja keras menembus solidnya pertahanan Thailand yang sejauh ini belom kebobolan.

Sengitnya persaingan di lapangan tampaknya akan membuat laga berakhir imbang hingga babak tambahan. Namun jika sampai berakhir dengan adu penalti, Thailand lebih siap memenangi pertandingan ini. Dengan begitu harapan Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF pun kandas.

Share:

Minggu, 24 Februari 2019

Ronaldo Diberitakan Kesal Usai Dybala Mencetak Gol Untuk Juventus 2019

Ronaldo Diberitakan Kesal Usai Dybala Mencetak Gol Untuk Juventus 2019 - Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, disebut sempat kesal sesaat usai Paulo Dybala mencetak gol ke gawang Bologna pada menit ke-67.

Ronaldo Diberitakan Kesal Usai Dybala Mencetak Gol Untuk Juventus 2019
Ronaldo Diberitakan Kesal Usai Dybala Mencetak Gol Untuk Juventus 2019


Tim besutan Massimiliano Allegri sendiri menang 1-0 atas lawannya itu pada laga lanjutan Liga Italia Serie A 2018/2019 di Stadion Renato Dell'Ara, Minggu (24/2).

Dybala memanfaatkan bola rebound dari bek tim tuan rumah Filipe Helander yang menghalau umpan silang Blaise Matuidi dari sisi kiri. Dybala masuk pada menit ke-59 menggantikan Alex Sandro.

Matuidi sebenarnya berniat memberikan umpan ke arah Ronaldo yang sudah berdiri di depan gawang lawan. Namun, Helander yang berdiri di depan Cr7 sigap menghalau bola.

Tendangannya tak begitu keras sehingga bola jatuh di depan Dybala. Tak ingin membuang peluang, pemain asal Argentina itu langsung menendang bola dan masuk ke gawang yang dijaga Lukasz Skorupsi.

Dalam tayangan ulang, Ronaldo tampak seperti meninju udara dengan tangan kanannya beberapa saat usai Dybala cetak gol.

Daily Star melansir, gestur yang ditunjukkan Ronaldo tersebut ditengarai merupakan ekspresi kekecewaannya tak mendapat peluang untuk mencetak gol. Kesempatan itu justru menjadi milik Dybala yang berhasil mencetak gol.

Meski sempat kesal, Ronaldo ikut para pemain Juve lainnya mendatangi Dybala untuk memberikan selamat kepada pemain tersebut.

CR7 ikut memeluk Dybala dengan melempar senyuman, namun rautnya tak begitu ceria seperti ketika ia membuat gol. Ketika penyerang timnas Portrugal itu mencetak gol untuk Juve, ia kerap meniru gestur perayaan gol 'topeng gladiator' Dybala.

Juventus sendiri memperkokoh posisi di puncak klasemen Liga Italia Serie A musim ini dengan mengantongi 69 poin atau menjauh 13 poin dari Napoli di peringkat kedua.
Share:

Menolak Diganti Di Chelsea Vs Man City Kepa Tidak Ditegur Sarri 2019

Menolak Diganti Di Chelsea Vs Man City Kepa Tidak Ditegur Sarri 2019 - Manajer Chelsea Maurizio Sarri menyatakan tidak akan membahas insiden Kepa Arrizabalaga yang menolak diganti pada final Piala Liga melawan Manchester City dan tak akan memberikan teguran keras.

Menolak Diganti Di Chelsea Vs Man City Kepa Tidak Ditegur Sarri 2019
Menolak Diganti Di Chelsea Vs Man City Kepa Tidak Ditegur Sarri 2019


Kepa bersikeras tak mau keluar lapangan saat Sarri memberi isyarat untuk menarik keluar jelang adu penalti. Kepa menekankan dalam kondisi bagus di lapangan.

Sarri akhirnya batal menurunkan Willy Caballero. Kepa bermain hingga adu penalti dan akhirnya Chelsea gagal jadi juara Piala Liga.

Setelah pertandingan usai, Sarri menekankan insiden tersebut adalah sebuah kesalahpahaman. Ia tak akan membahas hal tersebut secara khusus dan Kepa tidak akan mendapat teguran ataupun sanksi.

"Tidak, saya hanya harus berbicara dengannya untuk melakukan klarifikasi karena saat ini saya sudah memahami dengan sangat baik situasi yang ada."

"Hal ini hanyalah sebuah kesalahpahaman yang besar. Kepa benar, namun ia bertindak dan berperilaku dalam cara yang salah. Namun secara mental, ia benar, dan ia bisa berlanjut ke babak adu penalti," ujar Sarri seperti dikutip dari SkySports.

Sarri menekankan kesalahpahaman yang ada bisa menjadi bencana besar bagi Chelsea bila tak segera ditanggapi.

"Dia harus memahami bahwa kesalahpahaman bisa menempatkan kami dalam masalah, terutama dengan kalian [media]. Saya hanya perlu menjelaskan situasi pada Kepa tanpa terkait masalah lainnya," tutur Sarri, dikutip dari SkySports.

Kepa sendiri mengakui bahwa aksinya itu bisa menimbulkan kesalahpahaman di mata publik.

"Saya tahu bahwa jika kalian melihat dari luar, saya tak tahu bagaimana hal itu terlihat, maka itu mungkin bukan sebuah gambar yang bagus."

"Saya sudah berbicara dengan bos dan saya rasa hal itu adalah kesalahpahaman. Saya memahami televisi, media sosial, mereka membicarakan hal itu. Saya ada di sini untuk menjelaskan bahwa saya tidak melakukan kesengajaan untuk menentang manajer," ucap Kepa dikutip dari situs resmi Chelsea.
Share:

Sabtu, 23 Februari 2019

Berikut Prediksi Timnas Indonesia Melawan Vietnam Di Piala AFF 2019

Berikut Prediksi Timnas Indonesia Melawan Vietnam Di Piala AFF 2019 - Timnas Indonesia U-22 bakal menghadapi ujian lebih berat menghadapi timnas Vietnam di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Minggu (24/2) sore. Berikut prediksi Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam.

Berikut Prediksi Timnas Indonesia Melawan Vietnam Di Piala AFF 2019
Berikut Prediksi Timnas Indonesia Melawan Vietnam Di Piala AFF 2019


Laga semifinal Piala AFF U-22 2019 tersebut bakal dimulai pada pukul 15.30 WIB. Skuat arahan Indra Sjafri tak ingin kehilangan momentum saat berjumpa Vietnam.

Meski demikian, Garuda Muda bakal tak diperkuat Andy Setyo karena mengalami cedera saat menghadapi Kamboja. Timnas Indonesia U-22 sendiri memastikan tiket semifinal usai mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-0.

Indra menyebut Andy Setyo kemungkinan bakal absen hingga final jika skuatnya melaju ke babak tersebut mengalahkan Vietnam.

Berikut prediksi yang dikumpulkan dari redaksi olahraga BeritaTV.net antara Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam di Piala AFF U-22:

Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Vietnam di laga semifinal Piala AFF U-22 2019. Melihat performa dari tiga pertandingan yang telah dilalui, jelas terlihat bahwa permainan tim skuat Merah-Putih terus mengalami peningkatan.

Di laga terakhir lawan Kamboja, Timnas Indonesia terbukti sudah bisa memainkan sistem permainan yang diinginkan. Hanya saja, masih ada sejumlah peluang emas yang gagal dimaksimalkan untuk bisa jadi gol.

Kesalahan ini yang harus diperbaiki saat laga lawan Vietnam. Bila Timnas Indonesia U-22 bisa mencetak gol cepat, maka fokus Timnas Indonesia bisa beralih ke lini pertahanan di akhir pertandingan karena Vietnam punya tren yang sangat bagus perihal mencetak gol di paruh akhir pertandingan. Timnas Indonesia akan ke final dengan skor 1-0.

Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi salah satu tim unggulan di Piala AFF U-22: Vietnam. Tim tersebut berstatus sebagai juara grup lolos ke semifinal, sedangkan Merah Putih hanya runner-up Grup B.

Vietnam seperti tampi tuan rumah di Kamboja. Skuat Golden Stars itu tentu akan bermain militan menggempur pertahanan skuat arahan Indra Sjafri.

Bukan berkara mudah bagi Witan Sulaeman dan kawan-kawan, namun minimal mereka bisa mengimbangi permainan lawannya nanti. Laga akan berakhir imbang 1-1 hingga dilanjutkan melalui adu penalti. Di situasi krusial ini, Garuda Muda saya prediksi bakal memenangkannya dan lolos ke final.

Vietnam menjadi lawan dengan level berbeda yang akan dihadapi Timnas Indonesia U-22. Semifinal Piala AFF U-22 memberikan tantangan tersendiri. Tidak pernah mudah melawan Vietnam, terlebih langkah awal anak asuh Indra Sjafri tak terlalu mantap.

Kecepatan dan organisasi permainan yang rapi milik Vietnam bisa merepotkan skuat Garuda Muda. Sebaliknya Bagas Adi dan kawan-kawan juga dapat mengancam gawang lawan, namun tentu banyak hal yang harus dibenahi sebelum melakukan itu.

Timnas Indonesia bisa saja kalah di laga semifinal dengan skor 0-2 dan mendapat pelajaran untuk tampil di kualifikasi Piala Asia U-23 bulan depan.

Timnas Indonesia U-22 harus menunggu lebih lama untuk menjadi juara Piala AFF U-22. Gelaran edisi tahun ini pun tampaknya belum menjadi milik Garuda Muda.

Timnas Indonesia mengarungi Piala AFF U-22 dengan catatan kurang meyakinkan. Karena faktor lapangan yang buruk Tim Merah Putih hanya meraih imbang di dua laga awal. Timnas Indonesia U-22 baru menang di laga terakhir lawan Kamboja.

Di semifinal, Timnas Indonesia mendapat lawan yang lebih berat daripada fase grup, Vietnam. Tim berjuluk Bintang Emas itu akan menekan Timnas Indonesia lewat serangan balik dan permainan taktis. Bola-bola mati juga berpeluang menyumbang gol untuk Vietnam. Tim lawan pun berpotensi menang 3-0.

Peluang untuk menang jelas ada bagi Timnas Indonesia U-22, tapi tim asuhan Indra Sjafri harus mengeluarkan kemampuan terbaik dan 100 persen fokus sepanjang pertandingan. Pasalnya, Vietnam berada di level yang lain ketimbang tiga lawan Indonesia di Grup B.

Sejak awal Timnas Indonesia U-22 dipastikan akan diajak bermain cepat lawan Vietnam. Indonesia tidak bisa bermain pasif melawan Vietnam jika tidak ingin terhukum di lini belakang.

Jika Timnas Indonesia U-22 mampu main berani, Garuda Muda saya prediksi bisa menang tipis 1-0 atau 2-1. Jika tidak Indonesia bisa meraih kemenangan lewat adu penalti.
Share:

Berikut Prediksi Manchester United Melawan Liverpool Di Liga Inggris 2019

Berikut Prediksi Manchester United Melawan Liverpool Di Liga Inggris 2019 - Duel klub rival abadi, Manchester United dan Liverpool di Stadion Old Trafford bakal tersaji Sabtu (24/2) malam ini pukul 21.05 WIB. Berikut prediksi laga Man United vs Liverpool.

Berikut Prediksi Manchester United Melawan Liverpool Di Liga Inggris 2019
Berikut Prediksi Manchester United Melawan Liverpool Di Liga Inggris 2019


Pekan ke-27 Liga Inggris 2018/2019 bakal kembali panas karena dua tim besar, Setan Merah dan Liverpool akan bentrok malam ini.

Skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer tengah percaya diri setelah pada pekan sebelumnya mengalahkan Fulham dengan skor 3-0 di Liga Primer Inggris. Begitu pula The Reds yang juga mengantongi hasil positif usai mengalahkan AFC Bournemouth 3-0.

Berikut prediksi yang dikumpulkan dari redaksi olahraga BeritaTV.net antara Manchester United vs Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford:

Manchester United berhasil membuktikan bahwa kekalahan di Liga Champions tidak membawa dampak berlebihan bagi performa mereka di kompetisi domestik.

Setelah menang lawan Chelsea di Piala FA, kepercayaan diri Manchester United kembali pulih. Setan Merah punya modal bagus untuk bisa meredam Liverpool di hadapan pendukung mereka.

Sementara itu catatan laga tandang Liverpool sendiri terbilang kurang bagus dalam empat laga terakhir lantaran mereka hanya mampu sekali meraih kemenangan, sekali imbang, dan menelan dua kekalahan.

Bila Paul Pogba tampil di level permainan terbaik, maka ia akan jadi ancaman utama bagi lini pertahanan Liverpool. Manchester United akan pulang dengan kemenangan 2-1 di tangan.

Tamu Tak Sopan di Old Trafford (Nova Arifianto)

Man United kemungkinan akan kembali menjalani laga dengan kualitas serupa pertandingan melawan Paris Saint-Germain, sesuatu yang sudah lama tidak ditemukan skuat The Red Devils --seperti yang dikatakan Ole Gunnar Solskjaer.

Mutu kedua kesebelasan cukup berimbang dan Liverpool bisa menang seandainya bermain tanpa ada beban melupakan tekanan Man City di klasemen.

Skor 2-0 kembali akan mengingatkan Solskjaer dan anak asuhnya bahwa Man United masih butuh konsistensi untuk kembali bersaing di papan atas.

Solskjaer Lanjutkan Tren Positif di Liga Primer (Surya Sumirat)

Manchester United akan melanjutkan tren positif di Liga Primer Inggris di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah akan tetap memiliki rekor tidak terkalahkan bersama Solskjaer usai melawan Liverpool.

Meski bermain di kandang lawan, Liverpool akan tetap mendominasi penguasaan bola. Akan tetapi Man United lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, seperti saat melawan Chelsea.

Paul Pogba akan tetap memegang peranan dalam laga ini. Sedangkan Marcus Rashford dan Romelu Lukaku jadi pencetak gol. Saya memprediksi Man United akan menang 2-0.

Manchester United tampaknya dalam rasa percaya diri yang cukup tinggi menjamu Liverpool usai mengalahkan Fulham 3-0 pada laga pekan sebelumnya.

Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer tentu berambisi besar mengalahkan rival mereka, Liverpool, sekaligus menjaga tren positif di Stadion Old Trafford. Namun, bukan perkara mudah menaklukkan The Reds musim ini.

Pasalnya, skuat arahan Juergen Klopp juga masih cukup solid untuk bisa dikalahkan MU. Saya prediksi Setan Merah akan ditahan imbang 2-2 di kandang mereka sendiri dari tamunya itu.

Bermain di kandang dan sedang dalam performa terbaik membuat Man United saya prediksi akan mengalahkan Liverpool dan memberi The Reds tekanan dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini.

Man United memang tidak dalam perebutan gelar, tapi The Red Devils tentunya juga tidak ingin rival abadi mereka, Liverpool, merebut gelar liga. Pertandingan akan berlangsung cepat dan ketat.

Skor 2-1 untuk Man United saya prediksi akan terjadi.
Share:

Jumat, 22 Februari 2019

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh - Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, menganggap hukuman yang diberikan Komisi Atletik Nevada (NAC) untuk juara dunia kelas ringan UFC itu sangat aneh.

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh
Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh


Khabib mendapat hukuman denda US$500 ribu dan sembilan bulan larangan tampil di Nevada karena menyebabkan kericuhan usai pertarungan UFC 229 melawan Conor McGregor pada Oktober 2018.

NAC menyatakan hukuman untuk Khabib bisa berkurang menjadi enam bulan jika petarung asal Rusia itu bekerja untuk NAC untuk mengkampanyekan anti-perundungan. Jika Khabib ikut dalam kampanye itu, maka dia bisa kembali tampil di Nevada pada April 2019.

Mendez yang melatih Khabib di American Kickboxing Academy menganggap hukuman dari NAC sangat aneh. Pasalnya, Khabib merupakan korban perundungan McGregor sepanjang persiapan hingga pertarungan UFC 229. Mendez menganggap kampanye anti-perundungan itu lebih cocok dilakukan oleh McGregor.

"NCA mengatakan mengutuk tindakan Khabib dan menghukumnya US$500 ribu, tapi di saat bersamaan mereka ingin Khabib melakukan kampanye anti-perundungan, jadi dia bisa kembali tampil April. NCA ingin mencegah petarung melakukan apa yang dilakukan McGregor, tapi mereka ingin Khabib melakukan kampanye anti-perundungan?" ujar Mendez dikutip dari BJ Penn.

"Itu tidak masuk akal. Khabib dihukum US$500 ribu, dan McGregor US$50 ribu, tapi McGregor adalah orang pertama yang melakukan perundungan dan yang Khabib lakukan hanya membela diri. Tapi, NCA ingin Khabib yang melakukan kampanye anti-perundungan," sambung Mendez.

Mendez juga menganggap hukuman satu tahun dan denda US$25 ribu untuk sepupu Khabib, Abubakar Nurmagomedov, sahabatnya, Zubaira Tukhugov, tidak masuk akal. Abubakar dan Zubaira dihukum karena berusaha memukul McGregor usai pertarungan.

"Mereka tidak mendapatkan uang sebanyak itu. Jika ada orang yang mendapat hukuman satu tahun, harusnya orang itu Khabib, bukan orang-orang yang berusaha membantunya. Saya pikir NAC salah menghukum keduanya, itu sebabnya Khabib tidak senang," ucap Mendez.
Share:

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019 - Manchester United akan menjamu Liverpool di Stadion Old Trafford pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (24/2). Berikut jadwal siaran langsung Manchester United vs Liverpool.

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019
Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019


Liverpool kembali menghadapi lawan berat dalam persaingan gelar juara Liga Inggris. Setelah kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Bournemouth, pekan lalu, Liverpool akan dijamu salah satu rival abadi mereka di Liga Inggris, yakni Manchester United.

Jadwal siaran langsung Manchester United vs Liverpool akan digelar Minggu (24/2) mulai pukul 21.05 WIB. Pertandingan bisa disaksikan melalui beIN Sport 1 dan MNC TV.

Kemenangan atas Man United bisa membuat Liverpool bertahan di puncak klasemen Liga Inggris untuk setidaknya satu pekan. Pasalnya, Manchester City tidak akan menjalani laga Liga Inggris akhir pekan ini. Man City akan tampil di final Piala Liga melawan Chelsea di Stadion Wembley pada hari yang sama.

Man United jelas bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Terlebih Man United tidak pernah menelan kekalahan dari sembilan pertandingan Liga Inggris bersama Ole Gunnar Solskjaer dan sukses merebut delapan kemenangan. Delapan kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Inggris membuat Man United kini menembus posisi empat besar dengan torehan 51 poin.

Kepercayaan diri Man United juga sedang meningkat setelah berhasil meraih kemenangan 2-0 di markas Chelsea pada putaran kelima Piala FA.

Liverpool sendiri berhasil mengalahkan Man United 3-1 pada pertemuan pertama di Stadion Anfield, Desember 2018. Itu adalah kemenangan pertama Liverpool atas Man United dari sembilan pertemuan. Dua hari usai kemenangan Liverpool manajemen Man United memecat Jose Mourinho dan menunjuk Solskjaer sebagai manajer interim.

Minggu 24 Februari 2019 / Pukul 21.05 WIB / beIN Sport & MNC TV.
Share:

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019 - Pengamat sepak bola Supriyono mengatakan lini serang Timnas Indonesia U-22 harus tampil lebih kreatif saat melawan Kamboja dalam laga terakhir fase grup Piala AFF U-22 2019 dibanding dua laga sebelumnya.

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019
Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019


Timnas Indonesia U-22 menjalani laga terakhir Grup B melawan tim tuan rumah di Stadion Olimpiade pada Jumat (22/2). Dalam dua pertandingan sebelumnya, skuat asuhan Indra Sjafri bermain imbang lawan Myanmar (1-1) dan Malaysia (2-2).

Menurut Supriyono penampilan lini serang Timnas Indonesia U-22 dalam dua laga itu belum meyakinkan dan belum bisa memberikan harapan. Ia menilai skuat Merah Putih belum bisa berbicara banyak tanpa gelandang Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri dan gelandang Pahang FA Saddil Ramdani.

Egy dan Saddil sempat diminta untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22. Namun, mereka tidak mendapatkan izin dari klub masing-masing. Karena itu, Supriyono berharap tim asuhan Indra Sjafri itu bisa lebih kreatif saat melawan Kamboja.

"Maksudnya begini, jangan terlalu bergantung pada Egy dan Saddil. Minimal tanpa mereka berdua [Timnas Indonesia U-22] harus punya rencana lain. Kontribusi lini depan di uji coba juga belum bagus," ujar Supriyono kepada BeritaTV.net pada Kamis (21/2) malam.

"Jadi intinya adalah setiap individu harus punya sisi ofensif yang tinggi. Asnawi [Mangkualam] di pertandingan pertama pun sering overlap, sering terjadi kebingungan untuk eksekusi atau memberi umpan. Kembali lagi, ketepatan mengambil keputusan itu sangat penting dan harus lebih dimaksimalkan di U-22 ini," Supriyono menambahkan.

Timnas Indonesia U-22 bisa jadi akan diuntungkan dengan posisi Kamboja yang menjadi pemuncak klasemen sementara dengan torehan enam poin.

Tuan rumah bukan tidak mungkin akan memainkan pemain pelapis dalam laga nanti. Kendati demikian Supriyono tetap berharap Garuda Muda bisa mengantisipasi bola-bola mati Kamboja di laga nanti.

"Kalau membandingkan pertandingan pertama dan kedua, sebetulnya Timnas Indonesia U-22 ada kemajuan. Tapi harus diperhatikan antisipasi bola-bola set piece," kata Supriyono.

Selain bola mati, Supriyono menyampaikan pelatih kepala Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri harus dapat merotasi pemain secara yang tepat.

"[Kiper] Awan Setho di laga pertama lawan Myanmar tidak terlalu [buruk], tapi saya tidak tahu rotasi Awan Setho dengan Satria Tama di laga kedua lawan untuk apa? Apakah untuk jam terbang?" ucap Supriyono.

"Kalau menurut saya, rotasi pemain itu untuk memperbaiki performa dan menjalankan taktik. Kemarin kan sepertinya Awan Setho dari sisi pengalaman lebih unggul dari Satria Tama tapi malah terkena rotasi," ucapnya menambahkan.
Share:

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019 - Diogo Dalot menggunakan gaji pertama dari Manchester United untuk membelikan bus bagi sekolah sepak bola Fintas yang merupakan klub masa kecil bek asal Portugal itu.

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019
Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019


Kisah kedermawanan Dalot diungkapkan Luis Travassos yang merupakan koordinator Fintas.

"Kami berbicara dengan Diogo melalui Skype. Dia berada di bus [Man United] dalam perjalanan menuju sebuah pertandingan. Dia menyuruh kami untuk keluar dan kami melihat sebuah bus untuk klub [Fintas]," cerita Travassos kepada A Bola dilansir dari Daily Mail.


"Itu sangat mengejutkan! Dia mempersiapkan segalanya secara rahasia dan menggunakan sebagian dari gaji pertamanya di Inggris untuk kejutan ini. Bagi kami, institusi yang kerap dilanda masalah finansial dan memiliki sedikit sumber daya, pemberian ini sungguh luar biasa," sambungnya.

Meski terkejut dengan pemberian Dalot, tetapi Travassos memaklumi sikap dermawan mantan pemain Porto itu. Pasalnya menurut Travassos, Dalot sudah menunjukkan sikap solidaritas semasa di Fintas.

"Ini membuat kami merinding. Kami punya van, tapi sudah tua. Van itu untuk memenuhi persyaratan peraturan baru mengangkut anak-anak hingga usia 14 tahun," ucap Travassos dikutip dari Sportbible.

"Jendela vannya hanya terbuka setengah, pintu belakang hanya dibuka oleh pengemudi. Untuk mengemudi itu juga diperlukan lisensi khusus mengangkut anak-anak," Travassos menambahkan.

Dalot yang didatangkan Jose Mourinho pada awal musim ini mengenyam pendidikan sepak bola masa kecil di klub Fintas sebelum pindah ke FC Porto pada usia sembilan tahun.

Setelah enam tahun berseragam Porto, Diogo Dalot memutuskan menimba pengalaman berkarier di luar Portugal dengan gabung Man United seharga £19 juta atau setara dengan Rp347,9 miliar.

Di musim ini Dalot yang berusia 19 tahun sudah tampil dalam 13 pertandingan bersama Setan Merah di semua kompetisi dengan menyumbang dua assist.
Share:

Rabu, 20 Februari 2019

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019 - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mulai dimunculkan dalam daftar kandidat manajer Chelsea seiring dengan performa buruk bersama Maurizio Sarri.

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019
Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019


Sejauh ini hanya Zinedine Zidane yang paling sering dihubungkan sebagai pengganti ideal Sarri. Legenda Prancis itu memang banyak diincar klub besar semenjak mundur dari Manchester United.

Selain Zidane, spekulasi di media-media Inggris melibatkan Diego Simeone hingga Laurent Blanc. Nama terakhir juga pernah disebut-sebut sebagai calon pelatih Man United.

Baru, baru ini nama Wenger pun dimunculkan. Adalah mantan pemain Arsenal, David Seaman, yang menyebut Wenger sebagai salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan.

Seaman mengakui Wenger memang berkata tidak akan melanjutkan karier di Liga Inggris karena tak mau berhadapan dengan klub yang dicintainya, Arsenal.

Maklum, Wenger pernah mengabdi selama 22 tahun di Emirates. Akan tetapi masa akhir jabatannya bersama The Gunners kurang menyenangkan lantaran dihujani kritik dari suporter.

"Ya, sepertinya bakal ada lowongan pekerjaan di Chelsea dalam waktu dekat tapi tergantung tiga laga besar yang akan mereka jalani," kata Seaman kepada TalkSport seperti dikutip Sky Sports.

"Dia [Wenger] akan cocok di sana dan di manapun karena dia adalah manajer fantastis," sambungnya.

Meski sulit terwujud, Seaman menilai keputusan Wenger untuk menolak menangani tim Liga Primer Inggris selain Arsenal, mungkin saja terjadi.

"Dia [Wenger] selalu berkata tak mau kembali ke Liga Primer karena cintanya kepada Arsenal. Dia merasa aneh menghadapi Arsenal."

"Tapi waktu akan mengubah itu dan dia bisa saja berpikir saat ini 'saya ingin kembali ke sana dan membuktikan kepada orang-orang kalau mereka salah'. Menurut saya dia telah mendapat banyak kritik yang tak pantas diterima pada tahun-tahun terakhir di Arsenal," lanjut dia.
Share:

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF - Timnas Indonesia U-22 masih memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa lolos ke semifinal Piala AFF U-22 2019 meski ditahan imbang Malaysia di laga kedua.

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF
Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF


Timnas Indonesia membuang peluang meraih kemenangan saat bermain imbang 2-2 dengan Malaysia di laga kedua Grup B di Stadion Olimpiade, Rabu (20/2).

Skuat Garuda unggul dua kali lebih dulu lewat gol Marinus Manewar pada menit ke-53, dan gol Witan Sulaeman di menit 77'. Akan tetapi Malaysia bisa menyamakan kedudukan lewat gol Nik Akif Syahiran (62') dan Hadi bin Abdul Razak (87').


Itu adalah kedua kalinya tim asuhan Indra Sjafri gagal menang dalam dua laga pertama setelah sebelumnya juga diimbangi Myanmar 1-1.

Timnas Indonesia U-22 tetap berada di peringkat kedua klasemen Grup B dengan torehan dua poin. Posisi puncak klasemen masih menjadi milik tuan rumah Kamboja yang meraih kemenangan kedua usai mengalahkan Myanmar 2-0 di laga kedua.

Meski menjadi runner-up grup, namun bukan berarti Timnas Indonesia U-22 bisa dengan mudah lolos ke semifinal turnamen ini. Terlebih lawan terakhir Timnas Indonesia dalah tuan rumah Kamboja yang sudah memiliki enam poin.

Timnas Indonesia U-22 tetap perlu bekerja keras guna meraih satu tiket ke babak berikutnya. Timnas Indonesia punya dua cara untuk menyegel satu tempat di babak gugur.

Kemenangan atas Kamboja akan memastikan langkah Indonesia ke semifinal, tanpa memikirkan hasil Malaysia vs Myanmar di laga lainnya.

Jika Timnas Indonesia U-22 gagal meraih kemenangan dalam laga itu, maka Tim Merah Putih masih harus menengok pertandingan terakhir lain antara Malaysia vs Myanmar.

Apabila Timnas Indonesia imbang dengan Kamboja, untuk bisa lolos ke semifinal Garuda Muda perlu berharap Malaysia dan Myanmar juga bermain imbang. Dengan begitu Timnas Indonesia akan memiliki tiga poin sedangkan Malaysia dan Myanmar sama-sama dua poin.

Akan tetapi apabila Timnas Indonesia U-22 kalah dari Kamboja, maka peluang lolos ke babak berikutnya otomatis akan tertutup. Kans Timnas Indonesia untuk menang cukup terbuka mengingat Kamboja sudah dipastikan meraih tiket ke semifinal.

Dengan sudah memastikan lolos, Kamboja hanya perlu menunggu wakil dari Grup A, antara Vietnam dan Thailand. Bukan tidak mungkin untuk menyimpan tenaga jelang babak semifinal, Kamboja akan melakukan sejumlah perombakan saat melawan Timnas Indonesia U-22.
Share:

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019 - Nama-nama macam Krishna Murti, Luhut Binsar Pandjaitan hingga Budi Waseso diusulkan anggota PSSI mulai anggota Komite Eksekutif dan klub-klub Liga 1 untuk menjadi Ketua Umum PSSI.

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019
Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019


Nama Krishna Murti yang kini menjabat sebagai Wakil Satgas Anti Mafia Bola diusulkan salah satu anggota Exco PSSI, Refrizal, memimpin induk sepak bola nasional itu.

Saat menyebut nama Krishna Murti, Refrizal mengatakan tidak melihat pangkat Brigadir Jendral yang saat ini melekat di sosok Karomisinter Divhubinter Polri itu.


"Kalau ada usulan dari pemerintah, kami tampung. Termasuk dari pak Khrisna Murti yang kalau saya baca komennya luar biasa tentang bola, pantas kita calonkan juga sebagai Ketua Umum PSSI," kata Refrizal ketika dihubungi olahragaterupdate.com, Rabu (20/2).

olahragaterupdate.com mencoba mengonfirmasi Krishna Murti terkait namanya yang juga disebut bisa dimajukan jadi calon Ketua Umum PSSI, namun belum ada respons darinya hingga berita ini diturunkan.

Selain itu, ada juga sosok mantan Kapolda Metro Jaya M. Iriawan atau Iwan Bule yang disebut Refrizal menjadi usulan salah satu nama calon Ketua Umum PSSI.

"Siapa pun boleh ngusulin, tapi yang pilih nanti voters. Boleh saya bilang, siapapun boleh nyalon. PSSI demokratis, kok."

"LBP [Luhut Binsar Panjaitan] katanya juga mau, silakan, kami terima tampung semuanya, lalu Erick [Thohir] silakan. Atau pak Moeldoko nyalon lagi, kami terima. Tidak ada kami tutup buku. Ini pengabdian kok di PSSI," ujar Refrizal.

Sementara itu CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengusulkan Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Waseso yang akrab disapa dengan sebutan Buwas menjadi Ketua Umum PSSI.

Dalam memilih kriteria Ketua Umum PSSI, Munafri menyampaikan lebih baik melihat struktur persyaratan terlebih dahulu. Dengan begitu ia merasa dapat membantu menentukan kriteria yang diinginkan untuk sosok pemimpin yang ideal di PSSI.

"Kalau di kepala saya, harus cari pemimpin yang punya integritas, rekam jejak yang baik dari semua tempat yang pernah beliau pimpin, harus mampu menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan persoalan hukum. Figur seperti Pak Edy sangat layak, tapi kesibukan beliau yang membuat PSSI tidak bisa berjalan dengan baik," ucap Munafri.

"Mungkin sosok seperti Pak Budi Waseso bisa menjadi Ketua Umum PSSI selanjutnya. Semua hal yang dipimpin beliau selama ini selalu berhasil," ucapnya menambahkan.

olahragaterupdate.com mencoba hubungi Buwas terkait hal tersebut. Akan tetapi hingga berita ini dibuat mantan Kepala Badan Nasional Narkotika pada 8 September 2015-1 Maret 2018 tersebut belum merespons.

Kendati Buwas tidak memiliki pengalaman dalam memimpin sebuah organisasi olahraga, Munafri yakin eks Kepala Bareskrim Polri itu bisa bekerja sama dengan para anggota PSSI dalam membangun sepak bola Indonesia.

"Beliau pasti mengerti keadaan seperti ini. Saya tidak pernah terlibat secara langsung dalam sebuah pekerjaan bersama beliau, tapi menurut saya ya seperti itu," kata Munafri.

Selain Budi, sebelumnya Ketum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau yang biasa disebut Cak Imin, telah secara terang-terangan menyatakan keinginan untuk menjadi Ketum PSSI. Menanggapi hal tersebut, Munafri hanya berkomentar pendek.

"Saya sih melihat bukan tempat dia [Cak Imin] di PSSI," ujar Munafri.
Share:

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019 - Bagi para penggila sepak bola pada umumnya, rasanya aneh jika tidak mengharapkan terjadinya banyak gol dan peluang emas dari laga sekelas Liverpool vs Bayern Munchen, apalagi berlangsung di Liga Champions.

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019
Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019


Sama-sama mengoleksi lima piala dari ajang Liga Champions, dan dihuni oleh penyerang yang sedang on fire, ini adalah laga para European Royalty yang semestinya bisa memberikan sesuatu yang menghibur. Namun yang terjadi di Stadion Anfield tadi malam adalah antiklimaks.

Baik Liverpool maupun Bayern Munchen sama-sama tidak dapat menciptakan pertandingan sepak bola yang menghibur seiring dengan tak terciptanya gol atau bahkan peluang emas yang dapat membuat penonton sejenak berhenti bernapas.


Sesungguhnya, indikasi jika duel ini bakal berlangsung membosankan sudah terlihat sejak sepuluh menit pertama. Meski terlalu prematur untuk menyimpulkan, dalam periode tersebut, baik Liverpool maupun Bayern Munchen tidak benar-benar membuka ruang untuk menciptakan peluang.

Kedua tim lebih banyak berkutat di lini tengah dengan memainkan umpan-umpan pendek dan justru sesekali bola kembali dioper ke lini belakang.

Liverpool menghadirkan trio Jordan Henderson sebagai holding midfielder yang didampingi Gini Wijnaldum dan Naby Keita. Sementara Bayern Munchen memasang Javi Martinez dan Thiago Alcantara sebagai double pivot, menyokong Serge Gnabry, James Rodriguez, dan Kingsley Coman sebagai gelandang serang.

Dari heatmaps yang ditampilkan Whoscored, terlihat jika Bayern berusaha menghindari duel di bagian tengah sepertiga pertahanan Liverpool dan memilih melancarkan serangan di sayap.

Serge Gnabry memang kerap merepotkan Andy Robertson yang berjaga di sisi kiri lini belakang The Reds. Namun, operan akhir Gnabry kerap patah atau aksi dribelnya seringkali mampu dipotong oleh pemain Liverpool yang lain.

Meski menguasai jalannya pertandingan pada 20 menit pertama, para gelandang Bayern Munchen tetap terlihat kesulitan memberikan umpan matang kepada ujung tombak Robert Lewandowski. Sepanjang babak pertama, penyerang asal Polandia ini hanya sekali melakukan percobaan tembakan. Ia pun tercatat tiga kali kehilangan bola.

Di saat Javi Martinez dan Thiago terlalu sibuk berduel dengan gelandang pekerja Liverpool, tak banyak yang bisa dilakukan James Rodriguez sebagai pengatur serangan. Lewandowski pun lebih banyak melakukan pergerakan tanpa bola dan tidak benar-benar mengancam pertahanan Liverpool.

Padahal lini belakang Liverpool juga tidak sedang dalam kondisi terbaik. Mereka kerap gugup saat pemain Munchen sudah mulai mendekati area kotak 16. Bahkan sempat terjadi kesalahan individu ketika Joel Matip yang bermaksud membuang bola dan justru memantul ke dada penjaga gawang Alisson Becker. Namun peluang emas yang dinanti para fans Munchen tetap tak tercipta.

Jika pertandingan ini dinilai atas dasar bentuk kerja sama tim dan metode operan antar pemain, Liverpool tentu keluar sebagai pemenang. Rasanya tak perlu ada yang meragukan kemampuan skuat Juergen Klopp dalam menciptakan transisi yang begitu sempurna dari formasi bertahan ke menyerang.

Hal ini pun kembali tersaji dalam laga dini hari tadi. Namun hanya sampai di situ kehebatan Liverpool. Pasalnya ketika memasuki lini pertahanan Munchen, lini depan The Reds justru terlihat bingung.

Serangan Liverpool kerap diawali dari keberhasilan para pemain seperti Trent Alexander-Arnold, Jordan Henderson, atau Andy Robertson dalam memotong operan pemain Munchen yang dilakukan di area sepertiga pertahanan mereka. Bola kemudian diberikan kepada Keita atau Wijnaldum. Salah satu dari mereka kemudian mencoba melakukan dribel sambil melihat posisi trio Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah di kotak penalti lawan.

Masalah terjadi saat bola sudah tiba di kaki dari salah satu trio lini depan Liverpool. Ketiganya terlihat bingung membuka pertahanan Munchen yang mengakibatkan operan mereka seringkali tidak tepat sasaran. Padahal setali tiga uang dengan pertahanan Liverpool, jajaran bek Munchen juga tidak sepenuhnya tampil solid. Kesalahan operan beberapa kali ditampilkan oleh mereka.

Pun ketika mereka sudah menerima operan terakhir di depan gawang Manuel Neuer, penyelesaian akhir lini depan Liverpool justru tak bertaji.

Sadio Mane adalah contoh nyata dari pernyataan di atas. Tak ada pemain dari kedua tim yang layak menyandang status sebagai pemain terbaik sekaligus terburuk dari laga semalam selain Mane.

Sang penyerang Senegal tercatat sebagai pemain dengan jumlah tembakan terbanyak, yaitu sebanyak empat kali, dengan satu yang mengarah tepat ke gawang. Namun statistik lainnya juga mengatakan jika Mane menjadi pemain yang paling sering kehilangan bola.

Jika Anda tak sempat menyaksikan laga ini, Anda bisa membayangkan skema yang tertulis di atas terjadi cukup sering dan membuat pertandingan tak lagi menarik.

Memasuki paruh akhir babak kedua, laga hampir sepenuhnya dikuasai Liverpool.

Tapi, sama seperti sebuah film dengan plot dangkal yang sudah bisa ditebak akhir ceritanya, laga semalam pun demikian. Skenarionya kurang lebih akan seperti ini: Bola dari kaki Thiago atau James Rodriguez berhasil direbut Henderson yang kemudian meneruskannya kepada Wijnaldum.

Salah pun sudah menunggu di sisi kanan. Saat menerima bola dan mencoba masuk, operan atau aksi dribelnya dapat dipatahkan oleh Mats Hummels atau Niklas Sule.

Hal di atas terjadi beberapa kali dengan lakon yang berbeda-beda.

Jalannya pertandingan jadi semakin jelas terbaca. Anfield yang biasa bergemuruh pun menjadi senyap. Sungguh sebuah malam yang membosankan.
Share:

Senin, 18 Februari 2019

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019 - Timnas Indonesia U-22 akan memiliki tantangan berat saat bertemu Myanmar di laga pertama Piala AFF U-22 2019 di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Senin (18/2) sore. Berikut rekor pertemuan Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar.

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019


Pertandingan nanti adalah pertemuan pertama bagi Timnas Indonesia dan Myanmar di Piala AFF U-22, atau yang kedua di level U-22. Turnamen Piala AFF U-22 ini merupakan pengganti dari Piala AFF U-23 yang kali pertama digelar pada 2005 di Thailand.

Dalam penyelenggaraan Piala AFF U-23 pertama itu juga Timnas Indonesia tidak ambil bagian. Kemudian saat Piala AFF U-23 dijadwalkan digelar di Palembang pada 2011, turnamen ini dibatalkan lantaran Indonesia tengah bersiap untuk SEA Games 2011.

Meski ini menjadi kesempatan pertama bagi kedua tim di Piala AFF U-22, namun Timnas Indonesia vs Myanmar beberapa kali bertemu di SEA Games yang juga menggunakan pemain U-23 sejak 2001 hingga 2015. Pada edisi 2017, sepak bola SEA Games baru menggunakan pemain dari level U-22.

Sejak 2001 Timnas Indonesia sudah tujuh kali bertemu dengan Myanmar di SEA Games. Dari catatan pertemuan itu, timnas Myanmar lebih unggul atas Tim Merah Putih.

Ketika U-23 mulai diberlakukan di SEA Games 2001, Timnas Indonesia harus mengakui kemenangan Myanmar 1-0 di babak semifinal. Gol semata wayang Myanmar dicetak Yan Paing di menit ke-44.

Empat tahun kemudian di ajang yang sama, Timnas Indonesia dan Myanmar berbagi angka 0-0 di Grup B. Hasil serupa terjadi di edisi 2007 saat SEA Games digelar di Thailand.

Pada SEA Games 2009 di Laos, dengan tangguh Myanmar mengalahkan Timnas Indonesia 3-1. Gol-gol dari Tun Tun Win, Pai Soe, dan Moe Win hanya bisa dibalas sebiji gol Stevie Bonsapia.

Timnas Indonesia membalas kekalahan di 2009 dengan kemenangan 1-0 di fase grup SEA Games 2013 lewat gol penalti Alfin Tuasalamony.

Duel sengit Timnas Indonesia vs Myanmar kembali terjadi di edisi terakhir SEA Games yang menggunakan pemain U-23. Di 2015, Indonesia satu grup dengan Myanmar (Grup A). Myanmar kembali memenangi pertarungan itu dengan skor 4-2.

Saat SEA Games digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, dua tahun lalu Timnas Indonesia kembali menundukkan Myanmar dengan skor 3-1 di perebutan tempat ketiga sekaligus meraih medali perunggu. Itu merupakan kali pertama Timnas Indonesia dan Myanmar bertemu dengan menggunakan pemain dari level U-22.
Share:

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019 - Pemain Golden State Warriors Kevin Durant menjadi MVP NBA All Star 2019 ketika Tim LeBron James menang atas Tim Giannis Antetokounmpo 178-164 pada pertandingan di Spectrum Center, Charlotte, Senin (18/2) pagi WIB.

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019
Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019


Dikutip dari Reuters, Durant mencetak 31 poin, tujuh rebound, dan dua assist pada NBA All Star 2019. Sementara di kubu Giannis, pemain asal Milwaukee Bucks itu menjadi pendulang poin terbanyak dengan 38 poin, 11 rebound dan lima assist.

NBA All Star 2019 menjadi ajang unjuk kebolehan melakukan lemparan tiga angka. Total kedua tim melakukan 168 percobaan lemparan tiga angka, dengan Tim LeBron melakukan 90 kali percobaan dan 35 di antaranya sukses.

Tim LeBron memiliki perolehan poin yang merata setelah Klay Thompson mendapatkan 20 poin, Kawhi Leonard dan LeBron sama-sama mendulang 19 poin, sementara Damian Lillard mendapatkan 18 poin.

Sementara di kubu Tim Giannis ada Paul George dan Khris Middleton yang meraih 20 poin dan Stephen Curry serta Russel Westbrook dan mengoleksi 17 poin.

Bagi Durant, ini adalah kali kedua forward 30 tahun itu berhasil menjadi MVP NBA All Star setelah kali pertama merebutnya pada 2012.

"Kami hanya berusaha melakukan lemparan tiga angka, dan kami berangkat dari permainan itu. Terima kasih atas sambutan [di Charlotte]. Ini akhir pekan yang luar biasa, saya senang bisa mengakhirinya dengan kemenangan," ujar Durant dikutip dari CBC.

Pihak NBA juga memberi penghargaan kepada dua pemain veteran yang kemungkinan besar akan pensiun akhir musim ini, Dirk Nowitzki dan Dwyane Wade. Kedua pemain berhasil masuk tim sebagai anggota spesial.

"Terima kasih kepada komisioner NBA yang sekali lagi memberi kami kesempatan bermain di pentas ini," ujar Nowitzki.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada setip pemain yang ada di sini. NBA All Star ada di tangan pemain-pemain hebat. Terima kasih atas kesempatan ini,' ucap Wade.
Share:

Sabtu, 16 Februari 2019

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019 - Mantan pelatih Real Madrid John Toschack menilai Gareth Bale kurang usaha untuk mempelajari bahasa Spanyol meski sudah lama berkarier di Bernabeu.

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019
Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019


Bale nyaris enam tahun membela Real Madrid sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur sebagai pemain termahal dunia.

Meski ikut andil dalam menyumbangkan empat gelar Liga Champions untuk Real Madrid, pemain internasional Wales tersebut belum mendapat respek sepenuhnya dari fan El Real.

Toschack yang pernah melatih Los Blancos sekaligus pelatih yang mempercayai Bale melakoni debutnya di timnas Wales, menilai Bale kurang kerja keras mempelajari bahasa Spanyol.

"Jika Anda bermain di tim luar negeri, Anda harus belajar bahasa mereka untuk menghormati para suporter," ujar Toschack kepada Onda Cero seperti dikutip Football Espana.

"Bale harus berusaha keras (belajar bahasa Spanyol) dan jika melakukannya, maka itu sangat membantu. Dia benar-benar pemain hebat tapi sering diganggu cedera," sambung Toschack.

Suporter Real Madrid memang terkenal kritis terhadap pemain dan pelatih tim. Mantan bintang El Real, Cristiano Ronaldo, pun tak luput dari kritik para Madridista jika bermain di bawah performa.

Nasib tak jauh berbeda kini dialami Bale. Penyerang 29 tahun tersebut belum benar-benar mampu mencuri hati Madridista meski Ronaldo telah hengkang ke Juventus.
Share:

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019 - Barcelona berhasil memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga Spanyol usai memetik kemenangan 1-0 atas Real Valladolid di Camp Nou, Sabtu (16/2) waktu setempat.

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019
Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019


Gol tunggal Barcelona tercipta berkat eksekusi Lionel Messi pada menit ke-43. Tembakannya ke pojok kanan gawang tak mampu dibendung kiper Valladolid, Jordi Masip.

Kemenangan 1-0 cukup bagi Barcelona untuk memperkukuh puncak klasemen dengan jarak tujuh poin dengan pesaing terdekatnya Atletico Madrid yang kini mengemas 47 angka.

Atletico berhak menempati posisi kedua dalam daftar klasemen berkat kemenangan 1-0 di markas Rayo Vallecano, Stadion de Vallecas.

Antoine Griezmann menjadi pahlawan kemenangan Rojiblancos berkat gol yang dicetaknya di menit ke-74 usai memanfaatkan umpan pemain pinjaman dari Chelsea, Alvaro Morata.

Meski demikian, posisi Atletico masih bisa digusur Real Madrid yang kini menempati peringkat ketiga. El Real saat ini mengemas 45 poin atau tertinggal dua angka dari Atletico.

Real Madrid yang tengah berada dalam puncak performa punya peluang besar untuk memenangi pertandingan saat menjamu Girona di Bernabeu, Minggu (17/2).

Klasemen Sementara La Liga Spanyol

1. Barcelona 24 (54 poin)
2. Atletico Madrid 24 (47)
3. Real Madrid 23 (45)
4. Sevilla 23 (37)
5. Getafe 24 (36)
6. Deportivo Alaves 23 (35)
7. Real Sociedad 24 (34)
8. Real Betis 23 (32)
9. Valencia 23 (31)
10. Eibar 24 (31)
Share:

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019 - Legenda klub Arsenal Marc Overmars menyebut penyerang Manchester United Alexis Sanchez masih memiliki peluang kembali ke The Gunners di masa mendatang.

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019
Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019


Alexis Sanchez gabung Man United pada bursa transfer Januari 2018. Kepindahan Sanchez itu merupakan bagian pertukaran dengan Henrikh Mkhitaryan yang hengkang ke Arsenal di momen yang sama.

Akan tetapi kepindahan Sanchez ke Man United tidak membuat performa pemain asal Chile itu lebih baik ketimbang masih di Arsenal. Pemain 30 tahun itu hanya mencetak lima gol dari 37 pertandingan untuk Man United.

Kurang mengilapnya penampilan Sanchez bersama Setan Merah membuat mantan pemain Barcelona dan Udinese itu kerap mendapat kritik. Yang terbaru, Sanchez mengalami cedera usai Man United dikalahkan Paris Saint-Germain 0-2 di Liga Champions.

Meski begitu, legenda Arsenal yang juga Direktur Sepak bola Ajax Amsterdam Marc Overmars menilai Sanchez masih memiliki peluang kembali ke klub asal London Utara itu.

"Saya memiliki respek yang besar untuk Alexis, karena dia melakukan sesuatu yang luar biasa baik di Arsenal. Tetapi saya tidak tahu jika itu menjadi keputusan yang bagus untuk pergi," ujar Overmars kepada stasiun radio Chile, ADN Deportes, dikutip Sky Sports.

"Pemain seperti ini sangat penting bagi Arsenal, karena di situlah mereka membawa Anda untuk fokus. Setelah Alexis, Arsenal mencoba merekrut pemain lain seperti itu, tetapi tidak terjadi, sehingga Alexis dapat kembali ke Arsenal," Overmars menambahkan.

Overmars yang pernah bermain untuk Barcelona juga mencoba mengenang masa kejayaan Arsenal saat bersama Arsene Wenger.

"Sepak bola Inggris mengubah Anda, sehingga saya butuh satu langkah maju. Arsene Wenger tiba setahun sebelum saya, Dennis Bergkamp membuat kesan besar bagi Inggris. Itu adalah waktu yang fantastis, saya pikir kami sedikit mengubah sejarah klub sedikit," ucap Overmars.
Share:

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019 - Hari ini, Sabtu (16/2), dunia merayakan salah satu atlet terhebat sepanjang sejarah. Ya, bintang veteran MotoGP Valentino Rossi genap 40 tahun hari ini.

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019
Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019

Lahir di Urbino, Marche, pada 16 Februari 1979, Rossi tumbuh menjadi salah satu pebalap sepeda motor Grand Prix terhebat sepanjang sejarah. Total sembilan gelar juara dunia diraih pebalap yang dijuluki The Doctor tersebut, dengan tujuh di antaranya di kelas primer.

Putra dari Stefania dan Graziano itu memulai karier Grand Prix pada 1996. MotoGP 2019 merupakan musim ke-24 Rossi berkarier di ajang Grand Prix, atau tahun ke-20 di kelas paling atas.

Sepanjang kariernya Rossi sudah berhasil meraih 115 kemenangan, 232 posisi podium, dan 65 posisi pole. Namun, mantan pebalap Honda dan Ducati tersebut sudah tidak pernah meraih gelar juara dunia sejak 2009.


Banyak pihak yang menganggap Rossi sudah terlalu tua untuk bisa bersaing merebut gelar juara dunia MotoGP. Tapi, Rossi tetap yakin bisa bersaing dengan para pebalap muda karena masih memiliki motivasi untuk menjadi juara dunia.

"Sayangnya saya akan 40 tahun, ya, saya cukup tua. Tapi, ini tantangan buat saya agar terus kompetitif di usia seperti ini. Akan sulit untuk terus berada di atas, tapi saya akan berusaha," ucap Rossi dikutip dari Crash.net.

Melihat penampilan dalam beberapa musim terakhir, Rossi jelas tidak bisa dipandang sebelah mata di MotoGP 2019. Meski sudah 40 tahun, Rossi tetap dianggap sebagai kandidat juara dunia musim ini. Setidaknya hal itu yang diyakini Jorge Lorenzo, salah satu rival Rossi di MotoGP.

"Saya bukan salah satu favorit juara dunia, karena ada pebalap lain seperti Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, yang sudah sangat tahu sepeda motor masing-masing. Keempat pebalap itu favorit menjadi juara dunia," ujar Lorenzo.

Usia 40 dipastikan bukan usia terakhir Rossi akan tampil di ajang MotoGP. Pasalnya, Rossi masih memiliki kontrak dengan Yamaha hingga musim 2020, yang artinya dia masih akan membalap di usia 41.

Pecinta balap motor masih memiliki waktu dua musim untuk menikmati aksi dan kehebatan Rossi di MotoGP. Momen itu harus benar-benar dimanfaatkan, karena belum tentu akan ada sosok pebalap seperti Rossi dalam satu, dua, atau tiga dekade ke depan.
Share:

Jumat, 15 Februari 2019

Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019

Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019 - Cristiano Ronaldo menjalani musim debut yang gemilang bersama Juventus. Namun sang anak, Cristiano Ronaldo Jr. ternyata tampil lebih fantastis di tim muda Bianconeri.

Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019
Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019


Seiring kepindahan Ronaldo ke Juventus, maka keluarga Ronaldo juga ikut pindah ke Turin. Ronaldo Jr. pun kemudian masuk ke tim U-9 Juventus.

Ronaldo Jr. lalu menunjukkan kemampuan yang luar biasa bersama tim yang dibela. Dalam 23 laga yang dilalui, Ronaldo Jr. mencetak 58 gol plus 18 assist. Catatan ini menunjukkan bahwa Ronaldo Jr. mewarisi bakat CR7 sebagai pesepakbola handal.

Sebelumnya Ronaldo sudah menegaskan bahwa ia bakal mendukung sang anak untuk jadi pesepakbola profesional namun tak akan memaksakan keinginannya tersebut.

"Tentu saja saya ingin anak saya menjadi pemain sepak bola seperti ayahnya. Saya tahu ini adalah tantangan besar dan tidak mudah. Namun yang jelas dia bisa menjadi apapun yang ia inginkan, saya tak akan menekannya."

"Saya bakal sedikit mendorongnya jadi pemain sepak bola. Namun tidak sebagai kiper, melainkan striker," ucap Ronaldo beberapa waktu lalu.

Ronaldo sendiri sudah mencetak 20 gol dalam 31 pertandingan bersama Juventus. Jumlah gol tersebut telah sukses menunjukkan bahwa Ronaldo bisa tetap tampil produktif di Liga Italia yang dikenal sebagai liga dengan pertahanan yang disiplin.
Share:

Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019

Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019 - Salah satu sprinter legendaris Indonesia, Purnomo Muhammad Yudhi meninggal dunia pada Jumat (15/2).

Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019
Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019


Purnomo meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah pada pukul 09.41. Purnomo meninggal pada usia 56 tahun.

"Almarhum adalah salah satu putra terbaik bangsa yang pernah menorehkan prestasi sebagai manusia tercepat di Asia. Selain itu, almarhum adalah salah satu pejuang politik terbaik Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Olahraga," ucap Edhy Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Purnomo adalah salah satu sprinter terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Purnomo pernah memenangkan medali emas SEA Games dan medali emas Kejuaraan Asia.

Selain pernah jadi pelari tercepat di Asia, Purnomo juga ambil bagian di Olimpiade 1984 yang berlangsung di Los Angeles. Saat itu Purnomo lolos ke babak semifinal.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi mengucapkan bela sungkawa atas berpulangnya Purnomo.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun, berduka cita mendalam atas meninggalnya pak Purnomo, semoga tempat termulia disisiNya, Aamiin Yaa Allah," ucap Imam ketika dihubungi BeritaTV.net.

Duka juga dirasakan manusia tercepat Asia Tenggara Suryo Agung setelah menerima kabar duka sekitar pukul 10 pagi waktu Indonesia barat. Sebelumnya Suryo sudah mengetahui kondisi Purnomo yang mengidap sakit dan menjalani perawatan.

Suryo menilai Purnomo sebagai sosok yang peduli terhadap sesama dan pernah memberinya wejangan.

"Dulu masih zaman jadi atlet sempat berpesan, 'kalau sudah juara SEA Games dan punya rekor, jangan berpuas diri, jangan leha-leha.' Setelah pensiun, beliau berpesan agar berbuat sesuatu untuk atletik Indonesia dari sisi apapun tidak harus jadi pelatih tapi yang penting tujuannya untuk atletik," terang Suryo.
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support