• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 22 Februari 2019

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh - Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, menganggap hukuman yang diberikan Komisi Atletik Nevada (NAC) untuk juara dunia kelas ringan UFC itu sangat aneh.

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh
Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh


Khabib mendapat hukuman denda US$500 ribu dan sembilan bulan larangan tampil di Nevada karena menyebabkan kericuhan usai pertarungan UFC 229 melawan Conor McGregor pada Oktober 2018.

NAC menyatakan hukuman untuk Khabib bisa berkurang menjadi enam bulan jika petarung asal Rusia itu bekerja untuk NAC untuk mengkampanyekan anti-perundungan. Jika Khabib ikut dalam kampanye itu, maka dia bisa kembali tampil di Nevada pada April 2019.

Mendez yang melatih Khabib di American Kickboxing Academy menganggap hukuman dari NAC sangat aneh. Pasalnya, Khabib merupakan korban perundungan McGregor sepanjang persiapan hingga pertarungan UFC 229. Mendez menganggap kampanye anti-perundungan itu lebih cocok dilakukan oleh McGregor.

"NCA mengatakan mengutuk tindakan Khabib dan menghukumnya US$500 ribu, tapi di saat bersamaan mereka ingin Khabib melakukan kampanye anti-perundungan, jadi dia bisa kembali tampil April. NCA ingin mencegah petarung melakukan apa yang dilakukan McGregor, tapi mereka ingin Khabib melakukan kampanye anti-perundungan?" ujar Mendez dikutip dari BJ Penn.

"Itu tidak masuk akal. Khabib dihukum US$500 ribu, dan McGregor US$50 ribu, tapi McGregor adalah orang pertama yang melakukan perundungan dan yang Khabib lakukan hanya membela diri. Tapi, NCA ingin Khabib yang melakukan kampanye anti-perundungan," sambung Mendez.

Mendez juga menganggap hukuman satu tahun dan denda US$25 ribu untuk sepupu Khabib, Abubakar Nurmagomedov, sahabatnya, Zubaira Tukhugov, tidak masuk akal. Abubakar dan Zubaira dihukum karena berusaha memukul McGregor usai pertarungan.

"Mereka tidak mendapatkan uang sebanyak itu. Jika ada orang yang mendapat hukuman satu tahun, harusnya orang itu Khabib, bukan orang-orang yang berusaha membantunya. Saya pikir NAC salah menghukum keduanya, itu sebabnya Khabib tidak senang," ucap Mendez.
Share:

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019 - Manchester United akan menjamu Liverpool di Stadion Old Trafford pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (24/2). Berikut jadwal siaran langsung Manchester United vs Liverpool.

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019
Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019


Liverpool kembali menghadapi lawan berat dalam persaingan gelar juara Liga Inggris. Setelah kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Bournemouth, pekan lalu, Liverpool akan dijamu salah satu rival abadi mereka di Liga Inggris, yakni Manchester United.

Jadwal siaran langsung Manchester United vs Liverpool akan digelar Minggu (24/2) mulai pukul 21.05 WIB. Pertandingan bisa disaksikan melalui beIN Sport 1 dan MNC TV.

Kemenangan atas Man United bisa membuat Liverpool bertahan di puncak klasemen Liga Inggris untuk setidaknya satu pekan. Pasalnya, Manchester City tidak akan menjalani laga Liga Inggris akhir pekan ini. Man City akan tampil di final Piala Liga melawan Chelsea di Stadion Wembley pada hari yang sama.

Man United jelas bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Terlebih Man United tidak pernah menelan kekalahan dari sembilan pertandingan Liga Inggris bersama Ole Gunnar Solskjaer dan sukses merebut delapan kemenangan. Delapan kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Inggris membuat Man United kini menembus posisi empat besar dengan torehan 51 poin.

Kepercayaan diri Man United juga sedang meningkat setelah berhasil meraih kemenangan 2-0 di markas Chelsea pada putaran kelima Piala FA.

Liverpool sendiri berhasil mengalahkan Man United 3-1 pada pertemuan pertama di Stadion Anfield, Desember 2018. Itu adalah kemenangan pertama Liverpool atas Man United dari sembilan pertemuan. Dua hari usai kemenangan Liverpool manajemen Man United memecat Jose Mourinho dan menunjuk Solskjaer sebagai manajer interim.

Minggu 24 Februari 2019 / Pukul 21.05 WIB / beIN Sport & MNC TV.
Share:

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019 - Pengamat sepak bola Supriyono mengatakan lini serang Timnas Indonesia U-22 harus tampil lebih kreatif saat melawan Kamboja dalam laga terakhir fase grup Piala AFF U-22 2019 dibanding dua laga sebelumnya.

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019
Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019


Timnas Indonesia U-22 menjalani laga terakhir Grup B melawan tim tuan rumah di Stadion Olimpiade pada Jumat (22/2). Dalam dua pertandingan sebelumnya, skuat asuhan Indra Sjafri bermain imbang lawan Myanmar (1-1) dan Malaysia (2-2).

Menurut Supriyono penampilan lini serang Timnas Indonesia U-22 dalam dua laga itu belum meyakinkan dan belum bisa memberikan harapan. Ia menilai skuat Merah Putih belum bisa berbicara banyak tanpa gelandang Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri dan gelandang Pahang FA Saddil Ramdani.

Egy dan Saddil sempat diminta untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22. Namun, mereka tidak mendapatkan izin dari klub masing-masing. Karena itu, Supriyono berharap tim asuhan Indra Sjafri itu bisa lebih kreatif saat melawan Kamboja.

"Maksudnya begini, jangan terlalu bergantung pada Egy dan Saddil. Minimal tanpa mereka berdua [Timnas Indonesia U-22] harus punya rencana lain. Kontribusi lini depan di uji coba juga belum bagus," ujar Supriyono kepada BeritaTV.net pada Kamis (21/2) malam.

"Jadi intinya adalah setiap individu harus punya sisi ofensif yang tinggi. Asnawi [Mangkualam] di pertandingan pertama pun sering overlap, sering terjadi kebingungan untuk eksekusi atau memberi umpan. Kembali lagi, ketepatan mengambil keputusan itu sangat penting dan harus lebih dimaksimalkan di U-22 ini," Supriyono menambahkan.

Timnas Indonesia U-22 bisa jadi akan diuntungkan dengan posisi Kamboja yang menjadi pemuncak klasemen sementara dengan torehan enam poin.

Tuan rumah bukan tidak mungkin akan memainkan pemain pelapis dalam laga nanti. Kendati demikian Supriyono tetap berharap Garuda Muda bisa mengantisipasi bola-bola mati Kamboja di laga nanti.

"Kalau membandingkan pertandingan pertama dan kedua, sebetulnya Timnas Indonesia U-22 ada kemajuan. Tapi harus diperhatikan antisipasi bola-bola set piece," kata Supriyono.

Selain bola mati, Supriyono menyampaikan pelatih kepala Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri harus dapat merotasi pemain secara yang tepat.

"[Kiper] Awan Setho di laga pertama lawan Myanmar tidak terlalu [buruk], tapi saya tidak tahu rotasi Awan Setho dengan Satria Tama di laga kedua lawan untuk apa? Apakah untuk jam terbang?" ucap Supriyono.

"Kalau menurut saya, rotasi pemain itu untuk memperbaiki performa dan menjalankan taktik. Kemarin kan sepertinya Awan Setho dari sisi pengalaman lebih unggul dari Satria Tama tapi malah terkena rotasi," ucapnya menambahkan.
Share:

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019 - Diogo Dalot menggunakan gaji pertama dari Manchester United untuk membelikan bus bagi sekolah sepak bola Fintas yang merupakan klub masa kecil bek asal Portugal itu.

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019
Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019


Kisah kedermawanan Dalot diungkapkan Luis Travassos yang merupakan koordinator Fintas.

"Kami berbicara dengan Diogo melalui Skype. Dia berada di bus [Man United] dalam perjalanan menuju sebuah pertandingan. Dia menyuruh kami untuk keluar dan kami melihat sebuah bus untuk klub [Fintas]," cerita Travassos kepada A Bola dilansir dari Daily Mail.


"Itu sangat mengejutkan! Dia mempersiapkan segalanya secara rahasia dan menggunakan sebagian dari gaji pertamanya di Inggris untuk kejutan ini. Bagi kami, institusi yang kerap dilanda masalah finansial dan memiliki sedikit sumber daya, pemberian ini sungguh luar biasa," sambungnya.

Meski terkejut dengan pemberian Dalot, tetapi Travassos memaklumi sikap dermawan mantan pemain Porto itu. Pasalnya menurut Travassos, Dalot sudah menunjukkan sikap solidaritas semasa di Fintas.

"Ini membuat kami merinding. Kami punya van, tapi sudah tua. Van itu untuk memenuhi persyaratan peraturan baru mengangkut anak-anak hingga usia 14 tahun," ucap Travassos dikutip dari Sportbible.

"Jendela vannya hanya terbuka setengah, pintu belakang hanya dibuka oleh pengemudi. Untuk mengemudi itu juga diperlukan lisensi khusus mengangkut anak-anak," Travassos menambahkan.

Dalot yang didatangkan Jose Mourinho pada awal musim ini mengenyam pendidikan sepak bola masa kecil di klub Fintas sebelum pindah ke FC Porto pada usia sembilan tahun.

Setelah enam tahun berseragam Porto, Diogo Dalot memutuskan menimba pengalaman berkarier di luar Portugal dengan gabung Man United seharga £19 juta atau setara dengan Rp347,9 miliar.

Di musim ini Dalot yang berusia 19 tahun sudah tampil dalam 13 pertandingan bersama Setan Merah di semua kompetisi dengan menyumbang dua assist.
Share:

Rabu, 20 Februari 2019

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019 - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mulai dimunculkan dalam daftar kandidat manajer Chelsea seiring dengan performa buruk bersama Maurizio Sarri.

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019
Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019


Sejauh ini hanya Zinedine Zidane yang paling sering dihubungkan sebagai pengganti ideal Sarri. Legenda Prancis itu memang banyak diincar klub besar semenjak mundur dari Manchester United.

Selain Zidane, spekulasi di media-media Inggris melibatkan Diego Simeone hingga Laurent Blanc. Nama terakhir juga pernah disebut-sebut sebagai calon pelatih Man United.

Baru, baru ini nama Wenger pun dimunculkan. Adalah mantan pemain Arsenal, David Seaman, yang menyebut Wenger sebagai salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan.

Seaman mengakui Wenger memang berkata tidak akan melanjutkan karier di Liga Inggris karena tak mau berhadapan dengan klub yang dicintainya, Arsenal.

Maklum, Wenger pernah mengabdi selama 22 tahun di Emirates. Akan tetapi masa akhir jabatannya bersama The Gunners kurang menyenangkan lantaran dihujani kritik dari suporter.

"Ya, sepertinya bakal ada lowongan pekerjaan di Chelsea dalam waktu dekat tapi tergantung tiga laga besar yang akan mereka jalani," kata Seaman kepada TalkSport seperti dikutip Sky Sports.

"Dia [Wenger] akan cocok di sana dan di manapun karena dia adalah manajer fantastis," sambungnya.

Meski sulit terwujud, Seaman menilai keputusan Wenger untuk menolak menangani tim Liga Primer Inggris selain Arsenal, mungkin saja terjadi.

"Dia [Wenger] selalu berkata tak mau kembali ke Liga Primer karena cintanya kepada Arsenal. Dia merasa aneh menghadapi Arsenal."

"Tapi waktu akan mengubah itu dan dia bisa saja berpikir saat ini 'saya ingin kembali ke sana dan membuktikan kepada orang-orang kalau mereka salah'. Menurut saya dia telah mendapat banyak kritik yang tak pantas diterima pada tahun-tahun terakhir di Arsenal," lanjut dia.
Share:

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF - Timnas Indonesia U-22 masih memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa lolos ke semifinal Piala AFF U-22 2019 meski ditahan imbang Malaysia di laga kedua.

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF
Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF


Timnas Indonesia membuang peluang meraih kemenangan saat bermain imbang 2-2 dengan Malaysia di laga kedua Grup B di Stadion Olimpiade, Rabu (20/2).

Skuat Garuda unggul dua kali lebih dulu lewat gol Marinus Manewar pada menit ke-53, dan gol Witan Sulaeman di menit 77'. Akan tetapi Malaysia bisa menyamakan kedudukan lewat gol Nik Akif Syahiran (62') dan Hadi bin Abdul Razak (87').


Itu adalah kedua kalinya tim asuhan Indra Sjafri gagal menang dalam dua laga pertama setelah sebelumnya juga diimbangi Myanmar 1-1.

Timnas Indonesia U-22 tetap berada di peringkat kedua klasemen Grup B dengan torehan dua poin. Posisi puncak klasemen masih menjadi milik tuan rumah Kamboja yang meraih kemenangan kedua usai mengalahkan Myanmar 2-0 di laga kedua.

Meski menjadi runner-up grup, namun bukan berarti Timnas Indonesia U-22 bisa dengan mudah lolos ke semifinal turnamen ini. Terlebih lawan terakhir Timnas Indonesia dalah tuan rumah Kamboja yang sudah memiliki enam poin.

Timnas Indonesia U-22 tetap perlu bekerja keras guna meraih satu tiket ke babak berikutnya. Timnas Indonesia punya dua cara untuk menyegel satu tempat di babak gugur.

Kemenangan atas Kamboja akan memastikan langkah Indonesia ke semifinal, tanpa memikirkan hasil Malaysia vs Myanmar di laga lainnya.

Jika Timnas Indonesia U-22 gagal meraih kemenangan dalam laga itu, maka Tim Merah Putih masih harus menengok pertandingan terakhir lain antara Malaysia vs Myanmar.

Apabila Timnas Indonesia imbang dengan Kamboja, untuk bisa lolos ke semifinal Garuda Muda perlu berharap Malaysia dan Myanmar juga bermain imbang. Dengan begitu Timnas Indonesia akan memiliki tiga poin sedangkan Malaysia dan Myanmar sama-sama dua poin.

Akan tetapi apabila Timnas Indonesia U-22 kalah dari Kamboja, maka peluang lolos ke babak berikutnya otomatis akan tertutup. Kans Timnas Indonesia untuk menang cukup terbuka mengingat Kamboja sudah dipastikan meraih tiket ke semifinal.

Dengan sudah memastikan lolos, Kamboja hanya perlu menunggu wakil dari Grup A, antara Vietnam dan Thailand. Bukan tidak mungkin untuk menyimpan tenaga jelang babak semifinal, Kamboja akan melakukan sejumlah perombakan saat melawan Timnas Indonesia U-22.
Share:

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019 - Nama-nama macam Krishna Murti, Luhut Binsar Pandjaitan hingga Budi Waseso diusulkan anggota PSSI mulai anggota Komite Eksekutif dan klub-klub Liga 1 untuk menjadi Ketua Umum PSSI.

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019
Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019


Nama Krishna Murti yang kini menjabat sebagai Wakil Satgas Anti Mafia Bola diusulkan salah satu anggota Exco PSSI, Refrizal, memimpin induk sepak bola nasional itu.

Saat menyebut nama Krishna Murti, Refrizal mengatakan tidak melihat pangkat Brigadir Jendral yang saat ini melekat di sosok Karomisinter Divhubinter Polri itu.


"Kalau ada usulan dari pemerintah, kami tampung. Termasuk dari pak Khrisna Murti yang kalau saya baca komennya luar biasa tentang bola, pantas kita calonkan juga sebagai Ketua Umum PSSI," kata Refrizal ketika dihubungi olahragaterupdate.com, Rabu (20/2).

olahragaterupdate.com mencoba mengonfirmasi Krishna Murti terkait namanya yang juga disebut bisa dimajukan jadi calon Ketua Umum PSSI, namun belum ada respons darinya hingga berita ini diturunkan.

Selain itu, ada juga sosok mantan Kapolda Metro Jaya M. Iriawan atau Iwan Bule yang disebut Refrizal menjadi usulan salah satu nama calon Ketua Umum PSSI.

"Siapa pun boleh ngusulin, tapi yang pilih nanti voters. Boleh saya bilang, siapapun boleh nyalon. PSSI demokratis, kok."

"LBP [Luhut Binsar Panjaitan] katanya juga mau, silakan, kami terima tampung semuanya, lalu Erick [Thohir] silakan. Atau pak Moeldoko nyalon lagi, kami terima. Tidak ada kami tutup buku. Ini pengabdian kok di PSSI," ujar Refrizal.

Sementara itu CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengusulkan Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Waseso yang akrab disapa dengan sebutan Buwas menjadi Ketua Umum PSSI.

Dalam memilih kriteria Ketua Umum PSSI, Munafri menyampaikan lebih baik melihat struktur persyaratan terlebih dahulu. Dengan begitu ia merasa dapat membantu menentukan kriteria yang diinginkan untuk sosok pemimpin yang ideal di PSSI.

"Kalau di kepala saya, harus cari pemimpin yang punya integritas, rekam jejak yang baik dari semua tempat yang pernah beliau pimpin, harus mampu menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan persoalan hukum. Figur seperti Pak Edy sangat layak, tapi kesibukan beliau yang membuat PSSI tidak bisa berjalan dengan baik," ucap Munafri.

"Mungkin sosok seperti Pak Budi Waseso bisa menjadi Ketua Umum PSSI selanjutnya. Semua hal yang dipimpin beliau selama ini selalu berhasil," ucapnya menambahkan.

olahragaterupdate.com mencoba hubungi Buwas terkait hal tersebut. Akan tetapi hingga berita ini dibuat mantan Kepala Badan Nasional Narkotika pada 8 September 2015-1 Maret 2018 tersebut belum merespons.

Kendati Buwas tidak memiliki pengalaman dalam memimpin sebuah organisasi olahraga, Munafri yakin eks Kepala Bareskrim Polri itu bisa bekerja sama dengan para anggota PSSI dalam membangun sepak bola Indonesia.

"Beliau pasti mengerti keadaan seperti ini. Saya tidak pernah terlibat secara langsung dalam sebuah pekerjaan bersama beliau, tapi menurut saya ya seperti itu," kata Munafri.

Selain Budi, sebelumnya Ketum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau yang biasa disebut Cak Imin, telah secara terang-terangan menyatakan keinginan untuk menjadi Ketum PSSI. Menanggapi hal tersebut, Munafri hanya berkomentar pendek.

"Saya sih melihat bukan tempat dia [Cak Imin] di PSSI," ujar Munafri.
Share:

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019 - Bagi para penggila sepak bola pada umumnya, rasanya aneh jika tidak mengharapkan terjadinya banyak gol dan peluang emas dari laga sekelas Liverpool vs Bayern Munchen, apalagi berlangsung di Liga Champions.

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019
Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019


Sama-sama mengoleksi lima piala dari ajang Liga Champions, dan dihuni oleh penyerang yang sedang on fire, ini adalah laga para European Royalty yang semestinya bisa memberikan sesuatu yang menghibur. Namun yang terjadi di Stadion Anfield tadi malam adalah antiklimaks.

Baik Liverpool maupun Bayern Munchen sama-sama tidak dapat menciptakan pertandingan sepak bola yang menghibur seiring dengan tak terciptanya gol atau bahkan peluang emas yang dapat membuat penonton sejenak berhenti bernapas.


Sesungguhnya, indikasi jika duel ini bakal berlangsung membosankan sudah terlihat sejak sepuluh menit pertama. Meski terlalu prematur untuk menyimpulkan, dalam periode tersebut, baik Liverpool maupun Bayern Munchen tidak benar-benar membuka ruang untuk menciptakan peluang.

Kedua tim lebih banyak berkutat di lini tengah dengan memainkan umpan-umpan pendek dan justru sesekali bola kembali dioper ke lini belakang.

Liverpool menghadirkan trio Jordan Henderson sebagai holding midfielder yang didampingi Gini Wijnaldum dan Naby Keita. Sementara Bayern Munchen memasang Javi Martinez dan Thiago Alcantara sebagai double pivot, menyokong Serge Gnabry, James Rodriguez, dan Kingsley Coman sebagai gelandang serang.

Dari heatmaps yang ditampilkan Whoscored, terlihat jika Bayern berusaha menghindari duel di bagian tengah sepertiga pertahanan Liverpool dan memilih melancarkan serangan di sayap.

Serge Gnabry memang kerap merepotkan Andy Robertson yang berjaga di sisi kiri lini belakang The Reds. Namun, operan akhir Gnabry kerap patah atau aksi dribelnya seringkali mampu dipotong oleh pemain Liverpool yang lain.

Meski menguasai jalannya pertandingan pada 20 menit pertama, para gelandang Bayern Munchen tetap terlihat kesulitan memberikan umpan matang kepada ujung tombak Robert Lewandowski. Sepanjang babak pertama, penyerang asal Polandia ini hanya sekali melakukan percobaan tembakan. Ia pun tercatat tiga kali kehilangan bola.

Di saat Javi Martinez dan Thiago terlalu sibuk berduel dengan gelandang pekerja Liverpool, tak banyak yang bisa dilakukan James Rodriguez sebagai pengatur serangan. Lewandowski pun lebih banyak melakukan pergerakan tanpa bola dan tidak benar-benar mengancam pertahanan Liverpool.

Padahal lini belakang Liverpool juga tidak sedang dalam kondisi terbaik. Mereka kerap gugup saat pemain Munchen sudah mulai mendekati area kotak 16. Bahkan sempat terjadi kesalahan individu ketika Joel Matip yang bermaksud membuang bola dan justru memantul ke dada penjaga gawang Alisson Becker. Namun peluang emas yang dinanti para fans Munchen tetap tak tercipta.

Jika pertandingan ini dinilai atas dasar bentuk kerja sama tim dan metode operan antar pemain, Liverpool tentu keluar sebagai pemenang. Rasanya tak perlu ada yang meragukan kemampuan skuat Juergen Klopp dalam menciptakan transisi yang begitu sempurna dari formasi bertahan ke menyerang.

Hal ini pun kembali tersaji dalam laga dini hari tadi. Namun hanya sampai di situ kehebatan Liverpool. Pasalnya ketika memasuki lini pertahanan Munchen, lini depan The Reds justru terlihat bingung.

Serangan Liverpool kerap diawali dari keberhasilan para pemain seperti Trent Alexander-Arnold, Jordan Henderson, atau Andy Robertson dalam memotong operan pemain Munchen yang dilakukan di area sepertiga pertahanan mereka. Bola kemudian diberikan kepada Keita atau Wijnaldum. Salah satu dari mereka kemudian mencoba melakukan dribel sambil melihat posisi trio Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah di kotak penalti lawan.

Masalah terjadi saat bola sudah tiba di kaki dari salah satu trio lini depan Liverpool. Ketiganya terlihat bingung membuka pertahanan Munchen yang mengakibatkan operan mereka seringkali tidak tepat sasaran. Padahal setali tiga uang dengan pertahanan Liverpool, jajaran bek Munchen juga tidak sepenuhnya tampil solid. Kesalahan operan beberapa kali ditampilkan oleh mereka.

Pun ketika mereka sudah menerima operan terakhir di depan gawang Manuel Neuer, penyelesaian akhir lini depan Liverpool justru tak bertaji.

Sadio Mane adalah contoh nyata dari pernyataan di atas. Tak ada pemain dari kedua tim yang layak menyandang status sebagai pemain terbaik sekaligus terburuk dari laga semalam selain Mane.

Sang penyerang Senegal tercatat sebagai pemain dengan jumlah tembakan terbanyak, yaitu sebanyak empat kali, dengan satu yang mengarah tepat ke gawang. Namun statistik lainnya juga mengatakan jika Mane menjadi pemain yang paling sering kehilangan bola.

Jika Anda tak sempat menyaksikan laga ini, Anda bisa membayangkan skema yang tertulis di atas terjadi cukup sering dan membuat pertandingan tak lagi menarik.

Memasuki paruh akhir babak kedua, laga hampir sepenuhnya dikuasai Liverpool.

Tapi, sama seperti sebuah film dengan plot dangkal yang sudah bisa ditebak akhir ceritanya, laga semalam pun demikian. Skenarionya kurang lebih akan seperti ini: Bola dari kaki Thiago atau James Rodriguez berhasil direbut Henderson yang kemudian meneruskannya kepada Wijnaldum.

Salah pun sudah menunggu di sisi kanan. Saat menerima bola dan mencoba masuk, operan atau aksi dribelnya dapat dipatahkan oleh Mats Hummels atau Niklas Sule.

Hal di atas terjadi beberapa kali dengan lakon yang berbeda-beda.

Jalannya pertandingan jadi semakin jelas terbaca. Anfield yang biasa bergemuruh pun menjadi senyap. Sungguh sebuah malam yang membosankan.
Share:

Senin, 18 Februari 2019

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019 - Timnas Indonesia U-22 akan memiliki tantangan berat saat bertemu Myanmar di laga pertama Piala AFF U-22 2019 di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Senin (18/2) sore. Berikut rekor pertemuan Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar.

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019


Pertandingan nanti adalah pertemuan pertama bagi Timnas Indonesia dan Myanmar di Piala AFF U-22, atau yang kedua di level U-22. Turnamen Piala AFF U-22 ini merupakan pengganti dari Piala AFF U-23 yang kali pertama digelar pada 2005 di Thailand.

Dalam penyelenggaraan Piala AFF U-23 pertama itu juga Timnas Indonesia tidak ambil bagian. Kemudian saat Piala AFF U-23 dijadwalkan digelar di Palembang pada 2011, turnamen ini dibatalkan lantaran Indonesia tengah bersiap untuk SEA Games 2011.

Meski ini menjadi kesempatan pertama bagi kedua tim di Piala AFF U-22, namun Timnas Indonesia vs Myanmar beberapa kali bertemu di SEA Games yang juga menggunakan pemain U-23 sejak 2001 hingga 2015. Pada edisi 2017, sepak bola SEA Games baru menggunakan pemain dari level U-22.

Sejak 2001 Timnas Indonesia sudah tujuh kali bertemu dengan Myanmar di SEA Games. Dari catatan pertemuan itu, timnas Myanmar lebih unggul atas Tim Merah Putih.

Ketika U-23 mulai diberlakukan di SEA Games 2001, Timnas Indonesia harus mengakui kemenangan Myanmar 1-0 di babak semifinal. Gol semata wayang Myanmar dicetak Yan Paing di menit ke-44.

Empat tahun kemudian di ajang yang sama, Timnas Indonesia dan Myanmar berbagi angka 0-0 di Grup B. Hasil serupa terjadi di edisi 2007 saat SEA Games digelar di Thailand.

Pada SEA Games 2009 di Laos, dengan tangguh Myanmar mengalahkan Timnas Indonesia 3-1. Gol-gol dari Tun Tun Win, Pai Soe, dan Moe Win hanya bisa dibalas sebiji gol Stevie Bonsapia.

Timnas Indonesia membalas kekalahan di 2009 dengan kemenangan 1-0 di fase grup SEA Games 2013 lewat gol penalti Alfin Tuasalamony.

Duel sengit Timnas Indonesia vs Myanmar kembali terjadi di edisi terakhir SEA Games yang menggunakan pemain U-23. Di 2015, Indonesia satu grup dengan Myanmar (Grup A). Myanmar kembali memenangi pertarungan itu dengan skor 4-2.

Saat SEA Games digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, dua tahun lalu Timnas Indonesia kembali menundukkan Myanmar dengan skor 3-1 di perebutan tempat ketiga sekaligus meraih medali perunggu. Itu merupakan kali pertama Timnas Indonesia dan Myanmar bertemu dengan menggunakan pemain dari level U-22.
Share:

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019 - Pemain Golden State Warriors Kevin Durant menjadi MVP NBA All Star 2019 ketika Tim LeBron James menang atas Tim Giannis Antetokounmpo 178-164 pada pertandingan di Spectrum Center, Charlotte, Senin (18/2) pagi WIB.

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019
Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019


Dikutip dari Reuters, Durant mencetak 31 poin, tujuh rebound, dan dua assist pada NBA All Star 2019. Sementara di kubu Giannis, pemain asal Milwaukee Bucks itu menjadi pendulang poin terbanyak dengan 38 poin, 11 rebound dan lima assist.

NBA All Star 2019 menjadi ajang unjuk kebolehan melakukan lemparan tiga angka. Total kedua tim melakukan 168 percobaan lemparan tiga angka, dengan Tim LeBron melakukan 90 kali percobaan dan 35 di antaranya sukses.

Tim LeBron memiliki perolehan poin yang merata setelah Klay Thompson mendapatkan 20 poin, Kawhi Leonard dan LeBron sama-sama mendulang 19 poin, sementara Damian Lillard mendapatkan 18 poin.

Sementara di kubu Tim Giannis ada Paul George dan Khris Middleton yang meraih 20 poin dan Stephen Curry serta Russel Westbrook dan mengoleksi 17 poin.

Bagi Durant, ini adalah kali kedua forward 30 tahun itu berhasil menjadi MVP NBA All Star setelah kali pertama merebutnya pada 2012.

"Kami hanya berusaha melakukan lemparan tiga angka, dan kami berangkat dari permainan itu. Terima kasih atas sambutan [di Charlotte]. Ini akhir pekan yang luar biasa, saya senang bisa mengakhirinya dengan kemenangan," ujar Durant dikutip dari CBC.

Pihak NBA juga memberi penghargaan kepada dua pemain veteran yang kemungkinan besar akan pensiun akhir musim ini, Dirk Nowitzki dan Dwyane Wade. Kedua pemain berhasil masuk tim sebagai anggota spesial.

"Terima kasih kepada komisioner NBA yang sekali lagi memberi kami kesempatan bermain di pentas ini," ujar Nowitzki.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada setip pemain yang ada di sini. NBA All Star ada di tangan pemain-pemain hebat. Terima kasih atas kesempatan ini,' ucap Wade.
Share:

Sabtu, 16 Februari 2019

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019 - Mantan pelatih Real Madrid John Toschack menilai Gareth Bale kurang usaha untuk mempelajari bahasa Spanyol meski sudah lama berkarier di Bernabeu.

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019
Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019


Bale nyaris enam tahun membela Real Madrid sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur sebagai pemain termahal dunia.

Meski ikut andil dalam menyumbangkan empat gelar Liga Champions untuk Real Madrid, pemain internasional Wales tersebut belum mendapat respek sepenuhnya dari fan El Real.

Toschack yang pernah melatih Los Blancos sekaligus pelatih yang mempercayai Bale melakoni debutnya di timnas Wales, menilai Bale kurang kerja keras mempelajari bahasa Spanyol.

"Jika Anda bermain di tim luar negeri, Anda harus belajar bahasa mereka untuk menghormati para suporter," ujar Toschack kepada Onda Cero seperti dikutip Football Espana.

"Bale harus berusaha keras (belajar bahasa Spanyol) dan jika melakukannya, maka itu sangat membantu. Dia benar-benar pemain hebat tapi sering diganggu cedera," sambung Toschack.

Suporter Real Madrid memang terkenal kritis terhadap pemain dan pelatih tim. Mantan bintang El Real, Cristiano Ronaldo, pun tak luput dari kritik para Madridista jika bermain di bawah performa.

Nasib tak jauh berbeda kini dialami Bale. Penyerang 29 tahun tersebut belum benar-benar mampu mencuri hati Madridista meski Ronaldo telah hengkang ke Juventus.
Share:

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019 - Barcelona berhasil memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga Spanyol usai memetik kemenangan 1-0 atas Real Valladolid di Camp Nou, Sabtu (16/2) waktu setempat.

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019
Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019


Gol tunggal Barcelona tercipta berkat eksekusi Lionel Messi pada menit ke-43. Tembakannya ke pojok kanan gawang tak mampu dibendung kiper Valladolid, Jordi Masip.

Kemenangan 1-0 cukup bagi Barcelona untuk memperkukuh puncak klasemen dengan jarak tujuh poin dengan pesaing terdekatnya Atletico Madrid yang kini mengemas 47 angka.

Atletico berhak menempati posisi kedua dalam daftar klasemen berkat kemenangan 1-0 di markas Rayo Vallecano, Stadion de Vallecas.

Antoine Griezmann menjadi pahlawan kemenangan Rojiblancos berkat gol yang dicetaknya di menit ke-74 usai memanfaatkan umpan pemain pinjaman dari Chelsea, Alvaro Morata.

Meski demikian, posisi Atletico masih bisa digusur Real Madrid yang kini menempati peringkat ketiga. El Real saat ini mengemas 45 poin atau tertinggal dua angka dari Atletico.

Real Madrid yang tengah berada dalam puncak performa punya peluang besar untuk memenangi pertandingan saat menjamu Girona di Bernabeu, Minggu (17/2).

Klasemen Sementara La Liga Spanyol

1. Barcelona 24 (54 poin)
2. Atletico Madrid 24 (47)
3. Real Madrid 23 (45)
4. Sevilla 23 (37)
5. Getafe 24 (36)
6. Deportivo Alaves 23 (35)
7. Real Sociedad 24 (34)
8. Real Betis 23 (32)
9. Valencia 23 (31)
10. Eibar 24 (31)
Share:

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019 - Legenda klub Arsenal Marc Overmars menyebut penyerang Manchester United Alexis Sanchez masih memiliki peluang kembali ke The Gunners di masa mendatang.

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019
Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019


Alexis Sanchez gabung Man United pada bursa transfer Januari 2018. Kepindahan Sanchez itu merupakan bagian pertukaran dengan Henrikh Mkhitaryan yang hengkang ke Arsenal di momen yang sama.

Akan tetapi kepindahan Sanchez ke Man United tidak membuat performa pemain asal Chile itu lebih baik ketimbang masih di Arsenal. Pemain 30 tahun itu hanya mencetak lima gol dari 37 pertandingan untuk Man United.

Kurang mengilapnya penampilan Sanchez bersama Setan Merah membuat mantan pemain Barcelona dan Udinese itu kerap mendapat kritik. Yang terbaru, Sanchez mengalami cedera usai Man United dikalahkan Paris Saint-Germain 0-2 di Liga Champions.

Meski begitu, legenda Arsenal yang juga Direktur Sepak bola Ajax Amsterdam Marc Overmars menilai Sanchez masih memiliki peluang kembali ke klub asal London Utara itu.

"Saya memiliki respek yang besar untuk Alexis, karena dia melakukan sesuatu yang luar biasa baik di Arsenal. Tetapi saya tidak tahu jika itu menjadi keputusan yang bagus untuk pergi," ujar Overmars kepada stasiun radio Chile, ADN Deportes, dikutip Sky Sports.

"Pemain seperti ini sangat penting bagi Arsenal, karena di situlah mereka membawa Anda untuk fokus. Setelah Alexis, Arsenal mencoba merekrut pemain lain seperti itu, tetapi tidak terjadi, sehingga Alexis dapat kembali ke Arsenal," Overmars menambahkan.

Overmars yang pernah bermain untuk Barcelona juga mencoba mengenang masa kejayaan Arsenal saat bersama Arsene Wenger.

"Sepak bola Inggris mengubah Anda, sehingga saya butuh satu langkah maju. Arsene Wenger tiba setahun sebelum saya, Dennis Bergkamp membuat kesan besar bagi Inggris. Itu adalah waktu yang fantastis, saya pikir kami sedikit mengubah sejarah klub sedikit," ucap Overmars.
Share:

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019 - Hari ini, Sabtu (16/2), dunia merayakan salah satu atlet terhebat sepanjang sejarah. Ya, bintang veteran MotoGP Valentino Rossi genap 40 tahun hari ini.

Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019
Pebalap MotoGP Valentino Rossi Berulang Tahun 2019

Lahir di Urbino, Marche, pada 16 Februari 1979, Rossi tumbuh menjadi salah satu pebalap sepeda motor Grand Prix terhebat sepanjang sejarah. Total sembilan gelar juara dunia diraih pebalap yang dijuluki The Doctor tersebut, dengan tujuh di antaranya di kelas primer.

Putra dari Stefania dan Graziano itu memulai karier Grand Prix pada 1996. MotoGP 2019 merupakan musim ke-24 Rossi berkarier di ajang Grand Prix, atau tahun ke-20 di kelas paling atas.

Sepanjang kariernya Rossi sudah berhasil meraih 115 kemenangan, 232 posisi podium, dan 65 posisi pole. Namun, mantan pebalap Honda dan Ducati tersebut sudah tidak pernah meraih gelar juara dunia sejak 2009.


Banyak pihak yang menganggap Rossi sudah terlalu tua untuk bisa bersaing merebut gelar juara dunia MotoGP. Tapi, Rossi tetap yakin bisa bersaing dengan para pebalap muda karena masih memiliki motivasi untuk menjadi juara dunia.

"Sayangnya saya akan 40 tahun, ya, saya cukup tua. Tapi, ini tantangan buat saya agar terus kompetitif di usia seperti ini. Akan sulit untuk terus berada di atas, tapi saya akan berusaha," ucap Rossi dikutip dari Crash.net.

Melihat penampilan dalam beberapa musim terakhir, Rossi jelas tidak bisa dipandang sebelah mata di MotoGP 2019. Meski sudah 40 tahun, Rossi tetap dianggap sebagai kandidat juara dunia musim ini. Setidaknya hal itu yang diyakini Jorge Lorenzo, salah satu rival Rossi di MotoGP.

"Saya bukan salah satu favorit juara dunia, karena ada pebalap lain seperti Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, yang sudah sangat tahu sepeda motor masing-masing. Keempat pebalap itu favorit menjadi juara dunia," ujar Lorenzo.

Usia 40 dipastikan bukan usia terakhir Rossi akan tampil di ajang MotoGP. Pasalnya, Rossi masih memiliki kontrak dengan Yamaha hingga musim 2020, yang artinya dia masih akan membalap di usia 41.

Pecinta balap motor masih memiliki waktu dua musim untuk menikmati aksi dan kehebatan Rossi di MotoGP. Momen itu harus benar-benar dimanfaatkan, karena belum tentu akan ada sosok pebalap seperti Rossi dalam satu, dua, atau tiga dekade ke depan.
Share:

Jumat, 15 Februari 2019

Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019

Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019 - Cristiano Ronaldo menjalani musim debut yang gemilang bersama Juventus. Namun sang anak, Cristiano Ronaldo Jr. ternyata tampil lebih fantastis di tim muda Bianconeri.

Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019
Christiano Ronaldo Kalah Tajam Dari Ronaldo Junior Di Juventus 2019


Seiring kepindahan Ronaldo ke Juventus, maka keluarga Ronaldo juga ikut pindah ke Turin. Ronaldo Jr. pun kemudian masuk ke tim U-9 Juventus.

Ronaldo Jr. lalu menunjukkan kemampuan yang luar biasa bersama tim yang dibela. Dalam 23 laga yang dilalui, Ronaldo Jr. mencetak 58 gol plus 18 assist. Catatan ini menunjukkan bahwa Ronaldo Jr. mewarisi bakat CR7 sebagai pesepakbola handal.

Sebelumnya Ronaldo sudah menegaskan bahwa ia bakal mendukung sang anak untuk jadi pesepakbola profesional namun tak akan memaksakan keinginannya tersebut.

"Tentu saja saya ingin anak saya menjadi pemain sepak bola seperti ayahnya. Saya tahu ini adalah tantangan besar dan tidak mudah. Namun yang jelas dia bisa menjadi apapun yang ia inginkan, saya tak akan menekannya."

"Saya bakal sedikit mendorongnya jadi pemain sepak bola. Namun tidak sebagai kiper, melainkan striker," ucap Ronaldo beberapa waktu lalu.

Ronaldo sendiri sudah mencetak 20 gol dalam 31 pertandingan bersama Juventus. Jumlah gol tersebut telah sukses menunjukkan bahwa Ronaldo bisa tetap tampil produktif di Liga Italia yang dikenal sebagai liga dengan pertahanan yang disiplin.
Share:

Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019

Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019 - Salah satu sprinter legendaris Indonesia, Purnomo Muhammad Yudhi meninggal dunia pada Jumat (15/2).

Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019
Sala Satu Sprinter Legendaris Purnomo Muhammad Yudhi Meninggal Dunia 2019


Purnomo meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah pada pukul 09.41. Purnomo meninggal pada usia 56 tahun.

"Almarhum adalah salah satu putra terbaik bangsa yang pernah menorehkan prestasi sebagai manusia tercepat di Asia. Selain itu, almarhum adalah salah satu pejuang politik terbaik Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Olahraga," ucap Edhy Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Purnomo adalah salah satu sprinter terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Purnomo pernah memenangkan medali emas SEA Games dan medali emas Kejuaraan Asia.

Selain pernah jadi pelari tercepat di Asia, Purnomo juga ambil bagian di Olimpiade 1984 yang berlangsung di Los Angeles. Saat itu Purnomo lolos ke babak semifinal.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi mengucapkan bela sungkawa atas berpulangnya Purnomo.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun, berduka cita mendalam atas meninggalnya pak Purnomo, semoga tempat termulia disisiNya, Aamiin Yaa Allah," ucap Imam ketika dihubungi BeritaTV.net.

Duka juga dirasakan manusia tercepat Asia Tenggara Suryo Agung setelah menerima kabar duka sekitar pukul 10 pagi waktu Indonesia barat. Sebelumnya Suryo sudah mengetahui kondisi Purnomo yang mengidap sakit dan menjalani perawatan.

Suryo menilai Purnomo sebagai sosok yang peduli terhadap sesama dan pernah memberinya wejangan.

"Dulu masih zaman jadi atlet sempat berpesan, 'kalau sudah juara SEA Games dan punya rekor, jangan berpuas diri, jangan leha-leha.' Setelah pensiun, beliau berpesan agar berbuat sesuatu untuk atletik Indonesia dari sisi apapun tidak harus jadi pelatih tapi yang penting tujuannya untuk atletik," terang Suryo.
Share:

Selasa, 12 Februari 2019

Mbappe Percaya Diri Dan PSG Bisa Tampil Tanpa Neymar JR Dan Edinson Cavani 2019

Mbappe Percaya Diri Dan PSG Bisa Tampil Tanpa Neymar JR Dan Edinson Cavani 2019 - Kemenangan 2-0 atas Manchester United dalam partai Liga Champions 2018/2019 membuat Kylian Mbappe percaya diri dan berharap agar ketakutan berlaga tanpa Neymar dan Edinson Cavani tidak berlanjut.

Mbappe Percaya Diri Dan PSG Bisa Tampil Tanpa Neymar JR Dan Edinson Cavani 2019
Mbappe Percaya Diri Dan PSG Bisa Tampil Tanpa Neymar JR Dan Edinson Cavani 2019


Jelang menghadapi Man United, PSG mendapati Neymar dan Cavani tidak dapat diturunkan lantaran mengalami cedera. Dengan kondisi tersebut trio lini depan Les Parisiens hanya menyisakan Mbappe.

Menghadapi The Red Devils yang tidak terkalahkan dalam 11 laga, PSG berhasil menuntaskan laga dengan kemenangan dua gol.

Berkat kemenangan atas Man United, Mbappe pun merasa PSG bisa tampil dengan kualitas yang baik ketika berlaga tanpa Neymar dan Cavani yang kerap menjadi tulang punggung di lini depan.

"Kita harus menghentikan cerita yang menakut-nakuti itu. Orang-orang harus berhenti ketakutan. Kami menunjukkannya malam ini. Kami tampil baik. Memang Neymar adalah pemain yang sangat penting dan Cavani sangat diperlukan bagi kami, namun sepak bola dimainkan di lapangan dan kami menunjukkannya hari ini," ucap Mbappe dikutip dari France24.

"Sepak bola Prancis harus melaju sejauh mungkin di kompetisi Eropa. Orang-orang harus mendukung kami, kami akan mendukung Lyon [melawan Barcelona] pekan depan. Kami senang, tapi laga masih akan berlangsung dan kami harus bersiap karena saya rasa dalam 20 menit terakhir kami menurun secara fisik," sambungnya.

Mbappe kini menjadi pencetak gol terbanyak di PSG dengan 23 gol di seluruh kompetisi dengan rincian 18 gol di Ligue 1, empat gol di Liga Champions, dan Piala Perancis.

Khusus di Liga Champions, Mbappe sudah mencetak 14 gol atau menyamai torehan gol Zinedine Zidane. Selain empat gol pada musim ini, pemain 20 tahun itu juga mencetak empat gol pada musim lalu dan enam gol pada musim 2016/2017.

Mbappe berpotensi bermain dengan Cavani ketika PSG menjamu Man United pada 6 Maret mendatang, sementara Neymar dipastikan masih akan menjalani masa pemulihan ketika The Red Devils bertandang ke Prancis.
Share:

Christiano Ronaldo Setuju Jika Juventus Mengambil Mohamed Salah 2019

Christiano Ronaldo Setuju Jika Juventus Mengambil Mohamed Salah 2019 - Liverpool harus berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan Mohamed Salah karena Juventus dikabarkan bakal bergerak merekrut Salah usai mendapat persetujuan Cristiano Ronaldo.

Christiano Ronaldo Setuju Jika Juventus Mengambil Mohamed Salah 2019
Christiano Ronaldo Setuju Jika Juventus Mengambil Mohamed Salah 2019


Meski merupakan pemain baru di Juventus, Ronaldo tetap punya posisi penting dalam penentuan langkah Juventus di masa depan. Menurut Sky News Arabica, dikutip dari Express, Ronaldo sudah memberi persetujuan terhadap operasi mendatangkan Salah ke Turin.

"Kontrak Salah tidak akan ada di harga normal, hal itu mungkin akan menghabiskan 200 juta euro jika sang pemain benar-benar setuju mengenakan kostum Nyonya Tua [Juventus]," ucap sumber di Juventus.

Salah sendiri tidak akan terkejut bermain di Serie A lantaran ia pernah berkostum Fiorentina dan AS Roma pada 2015-2017.

Liverpool sudah mengikat Salah dengan perpanjangan kontrak hingga 2023. Namun hal itu tentunya tak akan memberikan garansi penuh bahwa Salah benar-benar akan terus ada di Anfield hingga kontrak berakhir.

Jika Liverpool benar-benar setuju melepas Salah di angka € 200 juta, maka Salah akan jadi pemain termahal kedua di dunia di bawah Neymar.

Jumlah €200 juta sendiri sudah membuat Liverpool bakal mereguk untung hingga hampir lima kali lipat. Pasalnya, Liverpool mendatangkan Salah hanya dengan transfer 42 juta euro pada 2017.

Salah sendiri berhasil membuktikan bahwa ia bukan hanya sekadar pemain yang mengejutkan di musim 2017/2018 saat ia membukukan 44 gol. Pada musim ini, Salah sudah sukses mencetak 20 gol dalam 34 laga yang ia lalui.
Share:

Kena Kasus Pelecehan Simic Bisa Main Di Newcastle Vs Persija 2019

Kena Kasus Pelecehan Simic Bisa Main Di Newcastle Vs Persija 2019 - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic tetap bisa bermain dalam laga lawan Newcastle Jets di putaran kedua kualifikasi Liga Champions Asia, Selasa (12/2), meski kini tengah dihadapkan kasus tuduhan pelecehan terhadap wanita.

Kena Kasus Pelecehan Simic Bisa Main Di Newcastle Vs Persija 2019
Kena Kasus Pelecehan Simic Bisa Main Di Newcastle Vs Persija 2019


Simic dituduh melakukan pelecehan pada seorang penumpang wanita dalam penerbangan dari Bali menuju Sydney, Minggu (10/2). Atas tuduhan tersebut, Simic harus menjalani sidang perdana di Sydney pada Selasa pagi atau beberapa jam sebelum laga Newcastle Jets vs Persija.

Meski menjalani sidang, Simic masih tetap bisa bermain untuk Persija. Dikutip dari Sydney Morning Herald, usai menjalani sidang Simic dan pengacaranya bergegas menggunakan taksi pada pukul 11.30 waktu setempat.

Pertandingan Newcastle Jets vs Persija akan digelar pada pukul 19.00 waktu setempat atau 15.00 WIB.

Dengan kondisi Simic yang lelah, baik secara psikis maupun fisik lantaran harus menjalani serangkaian pemeriksaan sejak mendarat pada Minggu, kini Persija tinggal menanti keputusan dari Ivan Kolev terhadap Simic di laga tersebut.

Hakim Jennifer Atkinson sendiri sudah menyatakan bahwa Simic tidak akan mendapat perlakuan istimewa dalam kasus tersebut. Paspor Simic juga telah ditahan hingga sidang selanjutnya digelar.

"Kasus ini tidak akan bisa selesai dalam beberapa hari," ucap Atkinson seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.

Atkinson menyatakan butuh waktu untuk menyiapkan bukti dan ia menjamin bahwa masalah visa tinggal yang sempat dikhawatirkan oleh pengacara Simic akan bisa ditangani dengan baik.

Jadwal sidang Simic berikutnya di Pengadilan Downing adalah pada 9 April.
Share:

Berikut Jadwal Pertandingan Newcastle Jets Vs Persija Di Liga Champions Asia 2019

Berikut Jadwal Pertandingan Newcastle Jets Vs Persija Di Liga Champions Asia 2019 - Persija Jakarta akan melawan Newcastle Jets pada babak kedua kualifikasi Liga Champions Asia 2019 di Stadion McDonald Jones, New South Wales, Selasa (12/2). Berikut jadwal pertandingan Newcastle vs Persija sore nanti.

Berikut Jadwal Pertandingan Newcastle Jets Vs Persija Di Liga Champions Asia 2019
Berikut Jadwal Pertandingan Newcastle Jets Vs Persija Di Liga Champions Asia 2019


Setelah sukses mengalahkan tim asal Singapura, Home United, dengan skor 3-1 di babak pertama pekan lalu, Persija harus menghadapi lawan yang lebih berat di babak kedua. Newcastle merupakan salah satu tim besar Liga Australia setelah menjadi juara pada 2008.

Jadwal pertandingan Newcastle vs Persija akan dimulai pukul 15.00 WIB. Tidak ada televisi nasional yang menyiarkan secara langsung pertandingan Newcastle vs Persija.

Pelatih Persija Ivan Kolev mengaku timnya siap menghadapi Newcastle meski di atas kertas tuan rumah lebih diunggulkan.

"Saya pikir Newcastle Jets adalah tim yang sangat bagus. Saya hormat kepada mereka dan tentunya laga besok [hari ini] bukan laga mudah bagi kami. Kami tidak bisa memainkan Lima pemain kami, tentunya tidak bagus untuk kami, namun kami akan memberikan terbaik," ujar Kolev.

Sementara itu pelatih Newcastle, Ernie Merrick, enggan meremehkan Persija. Merrick mengatakan Newcastle akan berusaha menampilkan permainan yang kompetitif sepanjang 90 pertandingan.

"Ini bukan pertandingan yang mudah melawan Persija karena mereka tim yang bagus. Tapi, selama 90 menit kami akan tampil kompetitif. Kami ingin meraih kemenangan dan melangkah ke babak selanjutnya," ucap Merrick.

Jadwal Pertandingan Newcastle Jets vs Persija Jakarta di Liga Champions Asia:

Selasa 12 Februari 2018 / 15.00 WIB
Share:

Minggu, 10 Februari 2019

Pembantaian Chelsea Dan Pesan Man City Kepada Liverpool 2019

Pembantaian Chelsea Dan Pesan Man City Kepada Liverpool 2019 - Melalui kemenangan besar atas Chelsea, Manchester City seolah mengirimkan pesan kepada Liverpool dalam persaingan gelar juara Liga Inggris 2018/2019.

Pembantaian Chelsea Dan Pesan Man City Kepada Liverpool 2019
Pembantaian Chelsea Dan Pesan Man City Kepada Liverpool 2019


Digdaya dan adikuasa menjadi dua kata yang cukup menggambarkan bagaimana Man City bermain di Stadion Etihad pada Minggu (10/2) malam.

Siapapun yang menjadi pendukung Chelsea akan remuk redam melihat tim kesayangannya tak mampu berbuat banyak menghadapi tuan rumah.

The Citizens bermain dengan gairah dan hasrat luar biasa, khusus selama 30 menit awal ketika bisa mencetak empat gol. Tak ingin jauh dari bola dan tak keberatan berlama-lama menguasai bola sampai membuka celah.

Ketika Chelsea berupaya menutup semua ruang dan merebut bola, Man City kemudian melakukan pressing cepat untuk mendapat bola kembali sehingga Chelsea sulit memainkan bola lebih lama dan tak mampu mengembangkan permainan.

Keuletan Man City juga berjodoh dengan keteledoran pemain-pemain Chelsea dan masa off day Kepa Arrizabalaga di bawah mistar The Blues.

Kecuali penyelesaian brilian melalui sepakan jarak jauh Sergio Aguero yang menghasilkan gol kedua, lima gol Man City lainnya tidak lepas dari organisasi pertahanan keropos Chelsea.

Gol pembuka Raheem Sterling menyiratkan ketidaksiapan Chelsea menghadapi intensitas serangan Man City. Kegugupan dibobol dua kali dalam kurun waktu kurang dari 15 menit benar-benar terasa pada proses gol ketiga ketika Ross Barkley salah membuang bola ke depan gawang sendiri dan dihukum Aguero.

Gol Ilkay Guendogan juga menegaskan kembali mental Chelsea yang terpuruk begitu memengaruhi permainan mereka. Ruang kosong tidak disia-siakan Guendogan untuk membuat Kepa makin nelangsa, kebobolan empat gol dalam waktu 25 menit dan menyeka kepala dengan handuk setelah gol keempat.

Setelah Cesar Azpilicueta melakukan kesalahan individu dengan terjebak membekuk gerakan Sterling di kotak penalti, lagi-lagi ketidakmampuan lini belakang Chelsea menyesuaikan level permainan memudahkan Man City menuntaskan gol pamungkas.

Chelsea tentu tak hanya diam menjadi objek penderita dalam pertandingan ke-26 musim ini. Mereka berupaya mencetak gol melalui permainan direct football. Namun permainan solid Man City memaksa mereka gigit jari.

Anak asuh Pep Guardiola mampu bertahan dengan baik dan rapat dalam jarak sempit dan padat di tengah sehingga memaksa Chelsea bermain-main di luar kotak penalti. Aksi individu Eden Hazard sesekali merepotkan, namun kemudian ancaman tersebut berhasil dinetralisir karena game plan Man City yang apik.

Hazard, Pedro Rodriguez, Azpilicueta, Marcos Alonso, serta N'Golo Kante dan Barkley lebih sering berada di luar garis perimeter kotak 16 mencari-cari kesempatan melepaskan tembakan jarak jauh atau mencuri-curi peluang mengumpan ke Gonzalo Higuain yang teralienasi.

Keberadaan Kante tidak bisa menolong Chelsea lantaran sang pemain tampaknya ditempatkan agak ke depan, selain itu menghadapi kolektivitas tim macam Man City, Kante juga tidak dapat diandalkan seorang diri sementara dua tandemnya di lini tengah juga tak bermain pada performa terbaik.

Pressing chelsea seperti tak berarti karena Man City menikmati bermain dengan kebersamaan, sehingga dapat berbarengan keluar dari tekanan dan bahu-membahu membangun serangan

Skor 6-0 menunjukkan Manchester Biru benar-benar di atas level permainan lawan dan seakan menjadi perwujudan kata-kata kedua manajer jelang pertandingan.

Sebelum laga, Maurizio Sarri mengatakan Man City adalah tim terbaik di Eropa. Sementara Guardiola mengatakan kemenangan dengan banyak gol menjadi target ganda demi menjaga trofi Liga Inggris.

Enam gol di Etihad menegaskan pula ucapan Guardiola soal gol akan menjadi penentu juara musim ini. Sekarang Man City sudah melesakkan 74 gol berbanding 20 kebobolan. Dengan selisih 54 gol, Aguero dan kawan-kawan berhak menempati posisi teratas mengungguli Liverpool yang memliki selisih 44 gol di klasemen.

Guardiola benar-benar menjelmakan kata-katanya di atas lapangan dan tentu bukan sekadar bualan bagi Liverpool yang sedang berupaya keras meraih gelar juara yang pertama setelah kali terakhir berjaya di liga domestik pada musim 1989/1990a
Share:

Perseru Mundur Dari Dari Liga Satu LIB Tunggu Keputusan PSSI 2019

Perseru Mundur Dari Dari Liga Satu LIB Tunggu Keputusan PSSI 2019 - Diektur Operasional PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor Shalomboboy menyerahkan kepada PSSI terkait pengganti Perseru Serui yang dikabarkan memilih mundur dari kompetisi Liga 1 karena masalah finansial.

Perseru Mundur Dari Dari Liga Satu LIB Tunggu Keputusan PSSI 2019
Perseru Mundur Dari Dari Liga Satu LIB Tunggu Keputusan PSSI 2019


Tigor mengatakan sampai saat ini LIB belum mendapatkan surat pengunduran resmi dari Perseru. Manajemen Perseru sebelumnya dikabarkan memilih untuk mundur dari Liga 1 2019 dengan alasan masalah finansial akhir pekan lalu.

"Kami belum dapat [surat pengunduran] resminya. Jadi saya tidak bisa komentar dulu. Kalau terkait perserta dan jumlah peserta di kompetisi, itu wewenangnya ada di PSSI. Kompetisi itu sejatinya milik PSSI," kata Tigor kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/2).

Tigor mengatakan kasus terakhir terkait kekurangan kuota klub di kompetisi terjadi pada 2008, yakni ketika ada dua klub yang tidak lolos lisensi. Saat itu PSSI mengganti dua klub baru untuk memenuhi kuota peserta kompetisi.

Kasus yang sama juga terjadi di Liga 2 saat ini di mana PS Mojokerto Putra yang dipastikan tidak bisa tampil di Liga 2 lantaran dihukum terkait kasus pengaturan pertandingan. Menyoal hal itu, LIB juga masih menunggu keputusan dari PSSI.

"Di regulasi kompetisi sebenarnya ada aturannya, soal bagaimana pengunduran diri sebelum kompetisi dimulai. Ada pasal khusus yang mengatur pengunduran diri baik sebelum atau pada saat kompetisi berjalan," ucap Tigor.

Kabar yang beredar Perseru telah dijual kepada salah satu pengusaha sekaligus pemilik klub sepak bola di Lampung. Tigor mengatakan jika rumor itu benar terjadi artinya cerita yang sama dengan merger yang dilakukan klub Liga 1, PS TIRA bersama Persikabo Bogor yang merupakan klub di Liga 3.

"Aturan jelasnya kami tidak tahu karena kembali lagi wewenang itu ada di PSSI terkait merger atau penggabungan [dua klub]. Diperbolehkan atau tidak, itu wewenang di PSSI. Mereka [PSSI] harusnya punya regulasi soal keanggotaan," ucap Tigor.

Tigor sadar adanya merger antara dua klub beda kasta yang sama-sama anggota PSSI ini bisa menjadi polemik bagi klub-klub lain. Pasalnya, klub yang berada di level lebih rendah bisa dengan mudah naik kasta tanpa melalui perjuangan di lapangan.

"Harus ada aturan jelas. Ini juga akan menyangkut pada kepemilikan. Siapa yang memiliki? Apa ada kaitan dengan cross ownership di satu kompetisi yang sama oleh orang yang sama? Selain ada aspek keolahragaannya, sebagai anggota PSSI ada aspek hukum juga yang harus kita perhatikan. Sebenarnya tidak mudah untuk merger seperti ini. Aturannya belum jelas," ucap Tigor.

Dikonfirmasi terpisah Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri Perseru Serui. Karena itu juga PSSI belum ingin menjawab soal itu.

"Tunggu RUPS tanggal 18 Februari dahulu, setelah itu silakan ditanyakan kembali hal-hal terkait itu," ucap Tisha.
Share:

Sabtu, 09 Februari 2019

Awas Barcelona Dan Real Madrid Sudah Melupakan Ronaldo 2019

Awas Barcelona Dan Real Madrid Sudah Melupakan Ronaldo 2019 - Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, Real Madrid semakin terang-benderang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan mereka.

Awas Barcelona Dan Real Madrid Sudah Melupakan Ronaldo 2019
Awas Barcelona Dan Real Madrid Sudah Melupakan Ronaldo 2019


Indikasi yang paling jelas adalah ketika Los Blancos mempermalukan Atletico Madrid 3-1 di markas lawannya itu, Stadion Wanda Metropolitano pada lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (9/2) waktu setempat.

Ini menjadi kemenangan pertama Madrid atas Atletico di Wanda Metropolitano di La Liga Spanyol setelah pada pertemuan sebelumnya di stadion itu berakhir imbang.


Madrid tampaknya sudah melupakan rasa getir kehilangan Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus. Tentu saja hal ini jadi alarm bagi rival utama mereka, Barcelona.

Pasalnya, Madrid sebelumnya selalu di bawah bayang-bayang bintang asal Portugal tersebut. Buktinya pada awal-awal laga performa Los Blancos anjlok tanpa kehadiran mesin golnya tersebut.

Madrid bahkan sempat berada di posisi kesembilan klasemen sementara La Liga usai dihajar Barcelona 5-1 di Stadion Camp Nou pada pekan ke-10.

Total enam kali kekalahan diderita Los Blancos membuat mereka sempat jadi pesakitan.

Kondisi itu membuat Julen Lopetegui yang sempat menangani El Real terdepak dari jabatan pelatih di skuat itu. Diambil alih Santiago Solari yang pernah bekerja di bawah Zinedine Zidane mengurusi tim cadangan, kondisi tim itu tak langsung membaik.

Butuh rentetan drama di antara para pemain Madrid untuk bangkit. Bahkan, sejumlah pemain sempat meratapi kepergian Ronaldo yang membuat mereka anjlok.

Perlahan tapi pasti, Madrid mulai merangkak dari keterpurukan. Tepatnya saat Madrid mengalahkan Sevilla 2-0 pada pekan ke-20, seolah menjadi awal kebangkitan Madrid.

Sejak kemenangan itu, Madrid belum satu pun mengalami kekalahan dalam dalam tujuh laga ke belakang di seluruh kompetisi. Di La Liga Spanyol, mereka menang lima kali beruntun.

Ujian sesungguhnya bagi Madrid untuk bangkit ketika menghadapi Barcelona pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Stadion Camp Nou yang terkenal angker bagi mereka. Jarang sekali El Real selamat di stadion itu, minimal dengan hasil imbang.

Solari kemudian menampik prediksi yang menjagokan Barca menang pada laga El Clasico tersebut. Madrid setidaknya mampu menahan imbang Blaugrana 1-1 dengan racikan sang juru taktik.

Menariknya, Solari tetap mematenkan strategi menyerang dengan formasi 4-3-3. Di lini depan, mereka memainkan trio Lucas Vazquez, Karim Benzema, dan penyerang muda Vinicius Junior.

Keberadaan Vinicius yang sempat diragukan, mulai menjadi bahan bakar bagi Madrid di lini depan. Kehadirannya mampu mendongkrak daya eksplosif El Real membongkar pertahanan lawan.

Permainan cepat Vinicius benar-benar merepotkan lawan dengan pergerakannya yang menusuk jantung pertahanan dari sayap. Meski demikian, ia memang belum cukup padu karena beberapa kali salah koordinasi di lini depan.

Madrid juga mampu melewati ujian derby sekota melawan Atletico dengan rapor sangat bagus. Solari nyaris tak mengubah komposisi tim. Di lini depan, ia tetap memasang trio VBV (Vazquez, Benzema, dan Viniciuz) di lini depan.

Trio tersebut tercatat sudah mengemas 13 gol dari total 40 gol Madrid di La Liga Spanyol. Benzema yang terbanyak yakni 10 gol, Vinicius dua gol, sedangkan Vazquez satu gol.

Belum lagi di lini tengah, keberadaan Casemiro, Luka Modric, dan Toni Kroos masih amat diandalkan dalam menetralkan serangan lawan, sekaligus menjadi lini kedua membantu serangan di depan.

Terbukti Atletico dibuat terkejut setelah gawangnya kebobolan oleh Casemiro di menit ke-16. Itu merupakan rekor kemasukan tercepat yang diderita tuan rumah di Wanda Metropolitano.

Alhasil, Los Rojiblancos menjadi korban kebangkitan Madrid dengan menelan kekalahan 1-3 berkat gol Casemiro, penalti Sergio Ramos, dan Gareth Bale yang masuk menggantikan Vinicius di menit ke-57.

Tak bisa dimungkiri pula, sejumlah kontroversi keputusan wasit membuat kemenangan Madrid sedikit ternoda. Namun, kita juga tak bisa menutup mata upaya berani dan taktis Solari yang justru menerapkan permainan menyerang dengan pola andalan 4-3-3.

Keberhasilan Madrid keluar dari tekanan di 15 menit awal memang menjadi kunci bagi mereka memenangkan pertandingan itu.

Pasalnya setelah itu, Los Blancos balik menekan pertahanan Atletico. Kondisi tersebut menyulitkan tuan rumah dalam menyusun transisi menyerang karena terus ditekan hingga ke pertahanan Atletico.

Berdasarkan catatan Livescore, Madrid bahkan total menguasai permainan hingga 65 persen sepanjang pertandingan!

Dilansir dari Whoscored, Madrid juga lebih banyak melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang yakni empat kali. Sedangkan Atletico hanya mampu membuat dua shot on target.

Los Blancos juga hanya menciptakan lima kali tembakan melenceng jika dibandingkan Atletico yang mencapai sembilan kali percobaan tak menemui target.

Manajemen Krisis Santiago Solari

Lagi-lagi, kecekatan Solari dalam manajemen krisis tampaknya mulai dirasakan berbuah manis bagi Madrid. Bukan hanya Vinicius yang mulai lebih sering mengisi posisi starter, sejumlah nama yang awalnya jarang dimainkan, diberikan kesempatan untuk tampil.

Sebut saja nama-nama lain seperti Alvaro Odriozola, Sergio Reguilon, dan Dani Ceballos mulai mendapat tempat di skuat Los Blancos.

Lihat juga: Courtois Dilempari Fan Atletico Tikus Mainan di Derby Madrid
Solari berani mencadangkan pemain-pemain bintang yang sebelumnya selalu menjadi andalan seperti Marcelo, Gareth Bale, dan Marco Asensio dan menurunkan pemain muda seperti Odriozola, Reguilon, Ceballos, dan Vinicius.

Khusus untuk Reguilon, ia mulai menjadi pilihan Solari sebagai starter dalam lima laga beruntun di La Liga Spanyol. Perannya mulai menggeser Marcelo di posisi bek kiri.

Terakhir kali Marcelo dimainkan sebagai starter di Liga Spanyol saat Los Blancos kalah 0-2 dari Real Sociedad.

Keberanian pelatih 42 tahun tersebut dalam memarkir pemain berstatus bintang di bangku cadangan. Pilihannya ini seolah menjadi obat pula bagi Madrid untuk keluar dari 'kecanduan' terhadap Ronaldo yang sudah tak lagi di klub tersebut.

Juru taktik Atletico, Diego Simeone pun sepertinya cukup paham ketika ia enggan menjawab pertanyaan terkait efek kepergian Ronaldo bagi Los Blancos jelang laga Derby Madrid tersebut.

Kemenangan El Real di Derby Madrid itu pun sekaligus mengerek posisi mereka ke peringkat kedua klasemen pekan ke-23 Liga Spanyol, menggusur Atletico.

Madrid untuk sementara ini hanya selisih lima poin dari Barcelona di puncak klasemen. Barcelona tentu harus lebih waspada karena Los Blancos mulai membuktikan sudah melupakan Cristiano Ronaldo.
Share:

Berikut 7 Fakta Menarik M. City Melawan Chelsea Di Liga Inggris 2019

Berikut 7 Fakta Menarik M. City Melawan Chelsea Di Liga Inggris 2019 - Bigmatch Liga Premier Inggris antara Manchester City vs Chelsea dalam pekan ke-26 bakal digelar di Stadion Etihad pada Minggu (10/2). Berikut tujuh fakta menarik jelang pertandingan tersebut.

Berikut 7 Fakta Menarik M. City Melawan Chelsea Di Liga Inggris 2019
Berikut 7 Fakta Menarik M. City Melawan Chelsea Di Liga Inggris 2019


Man City bertekad meraih kemenangan demi mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Liga Primer Inggris. Skuat asuhan Pep Guardiola memiliki poin yang sama dengan Liverpool yakni 62, tapi unggul dalam hal produktivitas gol.

Sementara Chelsea saat ini berada di peringkat empat dengan perolehan 50 poin.


Baik Man City maupun Chelsea sedang dalam performa yang cukup baik dalam Liga Primer Inggris. Hal ini dilihat dari laga terakhir mereka.

The Citizen menang dengan skor 2-0 atas Everton di hadapan hampir 40 ribu penonton Goodison Park pada 6 Februari 2019. Sedangkan The Blues menang dengan skor 5-0 di Stamford Bridge.

Berikut data dan fakta jelang Man City vs Chelsea:

1. Sebanyak tiga dari lima pertandingan Man City lawan Chelsea dalam Liga Primer Inggris berakhir dengan kekalahan.

2. Chelsea hanya dua kali menang dari sembilan kali kunjungan mereka ke Stadion Etihad dalam Liga Primer Inggris.

3. Chelsea empat kali kalah secara beruntun dalam pertandingan tandang melawan tim dari enam besar klasemen Liga Primer Inggris yakni Tottenham Hotspur (1-3), Wolverhampton Wanderers (1-2), Arsenal (0-2), dan AFC Bournemouth (0-4).

4. Manchester City telah mencetak paling sedikit dua gol dalam 14 pertandingan kandang di Liga Primer Inggris, dengan catatan 13 kali menang dan satu kali kalah.

5. Chelsea total kebobolan enam gol dari dua pertandingan tandang terakhir di Liga Primer Inggris.

6. Penyerang Manchester City Sergio Aguero telah mencetak lima gol dalam lima pertandingan terakhir Liga Primer Inggris melawan Chelsea, termasuk Hattrick pada April 2016.

7. Sama dengan Sergio, penyerang Chelsea Eden Hazard juga sudah mencetak lima gol dalam lima laga terakhir Liga Primer Inggris melawan Man City.
Share:

Jumat, 08 Februari 2019

Manchester City Dan Chelsea Rudiger Inginkan The Blues Yang Kotor 2019

Manchester City Dan Chelsea Rudiger Inginkan The Blues Yang Kotor 2019 - Bek Chelsea Antonio Rudiger berharap timnya bisa kembali menampilkan permainan yang 'kotor' saat menghadapi Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (10/2).

Manchester City Dan Chelsea Rudiger Inginkan The Blues Yang Kotor 2019
Manchester City Dan Chelsea Rudiger Inginkan The Blues Yang Kotor 2019


Chelsea menampilkan permainan yang tidak konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Setelah dikalahkan Bournemouth 0-4, Chelsea mampu bangkit dan membantai Huddersfield Town 5-0 akhir pekan lalu.

Rudiger berharap Chelsea mampu mempertahankan konsistensi saat melawan Man City. Bek internasional Jerman itu ingin melihat Chelsea yang 'kotor' saat menghadapi juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut.

"Kami selalu mampu bangkit ketika dibutuhkan. Kami adalah tim pertama yang mampu mengalahkan Man City musim ini. Kami harus bermain lebih ulet. Kami memiliki banyak penguasaan bola, tapi kami harus mengembalikan permainan kotor kami," ujar Rudiger dikutip dari Daily Star.

Chelsea sukses mengalahkan Man City 2-0 pada pertemuan pertama, 8 Desember lalu. Dua gol kemenangan The Blues dicetak N'Golo Kante dan David Luiz.

Kemenangan atas Man City akan membuat tim asuhan Maurizio Sarri menempel Tottenham Hotspur di peringkat tiga klasemen Liga Inggris. Sementara Man City butuh kemenangan untuk menjaga posisi di puncak klasemen.

"Kekurangan terbesar kami musim ini adalah tidak konsisten. Kami selalu mampu meraih kemenangan, tapi terkadang banyak hal yang tidak berjalan. Kami terkadang tidak mampu mencetak gol, tapi itu bukan alasan untuk menyerah," ujar Rudiger.

Share:

Inilah Sensasi Liliyana Natsir Pemain Bulu Tangkis Di Pesawat Hercules 2019

Inilah Sensasi Liliyana Natsir Pemain Bulu Tangkis Di Pesawat Hercules 2019 - Peraih medali emas Olimpiade 2016, Liliyana Natsir merasakan sensasi bermain bulutangkis di atas ketinggian 17 ribu kaki mengunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara Republik Indonesia, Sabtu (9/2).

Inilah Sensasi Liliyana Natsir Pemain Bulu Tangkis Di Pesawat Hercules 2019
Inilah Sensasi Liliyana Natsir Pemain Bulu Tangkis Di Pesawat Hercules 2019


Liliyana mendapatkan pengalaman pertama bermain bulu tangkis di atas pesawat dengan ketinggian 17 ribu kaki. Kesempatan itu diberikan oleh TNI AU lewat tawaran kepada Liliyana Natsir yang baru saja mengumumkan gantung raket.

"Ya ini pengalaman pertama kali [main bulu tangkis di pesawat]. Saya pernah naik Hercules dari Manado ke Surabaya. Kali ini perbedaannya main bulutangkis di atas pesawat," kata Liliyana usai mendarat.

"Tadi antusias banget. Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar TNI AU. Mungkin ini kesempatan yang tidak datang dua kali," imbuhnya.

Liliyana bermain bulutangkis di cabin pesawat Hercules yang sudah dipasangi net. Secara bergantian ia mulai main tepok bulu bersama dengan Debby Susanto, rekan sesama pelatnas yang juga sudah pensiun, Letkol (sus) Muhammad Yuris Kepala Sub Dinas Penerangan Umum Dinas Penerangan Angkatan Udara dan Co Pilot Kapten Penerbang Riki.

Pasangan Tontowi Ahmad itu juga sempat menjajal duduk di cockpit pesawat menemani Pilot Letkol Penerbang Teddy Saputra mengemudi Hercules.

"Pertama [masuk Hercules] takut. Tapi setelah di atas coba lebih tenang. Ada sedikit goyang dan tak ada masalah. Landingnya juga smooth, saya sampai tidak terasa kalau sudah landing. Terima kasih pilotnya," ungkap pebulutangkis yang akrab disapa Butet itu.

Ditanya apakah Liliyana merasa ketagihan setelah menjajal naik Hercules sambil bermain bulutangkis. Ia justru ragu-ragu untuk menjawabnya.

"Nagih? Ya boleh, lah. Saya juga inginnya memotivasi adik-adik generasi penerus bahwa kalau kita berprestasi apapun bisa terjadi. Saya juga tak menyangka bakal main bulutangkis di pesawat seperti ini," sebutnya.

Liliyana pun mendapat pertanyaan jahil dari seorang komandan TNI-AU jelang terbang. Jika ia masih berusia 18 tahun, apakah ia berkeinginan untuk menjadi anggota TNI-AU.

"Saya pikir-pikir tidak. Karena sebenarnya saya takut terbang. Sejak kecil, dulu pikirannya mau jadi atlet," ujar Liliyana sambil tertawa.

Pertanyaan jahil lain juga dilontarkan. "Kalau tidak berani jadi anggota, apa bersedia kalau jadi PIA [Persatuan Istri Angkatan Udara]," ucap komandan.

"Kalau jodoh. Ha ha. Jadi salah tingkah nih saya," ucapnya sambil malu-malu.
Share:

Rossi Kirim Sinyal Perang Pertama Kepada Marquez Dan Lorenzo 2019

Rossi Kirim Sinyal Perang Pertama Kepada Marquez Dan Lorenzo 2019 - Pebalap Yamaha Valentino Rossi mengirim sinyal 'perang' pertama dengan duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, jelang balapan MotoGP 2019.

Rossi Kirim Sinyal Perang Pertama Kepada Marquez Dan Lorenzo 2019
Rossi Kirim Sinyal Perang Pertama Kepada Marquez Dan Lorenzo 2019


Marquez dan Lorenzo untuk kali pertama menjadi rekan setim di Repsol Honda musim ini. Menariknya, kedua pebalap adalah rival utama Rossi di MotoGP. Marquez dan Lorenzo bahkan pernah dituduh Rossi bersekongkol dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015.

Dikutip dari Motorsport Prancis, Rossi mengaku tidak punya rencana untuk mengalahkan duet Marquez-Lorenzo. Sebaliknya, The Doctor memberi peringatan kepada Marquez dan Lorenzo agar mereka memiliki rencana untuk mengalahkannya.

"Mereka [Marquez dan Lorenzo] yang seharusnya punya rencana untuk menghadapi saya. Bagi kami, tidak ada yang berubah," ujar Rossi.

Rossi tidak memungkiri Marquez dan Lorenzo akan sulit dikalahkan di MotoGP 2019. Tapi, pebalap 39 tahun itu yakin Yamaha juga punya peluang untuk merebut gelar juara dunia.

"Akan sangat sulit untuk mengalahkan tim Honda, karena susunan pebalap mereka sangat luar biasa dengan Marquez dan Lorenzo bersama. Mereka punya potensi hebat," ucap Rossi.

"Kami harus bekerja keras, tapi kami bisa tampil kuat, Maverick [Vinales] dan saya. Jika kami mampu meningkatkan performa sepeda motor dan penampilan, maka kami bisa bersaing dengan mereka. Mudah-mudahan itu yang terjadi," sambung Rossi.

Marquez berhasil menjadi pebalap tercepat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Sepang, Rabu (6/2). Sementara hari kedua menjadi milik Vinales. Rossi sendiri berada di posisi keenam di dua hari tes tersebut.

Tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Sepang akan berlangsung hingga hari ini, Jumat (8/2). Sementara balapan pertama musim ini akan berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, 10 Maret mendatang.
Share:

Klasemen Liga Inggris Usai Manchester City Menang Melawan Everton 2019

Klasemen Liga Inggris Usai Manchester City Menang Melawan Everton 2019 - Manchester City ke puncak klasemen Liga Inggris 2018/2019 usai mengalahkan Everton, Rabu (6/2) malam waktu setempat.

Klasemen Liga Inggris Usai Manchester City Menang Melawan Everton 2019
Klasemen Liga Inggris Usai Manchester City Menang Melawan Everton 2019


Liverpool yang tergeser ke peringkat kedua masih punya kesempatan menggeser The Citizens asalkan bisa meraih poin dari Bournemouth pada laga akhir pekan ini.

Pep Guardiola dan anak asuhnya berhasil memanfaatkan laga melawan Everton, yang merupakan pertandingan pembuka pekan ke-26, untuk mendongkrak mental dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.

Kemenangan dua gol tanpa balas atas The Toffees membuat Man City berhak menempati posisi teratas dalam klasemen lantaran unggul selisih gol atas Liverpool kendati kedua kesebelasan tersebut memiliki poin 62.

Liverpool bukan berarti terpuruk karena masih memiliki kesempatan kembali ke puncak klasemen Liga Inggris asal bisa meraih poin ketika menghadapi Bournemouth di Stadion Anfield pada Sabtu (9/2).

Dengan satu poin saja Liverpool menggeser Man City, namun skor imbang tentu bukan target yang diincar Juergen Klopp mengingat persaingan menuju tangga juara Liga Inggris masih jauh dan Liverpool butuh banyak poin untuk menjauh dari para pesaing.

Selain itu hasil imbang sedikit banyak akan memengaruhi psikis skuat Anfield Gank yang sulit meraih kemenangan pada 2019. Dari lima pertandingan Liga Inggris tahun ini, Mohamed Salah dan kawan-kawan hanya menang dua kali, itu pun dengan skor tipis.

Selain kemenangan 1-0 atas Brighton & Hove Albion dan 4-3 atas Crystal Palace, The Reds kalah 1-2 dari Man City serta imbang 1-1 dengan Leicester City dan West Ham United.

Kekalahan dari Wolverhampton Wanderers di ajang Piala FA juga memupus harapan fan Liverpool untuk melihat tim kesayangannya mengangkat piala di turnamen dalam negeri.

Dalam laga akhir pekan mendatang, Bournemouth akan menjadi tantangan bagi Liverpool untuk bangkit dari masa sulit. Liverpool berada di atas angin jika berdasar pada tiga pertemuan terakhir karena selalu menang besar tanpa kebobolan. Namun berkaca pada hasil kekinian, Liverpool wajib fokus penuh untuk meraih hasil gemilang.

Seandainya Liverpool kalah maka bukan hanya Man City yang menangguk keuntungan, tapi Tottenham Hotspur juga bisa mendekati Liverpool jika klub London Utara itu menang atas Leicester.
Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support