• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 16 Januari 2019

Bintang Sepak Bola Leo Messi Hanya Butuh 68 Gol Lagi Untuk Samakan Rekor Pele 2019

Bintang Sepak Bola Leo Messi Hanya Butuh 68 Gol Lagi Untuk Samakan Rekor Pele 2019 - Bintang Barcelona, Lionel Messi, butuh mencetak 68 gol lagi di seluruh kompetisi untuk menyamakan rekor legenda sepak bola asal Brasil, Pele.

Bintang Sepak Bola Leo Messi Hanya Butuh 68 Gol Lagi Untuk Samakan Rekor Pele 2019
Bintang Sepak Bola Leo Messi Hanya Butuh 68 Gol Lagi Untuk Samakan Rekor Pele 2019


Sejauh ini Pele tercatat sebagai pesepakbola di muka bumi ini yang memiliki gol terbanyak dalam kariernya memperkuat klub.

Dikutip dari AS, Pele tercatat mengoleksi 643 gol untuk Santos sepanjang kariernya sebagai pesepakbola di semua kompetisi.

Sementara itu, Messi sudah mengemas 575 gol sejauh ini atau butuh 68 gol lagi. Meski demikian, bintang asal Argentina tersebut hanya butuh 25 gol lagi untuk menggenapkannya menjadi 600 gol.

Jumlah itu juga berarti rekor tersendiri bagi La Pulga mencetak 600 gol untuk klub yang sama sepanjang kariernya sebagai pesepak bola.

Dengan catatan golnya dalam satu klub saat ini pun Messi sudah melampaui rekor para pesepakbola hebat lainnya. Ia mengalahkan mantan pemain seperti Gerd Mueller yang mengemas 565 gol untuk Bayern Munchen dan Eusebio (473 gol untuk Benfica).

Messi bahkan juga mengangkangi rival dekatnya, Cristiano Ronaldo, yang hanya mengemas 450 gol sepanjang kariernya di Real Madrid.

Messi sendiri mencatkan rata-rata gol 0,8 per pertandingan dalam 659 pertandingan resmi yang ia lakoni bersama Barcelona.

Dengan demikian secara teori, Messi bisa mencapai rekor Pele pada 78 pertandingan lagi atau berpeluang diraihnya pada akhir musim 2019/2020 nanti.
Share:

Valentino Rossi Tidak Senekat Pebalap Marquez Di MotoGP 2019

Valentino Rossi Tidak Senekat Pebalap Marquez Di MotoGP 2019 - Eks pebalap MotoGP Scott Redding menyebut Valentino Rossi tak senekat Marc Marquez untuk meraih gelar juara.

Valentino Rossi Tidak Senekat Pebalap Marquez Di MotoGP 2019
Valentino Rossi Tidak Senekat Pebalap Marquez Di MotoGP 2019


Redding yang pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2018 mengatakan bukan hanya kecakapan, tapi keberanian pebalap yang saat ini tak kalah menentukan.

"Mereka [para pebalap] ingin sukses, namun ketika itu sudah masuk dalam duel dan Anda harus membalap menembus tembok [nekat], tak banyak pebalap yang mau menembus tembok."

"Salah satu yang seperti itu adalah Marquez. Dia bersedia menabrak tembok demi menang. Valentino [Rossi], saya tak bisa membayangkannya dia mau," terang Redding dalam wawancara eksklusif dengan Crash.

Meski demikian, Redding mengatakan Rossi punya kualitas dan jauh lebih bijaksana dibandingkan Marquez.

"Itu perbedaan mendasarnya. Dia jauh lebih bijaksana dan jauh lebih tua. Namun, ada perbedaan dalam hal skala di antara itu," terang Redding.

Selain itu, Redding menyoroti faktor lain yang juga amat menentukan Marquez maupun Rossi bisa menjadi juara MotoGP dalam kariernya. Salah satunya karena mereka tengah atau berada di tim yang tepat.

"Lihat saja Valentino [Rossi]. Ceritanya sama, dia selalu pernah berada di tempat yang tepat. Dia pernah ke Ducati, kemudian mengalami kesulitan dan berhenti."

"Ia kembali ke Yamaha, sedikit lebih mudah, membuat hasil [bagus] dan bertahan. Akan sangat menarik jika ada perubahan," terang Valentino.
Share:

Pebola Legend Diego Maradona Putus Dengan Kekasihnya Karena Beda 30 Tahun

Pebola Legend Diego Maradona Putus Dengan Kekasihnya Karena Beda 30 Tahun - Rocio Oliva akhirnya memastikan hubungan dengan legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, telah berakhir sejak Desember 2018.

Pebola Legend Diego Maradona Putus Dengan Kekasihnya Karena Beda 30 Tahun
Pebola Legend Diego Maradona Putus Dengan Kekasihnya Karena Beda 30 Tahun


Rumor putus hubungan antara Oliva dengan Maradona sudah muncul sejak akhir Desember 2018. Oliva yang merupakan mantan pemain River Plate wanita mengaku sudah mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan dengan Maradona sejak Oktober 2018.

"Bersama Maradona, hubungan kami berakhir sejak sebelum Natal. Tapi, saya sudah mengambil keputusan sejak Oktober 2018," ujar Oliva dikutip dari Todo Noticias.

Oliva membantah putus dari Maradona karena mantan pemain Napoli dan Barcelona itu selingkuh dengan Veronica Ojeda. Oliva mengatakan jarak usia yang mencapai 30 tahun membuat hubungannya dengan Maradona berakhir.

"Veronica baru kembali ke pelukan Maradona pekan lalu, itu keputusan dia, tapi hubungan kami berakhir murni karena Maradona dan Oliva. Jarak 30 tahun antara kami berdua cukup menyulitkan," ujar Oliva.

"Cinta yang kami miliki hebat, tapi dia dengan usianya sendiri, dan saya sendiri. Terkadang dia ingin melakukan yang saya tidak inginkan, jadi lebih baik kami akhiri," ucap wanita 28 tahun tersebut.

Oliva sudah menjadi kekasih Maradona sejak 2010. Keduanya sempat bertunangan pada 2014, tapi kemudian Oliva dan Maradona putus. Di tahun yang sama keduanya kembali berpacaran dan mengakhiri hubungan pada Desember 2018.

"Perpisahan ini sudah sering kami bicarakan, ini pembicaraan antara dua orang dewasa. Kami sudah berpikir untuk putus sejak lama, tapi kami tidak pernah berpisah," ucap Oliva.
Share:

Peter Cech Pensiun Dan Ungkap Tiga Penyelamatan Terbaiknya 2019

Peter Cech Pensiun Dan Ungkap Tiga Penyelamatan Terbaiknya 2019 - Kiper veteran Liga Inggris, Petr Cech yang akan pensiun pada akhir musim ini memilih tiga penyelamatan terbaik yang pernah ia lakukan.
Peter Cech Pensiun Dan Ungkap Tiga Penyelamatan Terbaiknya 2019
Peter Cech Pensiun Dan Ungkap Tiga Penyelamatan Terbaiknya 2019



Cech datang ke Liga Inggris pada tahun 2004 dengan bergabung ke Chelsea. Saat itu The Blues tengah menyusun kekuatan untuk bisa meruntuhkan dominasi Manchester United dan Arsenal di kompetisi tersebut.

Cech akhirnya terbukti jadi bagian vital Chelsea. Ia mampu jadi benteng tangguh sehingga Chelsea tidak mudah dibobol oleh lawan. Cech, Frank Lampard, Didier Drogba, dan John Terry adalah tulang punggung Chelsea yang mampu merusak dominasi Manchester United.

Setelah 11 musim di Chelsea dan meraih 15 trofi, Cech memutuskan pindah ke Arsenal pada 2015. Di Arsenal, Cech meraih trofi Piala FA dan dua trofi Community Shield.

Berikut tiga penyelamatan terbaik Petr Cech menurut dirinya sendiri:

3. Petr Cech vs Robbie Keane

Di nomor tiga, Cech memilih penyelamatan terhadap sundulan Robbie Keane pada tahun 2004. Saat itu Cech masih pendatang baru dan tengah berusaha keras merebut perhatian suporter

"Kita bermain melawan Spurs di kandang, dan Robbie Keane mendapatkan sundulan untuk memenangkan pertandingan tersebut. Aku melakukan penyelamatan dan skor imbang 0-0."

"Pada saat itu Carlo Cudicini adalah favorit fans, dan mereka menyuarakan namanya."

2. Petr Cech vs Christian Benteke

Penyelematan kedua yang menjadi favoritnya adalah saat melawan Liverpool. Pertandingan tersebut terjadi saat Cech menjadi penjaga gawang Arsenal.

Sebelum laga tersebut, kualitas Cech dipertanyakan mengingat usianya yang semakin tua. Namun Cech kemudian membuktikan bahwa Arsenal tak salah pilih saat memutuskan merekrut dirinya. Cech mampu membendung sentuhan Christian Benteke di muka gawang Arsenal.

Itu adalah laga kandang pertama setelah aku membuat dua kesalahan melawan West Ham. "

"Penyelamatan ini terjadi dan membuatmu berpikir, apapun bisa terjadi dalam sepak bola dan aku mungkin akan baik-baik saja." tutur Cech.

1. Petr Cech vs Arjen Robben

Penyelamatan terfavoritnya adalah saat melawan Bayern Munich dalam Final Champions League 2012.

Cech berhasil menggagalkan tendangan penalti Arjen Robben di masa perpanjangan waktu. Cech bisa menebak arah tendangan Robben dengan baik dan bahkan menangkapnya meski bola sempat terlepas dari penguasaannya.

Pertandingan berlanjut ke drama adu penalti. Cech berhasil membawa Chelsea menaklukkan Bayern Munich dan meraih trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.

Di masa adu penalti, Cech sempat menggagalkan tendangan Ivica Olic ldan memberi tekanan pada Bastian Schweinsteiger yang juga gagal.
Share:

Zidane Diklaim Gabung Ronaldo Di Klub Italia Yaitu Juventus 2019

Zidane Diklaim Gabung Ronaldo Di Klub Italia Yaitu Juventus 2019 - Pelatih asal Perancis, Zinedine Zidane, diklaim bakal bergabung dengan Juventus pada musim depan menggantikan posisi Massimiliano Allegri.

Zidane Diklaim Gabung Ronaldo Di Klub Italia Yaitu Juventus 2019
Zidane Diklaim Gabung Ronaldo Di Klub Italia Yaitu Juventus 2019


Usai meninggalkan Real Madrid pada akhir musim lalu Zidane belum lagi memiliki klub hingga saat ini. Mantan pelatih Madrid Castilla itu sempat dirumorkan bakal menangani Manchester United.

Hanya saja, media asal Spanyol Don Balon menyebut Zidane akan segera mendapatkan klub baru pada musim depan.

Mantan klub Zidane semasa menjadi pemain, Juventus, diklaim bakal jadi pelabuhan baru pelatih berkepala plontos tersebut. Keputusan Juventus merekrut Zidane kabarnya sudah bulat.

Merapatnya Zidane ke klub berjuluk Si Nyonya Tua itu dilaporkan karena permintaan bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Ronaldo ingin bereuni dengan Zidane di Turin.

Bukan tanpa alasan Ronaldo menginginkan Zidane memimpin klub yang dibelanya. Selama dua setengah tahun di Madrid, kerja sama Ronaldo dan Zidane menghadirkan banyak prestasi untuk El Real. Di antaranya tiga trofi Liga Champions.

Meski demikian, Zidane kabarnya tidak akan datang sendiri ke Stadion Allianz. Pelatih 46 tahun itu akan membawa kompatriotnya yang juga mantan rekan Ronaldo di Madrid, Karim Benzema.

Hanya saja untuk membawa keluar Benzema dari Santiago Bernabeu, Madrid mematok harga €80 juta atau setara dengan Rp1,2 triliun untuk penyerang asal Perancis itu. Namun Juventus menginginkan harga Benzema berada di kisaran €60 juta.

Zidane melatih tim utama Madrid yang merupakan tim senior pertama dalam kariernya pada Januari 2016. Selama dua setengah musim di klub ibu kota Spanyol itu Zidane sukses memberikan sembilan trofi, 3 gelar Liga Champions, 2 trofi Piala Super Eropa, 2 trofi Piala Dunia Antarklub, dan masing-masing satu gelar La Liga serta Piala Super Spanyol.

Akan tetapi setelah sukses mempersembahkan gelar Liga Champions ketiganya bersama Madrid, Zidane memilih pergi. Konflik internal dengan Presiden Florentino Perez diklaim menjadi penyebab utamanya.
Share:

Senin, 14 Januari 2019

Aksi Kiper Gila Ederson Saat Man City Menang Atas Wolverhampton 2019

Aksi Kiper Gila Ederson Saat Man City Menang Atas Wolverhampton 2019 - Kiper Manchester City Ederson Moraes melakukan aksi gila dengan sejenak bermain sebagai gelandang saat laga Liga Inggris melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion Etihad, Senin (14/1).

Aksi Kiper Gila Ederson Saat Man City Menang Atas Wolverhampton 2019
Aksi Kiper Gila Ederson Saat Man City Menang Atas Wolverhampton 2019


Man City menang 3-0 atas Wolverhampton lewat dua gol Gabriel Jesus dan bunuh diri Conor Coady. Kemenangan yang membuat The Citizens kembali berjarak empat poin dari Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris.

Ada kejadian menarik di laga Man City vs Wolves. Ederson melakukan aksi gila dengan keluar kotak penalti dan memainkan bola layaknya seorang gelandang. Insiden itu terjadi pada menit ke-86 ketika Man City sudah unggul 3-0.

Aksi Kiper Gila Ederson Saat Man City Menang Atas Wolverhampton 2019
Aksi Kiper Gila Ederson Saat Man City Menang Atas Wolverhampton 2019


Ederson bermaksud memotong bola umpan terobosan dengan menahan bola dengan dada dan keluar kotak penalti. Bola sempat nyaris direbut pemain Wolves Morgan Gibbs-White, tapi kiper asal Brasil itu berhasil kembali merebut bola.

Dikutip dari Daily Mail, layaknya seorang gelandang pengatur serangan Ederson kemudian mengumpan bola ke Ilkay Guendogan. Gelandang asal Jerman itu kembali memberikan bola ke Ederson, yang kemudian mengumpan ke Fernandinho.

Menariknya, Fernandinho memilih untuk mengembalikan bola ke Ederson. Setelah Ederson kembali mengumpan ke Fernandinho, bola kemudian diberikan ke Kyle Walker di sisi kanan. Ederson pun kembali ke gawang.
Share:

David De Gea Minta Naik Gaji Rp5,4 Miliar Per Pekan Di Man United 2019

David De Gea Minta Naik Gaji Rp5,4 Miliar Per Pekan Di Man United 2019 - Kiper Manchester United, David De Gea, meminta kenaikan gaji dari £200 ribu atau setara Rp3,6 miliar menjadi £300 ribu (Rp5,4 miliar).

David De Gea Minta Naik Gaji Rp5,4 Miliar Per Pekan Di Man United 2019
David De Gea Minta Naik Gaji Rp5,4 Miliar Per Pekan Di Man United 2019


Seperti diklaim dari Daily Mail, kiper asal Spanyol itu memberikan isyarat bersedia memperpanjang kontrak jangka panjang di Setan Merah.

Syaratnya, De Gea meminta kenaikan gaji hingga 50 persen di Man United. Namun, keinginannya itu tergantung proses negosiasi dengan pihak klub.

Sebelumnya, dewan direksi Man United sudah mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak selama 12 bulan pada November lalu. Pada masa itu, De Gea tak boleh melakukan kontak dengan pihak klub mana pun terkait kemungkinan merapat.

Real Madrid disebut-sebut sebagai pihak yang amat getol untuk mendatangkan De Gea di klub tersebut.

Kendati negosiasi dikabarkan masih alot, pihak Man United disebut mulai mempertimbangkan permintaan De Gea tersebut. Terlebih, sejumlah pemain di skuat itu amat berharap ia bertahan.

Salah satu yang sangat menginginkannya tetap berada di Man United adalah Jesse Lingard.

"Kami menginginkannya untuk bertahan. Dia adalah salah satu kiper top di dunia, jika bukan satu-satunya yang terbaik," ungkap Lingard dikutip dari Daily Mail.

Manajer sementara, Ole Gunnar Solskjaer, juga sudah menyatakan keinginannya agar ia tetap berada di klub Setan Merah.

De Gea sendiri tampil impresif saat membela Setan Merah mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 pada laga Liga Primer Inggris 2018/2019 di Stadion Wembley, Minggu (13/1) malam waktu setempat.

Kiper timnas Spanyol itu terpilih sebagai Man of the Match setelah aksi luar biasanya mencegah gawang Man United dari kebobolan. Total 11 kali penyelamatan dilakukannya pada laga tersebut.
Share:

Barcelona Kalahkan Eibar Dan Messi Mencetak Gol ke 400 Di Liga Spanyol 2019

Barcelona Kalahkan Eibar Dan Messi Mencetak Gol ke 400 Di Liga Spanyol 2019 - Kemenangan Barcelona atas Eibar 3-0 pada laga pekan ke-19 La Liga Spanyol 2018/2019, di Stadion Camp Nou, Minggu (13/1) waktu setempat, menjadikan catatan rekor tersendiri bagi Lionel Messi.

Barcelona Kalahkan Eibar Dan Messi Mencetak Gol ke 400 Di Liga Spanyol 2019
Barcelona Kalahkan Eibar Dan Messi Mencetak Gol ke 400 Di Liga Spanyol 2019


Penyerang bintang Barcelona tersebut mencatatkan gol ke-400 di Liga Spanyol pada laga melawan Eibar. La Pulga mencetak gol kedua Blaugrana pada menit ke-53.

Luis Suarez membuka gol keunggulan Barcelona atas Eibar pada menit ke-19. Suarez kemudian menutup gol kemenangan Barca pada menit ke-59 setelah Messi mencetak gol dan membawa raksasa asal Catalonia itu menang 3-0 atas Eibar.

Dikutip dari AS, Messi tercatat sebagai penyerang paling menyeramkan di Liga Spanyol dengan mencetak 400 gol sepanjang kariernya di kompetisi tersebut.

Penyerang asal Argentina itu mencetak gol perdananya untuk Barcelona ke gawang Albacete pada 1 Mei 2005. Ia mencetak gol setelah dua menit bermain dari bangku cadangan.

Gol ke-100 Messi tercipta pada 2010 usai ia melesakkan gol ke gawang Almeria. Berikutnya pada 2013, La Pulga mengemas gol ke-200 usai mencetak gol ke gawang Osasuna.

Gol ke-300 genap dilesakkan pada 2016 usai membobol gawang Sporting Gijon pada Februari 2016. Messi juga hanya butuh dua tahun untuk menambah 100 gol lagi menjadi 400 gol.

Catatan Messi itu jauh mengalahkan Cristiano Ronaldo yang hanya mencetak 311 gol di La Liga Spanyol. Kendati demikian, jumlah itu tentu tak bisa dibandingkan karena Ronaldo baru merumput di kompetisi itu pada 2009 memperkuat Real Madrid.

Di antara gol-gol Messi itu, Sevilla menjadi klub yang paling banyak dibobol La Pulga yakni 25 kali di Liga Spanyol. Di urutan berikutnya ada Atletico Madrid (23), Valencia (22), Osasuna (21), Deportivo (20), dan Espanyol (20).
Share:

Kiper MU De Gea Lupa Jumlah Penyelamatan Untuk Man United 2019

Kiper MU De Gea Lupa Jumlah Penyelamatan Untuk Man United 2019 - Kiper Manchester United David De Gea mengaku sampai lupa jumlah penyelamatan yang ia lakukan untuk timnya mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 pada laga Liga Inggris 2018/2019 di Stadion Wembley, Minggu (13/1) malam waktu setempat.

Kiper MU De Gea Lupa Jumlah Penyelamatan Untuk Man United 2019
Kiper MU De Gea Lupa Jumlah Penyelamatan Untuk Man United 2019


De Gea jadi salah satu pemain yang tampil cemerlang pada laga tersebut. Berdasarkan statistik dari Opta, penjaga gawang asal Spanyol tersebut membuat 11 kali penyelamatan untuk Setan Merah.

Meski demikian, De Gea sendiri mengaku sama sekali tidak ingat penyelamatan yang ia lakukan saking sibuknya menepis tembakan demi tembakan dari para pemain Man United.

"Saya merasa sangat baik dengan dua penyelamatan awal, itu merupakan pertandingan luar biasa," terang De Gea seperti dikutip dari Mirror.

"Saya bahkan tidak ingat jumlah penyelamatan saya sehingga tak bisa memilih salah satu yang terbaik. Manajer [Ole Gunnar Solskjaer] mampu membawa kebahagiaan, para pemain bermain bagus, dan tim ini sangat kuat sekarang."

De Gea juga mampu membuat clean sheet atau catatan tanpa kebobolan dalam dua laga beruntun membela Setan Merah di Liga Primer Inggris.

Total Man United terus menjaga kemenangan dalam lima laga di kompetisi itu sejak ditangani Solskjaer. De Gea pun menegaskan kualitas sebenarnya dari Setan Merah.

"Ini adalah Manchester United yang sebenarnya," tegas pemain yang sempat dirumorkan bakal merapat ke Real Madrid tersebut.

De Gea juga mampu menggagalkan gol yang berasal dari sejumlah tendangan Harry Kane ke gawangnya. Laga itu juga tampaknya menjadi hari sial bagi Kane karena tak satu pun mencetak gol setelah melakukan tujuh kali tendangan ke gawang tim lawannya tersebut.

Usai laga, De Gea juga mendapat pujian dari manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, yang dinilainya berkontribusi besar pula untuk kemenangan Man United.

"Penampilan De Gea sangat menakjubkan dan saya rasa dia telah melakukan 11 penyelamatan yang sangat sulit dipercaya," kata Pochettino kepada Sky Sports.
Share:

Jumat, 11 Januari 2019

Berikut 4 Bintang Sepak Bola Yang Akan Mungkin Pindah Di Bulan Januari 2019

Berikut 4 Bintang Sepak Bola Yang Akan Mungkin Pindah Di Bulan Januari 2019 - Bursa transfer Januari tidak akan ramai seperti bursa transfer di awal musim. Namun tetap ada sejumlah pemain yang bisa pindah di bursa transfer kali ini, mulai dari Mario Balotelli hingga Ousmane Dembele.

Berikut 4 Bintang Sepak Bola Yang Akan Mungkin Pindah Di Bulan Januari 2019
Berikut 4 Bintang Sepak Bola Yang Akan Mungkin Pindah Di Bulan Januari 2019


Bursa transfer Januari biasanya digunakan klub-klub untuk menambah kekuatan dan menambal kelemahan yang masih terlihat di paruh pertama musim. Namun karena pemain baru biasanya tak bisa bermain di Liga Champions [kecuali mereka sebelumnya tak bermain di kompetisi tersebut], maka hal tersebut jadi salah satu pertimbangan sebuah klub tidak mendatangkan pemain di bursa transfer Januari.

Ada sejumlah pemain bintang yang mungkin berganti tim di bulan Januari ini. Berikut nama-nama pemain yang mungkin pindah di bursa transfer Januari:


Adrien Rabiot (Paris Saint-Germain)

Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot adalah salah satu pemain binaan PSG yang berhasil menerobos skuat utama di tengah banyaknya bintang-bintang yang datang ke klub tersebut.

PSG berusaha memberikan perpanjangan kontrak untuk Rabiot namun pemain berusia 23 tahun itu menolaknya karena ingin pergi dari PSG dengan status bebas transfer di akhir musim. Peluang Rabiot pergi di bursa transfer Januari menjadi terbuka, kecuali PSG memilih untuk menahan Rabiot dan memaksanya duduk di bangku cadangan hingga akhir musim.

Ousmane Dembele (Barcelona)

Ousmane Dembele adalah harapan Barcelona menemukan bintang baru selepas mereka menjual Neymar di tahun 2017. Dembele tampil kurang meyakinkan di musim pertama karena mengalami cedera.

Di musim keduanya, Dembele tampil lebih baik namun terlibat dalam sejumlah masalah kedisiplinan. Dembele disebut sudah meminta untuk dibiarkan pergi di bursa transfer Januari namun menilik performa dalam beberapa laga terakhir, sulit melihat kemungkinan Barcelona melepas Dembele, kecuali mereka secara mengejutkan mendapatkan Neymar.

Mario Balotelli (Nice)

Striker Italia, Mario Balotelli masuk dalam daftar pemain bintang yang mungkin berganti klub di bulan Januari. Balotelli yang sempat bangkit dan jadi mesin gol Nice mengalami periode buruk di musim ini. Hubungannya dengan pelatih Patrick Vieira juga bisa jadi pemicu Balotelli pergi di bursa transfer Januari.

Sejumlah klub di Italia seperti Napoli dan Sassuolo dikabarkan berminat merekrut Balotelli. Di Liga Inggris, Newcastle dilaporkan siap jadi klub baru untuk Balotelli.

Diego Godin (Atletico Madrid)

Jenderal lini belakang Atletico Madrid, Diego Godin secara mengejutkan masuk dalam daftar pemain yang mungkin berganti klub. Dengan usia 32 tahun, Godin ternyata masih menarik minat klub besar macam Manchester United dan Inter Milan untuk mendatangkannya.

Diego Simeone mengakui bahwa Godin mungkin bisa pergi dari Atletico dengan status bebas transfer di akhir musim. Namun rumor lain mengatakan bahwa Manchester United tengah berusaha mendatangkan Godin di bulan Januari sehingga lini belakang 'Setan Merah' bisa lebih solid di paruh kedua kompetisi.
Share:

Pelatih Manchester United Mourinho Dipecat Dan Sekarang Menjadi Komentator Piala Asia 2019

Pelatih Manchester United Mourinho Dipecat Dan Sekarang Menjadi Komentator Piala Asia 2019 - Jose Mourinho telah memiliki pekerjaan baru, yaitu sebagai komentator turnamen Piala Asia 2019 usai dipecat dari Manchester United.

Pelatih Manchester United Mourinho Dipecat Dan Sekarang Menjadi Komentator Piala Asia 2019
Pelatih Manchester United Mourinho Dipecat Dan Sekarang Menjadi Komentator Piala Asia 2019


Manajer asal Portugal itu kehilangan pekerjaannya sebagai manajer di Man United pada 18 Desember lalu. Posisi Mourinho di skuat Setan Merah kini ditempati mantan pemain klub tersebut, Ole Gunnar Solskjaer.

Mourinho tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru. Namun pekerjaan Mourinho saat ini bukan sebagai pelatih klub tetapi menjadi komentator di sebuah stasiun televisi.

Dikutip dari Sportskeeda Mourinho akan menjadi salah satu narasumber di beIN SPORTS. Di stasiun televisi itu Mourinho akan menjadi komentator di Liga Primer Inggris dan turnamen Piala Asia 2019 yang tengah berlangsung.

Penampilan pertama Mourinho sebagai komentator di stasiun televisi tersebut akan terjadi saat pertandingan Arab Saudi melawan Qatar di penyisihan Grup E yang berlangsung pada Kamis (17/1) pekan depan.

Dua hari kemudian mantan pelatih Real Madrid tersebut akan bertugas di tayangan Liga Primer Inggris untuk mengomentari pertandingan Arsenal melawan mantan klubnya, Chelsea.

Menjadi komentator atau pakar di stasiun televisi bukan pekerjaan baru bagi Mourinho. Mourinho pernah direkrut RT, media asal Rusia, untuk menjadi pakar Piala Dunia 2018.

Mourinho menjadi komentator di televisi setelah menolak pinangan klub pertama tempat ia memulai karier sebagai pelatih, Benfica.

"Saya tidak suka menjadi berita, tetapi saya juga tidak punya niat bekerja di Portugal. Cara terbaik untuk menghormati klub besar [Benfica] dan presiden yang hebat adalah dengan mengatakan bahwa saya tidak didekati," kata Mourinho kepada Correio da Manha, Kamis (10/1), dikutip dari Sportskeeda.
Share:

Kamis, 10 Januari 2019

Tiga Rekor Baru Menanti Christiano Ronaldo Di Musin Ini 2019

Tiga Rekor Baru Menanti Christiano Ronaldo Di Musin Ini 2019 - Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo berpotensi mencatat rekor baru di musim ini sebagai pemain yang pernah mencicipi gelar top skor di tiga liga top Eropa.

Tiga Rekor Baru Menanti Christiano Ronaldo Di Musin Ini 2019
Tiga Rekor Baru Menanti Christiano Ronaldo Di Musin Ini 2019


Gagal meraih gelar Ballon d'Or 2018 bukan menjadi sebuah persoalan yang besar bagi Ronaldo. Gelar tersebut tahun lalu diraih mantan rekan setim dia di Real Madrid, Luka Modric.

Di musim ini Ronaldo berkesempatan meraih gelar individu bergengsi lainnya. Pemain asal Portugal itu bisa menjadi yang pemain pertama yang berhasil memuncaki daftar pencetak gol terbanyak di tiga dari lima kompetisi bergengsi di Eropa.


Ketika membela Manchester United, Ronaldo sukses meraih gelar sebagai pencetak gol terbanyak pada musim 2007/2008. Kala itu,ia mencetak 31 gol.

Itu adalah kali pertama Liga Primer Inggris memiliki pemain yang mencetak lebih dari 30 gol sejak Alan Shearer pada musim 1995/1996 yang juga mencetak 31 gol.

Sementara saat membela Real Madrid, Ronaldo bahkan tiga kali menjadi pencetak gol terbanyak pada musim 2010/2011 (40 gol), 2013/2014 (31 gol), dan 2014/2015 (48 gol).

Kini di Juventus, untuk sementara Ronaldo masih memimpin dalam daftar pencetak gol terbanyak Serie A dengan mengumpulkan 14 gol. Kesempatan Ronaldo menambah torehannya itu makin terbuka lantaran Liga Italia baru melalui 19 pekan.

Selama ini, hanya ada enam pemain yang berhasil memimpin daftar pencetak gol terbanyak di dua kompetisi bergengsi Eropa yakni Edinson Cavani (Serie A dan Ligue 1), Zlatan Ibrahimovic (Serie A dan Ligue 1), Edin Dzeko (Serie A dan Bundesliga), Luca Toni (Serie A dan Bundesliga), Christian Vieri (La Liga dan Serie A), serta Luis Suarez (Liga Primer Inggris dan La Liga).

Bila Ronaldo meraih gelar pencetak gol terbanyak dan juara Serie A, ia juga akan menjadi pemain pertama yang berhasil meraih dua gelar itu pada musim debut.

Selain top skor Serie A, Liga Champions juga akan mengantarkan nama Cristiano Ronaldo ke dalam daftar rekor lainnya.

Sejauh ini Ronaldo sudah meraih lima trofi Liga Champions, empat bersama Real Madrid dan satu dengan Man United.

Apabila juara di musim ini bersama Juventus, maka pemain berjuluk CR7 itu akan jadi pemain kedua setelah Paco Gento yang meraih enam gelar Piala Eropa (dulu Liga Champions) enam kali beruntun sejak 1955/1956 hingga 1965/1966.

Tidak hanya itu, Ronaldo juga bakal menyamai capaian Clarence Seedorf sebagai pemain yang meraih Liga Champions di tiga klub berbeda. Seedorf meraih prestasi itu bersama (Ajax Amsterdam, Real Madrid, AC Milan).
Share:

Jelang Tottenham Melawan Man United Paul Pogba Sangat Senang Dapat Vitamin D

Jelang Tottenham Melawan Man United Paul Pogba Sangat Senang Dapat Vitamin D - Paul Pogba menyambut gembira pemusatan latihan yang dilakukan Manchester United di Dubai, Uni Emirat Arab, jelang pertandingan menghadapi Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris 2018/2019, Minggu (13/1).

Jelang Tottenham Melawan Man United Paul Pogba Sangat Senang Dapat Vitamin D
Jelang Tottenham Melawan Man United Paul Pogba Sangat Senang Dapat Vitamin D


Setelah memenangi lima pertandingan menghadapi kesebelasan-kesebelasan medioker, Ole Gunnar Solskjaer dan anak asuhnya menjalani pemusatan latihan di Dubai.

Hampir seluruh pemain mengikuti sesi tersebut, termasuk Pogba yang menyusul pada hari Selasa karena harus menjalani perawatan pemulihan cedera.

Gelandang asal Perancis itu mengaku pemusatan latihan di Timur Tengah di bawah cuaca yang cerah membawa dampak positif bagi tim.

"Ini bukan liburan, kami ke sini untuk bekerja. Kami tidak sering mendapat cuaca seperti ini di Manchester, merasakan cuaca seperti ini dan vitamin D adalah hal yang bagus," kata Pogba dalam situs resmi tim.

Pemain yang pernah berkostum Juventus itu juga menilai kebersamaan tim akan memengaruhi performa ketika menghadapi Tottenham pada pekan ke-22 Liga Inggris 2018/2019.

"Latihan berlangsung dengan penuh semangat karena kami akan mempersiapkan diri menghadapi tim besar, jadi kami harus siap. Kami berada dalam kondisi yang bagus untuk bekerja keras dan ketika kami kembali kami akan memiliki pikiran yang lebih segar dan kami akan lebih fokus," terang Pogba.

Pendapat positif mengenai pemusatan latihan di Dubai juga dilontarkan beberapa pemain Man United lainnya seperti Jesse Lingard dan Scott McTominay.

Ketiga pemain tersebut berada dalam daftar susunan pemain yang dibawa Jose Mourinho ketika The Red Devils mengalami kekalahan kandang dari Tottenham pada putaran pertama musim ini, akhir Agustus 2018. Ketika itu Pogba dan Lingard tampil selama 90 menit, sedangkan McTominay hanya mengisi bangku cadangan.
Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support