• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 22 Februari 2019

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh - Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, menganggap hukuman yang diberikan Komisi Atletik Nevada (NAC) untuk juara dunia kelas ringan UFC itu sangat aneh.

Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh
Berikut Hukuman Untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Sangat Aneh


Khabib mendapat hukuman denda US$500 ribu dan sembilan bulan larangan tampil di Nevada karena menyebabkan kericuhan usai pertarungan UFC 229 melawan Conor McGregor pada Oktober 2018.

NAC menyatakan hukuman untuk Khabib bisa berkurang menjadi enam bulan jika petarung asal Rusia itu bekerja untuk NAC untuk mengkampanyekan anti-perundungan. Jika Khabib ikut dalam kampanye itu, maka dia bisa kembali tampil di Nevada pada April 2019.

Mendez yang melatih Khabib di American Kickboxing Academy menganggap hukuman dari NAC sangat aneh. Pasalnya, Khabib merupakan korban perundungan McGregor sepanjang persiapan hingga pertarungan UFC 229. Mendez menganggap kampanye anti-perundungan itu lebih cocok dilakukan oleh McGregor.

"NCA mengatakan mengutuk tindakan Khabib dan menghukumnya US$500 ribu, tapi di saat bersamaan mereka ingin Khabib melakukan kampanye anti-perundungan, jadi dia bisa kembali tampil April. NCA ingin mencegah petarung melakukan apa yang dilakukan McGregor, tapi mereka ingin Khabib melakukan kampanye anti-perundungan?" ujar Mendez dikutip dari BJ Penn.

"Itu tidak masuk akal. Khabib dihukum US$500 ribu, dan McGregor US$50 ribu, tapi McGregor adalah orang pertama yang melakukan perundungan dan yang Khabib lakukan hanya membela diri. Tapi, NCA ingin Khabib yang melakukan kampanye anti-perundungan," sambung Mendez.

Mendez juga menganggap hukuman satu tahun dan denda US$25 ribu untuk sepupu Khabib, Abubakar Nurmagomedov, sahabatnya, Zubaira Tukhugov, tidak masuk akal. Abubakar dan Zubaira dihukum karena berusaha memukul McGregor usai pertarungan.

"Mereka tidak mendapatkan uang sebanyak itu. Jika ada orang yang mendapat hukuman satu tahun, harusnya orang itu Khabib, bukan orang-orang yang berusaha membantunya. Saya pikir NAC salah menghukum keduanya, itu sebabnya Khabib tidak senang," ucap Mendez.
Share:

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019 - Manchester United akan menjamu Liverpool di Stadion Old Trafford pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (24/2). Berikut jadwal siaran langsung Manchester United vs Liverpool.

Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019
Berikut Jadwal Pertandingan Siaran Langsung Manchester United Vs Liverpool 2019


Liverpool kembali menghadapi lawan berat dalam persaingan gelar juara Liga Inggris. Setelah kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Bournemouth, pekan lalu, Liverpool akan dijamu salah satu rival abadi mereka di Liga Inggris, yakni Manchester United.

Jadwal siaran langsung Manchester United vs Liverpool akan digelar Minggu (24/2) mulai pukul 21.05 WIB. Pertandingan bisa disaksikan melalui beIN Sport 1 dan MNC TV.

Kemenangan atas Man United bisa membuat Liverpool bertahan di puncak klasemen Liga Inggris untuk setidaknya satu pekan. Pasalnya, Manchester City tidak akan menjalani laga Liga Inggris akhir pekan ini. Man City akan tampil di final Piala Liga melawan Chelsea di Stadion Wembley pada hari yang sama.

Man United jelas bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Terlebih Man United tidak pernah menelan kekalahan dari sembilan pertandingan Liga Inggris bersama Ole Gunnar Solskjaer dan sukses merebut delapan kemenangan. Delapan kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Inggris membuat Man United kini menembus posisi empat besar dengan torehan 51 poin.

Kepercayaan diri Man United juga sedang meningkat setelah berhasil meraih kemenangan 2-0 di markas Chelsea pada putaran kelima Piala FA.

Liverpool sendiri berhasil mengalahkan Man United 3-1 pada pertemuan pertama di Stadion Anfield, Desember 2018. Itu adalah kemenangan pertama Liverpool atas Man United dari sembilan pertemuan. Dua hari usai kemenangan Liverpool manajemen Man United memecat Jose Mourinho dan menunjuk Solskjaer sebagai manajer interim.

Minggu 24 Februari 2019 / Pukul 21.05 WIB / beIN Sport & MNC TV.
Share:

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019 - Pengamat sepak bola Supriyono mengatakan lini serang Timnas Indonesia U-22 harus tampil lebih kreatif saat melawan Kamboja dalam laga terakhir fase grup Piala AFF U-22 2019 dibanding dua laga sebelumnya.

Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019
Lini Serang Timnas Indonesia Harus Kreatif Melawan Kamboja 2019


Timnas Indonesia U-22 menjalani laga terakhir Grup B melawan tim tuan rumah di Stadion Olimpiade pada Jumat (22/2). Dalam dua pertandingan sebelumnya, skuat asuhan Indra Sjafri bermain imbang lawan Myanmar (1-1) dan Malaysia (2-2).

Menurut Supriyono penampilan lini serang Timnas Indonesia U-22 dalam dua laga itu belum meyakinkan dan belum bisa memberikan harapan. Ia menilai skuat Merah Putih belum bisa berbicara banyak tanpa gelandang Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri dan gelandang Pahang FA Saddil Ramdani.

Egy dan Saddil sempat diminta untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22. Namun, mereka tidak mendapatkan izin dari klub masing-masing. Karena itu, Supriyono berharap tim asuhan Indra Sjafri itu bisa lebih kreatif saat melawan Kamboja.

"Maksudnya begini, jangan terlalu bergantung pada Egy dan Saddil. Minimal tanpa mereka berdua [Timnas Indonesia U-22] harus punya rencana lain. Kontribusi lini depan di uji coba juga belum bagus," ujar Supriyono kepada BeritaTV.net pada Kamis (21/2) malam.

"Jadi intinya adalah setiap individu harus punya sisi ofensif yang tinggi. Asnawi [Mangkualam] di pertandingan pertama pun sering overlap, sering terjadi kebingungan untuk eksekusi atau memberi umpan. Kembali lagi, ketepatan mengambil keputusan itu sangat penting dan harus lebih dimaksimalkan di U-22 ini," Supriyono menambahkan.

Timnas Indonesia U-22 bisa jadi akan diuntungkan dengan posisi Kamboja yang menjadi pemuncak klasemen sementara dengan torehan enam poin.

Tuan rumah bukan tidak mungkin akan memainkan pemain pelapis dalam laga nanti. Kendati demikian Supriyono tetap berharap Garuda Muda bisa mengantisipasi bola-bola mati Kamboja di laga nanti.

"Kalau membandingkan pertandingan pertama dan kedua, sebetulnya Timnas Indonesia U-22 ada kemajuan. Tapi harus diperhatikan antisipasi bola-bola set piece," kata Supriyono.

Selain bola mati, Supriyono menyampaikan pelatih kepala Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri harus dapat merotasi pemain secara yang tepat.

"[Kiper] Awan Setho di laga pertama lawan Myanmar tidak terlalu [buruk], tapi saya tidak tahu rotasi Awan Setho dengan Satria Tama di laga kedua lawan untuk apa? Apakah untuk jam terbang?" ucap Supriyono.

"Kalau menurut saya, rotasi pemain itu untuk memperbaiki performa dan menjalankan taktik. Kemarin kan sepertinya Awan Setho dari sisi pengalaman lebih unggul dari Satria Tama tapi malah terkena rotasi," ucapnya menambahkan.
Share:

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019 - Diogo Dalot menggunakan gaji pertama dari Manchester United untuk membelikan bus bagi sekolah sepak bola Fintas yang merupakan klub masa kecil bek asal Portugal itu.

Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019
Dalot Gunakan Gaju Pertama Di Man United Untuk Beli Bus 2019


Kisah kedermawanan Dalot diungkapkan Luis Travassos yang merupakan koordinator Fintas.

"Kami berbicara dengan Diogo melalui Skype. Dia berada di bus [Man United] dalam perjalanan menuju sebuah pertandingan. Dia menyuruh kami untuk keluar dan kami melihat sebuah bus untuk klub [Fintas]," cerita Travassos kepada A Bola dilansir dari Daily Mail.


"Itu sangat mengejutkan! Dia mempersiapkan segalanya secara rahasia dan menggunakan sebagian dari gaji pertamanya di Inggris untuk kejutan ini. Bagi kami, institusi yang kerap dilanda masalah finansial dan memiliki sedikit sumber daya, pemberian ini sungguh luar biasa," sambungnya.

Meski terkejut dengan pemberian Dalot, tetapi Travassos memaklumi sikap dermawan mantan pemain Porto itu. Pasalnya menurut Travassos, Dalot sudah menunjukkan sikap solidaritas semasa di Fintas.

"Ini membuat kami merinding. Kami punya van, tapi sudah tua. Van itu untuk memenuhi persyaratan peraturan baru mengangkut anak-anak hingga usia 14 tahun," ucap Travassos dikutip dari Sportbible.

"Jendela vannya hanya terbuka setengah, pintu belakang hanya dibuka oleh pengemudi. Untuk mengemudi itu juga diperlukan lisensi khusus mengangkut anak-anak," Travassos menambahkan.

Dalot yang didatangkan Jose Mourinho pada awal musim ini mengenyam pendidikan sepak bola masa kecil di klub Fintas sebelum pindah ke FC Porto pada usia sembilan tahun.

Setelah enam tahun berseragam Porto, Diogo Dalot memutuskan menimba pengalaman berkarier di luar Portugal dengan gabung Man United seharga £19 juta atau setara dengan Rp347,9 miliar.

Di musim ini Dalot yang berusia 19 tahun sudah tampil dalam 13 pertandingan bersama Setan Merah di semua kompetisi dengan menyumbang dua assist.
Share:

Rabu, 20 Februari 2019

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019 - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mulai dimunculkan dalam daftar kandidat manajer Chelsea seiring dengan performa buruk bersama Maurizio Sarri.

Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019
Wenger Masuk Daftar Calon Manajer Chelsea 2019


Sejauh ini hanya Zinedine Zidane yang paling sering dihubungkan sebagai pengganti ideal Sarri. Legenda Prancis itu memang banyak diincar klub besar semenjak mundur dari Manchester United.

Selain Zidane, spekulasi di media-media Inggris melibatkan Diego Simeone hingga Laurent Blanc. Nama terakhir juga pernah disebut-sebut sebagai calon pelatih Man United.

Baru, baru ini nama Wenger pun dimunculkan. Adalah mantan pemain Arsenal, David Seaman, yang menyebut Wenger sebagai salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan.

Seaman mengakui Wenger memang berkata tidak akan melanjutkan karier di Liga Inggris karena tak mau berhadapan dengan klub yang dicintainya, Arsenal.

Maklum, Wenger pernah mengabdi selama 22 tahun di Emirates. Akan tetapi masa akhir jabatannya bersama The Gunners kurang menyenangkan lantaran dihujani kritik dari suporter.

"Ya, sepertinya bakal ada lowongan pekerjaan di Chelsea dalam waktu dekat tapi tergantung tiga laga besar yang akan mereka jalani," kata Seaman kepada TalkSport seperti dikutip Sky Sports.

"Dia [Wenger] akan cocok di sana dan di manapun karena dia adalah manajer fantastis," sambungnya.

Meski sulit terwujud, Seaman menilai keputusan Wenger untuk menolak menangani tim Liga Primer Inggris selain Arsenal, mungkin saja terjadi.

"Dia [Wenger] selalu berkata tak mau kembali ke Liga Primer karena cintanya kepada Arsenal. Dia merasa aneh menghadapi Arsenal."

"Tapi waktu akan mengubah itu dan dia bisa saja berpikir saat ini 'saya ingin kembali ke sana dan membuktikan kepada orang-orang kalau mereka salah'. Menurut saya dia telah mendapat banyak kritik yang tak pantas diterima pada tahun-tahun terakhir di Arsenal," lanjut dia.
Share:

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF - Timnas Indonesia U-22 masih memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa lolos ke semifinal Piala AFF U-22 2019 meski ditahan imbang Malaysia di laga kedua.

Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF
Skenario Timnas Indonesia Umur 22 Lolos Ke Semifinal Piala AFF


Timnas Indonesia membuang peluang meraih kemenangan saat bermain imbang 2-2 dengan Malaysia di laga kedua Grup B di Stadion Olimpiade, Rabu (20/2).

Skuat Garuda unggul dua kali lebih dulu lewat gol Marinus Manewar pada menit ke-53, dan gol Witan Sulaeman di menit 77'. Akan tetapi Malaysia bisa menyamakan kedudukan lewat gol Nik Akif Syahiran (62') dan Hadi bin Abdul Razak (87').


Itu adalah kedua kalinya tim asuhan Indra Sjafri gagal menang dalam dua laga pertama setelah sebelumnya juga diimbangi Myanmar 1-1.

Timnas Indonesia U-22 tetap berada di peringkat kedua klasemen Grup B dengan torehan dua poin. Posisi puncak klasemen masih menjadi milik tuan rumah Kamboja yang meraih kemenangan kedua usai mengalahkan Myanmar 2-0 di laga kedua.

Meski menjadi runner-up grup, namun bukan berarti Timnas Indonesia U-22 bisa dengan mudah lolos ke semifinal turnamen ini. Terlebih lawan terakhir Timnas Indonesia dalah tuan rumah Kamboja yang sudah memiliki enam poin.

Timnas Indonesia U-22 tetap perlu bekerja keras guna meraih satu tiket ke babak berikutnya. Timnas Indonesia punya dua cara untuk menyegel satu tempat di babak gugur.

Kemenangan atas Kamboja akan memastikan langkah Indonesia ke semifinal, tanpa memikirkan hasil Malaysia vs Myanmar di laga lainnya.

Jika Timnas Indonesia U-22 gagal meraih kemenangan dalam laga itu, maka Tim Merah Putih masih harus menengok pertandingan terakhir lain antara Malaysia vs Myanmar.

Apabila Timnas Indonesia imbang dengan Kamboja, untuk bisa lolos ke semifinal Garuda Muda perlu berharap Malaysia dan Myanmar juga bermain imbang. Dengan begitu Timnas Indonesia akan memiliki tiga poin sedangkan Malaysia dan Myanmar sama-sama dua poin.

Akan tetapi apabila Timnas Indonesia U-22 kalah dari Kamboja, maka peluang lolos ke babak berikutnya otomatis akan tertutup. Kans Timnas Indonesia untuk menang cukup terbuka mengingat Kamboja sudah dipastikan meraih tiket ke semifinal.

Dengan sudah memastikan lolos, Kamboja hanya perlu menunggu wakil dari Grup A, antara Vietnam dan Thailand. Bukan tidak mungkin untuk menyimpan tenaga jelang babak semifinal, Kamboja akan melakukan sejumlah perombakan saat melawan Timnas Indonesia U-22.
Share:

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019 - Nama-nama macam Krishna Murti, Luhut Binsar Pandjaitan hingga Budi Waseso diusulkan anggota PSSI mulai anggota Komite Eksekutif dan klub-klub Liga 1 untuk menjadi Ketua Umum PSSI.

Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019
Krishna Murti Dan Luhut Hingga Buwas Diusulkan Jadi Ketua PSSI 2019


Nama Krishna Murti yang kini menjabat sebagai Wakil Satgas Anti Mafia Bola diusulkan salah satu anggota Exco PSSI, Refrizal, memimpin induk sepak bola nasional itu.

Saat menyebut nama Krishna Murti, Refrizal mengatakan tidak melihat pangkat Brigadir Jendral yang saat ini melekat di sosok Karomisinter Divhubinter Polri itu.


"Kalau ada usulan dari pemerintah, kami tampung. Termasuk dari pak Khrisna Murti yang kalau saya baca komennya luar biasa tentang bola, pantas kita calonkan juga sebagai Ketua Umum PSSI," kata Refrizal ketika dihubungi olahragaterupdate.com, Rabu (20/2).

olahragaterupdate.com mencoba mengonfirmasi Krishna Murti terkait namanya yang juga disebut bisa dimajukan jadi calon Ketua Umum PSSI, namun belum ada respons darinya hingga berita ini diturunkan.

Selain itu, ada juga sosok mantan Kapolda Metro Jaya M. Iriawan atau Iwan Bule yang disebut Refrizal menjadi usulan salah satu nama calon Ketua Umum PSSI.

"Siapa pun boleh ngusulin, tapi yang pilih nanti voters. Boleh saya bilang, siapapun boleh nyalon. PSSI demokratis, kok."

"LBP [Luhut Binsar Panjaitan] katanya juga mau, silakan, kami terima tampung semuanya, lalu Erick [Thohir] silakan. Atau pak Moeldoko nyalon lagi, kami terima. Tidak ada kami tutup buku. Ini pengabdian kok di PSSI," ujar Refrizal.

Sementara itu CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengusulkan Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Waseso yang akrab disapa dengan sebutan Buwas menjadi Ketua Umum PSSI.

Dalam memilih kriteria Ketua Umum PSSI, Munafri menyampaikan lebih baik melihat struktur persyaratan terlebih dahulu. Dengan begitu ia merasa dapat membantu menentukan kriteria yang diinginkan untuk sosok pemimpin yang ideal di PSSI.

"Kalau di kepala saya, harus cari pemimpin yang punya integritas, rekam jejak yang baik dari semua tempat yang pernah beliau pimpin, harus mampu menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan persoalan hukum. Figur seperti Pak Edy sangat layak, tapi kesibukan beliau yang membuat PSSI tidak bisa berjalan dengan baik," ucap Munafri.

"Mungkin sosok seperti Pak Budi Waseso bisa menjadi Ketua Umum PSSI selanjutnya. Semua hal yang dipimpin beliau selama ini selalu berhasil," ucapnya menambahkan.

olahragaterupdate.com mencoba hubungi Buwas terkait hal tersebut. Akan tetapi hingga berita ini dibuat mantan Kepala Badan Nasional Narkotika pada 8 September 2015-1 Maret 2018 tersebut belum merespons.

Kendati Buwas tidak memiliki pengalaman dalam memimpin sebuah organisasi olahraga, Munafri yakin eks Kepala Bareskrim Polri itu bisa bekerja sama dengan para anggota PSSI dalam membangun sepak bola Indonesia.

"Beliau pasti mengerti keadaan seperti ini. Saya tidak pernah terlibat secara langsung dalam sebuah pekerjaan bersama beliau, tapi menurut saya ya seperti itu," kata Munafri.

Selain Budi, sebelumnya Ketum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau yang biasa disebut Cak Imin, telah secara terang-terangan menyatakan keinginan untuk menjadi Ketum PSSI. Menanggapi hal tersebut, Munafri hanya berkomentar pendek.

"Saya sih melihat bukan tempat dia [Cak Imin] di PSSI," ujar Munafri.
Share:

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019 - Bagi para penggila sepak bola pada umumnya, rasanya aneh jika tidak mengharapkan terjadinya banyak gol dan peluang emas dari laga sekelas Liverpool vs Bayern Munchen, apalagi berlangsung di Liga Champions.

Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019
Liverpool Vs Bayern Seperti Plot Film Yang Sangat Mudah Ditebak 2019


Sama-sama mengoleksi lima piala dari ajang Liga Champions, dan dihuni oleh penyerang yang sedang on fire, ini adalah laga para European Royalty yang semestinya bisa memberikan sesuatu yang menghibur. Namun yang terjadi di Stadion Anfield tadi malam adalah antiklimaks.

Baik Liverpool maupun Bayern Munchen sama-sama tidak dapat menciptakan pertandingan sepak bola yang menghibur seiring dengan tak terciptanya gol atau bahkan peluang emas yang dapat membuat penonton sejenak berhenti bernapas.


Sesungguhnya, indikasi jika duel ini bakal berlangsung membosankan sudah terlihat sejak sepuluh menit pertama. Meski terlalu prematur untuk menyimpulkan, dalam periode tersebut, baik Liverpool maupun Bayern Munchen tidak benar-benar membuka ruang untuk menciptakan peluang.

Kedua tim lebih banyak berkutat di lini tengah dengan memainkan umpan-umpan pendek dan justru sesekali bola kembali dioper ke lini belakang.

Liverpool menghadirkan trio Jordan Henderson sebagai holding midfielder yang didampingi Gini Wijnaldum dan Naby Keita. Sementara Bayern Munchen memasang Javi Martinez dan Thiago Alcantara sebagai double pivot, menyokong Serge Gnabry, James Rodriguez, dan Kingsley Coman sebagai gelandang serang.

Dari heatmaps yang ditampilkan Whoscored, terlihat jika Bayern berusaha menghindari duel di bagian tengah sepertiga pertahanan Liverpool dan memilih melancarkan serangan di sayap.

Serge Gnabry memang kerap merepotkan Andy Robertson yang berjaga di sisi kiri lini belakang The Reds. Namun, operan akhir Gnabry kerap patah atau aksi dribelnya seringkali mampu dipotong oleh pemain Liverpool yang lain.

Meski menguasai jalannya pertandingan pada 20 menit pertama, para gelandang Bayern Munchen tetap terlihat kesulitan memberikan umpan matang kepada ujung tombak Robert Lewandowski. Sepanjang babak pertama, penyerang asal Polandia ini hanya sekali melakukan percobaan tembakan. Ia pun tercatat tiga kali kehilangan bola.

Di saat Javi Martinez dan Thiago terlalu sibuk berduel dengan gelandang pekerja Liverpool, tak banyak yang bisa dilakukan James Rodriguez sebagai pengatur serangan. Lewandowski pun lebih banyak melakukan pergerakan tanpa bola dan tidak benar-benar mengancam pertahanan Liverpool.

Padahal lini belakang Liverpool juga tidak sedang dalam kondisi terbaik. Mereka kerap gugup saat pemain Munchen sudah mulai mendekati area kotak 16. Bahkan sempat terjadi kesalahan individu ketika Joel Matip yang bermaksud membuang bola dan justru memantul ke dada penjaga gawang Alisson Becker. Namun peluang emas yang dinanti para fans Munchen tetap tak tercipta.

Jika pertandingan ini dinilai atas dasar bentuk kerja sama tim dan metode operan antar pemain, Liverpool tentu keluar sebagai pemenang. Rasanya tak perlu ada yang meragukan kemampuan skuat Juergen Klopp dalam menciptakan transisi yang begitu sempurna dari formasi bertahan ke menyerang.

Hal ini pun kembali tersaji dalam laga dini hari tadi. Namun hanya sampai di situ kehebatan Liverpool. Pasalnya ketika memasuki lini pertahanan Munchen, lini depan The Reds justru terlihat bingung.

Serangan Liverpool kerap diawali dari keberhasilan para pemain seperti Trent Alexander-Arnold, Jordan Henderson, atau Andy Robertson dalam memotong operan pemain Munchen yang dilakukan di area sepertiga pertahanan mereka. Bola kemudian diberikan kepada Keita atau Wijnaldum. Salah satu dari mereka kemudian mencoba melakukan dribel sambil melihat posisi trio Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah di kotak penalti lawan.

Masalah terjadi saat bola sudah tiba di kaki dari salah satu trio lini depan Liverpool. Ketiganya terlihat bingung membuka pertahanan Munchen yang mengakibatkan operan mereka seringkali tidak tepat sasaran. Padahal setali tiga uang dengan pertahanan Liverpool, jajaran bek Munchen juga tidak sepenuhnya tampil solid. Kesalahan operan beberapa kali ditampilkan oleh mereka.

Pun ketika mereka sudah menerima operan terakhir di depan gawang Manuel Neuer, penyelesaian akhir lini depan Liverpool justru tak bertaji.

Sadio Mane adalah contoh nyata dari pernyataan di atas. Tak ada pemain dari kedua tim yang layak menyandang status sebagai pemain terbaik sekaligus terburuk dari laga semalam selain Mane.

Sang penyerang Senegal tercatat sebagai pemain dengan jumlah tembakan terbanyak, yaitu sebanyak empat kali, dengan satu yang mengarah tepat ke gawang. Namun statistik lainnya juga mengatakan jika Mane menjadi pemain yang paling sering kehilangan bola.

Jika Anda tak sempat menyaksikan laga ini, Anda bisa membayangkan skema yang tertulis di atas terjadi cukup sering dan membuat pertandingan tak lagi menarik.

Memasuki paruh akhir babak kedua, laga hampir sepenuhnya dikuasai Liverpool.

Tapi, sama seperti sebuah film dengan plot dangkal yang sudah bisa ditebak akhir ceritanya, laga semalam pun demikian. Skenarionya kurang lebih akan seperti ini: Bola dari kaki Thiago atau James Rodriguez berhasil direbut Henderson yang kemudian meneruskannya kepada Wijnaldum.

Salah pun sudah menunggu di sisi kanan. Saat menerima bola dan mencoba masuk, operan atau aksi dribelnya dapat dipatahkan oleh Mats Hummels atau Niklas Sule.

Hal di atas terjadi beberapa kali dengan lakon yang berbeda-beda.

Jalannya pertandingan jadi semakin jelas terbaca. Anfield yang biasa bergemuruh pun menjadi senyap. Sungguh sebuah malam yang membosankan.
Share:

Senin, 18 Februari 2019

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019 - Timnas Indonesia U-22 akan memiliki tantangan berat saat bertemu Myanmar di laga pertama Piala AFF U-22 2019 di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Senin (18/2) sore. Berikut rekor pertemuan Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar.

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar Di Piala AFF 2019


Pertandingan nanti adalah pertemuan pertama bagi Timnas Indonesia dan Myanmar di Piala AFF U-22, atau yang kedua di level U-22. Turnamen Piala AFF U-22 ini merupakan pengganti dari Piala AFF U-23 yang kali pertama digelar pada 2005 di Thailand.

Dalam penyelenggaraan Piala AFF U-23 pertama itu juga Timnas Indonesia tidak ambil bagian. Kemudian saat Piala AFF U-23 dijadwalkan digelar di Palembang pada 2011, turnamen ini dibatalkan lantaran Indonesia tengah bersiap untuk SEA Games 2011.

Meski ini menjadi kesempatan pertama bagi kedua tim di Piala AFF U-22, namun Timnas Indonesia vs Myanmar beberapa kali bertemu di SEA Games yang juga menggunakan pemain U-23 sejak 2001 hingga 2015. Pada edisi 2017, sepak bola SEA Games baru menggunakan pemain dari level U-22.

Sejak 2001 Timnas Indonesia sudah tujuh kali bertemu dengan Myanmar di SEA Games. Dari catatan pertemuan itu, timnas Myanmar lebih unggul atas Tim Merah Putih.

Ketika U-23 mulai diberlakukan di SEA Games 2001, Timnas Indonesia harus mengakui kemenangan Myanmar 1-0 di babak semifinal. Gol semata wayang Myanmar dicetak Yan Paing di menit ke-44.

Empat tahun kemudian di ajang yang sama, Timnas Indonesia dan Myanmar berbagi angka 0-0 di Grup B. Hasil serupa terjadi di edisi 2007 saat SEA Games digelar di Thailand.

Pada SEA Games 2009 di Laos, dengan tangguh Myanmar mengalahkan Timnas Indonesia 3-1. Gol-gol dari Tun Tun Win, Pai Soe, dan Moe Win hanya bisa dibalas sebiji gol Stevie Bonsapia.

Timnas Indonesia membalas kekalahan di 2009 dengan kemenangan 1-0 di fase grup SEA Games 2013 lewat gol penalti Alfin Tuasalamony.

Duel sengit Timnas Indonesia vs Myanmar kembali terjadi di edisi terakhir SEA Games yang menggunakan pemain U-23. Di 2015, Indonesia satu grup dengan Myanmar (Grup A). Myanmar kembali memenangi pertarungan itu dengan skor 4-2.

Saat SEA Games digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, dua tahun lalu Timnas Indonesia kembali menundukkan Myanmar dengan skor 3-1 di perebutan tempat ketiga sekaligus meraih medali perunggu. Itu merupakan kali pertama Timnas Indonesia dan Myanmar bertemu dengan menggunakan pemain dari level U-22.
Share:

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019 - Pemain Golden State Warriors Kevin Durant menjadi MVP NBA All Star 2019 ketika Tim LeBron James menang atas Tim Giannis Antetokounmpo 178-164 pada pertandingan di Spectrum Center, Charlotte, Senin (18/2) pagi WIB.

Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019
Durant MVP Dan Tim Lebron Kalahkan Team Giannis Di NBA All Star 2019


Dikutip dari Reuters, Durant mencetak 31 poin, tujuh rebound, dan dua assist pada NBA All Star 2019. Sementara di kubu Giannis, pemain asal Milwaukee Bucks itu menjadi pendulang poin terbanyak dengan 38 poin, 11 rebound dan lima assist.

NBA All Star 2019 menjadi ajang unjuk kebolehan melakukan lemparan tiga angka. Total kedua tim melakukan 168 percobaan lemparan tiga angka, dengan Tim LeBron melakukan 90 kali percobaan dan 35 di antaranya sukses.

Tim LeBron memiliki perolehan poin yang merata setelah Klay Thompson mendapatkan 20 poin, Kawhi Leonard dan LeBron sama-sama mendulang 19 poin, sementara Damian Lillard mendapatkan 18 poin.

Sementara di kubu Tim Giannis ada Paul George dan Khris Middleton yang meraih 20 poin dan Stephen Curry serta Russel Westbrook dan mengoleksi 17 poin.

Bagi Durant, ini adalah kali kedua forward 30 tahun itu berhasil menjadi MVP NBA All Star setelah kali pertama merebutnya pada 2012.

"Kami hanya berusaha melakukan lemparan tiga angka, dan kami berangkat dari permainan itu. Terima kasih atas sambutan [di Charlotte]. Ini akhir pekan yang luar biasa, saya senang bisa mengakhirinya dengan kemenangan," ujar Durant dikutip dari CBC.

Pihak NBA juga memberi penghargaan kepada dua pemain veteran yang kemungkinan besar akan pensiun akhir musim ini, Dirk Nowitzki dan Dwyane Wade. Kedua pemain berhasil masuk tim sebagai anggota spesial.

"Terima kasih kepada komisioner NBA yang sekali lagi memberi kami kesempatan bermain di pentas ini," ujar Nowitzki.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada setip pemain yang ada di sini. NBA All Star ada di tangan pemain-pemain hebat. Terima kasih atas kesempatan ini,' ucap Wade.
Share:

Sabtu, 16 Februari 2019

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019 - Mantan pelatih Real Madrid John Toschack menilai Gareth Bale kurang usaha untuk mempelajari bahasa Spanyol meski sudah lama berkarier di Bernabeu.

Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019
Mantan Pelatih Real Madrid Mengatakan Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol 2019


Bale nyaris enam tahun membela Real Madrid sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur sebagai pemain termahal dunia.

Meski ikut andil dalam menyumbangkan empat gelar Liga Champions untuk Real Madrid, pemain internasional Wales tersebut belum mendapat respek sepenuhnya dari fan El Real.

Toschack yang pernah melatih Los Blancos sekaligus pelatih yang mempercayai Bale melakoni debutnya di timnas Wales, menilai Bale kurang kerja keras mempelajari bahasa Spanyol.

"Jika Anda bermain di tim luar negeri, Anda harus belajar bahasa mereka untuk menghormati para suporter," ujar Toschack kepada Onda Cero seperti dikutip Football Espana.

"Bale harus berusaha keras (belajar bahasa Spanyol) dan jika melakukannya, maka itu sangat membantu. Dia benar-benar pemain hebat tapi sering diganggu cedera," sambung Toschack.

Suporter Real Madrid memang terkenal kritis terhadap pemain dan pelatih tim. Mantan bintang El Real, Cristiano Ronaldo, pun tak luput dari kritik para Madridista jika bermain di bawah performa.

Nasib tak jauh berbeda kini dialami Bale. Penyerang 29 tahun tersebut belum benar-benar mampu mencuri hati Madridista meski Ronaldo telah hengkang ke Juventus.
Share:

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019 - Barcelona berhasil memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga Spanyol usai memetik kemenangan 1-0 atas Real Valladolid di Camp Nou, Sabtu (16/2) waktu setempat.

Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019
Berikut Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dan Atletico Menang 2019


Gol tunggal Barcelona tercipta berkat eksekusi Lionel Messi pada menit ke-43. Tembakannya ke pojok kanan gawang tak mampu dibendung kiper Valladolid, Jordi Masip.

Kemenangan 1-0 cukup bagi Barcelona untuk memperkukuh puncak klasemen dengan jarak tujuh poin dengan pesaing terdekatnya Atletico Madrid yang kini mengemas 47 angka.

Atletico berhak menempati posisi kedua dalam daftar klasemen berkat kemenangan 1-0 di markas Rayo Vallecano, Stadion de Vallecas.

Antoine Griezmann menjadi pahlawan kemenangan Rojiblancos berkat gol yang dicetaknya di menit ke-74 usai memanfaatkan umpan pemain pinjaman dari Chelsea, Alvaro Morata.

Meski demikian, posisi Atletico masih bisa digusur Real Madrid yang kini menempati peringkat ketiga. El Real saat ini mengemas 45 poin atau tertinggal dua angka dari Atletico.

Real Madrid yang tengah berada dalam puncak performa punya peluang besar untuk memenangi pertandingan saat menjamu Girona di Bernabeu, Minggu (17/2).

Klasemen Sementara La Liga Spanyol

1. Barcelona 24 (54 poin)
2. Atletico Madrid 24 (47)
3. Real Madrid 23 (45)
4. Sevilla 23 (37)
5. Getafe 24 (36)
6. Deportivo Alaves 23 (35)
7. Real Sociedad 24 (34)
8. Real Betis 23 (32)
9. Valencia 23 (31)
10. Eibar 24 (31)
Share:

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019 - Legenda klub Arsenal Marc Overmars menyebut penyerang Manchester United Alexis Sanchez masih memiliki peluang kembali ke The Gunners di masa mendatang.

Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019
Legenda Klub Sebut Alexis Sanchez Bisa Kembali Ke Arsenal 2019


Alexis Sanchez gabung Man United pada bursa transfer Januari 2018. Kepindahan Sanchez itu merupakan bagian pertukaran dengan Henrikh Mkhitaryan yang hengkang ke Arsenal di momen yang sama.

Akan tetapi kepindahan Sanchez ke Man United tidak membuat performa pemain asal Chile itu lebih baik ketimbang masih di Arsenal. Pemain 30 tahun itu hanya mencetak lima gol dari 37 pertandingan untuk Man United.

Kurang mengilapnya penampilan Sanchez bersama Setan Merah membuat mantan pemain Barcelona dan Udinese itu kerap mendapat kritik. Yang terbaru, Sanchez mengalami cedera usai Man United dikalahkan Paris Saint-Germain 0-2 di Liga Champions.

Meski begitu, legenda Arsenal yang juga Direktur Sepak bola Ajax Amsterdam Marc Overmars menilai Sanchez masih memiliki peluang kembali ke klub asal London Utara itu.

"Saya memiliki respek yang besar untuk Alexis, karena dia melakukan sesuatu yang luar biasa baik di Arsenal. Tetapi saya tidak tahu jika itu menjadi keputusan yang bagus untuk pergi," ujar Overmars kepada stasiun radio Chile, ADN Deportes, dikutip Sky Sports.

"Pemain seperti ini sangat penting bagi Arsenal, karena di situlah mereka membawa Anda untuk fokus. Setelah Alexis, Arsenal mencoba merekrut pemain lain seperti itu, tetapi tidak terjadi, sehingga Alexis dapat kembali ke Arsenal," Overmars menambahkan.

Overmars yang pernah bermain untuk Barcelona juga mencoba mengenang masa kejayaan Arsenal saat bersama Arsene Wenger.

"Sepak bola Inggris mengubah Anda, sehingga saya butuh satu langkah maju. Arsene Wenger tiba setahun sebelum saya, Dennis Bergkamp membuat kesan besar bagi Inggris. Itu adalah waktu yang fantastis, saya pikir kami sedikit mengubah sejarah klub sedikit," ucap Overmars.
Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support