• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 02 Desember 2019

Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019

Dinastipoker - Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019 - Kontingen Indonesia berhasil menambah dua medali emas pada hari ketiga SEA Games 2019, Selasa (3/12), lewat cabang olahraga pencak silat nomor seni tunggal putri dan wushu nomor duilian putra.

Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019
Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019


Emas dari pencak silat yang direbut Puspa Arum Sari merupakan yang ketiga pada hari ini atau kesembilan bagi Indonesia secara keseluruhan. Di final Puspa Arum Sari mengalahkan Mary Francine Padios dari Filipina yang meraih perak, serta Anisah Najihah Abdullah dari Brunei Darussalam dengan medali perunggu.

Sebelum emas dari pencak silat, Indonesia juga meraih medali emas cabang olahraga wushu dari nomor duilian putra melalui Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar, dan Harris Horatius yang digelar di World Trade Center, Manila.

Indonesia meraih emas di duilian putra setelah menjadi yang terbaik di final dengan mengumpulkan 9,54 poin. Peringkat kedua ditempati Brunei Darussalam yang berhak atas medali perak, sedangkan perunggu jadi milik Filipina dengan 9,49 poin.

Sebelum tim dari duilian putra, Indonesia lebih dahulu meraih emas lewat Edgar Xavier Marvelo dari nomor daoshu/gunshu combined putra.

agen poker - Dua medali emas dari wushu pada hari ini menambah raihan emas Indonesia menjadi delapan. Sebelumnya, enam emas Tim Merah Putih diraih lewat Jauhari Johan dari cabang olahraga duathlon, Rio Danu Tjabu dan Tirano Baja dari menembak, tim polo air putra, serta Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah dari angkat besi.

Selain dua emas dari nomor daoshu/gunshu combined putra dan duilian putra, medali perak disumbangkan Harris Horatius dari nomor dari nanquan putra dan medali perunggu melalui Putri Andriani dari cabang angkat besi kelas 59 kilogram putri.

Sampai dengan berita ini dibuat, Indonesia tercatat sudah meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu pada Selasa ini. Total hingga pukul 10.15 WIB, Indonesia sudah mengoleksi 8 emas, 12 perak, dan 13 perunggu.

Indonesia juga meraih satu medali emas melalui Dwi Cindy Desyana dari cabang olahraga dance sport nomor women breaking. Namun, medali emas Cindy tidak masuk tabel perolehan medali karena negara peserta dalam nomor ini kurang dari syarat minimal peserta, yaitu empat negara.
Share:

PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019

Dinastipoker - PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019 - Atlet wushu Edgar Xavier Marvelo berhasil mempersembahkan dua medali emas SEA Games 2019 untuk Indonesia di tengah duka. Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas beberapa jam setelah sang ayah meninggal.

PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019
PeWushu Edgar Marvelo Raih Emas Dan Beberapa Jam Usai Sang Ayah Meninggal 2019


Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas untuk Indonesia di hari ketiga SEA Games 2019. Atlet kelahiran Jakarta, 6 Desember 1998, itu merebut emas pertama dari nomor daoshu/gunshu combined putra.

Atlet peraih medali pertama Indonesia di Asian Games 2018 itu mengalahkan Jowen Lim dari Singapura yang meraih perak dan Tran Xuan Huep dari Vietnam yang medali perunggu.

Usai tampil di nomor individu, Edgar Xavier Marvelo merebut emas kedua di nomor duilian putra bersama Seraf Naro Siregar dan Harris Horatius pada laga final digelar di World Trade Center, Manila.

Indonesia meraih emas di duilian putra setelah menjadi yang terbaik di final dengan mengumpulkan 9,54 poin. Peringkat kedua ditempati Brunei Darussalam yang berhak atas medali perak, sedangkan perunggu jadi milik Filipina dengan 9,49 poin.

agen poker - Sukses Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas untuk Indonesia pantas mendapat apresiasi tinggi. Pasalnya, peraih gelar di Kejuaraan Dunia Wushu 2019 itu tetap tampil di final hari ini meski beberapa jam sebelumnya sang ayah meninggal.

Pihak Kemenpora melalui akun Twitter resmi mengabarkan ayah Edgar Xavier meninggal pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

"Di tengah kesedihan dan duka mendalam atas kepergian Ayahanda malam tadi pukul 01.00 WIB, Edgar Marvelo tetap tampil apik dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Turut berduka cita, dan terima kasih Edgar atas perjuanganmu untuk merah putih," tulis pihak Kemenpora melalui Twitter.

Edgar Xavier Marvelo sudah menjadi andalan Indonesia di cabang wushu sejak di level junior. Dua tahun lalu di SEA Games 2017, Edgar Xavier Marvelo merebut medali perunggu di nomor Changquan.

Share:

Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019

agen casino - Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019 - Penentuan dua tim yang lolos ke semifinal dari Grup B SEA Games 2019 kemungkinan baru bisa ditentukan pada laga terakhir, Kamis (5/12).

Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019
Nasib Team Indonesia Bisa Ditentukan Di Laga Terakhir 2019


Potensi ke arah sana mungkin terjadi karena penentuan dua tim yang lolos ke semifinal menggunakan selisih gol. Regulasi itu membuat persaingan sengit masih akan terus terjadi di antara tiga tim yakni Vietnam, Thailand, dan Indonesia U-23.

Vietnam saat ini kukuh di puncak klasemen dengan meraih hasil sempurna di tiga laga awal. Ternyata anak asuh Park Hang Seo Menang Tipis 2-1 Atas Indonesia U 23 Di Stadion Rizal Memorial Manila 2019

casino online - The Golden Stars sudah mengoleksi sembilan poin dan surplus 12 gol. Posisi kedua sampai ketiga ditempati Thailand (8 gol) dan Indonesia U-23 (3 gol) yang sama-sama membukukan enam poin.

Di laga berikutnya pada Selasa (3/12), Vietnam akan menantang Singapura, Indonesia U-23 bersua tim juru kunci Brunei Darussalam, dan ketangguhan Thailand diuji Laos.

Jika Vietnam, Thailand, dan Indonesia U-23 sama-sama meraih kemenangan atas lawan masing-masing maka skenario berebut dua tiket di matchday terakhir akan tercipta.

Vietnam akan bersua Thailand sedangkan Indonesia ditantang Laos. Jika Thailand mengalahkan The Golden Stars dan tim Garuda Muda menang atas Laos maka kedua tim akan sama-sama mengoleksi 12 poin.

Penentuan dua tim yang lolos ke semifinal pun akan ditentukan dari selisih gol ketiga tim tersebut. Dengan kondisi demikian Indonesia U-23 wajib punya selisih gol bagus agar bisa bersaing dengan Vietnam dan Thailand.

judi Online - Kesempatan untuk mendulang banyak gol harus dioptimalkan Indonesia U-23 saat melakoni dua laga sisa kontra Brunei (3/12) dan Laos (5/12). Di atas kertas, skuat asuhan Indra Sjafri berada di atas dua tim tersebut dan peluang menang dengan lebih dari tiga gol cukup terbuka.
Share:

Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas

negaraqq - Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas - Kontingen Indonesia untuk sementara berada di posisi ketiga SEA Games 2019 dengan perolehan enam emas dari total 22 medali hingga Senin (2/12) sore ini.

Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas
Ini Rekap Medali Sea Games Di 2019 Indonesia Enam Emas


Indonesia berhasil meraih lima medali emas tambahan hingga Senin (2/12) sore. Sebelumnya tim Merah Putih sudah meraih satu emas lewat Polo Air putra.

Perolehan medali emas Indonesia masing-masing dari cabang olahraga angkat besi (dua emas), duathlon (satu emas), dan menembak (dua emas).

Dua medali emas dari angkat besi dipersembahkan Eko Yuli dan Windy Cantika Aisah. Eko sukses menyabet emas di nomor 61 kilogram putra sementara Windy di nomor 49 kilogram putri.

Sementara dua medali emas lainnya datang dari cabor menembak. Rio Danu Utama Tjabu dan Tirano Baja menjadi juara pada laga final di Marine Corps Training Center.

Rio Tjabu merebut medali emas setelah menjadi pemenang di nomor WA 1.500 precision pistol contest putra. Sementara Tirano Baja jadi juara di nomor mixed benchrest light varmint putra

Indonesia sebenarnya meraih satu medali emas melalui Dwi Cindy Desyana dari cabang olahraga dance sport nomor women breaking.

Namun, medali emas Cindy tidak masuk tabel perolehan medali karena negara peserta dalam nomor ini kurang dari syarat minimal peserta, yaitu empat negara. Cabor ini dianggap sebagai eksebisi.

Agen Dominobet - Perolehan medali di SEA Games 2019 pada Senin (2/12) petang: (5 emas, 4 perak, 3 perunggu)

Emas
1. Duathlon Putra Individu: Jauhari Johan
2. Angkat Besi Putri 49 kg: Windy Cantika Alisah
3. Shooting-Mixed Benchrest Air Rifle (Light Varmint): Tirano Baja
4) Shooting-Men's WA 1500 PVC: Rio Danu Utama Tjabu
5) Angkat Besi Putra 61 kg: Eko Yuli Irawan

Perak
1. Wushu-Men's Taolu Nandao/Nangun Combine: Haris Horatius
2. Shooting-Men's 10 m Air Rifle: Fathur Gustian
3. Cycling-MTB Downhill: Tiara Andini Prastika
4. Shooting-Men's WA 1500 PVC: Safrin Sihombing

Perunggu
1. Pencak Silat-Men's Single: Dino Bima Sulistianto
2. Shooting-Mixed Benchrest Air Rifle (Light Varmint): Wahyu Aji Putra
3. Cycling-MTB Men's Downhill: Andy Prayoga
Share:

Sabtu, 30 November 2019

Inilah 4 Atlet Indonesia Pemegang Rekor Masih Akan Tampil Di SEA Games 2019

Dinastipoker - Inilah 4 Atlet Indonesia Pemegang Rekor Masih Akan Tampil Di SEA Games 2019 - Total ada atlet Indonesia pemegang rekor SEA Games akan kembali tampil dalam turnamen olahraga paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut di Manila, Filipina.

Inilah 4 Atlet Indonesia Pemegang Rekor Masih Akan Tampil Di SEA Games 2019
Inilah 4 Atlet Indonesia Pemegang Rekor Masih Akan Tampil Di SEA Games 2019


SEA Games 2019 akan resmi dibuka pada 30 November dan berakhir pada 11 Desember. Indonesia mengirim 837 atlet ke ajang dua tahunan itu.

Berikut ini ulasan singkat empat atlet Indonesia pemegang rekor SEA Games:

1. Hendro Yap

Hendro merupakan atlet asal Jawa Barat pemegang rekor jalan cepat 20 ribu meter trek. Rekor yang membuat dia otomatis meraih medali emas tersebut diraih pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan catatan waktu satu jam 32 menit 11,27 detik.

Saat itu, Hendro mengalahkan dua atlet jalan cepat Malaysia yang meraih medali perak dan perunggu yakni Lo Choon Sieng dan Khairil Harith Harun.

Prestasi tersebut adalah buah dari kerja keras dan pengorbanan pria yang kini berusia 29. Pasalnya, olahraga jalan cepat menyelamatkan dia dari putus sekolah.

2. I Gede Siman Sudartawa

Sama dengan Hendro, perenang asal Bali ini juga mencatat rekor pada SEA Games 2017. Di ajang edisi ke-29 tersebut, Siman menjadi yang terbaik di nomor 50 meter gaya punggung.

Ia mencatat waktu tercepat 25,20 detik, mengalahkan perenang Singapura Zheng Wen Quah dan perenang Vietnam Le Nguyen Paul. Wen Quah merupakan pemegang rekor sebelum Siman dengan 25,27 detik.

Sebelum cetak rekor, catatan terbaik yang pernah ditorehkan Siman di nomor 50 meter gaya punggung adalah 25,04 detik dalam kejuaraan dunia.

agen poker

3. Maria Natalia Londa

Maria berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor lompat jangkit SEA Games 2013. Selain emas, Maria Londa juga sukses memecahkan rekor setelah mampu membukukan loncatan terjauh dengan 14,17 meter.

Loncatan tersebut mengalahkan rekor sebelumnya dari atlet asal Thailand, Thitima Muangjan, yang bertahan sejak SEA Games 2009 di Laos. Saat itu, Muangjan mencatat lompatan sejauh 14,08 meter.

4. Triyaningsih

Berbeda dari tiga atlet lain, Triyaningsih memegang dua rekor di SEA Games. Rekor pertama di nomor lari 5.000 meter, dan satu lagi di nomor lari 10 ribu meter.

Rekor lari 5.000 meter dicatat pada SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Thailand, dengan 15 menit 54 detik. Tri mengalahkan kompatriot Rini Budiarti, dan pelari Vietnam Bui Thi Hien.

Dua tahun kemudian, Tri mencatat rekor di nomor 10 ribu meter di Laos dengan catatan 32 menit 49,47 detik. Ia menumbangkan pelari Filipina M Fetalvero dan pelari Vietnam Pham Thi Hien yang berada di peringkat kedua dan ketiga.
Share:

Bus Telat Dua Jam Dan Latihan Tim Badminton Indonesia Pun Terkendala 2019

Dinastipoker - Bus Telat Dua Jam Dan Latihan Tim Badminton Indonesia Pun Terkendala 2019 - Tim badminton Indonesia di SEA Games 2019 tidak bisa berlatih sesuai jadwal karena bus yang mengangkut mereka terlambat datang hingga dua jam.

Bus Telat Dua Jam Dan Latihan Tim Badminton Indonesia Pun Terkendala 2019
Bus Telat Dua Jam Dan Latihan Tim Badminton Indonesia Pun Terkendala 2019


Tim badminton Indonesia seharusnya melakukan latihan uji coba lapangan di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Sabtu pukul delapan pagi. Namun sesi latihan terpaksa mundur dua jam karena masalah transportasi.

Bus ofisial yang seharusnya mengantar tim baru datang pukul 08.00 waktu setempat. Sementara waktu tempuh hotel dengan lokasi latihan serta persiapan sebelum latihan membutuhkan waktu kurang lebih dua jam. Alhasil jadwal latihan tim badminton Indonesia harus tertunda.

"Transportasinya terlambat sampai dua jam. Otomatis jadwal latihan jadi terlambat. Kami akhirnya minta panitia untuk reschedule jadwal latihan," kata Eddy Prayitno, manajer tim bulutangkis Indonesia seperti rilis PBSI.

Eddy mengungkapkan kendala serupa juga dialami oleh kontingen bulutangkis dari beberapa negara lainnya. Saat dikonfirmasi kepada panitia, mereka mengaku hal ini terjadi karena seluruh transportasi terkonsentrasi untuk persiapan upacara pembukaan SEA Games 2019.

agen poker - "Bus yang disediakan akhirnya hanya dua untuk enam negara. Kapasitas bus untuk 50 orang, jadi semua atlet menumpuk masuk bus. Kami utamakan atlet dulu. Sementara kami para ofisial dari berbagai negara menggunakan transportasi online. Pesan sendiri," ujar Eddy.

"Nggak hanya latihan ini. Kami mau manager meeting juga pesan taksi dan transportasi online sendiri-sendiri. Dari panitia tidak menyediakan. Dan ini cukup mengganggu mobilitas kami," ungkap Eddy.

Keterlambatan bus menjemput tim badminton Indonesia hampir mirip dengan kejadian yang menimpa timnas sepak bola Timor Leste, beberapa waktu lalu. Tim Timor Leste harus menunggu selama tiga jam di bandara dan kemudian malah diantar ke hotel yang salah.

Selain masalah transportasi,  ketersediaan hotel, makanan ideal untuk atlet hingga renovasi venue dinilai cukup mengganggu kenyamanan selama gelaran SEA Games 2019.
Share:

Jumat, 29 November 2019

Persani Membantah Mencoret Atlet Ke SEA Games Dikarenakan Tidak Perawan 2019

agen casino - Persani Membantah Mencoret Atlet Ke SEA Games Dikarenakan Tidak Perawan 2019 - Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) memastikan pencoretan atlet Shalfa Avrila Siani Ke SEA Games 2019 Tidak Berkaitan Dengan Masalah Keperawanan.

Persani Membantah Mencoret Atlet Ke SEA Games Dikarenakan Tidak Perawan 2019
Persani Membantah Mencoret Atlet Ke SEA Games Dikarenakan Tidak Perawan 2019

Ketua Umum PB Persani, Ita Yuliati, terkejut dengan berita yang viral pada Jumat (29/11). Menurutnya pencoretan Shalva murni karena penurunan prestasi yang dialami atlet asal Kota Kediri tersebut.

casino online - "Semua berdasarkan hasil kejurnas, promosi-degradasi, control training, dan performa atlet," tegas Ita pada saat konferensi persi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jumat (29/11) siang.

"Dilakukan control training dari PB Persani ke pelatnas. Shalfa penurunannya cukup signifikan sekitar 1,4, dan satu saja penurunan itu sudah sangat signifikan," sambungnya.

Ita juga menjelaskan prestasi dua emas, satu perak, dan dua perunggu di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) menjadi dasar pemberangkatan Yogi ke SEA Games 2019.

"Jelang entry by name kami gelar Kejurnas pada November. Hasilnya, prestasi Shalfa menurun drastis jadi ranking 37. Sedangkan Yogi ranking tiga. Jadi dengan demikian PB melihat potensi Yogi untuk dimasukkan ke dalam tim SEA Games lebih memungkinkan karena kami sangat memperhatikan prestasi atlet," ujar Ita.

Dalam komunikasi dengan Kemenpora dan pimpinan rombongan SEA Games, Ita juga menjelaskan PB Persani selalu mengedepankan prestasi atlet sebagai dasar pemilihan atlet untuk mewakili Indonesia di ajang internasional.

judi Online - Ita berharap pemberitaan yang viral mengenai pencoretan atlet lantaran masalah keperawanan tidak mengganggu fokus dan konsentrasi atlet yang berlaga di SEA Games 2019.

Pada pesta olahraga Asia Tenggara ke-30, senam menjadi salah satu cabang olahraga yang ditarget meraih medali, tepatnya dari nomor trio dan mix pairs. Atlet-atlet Merah Putih diprediksi bakal mendapat saingan dari pesenam asal Thailand dan Vietnam.
Share:

Persani Akan Menghukum Pelatih Jika Terbukti Tuding Atlet Tidak Perawan 2019

negaraqq - Persani Akan Menghukum Pelatih Jika Terbukti Tuding Atlet Tidak Perawan 2019 - Persatuan Senam Indonesia (Persani) berjanji menjatuhkan sanksi kepada pelatih jika terbukti benar menuding salah satu atletnya tidak perawan sehingga dicoret dari pelatnas SEA Games 2019.

Persani Akan Menghukum Pelatih Jika Terbukti Tuding Atlet Tidak Perawan 2019
Persani Akan Menghukum Pelatih Jika Terbukti Tuding Atlet Tidak Perawan 2019


Ketua Umum Persani, Ita Yualita, mengatakan masih akan meminta keterangan dari pelatih yang bersangkutan.

Atlet senam artistik, Shalfa Avrila Siani, dikabarkan dipulangkan paksa dan didiskualifikasi dari pelatnas SEA Games 2019 lantaran dituduh sudah tak perawan oleh pelatihnya sendiri.

"Kami [Persani] diatur di internasional. [Aturan] sangat ketat bagi para pelatih. Diatur [pula] perilaku pelatih ke atlet," kata Ita.

Jika benar pelatih menuding atletnya tidak perawan, lanjut Ita, hal itu termasuk pelanggaran berat karena termasuk pelecehan seksual.

"Kalau atlet merasa pelatih melakukan pelecehan seksual, pelatih bisa kena sanksi. Pelatih tidak boleh abuse [melakukan pelecehan] kata-kata maupun perbuatan," kata Ita.

Untuk itu, Ita akan meminta penjelasan dari jajaran pelatih pelatnas SEA Games terkait isu pencoretan atlet dan masalah keperawanan. Pelatih kepala tim senam di SEA Games 2019 saat ini dijabat oleh Indra Sibarani.

"Pak Indra [Sibarani] minta waktu sampai kompetisi [SEA Games 2019] selesai dan akan kembali tanggal 5 [Desember]."

Agen Dominobet - "Kami harus dengar dari tim pelatih sebelum ke keluarga. Kami tidak ingin berpolemik. Pada saatnya kami akan konfirmasi," terang Ita.

Dalam kesempatan itu, Ita juga menanggapi soal nama Irma yang disebut tim kuasa hukum keluarga Shalfa, Imam Muklasin, sebagai penuding sang atlet tidak perawan.

"Saya tidak tahu. Irma itu pelatih di Jawa Timur. Setahu saya dia pelatih pelatda [Pemusatan Latihan Daerah]. [Staf] pelatih pelatnas [di Jawa Timur] itu Zahari," terang Irma.

Sebelumnya pihak keluarga Shalfa melalui kuasa hukumnya, Imam Muklas, menjelaskan soal kronologi tuduhan pelatih bahwa atlet itu tidak perawan sehingga dicoret dari pelatnas SEA Games.

"13 November kemarin, orang tua Shalfa ditelepon oleh pelatihnya, namanya Irma, untuk menjemput Shalfa [Pelatnas SEA Games] di Gresik, alasannya dia dituduh tidak virgin [perawan], namanya orang tua pasti kaget,"
Share:

Kamis, 28 November 2019

PSSI Membantah Pemain Timnas Indonesia Makan Babi Di SEA Games 2019

Dinastipoker - PSSI Membantah Pemain Timnas Indonesia Makan Babi Di SEA Games 2019 - Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri membantah kabar pemain Timnas Indonesia U-23 mengonsumsi makanan non halal saat berlangsungnya SEA Games 2019.

PSSI Membantah Pemain Timnas Indonesia Makan Babi Di SEA Games 2019
PSSI Membantah Pemain Timnas Indonesia Makan Babi Di SEA Games 2019


Cucu memastikan tidak satu pun pemain muslim di skuat asuhan Indra Sjafri yang mengonsumsi makanan yang mengandung Babi.

"Kami terus mengawasi dan mengingatkan mereka sejak kedatangan dari Indonesia. Jadi, tidak benar kalau ada yang memberitakan pemain kita makan Babi," ucap Cucu seperti dilansir PSSI.

Purnawirawan perwira tinggi TNI AD itu pun tak mau tim Garuda Muda larut dalam persoalan tersebut. Pria berusia 58 itu ingin Timnas Indonesia U-23 fokus menatap laga melawan Singapura dalam lanjutan Grup B SEA Games 2019, Kamis (28/11).

"Persiapan tim sudah sangat baik. Sekarang tinggal bagaimana pemain fokus ke pertandingan. Mudah-mudahan malam ini, kita bisa kembali meraih kemenangan," ucapnya.

agen poker - Sebelumnya menurut laporan Maki Pulido dilansir GMANews, keteledoran panitia penyelenggara membuat pemain Timnas Indonesia U-23 tak sengaja mengonsumsi makanan non hal.

"Sampai sekarang mereka belum menangani informasi dengan baik. Jadi kami harap di hari-hari mendatang mereka bisa memperbaiki hal ini untuk memisahkan makanan halal dan non-halal," kata Media Officer PSSI, Gatot Widakdo.

SEA Games 2019 memang dipenuhi kontroversi jelang dibuka secara resmi pada Sabtu (30/11). Sejumlah kontingen mengeluhkan kinerja panitia yang tak maksimal.

Singapura mengalami sederet masalah mulai dari transportasi, akreditasi, dan kurangnya makanan halal. Sementara timnas Thailand U-23 mengeluhkan kemacetan di Filipina hingga makanan yang tidak layak dan Timor Leste sempat menunggu tiga jam di bandara dan tersasar sebelum tiba di hotel tim.
Share:

Suporter Indonesia Mengatakan Akan Mengunkapkan Detail Pengeroyokan Di Malaysia 2019

Dinastipoker - Suporter Indonesia Mengatakan Akan Mengunkapkan Detail Pengeroyokan Di Malaysia 2019 - Suporter Indonesia yang menjadi korban pengeroyokan suporter Malaysia, Fuad Naji bercerita secara detail peristiwa nahas yang menimpanya bersama Yovan Restu di Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Selasa (19/11) dini hari.

Suporter Indonesia Mengatakan Akan Mengunkapkan Detail Pengeroyokan Di Malaysia 2019
Suporter Indonesia Mengatakan Akan Mengunkapkan Detail Pengeroyokan Di Malaysia 2019


Peristiwa pengeroyokan ini terjadi satu hari jelang laga Malaysia melawan Timnas Indonesia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. 

Dijelaskan Fuad, pengeroyokan terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari setelah ia dan 14 rekan suporter Timnas Indonesia lainnya selesai makan di kawasan Bukit Bintang dan hendak kembali ke hotel menggunakan taksi online. Namun ketika Fuad sudah berada di dalam taksi, Yovan yang masih berada di depan pintu taksi ditarik lima sampai tujuh orang yang menggunakan pakaian bebas.

Oleh sekelompok orang itu, Fuad dan Yovan yang tidak menggunakan atribut timnas ditanya apakah mereka orang Indonesia atau Malaysia. Keduanya juga diminta untuk berbicara bahasa Melayu namun memilih tidak menjawab.

"Kemudian terjadilah pemukulan yang teman-teman lihat di sosial media. Itu benar saya dan Yovan yang menjadi korbannya, dan juga perampokan paspor, handphone, dan dompet saya," jelas Fuad usai bertemu dengan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di Kantor Kemenpora, Kamis (28/11).

Menurut Fuad, para pelaku bekerja secara berkelompok dan terorganisir sekitar 15-20 orang dan ada yang menggunakan sepeda motor. Selain itu ada yang bertugas memantau kondisi sekitar, jadi eksekutor pemukulan, perekam kejadian dan pemberi komando untuk pemukulan Fuad dan Yovan.

Fuad juga mencurigai adanya keterlibatan oknum sopir taksi online dalam pengeroyokan tersebut. Sopir taksi enggan menjemput Yovan dan Fuad di titik lokasi penjemputan sesuai aplikasi dan sopir tersebut juga disebut lama saat menjemput.

"Ketika saya sudah masuk mobil, itu keadaannya saya sudah dalam kendaraan dan Yovan ditarik. Saya berpikir kalau sudah naik taksi dan panggil kawan saya yang jaraknya 100 meter di depan itu masih cukup. Tapi sopir taksi juga diam saja, jalan juga tidak mau. Dan yang saya sayangkan sopir taksi dan warga Malaysia yang ada di situ hanya menjadikan saya tontonan saja, tidak ada rasa kemanusiaannya," jelas Fuad.

Kemudian Fuad dan Yovan bisa melarikan diri. Menggunakan telepon genggam milik Yovan, Fuad menghubungi rekan-rekan suporter Timnas Indonesia yang tergabung di Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia untuk meminta bantuan.

agen poker - Fuad sendiri mengalami memar di bagian mata kanan sedangkan Yovan yang mengalami patah di bagian hidung bergegas ke rumah sakit terdekat. Setelah itu, keduanya melapor ke Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia

"Teman-teman media tolong bantu diingatkan kawan-kawan di federasi [PSSI]. Seperti yang saya tadi bilang Kemenpora, KBRI, Kemenlu [Kementerian Luar Negeri] kaitannya ini hubungan bilateral, tetapi ini sepak bola urusannya PSSI. Dan PSSI pun yang punya kuasa untuk melayangkan nota protes ke FIFA. Jadi tolong diingatkan teman-teman lebih peduli lagi sama kasus ini," ucap Fuad.

Fuad memahami jika saat ini PSSI sedang sibuk mengurus SEA Games 2019 di Filipina. Meski begitu, ia berharap kasus ini bisa dituntaskan.

"Kan sudah jelas Kemenpora dan Kemenlu akan membantu ke ranah hukum, kasus ini diselesaikan ke jalur hukum sampai tuntas. Untuk PSSI harapannya supaya ada gertakan melalui nota protes atau apa," ujarnya.

"Kemarin waktu Malaysia ke sini permintaannya kan banyak, kita turutin semua. Ketika terjadi ribut-ribut di GBK mereka langsung bergerak cepat protes ke FIFA. Sedangkan sekarang juga terjadi pelemparan botol, pelemparan suar, tapi kok dari pihak PSSI belum ada pernyataan ataupun klarifikasi. Saya harap ini menjadi perhatian bagi pihak PSSI," tegas Fuad.
Share:

Rabu, 27 November 2019

Menpora Mengatakan Kepada Atlet Jangan Hiraukan Kisruh SEA Games 2019

agen casino - Menpora Mengatakan Kepada Atlet Jangan Hiraukan Kisruh SEA Games 2019 - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengimbau agar para atlet tidak menghiraukan pemberitaan negatif yang marak mengenai penyelenggaraan SEA Games 2019 di Filipina. Ia meminta semua atlet untuk fokus menjalani masing-masing pertandingan.

Menpora Mengatakan Kepada Atlet Jangan Hiraukan Kisruh SEA Games 2019
Menpora Mengatakan Kepada Atlet Jangan Hiraukan Kisruh SEA Games 2019


"Jangan jadikan itu beban. Biarkan CdM yang pikirkan. Yang harus dipikirkan adalah usaha Anda membawa pulang emas. Nantinya akan ada perhatian dari KONI, KOI, dan pemerintah. Harapan itu tolong dijawab dengan sebaik-baiknya."

"Sekali lagi kembali ke tanah air dengan bangga. Saya pesan jangan minder dan tak percaya diri lawan siapapun karena kita adalah bangsa yang besar," ujar Zainudin.

Zainudin secara resmi mengukuhkan kontingen Indonesia ke SEA Games 2019 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Rabu (27/11).

casino online - Dalam sambutannya, Zainudin juga meminta kepada para atlet untuk bisa membawa pulang medali emas sebanyak-banyaknya ke Indonesia. Tim Indonesia diwakili 841 atlet yang akan mengikuti 52 cabang olahraga (cabor) dari 56 cabang yang dipertandingkan tuan rumah Filipina.

Zainudin juga menanyakan kesanggupan para atlet untuk berjuang meraih medali emas di SEA Games 2019. Ia juga mengingatkan bahwa para atlet tidak hanya membawa nama pribadi atau cabang olahraga ke SEA Games 2019, tapi juga membawa nama Merah Putih lengkap dengan harapan masyarakat Indonesia.

"Rakyat Indonesia menunggu Anda semua kembali dengan membawa medali emas dan jadi juara pada setiap pertandingan yang dilakukan. Hari ini yang dikukuhkan adalah kontingen tapi mendahului Anda semua beberapa cabor yang sudah berangkat lebih dulu dan bahkan ada yang sudah bertanding," kata Zainudin.

Politikus Partai Golkar itu juga mengungkapkan keberhasilan Timnas Indonesia yang mengalahkan Thailand 2-0 di laga perdana Grup B, Selasa (26/11), juga bisa memotivasi atlet lain yang akan bertanding.

"Tim sepak bola kita semalam sudah melakukan pertandingan lawan Thailand. Pertandingan yang mengawali seluruh rangkaian pertandingan. Thailand yang selama ini agak sulit kita kalahkan dengan semangat atlet kita bisa menang."

judi Online - "Semoga kemenangan timnas sepak bola kita yang mengawali bisa memberikan energi positif buat kontingen Indonesia supaya bisa seperti apa yang dibuka atau didahului timnas sepakbola kita," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Zainudin, yakin dengan komposisi 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior bisa membawa pulang kejayaan olahraga buat Indonesia.

Selain para atlet dan ofisial Kontingen, dalam acara pengukuhan tersebut juga dihadiri Ketua National Olympic Committee (NOC), Raja Sapta Oktohari, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), serta jajaran dari PPK GBK.
Share:

Menghindari Menu Babi dan CDM Indonesia Menyiapkan Menu Pengganti 2019

negaraqq - Menghindari Menu Babi dan CDM Indonesia Menyiapkan Menu Pengganti 2019 - Chief de Mission (CdM) SEA Games 2019 Harry Warganegara menegaskan telah menyiapkan menu pengganti demi menghindari atlet muslim mengonsumsi daging babi di Filipina.



Harry meminta setiap ketua kontingen atau manajer cabang olahraga berkoordinasi dengan CdM jika terjadi kendala di lapangan, termasuk soal ketersediaan makanan halal.

"Kami sudah komunikasi lewat manajer cabor, sampaikan ke atlet jangan makan sembarangan. Kalau tidak yakin atau ada yang aneh, jangan dimakan. Kita punya menu pengganti seperti rendang, cakalang asap, tuna asap, dendeng balado, dan lain-lain," kata Harry.

"Seharusnya komunikasi itu terjalin secara intens. Jadi artinya kebutuhan teman-teman bisa kita antisipasi," sambungnya.

Agen Dominobet - Sebelumnya, laporan Maki Pulido yang dilansir GMANews menyebut, personel Timnas Indonesia tak sengaja mengonsumsi daging babi. Ini terjadi karena tak ada informasi yang jelas dari Panitia Penyelenggara Pertandingan Olahraga Asia Tenggara Filipina (PHISGOC).

Ketua National Olympic Committee (NOC), Raja Sapta Oktohari, pun menyampaikan permintaan maaf jika kabar tersebut benar.

"Kami mohon maaf seandainya terjadi kesalahan sampai makan babi itu benar. Saya sedang tidak berada di sana tapi ini akan jadi catatan penting supaya tidak terulang."

"Tantangannya di sana ada manakan yang non-halal. Kami bisa mengerti dan sudah siapkan alternatif makanan sehat buat para atlet. Mereka tinggal konsultasi saja dengan CdM," tutur Okto.
Share:

Selasa, 26 November 2019

Berikut Susunan Pemain Indonesia Vs Thailand 2019

Dinastipoker - Berikut Susunan Pemain Indonesia Vs Thailand 2019 - Indonesia akan menghadapi Thailand dalam laga perdana SEA Games 2019. Berikut susunan pemain kedua tim.

Berikut Susunan Pemain Indonesia Vs Thailand 2019
Berikut Susunan Pemain Indonesia Vs Thailand 2019


Indra Sjafri bakal memainkan formasi 4-3-3 dalam laga menghadapi Thailand. Egy Maulana Vikri, Muhammad Rafli, dan Saddil Ramdani bakal jadi trio lini depan yang diharapkan bisa membongkar pertahanan Thailand.

Di lini tengah, Indonesia berharap pada kinerja trio Evan Dimas-Zulfiandi-Syahrian Abimanyu untuk memenangkan penguasaan bola lawan Thailand.

Pada lini belakang, duet Andy Setyo Nugroho dan Bagas Adi bakal jadi palang pintu pertahanan Timnas Indonesia, ditemani Asnawi Mangkualam di sisi kanan dan Firza Andika di sisi kiri.

Gawang Timnas Indonesia bakal dipercayakan pada kiper Borneo FC, Nadeo Winata.

agen poker - Sementara itu TImnas Thailand menurunkan sejumlah pemain yang berpengalaman di skuat senior seperti Supachi Chaided dan Suphanat Muenta.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia: Nadeo Winata; Asnawi Mangkualam, Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika; Zulfiandi, Evan Dimas, Syahrian Abimanyu; Egy Maulana Vikri, Muhammad Rafli, Saddil Ramdani

Thailand: Nont Muangngam, Srayut Sompom, Shinnaphat Leeaoh, Thitathorn Auksornsri, Saringkan Promsupa; Anon Amornlertsak, Jaroensak Wonggorn, Chatmongkol Tongkiri, Kritsada Kaman; Supachi Chaided, Suphanat Muenta (ptr/bac)
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Recent Posts

Featured Post

Indonesia Menambahkan Dua Emas Lainnya Di Sea Games 2019

Unordered List

Pages

Theme Support