• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 24 April 2019

Pemain MC Kompany Dan Silva Sangat Beruntung Tidak Dapat Kartu Merah 2019

Pemain MC Kompany Dan Silva Sangat Beruntung Tidak Dapat Kartu Merah 2019 - Manchester City dinilai beruntung karena Vincent Kompany dan David Silva tidak diusir wasit saat mengalahkan Manchester United 2-0 pada pekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4) waktu setempat.

Pemain MC Kompany Dan Silva Sangat Beruntung Tidak Dapat Kartu Merah 2019
Pemain MC Kompany Dan Silva Sangat Beruntung Tidak Dapat Kartu Merah 2019


Mantan wasit Liga Inggris Mark Clattenburg beranggapan dua pemain The Citizens, Vincent Kompany dan David Silva, bisa menerima kartu merah di laga ini. Penilaian itu mengacu aksi kedua pemain di laga kontra Man United

Dilansir Daily Mail, Clattenburg merasa Kompany seharusnya mendapatkan kartu kuning saat menjegal penyerang Man United Marcus Rashford di awal pertandingan.

Hal ini lantaran Kompany menjatuhkan Rashford yang sedang mengejar bola di daerah pertahanan Man City dan punya peluang untuk mencetak gol. Namun, aksi Kompany itu luput dari pengamatan wasit Andre Marriner dan asisten wasit.

Tak lama berselang Kompany mendapatkan kartu kuning pertamanya di laga ini. Kapten The Citizens itu kembali melanggar Rashford saat duel perebutan bola.

Jika insiden pertama berujung kartu kuning, Clattenburg menilai Kompany seharusnya sudah meninggalkan lapangan saat derby Manchester baru berjalan 10 menit.

Di babak kedua giliran aksi Silva yang disorot oleh Clattenburg. Kaki kiri Silva mendarat ke dada gelandang Man United, Andreas Pereira, setelah ia melompat untuk menyundul bola.

Marriner kemudian memutuskan Silva melakukan pelanggaran kepada Pereira. Hanya saja sang pengadil tidak memberikan hukuman kartu untuk Silva.

Clattenburg meyakini Silva beruntung karena pelanggaran yang dilakukannya kepada Pereira sudah sepantasnya mendapatkan sanksi kartu merah.

Manchester City berhasil memenangi laga ini berkat gol yang dicetak Bernardo Silva dan Leroy Sane. Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Pep Guardiola mengoleksi 89 poin atau unggul satu poin dari Liverpool yang turun ke peringkat kedua.
Share:

Pemain Bintang MU Dituduh Sengaja Membiarkan MC Mencetak Gol 2019

Pemain Bintang MU Dituduh Sengaja Membiarkan MC Mencetak Gol 2019 - Mantan kapten Manchester United Roy Keane menuduh Fred sengaja membiarkan Manchester City mencetak gol kedua saat pertandingan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4) malam waktu setempat.

Pemain Bintang MU Dituduh Sengaja Membiarkan MC Mencetak Gol 2019
Pemain Bintang MU Dituduh Sengaja Membiarkan MC Mencetak Gol 2019


Man City meraih kemenangan 2-0 atas Man United lewat gol dari Bernardo Silva dan Leroy Sane. Kemenangan tersebut membuat The Citizens kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan keunggulan satu poin di sisa tiga laga musim ini.

Keane yang menjadi komentator di Sky Sports mengungkapkan kekesalan terhadap penampilan Man United. Eks pemain timnas Republik Irlandia itu secara khusus menyoroti permainan Fred yang dianggap 'curang' dengan membiarkan Man City mencetak gol kedua.

"Anda harus melihat Fred untuk gol kedua. Itu curang. Apa yang Fred lakukan adalah curang, membiarkan pemain lawan melewati dia begitu saja," ujar Keane yang berdebat dengan Gary Neville yang merupakan suksesor Keane sebagai kapten Man United usai pertandingan.

Gol kedua Man City berawal dari kesalahan Fred yang kehilangan bola saat berusaha mengirim umpan ke Paul Pogba. Bola kemudian dikuasai Raheem Sterling yang dengan mudah melewati Fred. Sterling sukses memberikan assist kepada Sane yang kemudian menaklukkan kiper David de Gea dengan tendangan kaki kiri.

Statistik Opta menunjukkan Fred merupakan salah satu pemain Man United yang tampil paling buruk saat dikalahkan Man City. Gelandang internasional Brasil itu hanya mampu melakukan 33,3 persen duel sukses, satu kali melakukan tekel, dan kehilangan bola hingga 17 kali.

"Fred membiarkan dirinya tampil buruk. Dia memberi bola cuma-cuma, yang mungkin bisa terjadi, tapi kemudian Anda harus merebutnya kembali. Anda tidak bisa membiarkan Sterling berlari dan kemudian mereka [Man City] mencetak gol. Kenapa para pemain Man United tidak berusaha menghentikan tendangannya?" ucap Keane dikutip dari Daily Mail.

Man United menelan tiga kekalahan beruntun setelah ditekuk Barcelona, Everton, dan Man City. Meski kalah peluang Man United masuk ke posisi empat besar Liga Inggris akhir musim ini masih terbuka lebar di sisa tiga laga. Man United hanya terpaut tiga poin dari Chelsea di posisi keempat.
Share:

De Gea Melakukan Blunder Dua Kali Jelang MU Melawan MC 2019

De Gea Melakukan Blunder Dua Kali Jelang MU Melawan MC 2019 - Penjaga gawang Manchester United David de Gea tercatat lebih sedikit melakukan blunder daripada kiper Liverpool Alisson Becker jelang Derby Manchester di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4) dini hari WIB.

De Gea Melakukan Blunder Dua Kali Jelang MU Melawan MC 2019
De Gea Melakukan Blunder Dua Kali Jelang MU Melawan MC 2019


Data di situs Liga Primer Inggris mencatatkan De Gea hanya dua kali melakukan blunder atau kesalahan sendiri yang berujung gol. Sementara Alisson tercatat tiga kali melakukan kesalahan yang berujung gol. Jumlah blunder Alisson sama dengan kiper Arsenal Bernd Leno.

Dua blunder De Gea terjadi ketika melawan Arsenal, Desember 2018, dan ketika melawan West Ham United lalu. Ketika melawan Arsenal, De Gea tidak mampu menahan bola sundulan Shkodran Mustafi dengan sempurna. Sementara ketika melawan West Ham, De Gea salah melempar bola hingga akhirnya terebut dan Felipe Anderson mencetak gol.

Meskipun catatan blunder De Gea lebih sedikit dari Alisson, namun kiper asal Spanyol itu menampilkan performa yang kurang baik dan dianggap sebagai salah satu masalah Man United dalam beberapa laga terakhir.

Salah satunya terlihat dari kekalahan Man United dengan skor 0-4 dari Everton di Liga Inggris pada akhir pekan lalu dan kekalahan 0-3 dari Barcelona di Liga Champions.

De Gea pun berada dalam sorotan jelang derby Manchester antara The Red Devils dan Manchester City di Stadion Old Trafford, Kamis (25/4) dini hari WIB.

Sementara Alisson dinilai telah membuat Liverpool sebagai tim dengan pertahanan terbaik dibandingkan tim-tim lain dari lima liga top Eropa. Pemain asal Brasil ini disebut memimpin persaingan meraih penghargaan sarung tangan emas lantaran mencatat 19 laga tanpa kebobolan.

Hingga pertandingan ke-35, Alisson baru kemasukan 20 gol. Liverpool pun menjadi kesebelasan dengan jumlah kebobolan paling sedikit. Bahkan lebih baik ketimbang Man City yang kebobolan 22 kali.

Asmir Begovic tercatat sebagai pemain paling banyak melakukan blunder. Kiper Bournemouth itu melakukan lima blunder, lebih banyak satu ketimbang Jordan Pickford.

Berikut ini daftar kiper dengan jumlah kesalahan yang berujung gol selama musim ini hingga sekarang:

Asmir Begovic (AFC Bournemouth) 5 blunder
Jordan Pickford (Everton) 4 blunder
Martin Dubravka (Newcastle United) 3 blunder
Bernd Leno (Arsenal) 3 blunder
Alisson Becker (Liverpool) 3 blunder
David de Gea (Manchester United) 2 blunder
Ben Hamer (Huddersfiled Town) 2 blunder
Sergio Rico (Fulham) 2 blunder
Share:

Jadwal Liga Satu Jadi Mundur 2019

Jadwal Liga Satu Jadi Mundur 2019 - Jadwal kick-off Liga 1 2019 mengalami perubahan dari rencana semula yang akan digelar pada 8 Mei menjadi 15 Mei 2019 atau mundur satu pekan.

Jadwal Liga Satu Jadi Mundur 2019
Jadwal Liga Satu Jadi Mundur 2019


Perubahan itu diputuskan dalam rapat antara operator PT. Liga Indonesia Baru (LIB) bersama dengan para pemilik klub di Hotel Sultan, Rabu (24/4) pagi.

"Ya, mundur sepekan. Kami ikut LIB saja," ucap Teddy Tjahjono, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat kepada BeritaTV.net.

Hal senada juga diungkapkan beberapa pemilik klub lain yang ditemui BeritaTV.net. Mulai dari CEO Persija Jakarta Kokoh Afiat, Manajer Arema FC Ruddy Widodo, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sampai Bos Bali United Peter Tanuri.

"Persija enggak masalah dengan perubahan dari tanggal 8 ke 15 Mei. Justru ini menguntungkan buat kami," ujar Kokoh.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur LIB Dirk Soplanit belum mau mengungkapkan kebenaran tersebut. Rencananya, LIB bakal menggelar konferensi pers terkait perubahan jadwal kickoff Liga 1 2019 dalam waktu dekat.

"Tanggal 8 dan 15 Mei itu masih dalam opsi dan tetap dalam pembicaraan kita. Perubahan itu kita lihat sehari dua hari ini," ujar Dirk usai rapat.

Sebelumnya pad awal April, LIB sudah menetapkan jadwal kick-off Liga 1 2019 jatuh pada tanggal 8 Mei. Draf jadwal pertandingan juga sudah diterima klub-klub peserta.

Kompetisi Liga 1 2019 akan diikuti 20 klub yang 17 di antaranya merupakan peserta musim lalu. Sementara tiga klub promosi yang akan berlaga di kasta teratas kompetisi sepak bola Indonesia adalah Semen Padang, PSS Sleman, dan Kalteng Putra.

Setelah turnamen pramusim Piala Presiden 2019, beberapa klub Liga 1 saat ini akan menjalani babak delapan besar Piala Indonesia.
Share:

Selasa, 23 April 2019

Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019

Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019 - Legenda Juventus, Marco Tardelli, menilai kehadiran Cristiano Ronaldo jadi penyebab menurunnya performa Paulo Dybala musim ini.

Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019
Legenda Klub Juventus Mengatakan Ronaldo Bikin Dybala Menderita 2019


"Saya pikir beberapa pemain memberikan lebih sedikit dengan kehadiran Ronaldo. Secara tidak sadar mereka menderita dan Dybala salah satunya," ucap Tardelli pada Rai Sport seperti dilansir Marca.

Ronaldo didatangkan Juventus dari Real Madrid pada awal musim ini. Meski berstatus pemain baru, Ronaldo tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dan saat ini telah mengoleksi 26 gol dari 39 laga.

Namun, kedatangan Ronaldo berimbas pada penampilan Dybala. Pemain asal Argentina itu baru mencetak 10 gol mendekati akhir musim ini.

Produktivitas Dybala merosot drastis apabila mengacu torehan gol musim lalu. Penyerang berusia 25 tahun mampu 26 kali membobol gawang lawan di semua ajang.

Merosotnya performa Dybala membuat dirinya dikabarkan bakal dilepas pada akhir musim ini. Bianconeri dikabarkan bakal menjual Dybala agar mendapatkan dana segar untuk mendatangkan Mohamed Salah dari Liverpool.

Manajemen Juventus disebut bersedia melepas Dybala asalkan ada klub yang berani mengeluarkan dana €100 juta.

Namun, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, mengaku yakin Dybala masih akan tetap berseragam Juventus pada musim depan.

"Tentu saja Dybala akan bertahan. Dia pemain Juventus dan jelas dia akan bertahan," ucapnya.
Share:

The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019

The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019 - Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, kecewa tidak menyaksikan tim kesayangannya bertanding saat menjamu Ceres Negros pada babak penyisihan Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4) sore.

The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019
The Jakmania Sangat Kecewa Tidak Bisa Hadir Laga Persija Vs Ceres 2019


Sekretaris Umum Pengurus Pusat The Jakmania, Diky Soemarno, mengatakan keputusan tanpa penonton yang dibuat kepolisian sangat mendadak. Informasi tersebut baru diterima suporter pada Selasa (23/4) pagi.

"Baru tadi pagi jam 07.30 kami dapat informasi dari panpel [panitia pelaksana pertandingan Persija] tidak boleh ada penonton. The Jak menyesalkan saja info ini datang begitu mendadak," kata Diky kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/4).

Diky berharap kepastian status pertandingan bisa diinformasikan dari jauh-jauh hari agar tidak merugikan suporter yang sebagian rela datang dari luar kota.

"Kami menghargai keputusan kepolisian. Tapi alangkah baiknya jika tidak mendadak begini. Kasihan Jakmania outsider (luar Jakarta) yang sudah datang. Kasihan anak-anak acara yang sudah bikin koreografi. Artinya jika sudah dikasih tahu lama [tanpa penonton] pasti kita akan lebih siap terima kenyataannya," jelas Diky.

Sebelumnya, laga kandang Persija melawan Ceres di Piala AFC dijadwalkan digelar Rabu (17/4). Namun, harus dimundurkan hingga Selasa (23/4) karena bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu).

Keputusan tanpa penonton juga membuat ramai lini masa. Beberapa di antaranya bahkan menyindir GBK bukan lagi Gelora Bung Karno melainkan Gelora Buat Kampanye.

Sebab pada masa kampanye SUGBK kerap dijadikan lahan untuk kedua pasangan calon presiden menggelar kampanye. Seperti saat Subuh Putih yang digelar capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Minggu (7/4) serta pada Konser Putih Bersatu capres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Sabtu (13/4).

Direktur Operasional PPK GBK Gatot Tetuko pun berharap suporter Persija diizinkan mendukung langsung ke stadion. Namun, keputusan kepolisian pun wajib dihormati.

"Tidak seru memang stadion besar tanpa penonton. Apalagi Persija jarang kalah kalau main di GBK. Tapi ini adalah keputusan polisi, mereka yang lebih kompeten membaca situasi," kata Gatot.
Share:

Senin, 22 April 2019

Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019

Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019 - Gelandang Liverpool James Milner mengungkapkan arti perayaan gol 'orang tua' yang dilakukannya usai mencetak gol ke gawang Cardiff City pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Cardiff City, Minggu (21/4).

Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019
Berikut Arti Perayaan Gol Orang Tua James Milner 2019


Liverpool menang 2-0 atas Cardiff City untuk kembali menggeser Manchester City dari puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dua gol kemenangan Liverpool dicetak Georginio Wijnaldum dan penalti Milner.

Penalti Milner pada menit ke-81 membuat Liverpool mampu bernapas lega. Pasalnya, Cardiff City yang berjuang keluar dari zona degradasi terus memberikan tekanan ketika The Reds unggul satu gol.

Milner merayakan gol ke gawang Cardiff City dengan berpura-pura sebagai orang tua yang berjalan menggunakan tongkat. Dikutip dari Daily Mail, Milner melakukan perayaan gol tersebut untuk mengejek bek Liverpool Virgil van Dijk yang sebelum laga melawan Cardiff City terus menyindir soal usia mantan pemain Manchester City dan Newcastle United itu.

"Van Dijk sering mengejek saya mengenai sudah terlalu tua untuk menjadi pesepakbola, jadi perayaan gol itu untuk dia," ujar Milner.

Kemenangan atas Cardiff City membuat Liverpool kembali unggul dua poin atas Man City di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Meski begitu, The Reds tetap tidak diunggulkan karena Man City memiliki satu pertandingan lebih banyak di pengujung musim ini.

Milner tetap percaya diri Liverpool memiliki peluang bagus untuk menjadi juara Liga Inggris musim ini. Gelandang 33 tahun mengatakan para pemain Liverpool hanya perlu fokus pada tiga pertandingan tersisa.

"Kami hanya perlu konsentrasi terhadap diri sendiri, mempertahankan tekanan, serta memenangi pertandingan tersisa untuk membuat semuanya sulit [untuk Man City]. Jika kami terpeleset, maka itu akan memberi Man City sedikit bantuan," ujar Milner.

"Baik Liverpool dan Man City sama-sama jeli dan kejam di depan gawang. Ini bukan persaingan yang mudah. Kami hanya kalah satu pertandingan sepanjang musim ini dan kami berada di posisi kedua. Kami sekarang ke puncak dan memberi sedikit tekanan kepada Man City," sambung Milner.
Share:

Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019

Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019 - Manchester United bisa dibantai rival sekota, Manchester City, dalam Derby Manchester di Old Trafford, Rabu (24/4) malam waktu setempat, apabila kembali tampil buruk seperti saat melawan Everton.

Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019
Man City Diperkirakan Akan Menang Telak Melawan Man Utd 2019


Man United menelan kekalahan telak 0-4 dari Everton dalam laga pekan ke-35 di Stadion Goodison Park, Minggu (21/4). Tiga hari kemudian, Rabu (24/4) dini hari WIB, Setan Merah akan melakoni laga berat penuh gengsi dengan melawan Man City.

Pertandingan melawan Man City di Old Trafford nanti akan krusial untuk kedua tim. Man United masih berhasrat mengejar posisi akhir di empat besar, sementara The Citizens memburu kemenangan untuk menjaga peluang juara Liga Primer Inggris musim ini.

Akan tetapi, melihat performa Man United yang dipukul telak Everton pada laga sebelumnya membuat Man City berada di atas angin.

Tim tamu Man United tampil buruk di kandang Everton. Juara Liga Inggris 20 kali itu kalah dalam segala hal di dalam statistik dibandingkan dengan The Toffees.

Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu bermain tanpa determinasi layaknya klub papan atas Liga Primer Inggris. Sebaliknya, Everton yang berperingkat di bawah Man United justru tampil trengginas dan efektif di kotak penalti serta pertahanan lawan.

Tanpa kerja sama yang baik Man United tercatat hanya melepaskan tujuh tembakan dalam laga tersebut, sementara Everton dua kali lebih banyak dengan 15 tembakan.

Paul Pogba dan kawan-kawan juga tidak bisa menciptakan percobaan gol lewat serangan balik dan gagal memanfaatkan bola-bola mati menjadi peluang.

Mantan bomber Liga Inggris, Chris Sutton, meyakini Man United bisa kembali dibantai saat melawan Man City jika mengulangi permainan seperti saat melawan Everton. Sutton mengatakan skor besar layaknya pertandingan kriket bisa terjadi di Derby Manchester.

"Jika Man United bermain seperti [saat dikalahkan Everton] ini saat melawan Man City, maka tim Pep Guardiola bisa mendapatkan skor pertandingan kriket. Man City menghajar Man United 6-1 di Old Trafford pada 2011, dan ini bisa lebih buruk lagi pada Rabu malam. Man United secara menyeluruh dikalahkan Everton, yang satu pekan sebelumnya dipermalukan tim degradasi Fulham," ujar Sutton melalui Daily Mail.

Man United punya pengalaman buruk ketika manjamu Man City dalam Derby Manchester di Old Trafford. Pada Liga Primer Inggris musim 2011/2012 tim asuhan Alex Ferguson ketika itu dipermalukan 1-6 oleh Manchester biru.

Enam gol tim tamu dicetak Mario Balotelli dan Edin Dzeko yang masing-masing menyumbang dua gol, sedang dua gol lainnya lahir dari Sergio Aguero serta David Silva. Man United hanya bisa membalas lewat satu gol Darren Fletcher.

Di pertandingan itu juga muncul momen menarik ketika Balotelli yang membuka keunggulan untuk Man City membuka bagian depan jersey sehingga menunjukkan kaus dalam bertuliskan Why Always Me?.

Jelang laga melawan Man City ini memiliki momen hampir sama dengan tujuh musim silam. Saat di bantai 1-6, di laga sebelumnya Man United bermain melawan Liverpool (1-1). Sedangkan di musim ini, Setan Merah lebih dulu melawan Everton yang berasal dari kota serupa sebelum Derby Manchester.

Melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya Man United perlu waspada dalam Derby Manchester nanti jika tidak ingin menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi dan kehilangan peluang berada di empat besar pada akhir musim. 
Share:

Sabtu, 20 April 2019

Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019

Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019 - Tiga pemain Manchester United asal Spanyol: David de Gea, Juan Mata, dan Ander Herrera dikabarkan tidak senang dengan manajemen klub yang menganggap mendapat perlakuan berbeda dari para pemain asal Inggris.

Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019
Tiga Pemain Spanyol Mamchester United Sudah Berontak 2019


Man United sudah memperpanjang kontrak tiga pemain asal Inggris, Luke Shaw, Phil Jones, dan Ashley Young musim ini. Namun hingga kini manajemen Man United belum memperpanjang kontrak De Gea, Mata, dan Herrera. Padahal kontrak ketiga pemain asal Negeri Matador itu akan berakhir Juni 2019.

Dikutip dari Daily Mail, De Gea, Mata, dan Herrera kecewa dengan sikap manajemen Man United yang dianggap lebih adil terhadap pemain asal Inggris. Padahal ketiga pemain asal Spanyol tersebut merupakan bagian penting dari skuat Ole Gunnar Solskjaer.

De Gea dan Mata sebenarnya sudah mendapatkan tawaran kontrak baru dari manajemen Man United. Namun, nilai kontraknya tidak sesuai dengan keinginan kedua pemain timnas Spanyol itu.

Agen ketiga pemain asal Spanyol itu dikabarkan sudah memberitahu pihak klub kalau mereka merasa tidak diperlakukan dengan adil. De Gea, Mata, dan Herrera dikabarkan ingin berontak dan menolak tanda tangan kontrak baru demi meninggalkan Old Trafford dengan status bebas transfer.

Mata belakangan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan verbal dengan Barcelona. Sedangkan De Gea sudah lama menjadi incaran Real Madrid. Menariknya, bukan hanya ketiga pemain asal Spanyol itu yang berpeluang besar meninggalkan Old Trafford akhir musim ini.

Alexis Sanchez dan Marcos Rojo hampir pasti hengkang karena tidak menjadi pilihan utama. Sementara Paul Pogba dikabarkan bersitegang dengan Solskjaer dan akan pindah ke Real Madrid.
Share:

Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019

Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019 - Petinju asal Amerika Serikat Terence Crawford berhasil mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas welter WBO setelah Amir Khan tidak mampu melanjutkan pertarungan di Madison Square Garden, New York, Minggu (21/4) siang WIB.

Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019
Petinju Amir Khan Menyerah Dan Crawford Menang TKO 2019


Crawford unggul sejak ronde pertama atas Khan. Petarung AS yang tidak pernah kalah dari 34 pertarungan sebelum duel di MSG siang ini, mampu membuat Khan jatuh hingga dua kali di ronde pertama. Khan terbilang beruntung karena diselamatkan bunyi bel di ronde pertama.

Crawford terus mendikte pertarungan melawan Khan hingga ronde kelima. Ronde keenam memasuki detik ke-47, sebuah pukulan rendah Crawford masuk dan Khan mengerah kesakitan.

Dikutip dari The Guardian, wasit David Fields menganggap pukulan Crawford tidak sengaja dan Khan punya waktu lima menit untuk memulihkan diri dan melanjutkan pertarungan. Namun, hingga lima menit berakhir Khan tidak mampu melanjutkan pertarungan.

Pelatih Khan, Virgil Hunter, memberi perintah kepada petinju berdarah Pakistan itu untuk tidak melanjutkan pertarungan. Wasit Fields kemudian memberi kemenangan TKO kepada Crawford.

Dalam wawancara di atas ring usai pertarungan, Crawford mengklaim tidak memukul bagian bawah Khan. Petarung 31 tahun itu menganggap Hunter hanya ingin melindungi Khan dari kekalahan yang memalukan.

"Itu bukan low blow, Hunter tahu pertarungan ini menuju ke arah yang buruk buat Khan. Ini hanya masalah waktu. Saya hanya berusaha mengulur waktu. Saya kecewa pihak Khan menghentikan pertarungan dengan cara seperti ini, tapi Hunter pelatih hebat dan dia berusaha melindungi petarungnya," ujar Crawford. Crawford kini memiliki rekor 35 kemenangan (26 menang KO) dari 35 pertarungan.

Share:

Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019

Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019 - Manchester City akan menjamu Tottenham Hotspur pada pekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Etihad, Sabtu (20/4), dalam laga yang berlangsung pukul 18.30 WIB.

Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019
Berikut Jadwal Liga Inggris Antara Man City Melawan Tottenham Hotspur 2019


Laga ini menjadi kesempatan yang tepat bagi Man City mengobati sakit hati. Maklum, skuat asuhan Pep Guardiola baru saja disingkirkan Tottenham di perempat final Liga Champions.

Sergio Aguero dan kawan-kawan gagal lolos ke semifinal karena kalah agresivitas gol tandang dari The Lilywhites.

Man City sebenarnya meraih kemenangan 4-3 atas Tottenham pada leg kedua perempat final di Stadion Etihad, pertengahan pekan lalu. Namun, hasil itu tidak cukup karena tuan rumah kalah 0-1 saat tandang ke markas Tottenham.

Kegagalan lolos ke semifinal itu terasa menyesakkan bagi Man City. Pasalnya, Man City bisa mencetak gol lewat Raheem Sterling pada masa injury time babak kedua namun dianulir oleh wasit karena Sergio Aguero yang memberikan umpan sudah berada dalam posisi offside.

Andai gol itu tidak dianulir wasit, Man City akan melenggang ke semifinal untuk bertemu dengan Ajax Amsterdam yang menyingkirkan Juventus di perempat final.

Selain misi balas dendam, Man City membutuhkan tiga poin demi meraih gelar Liga Inggris musim ini. Rival sekota Manchester United itu saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara.

Man City mengoleksi 83 poin dari 33 laga atau terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen sementara Liga Inggris. The Reds baru akan bertanding melawan Cardiff City pada Minggu (21/4).
Share:

Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019

Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019 - Manchester City wajib waspada menghadapi Tottenham Hotspur yang tak diperkuat Harry Kane. Sebab musim ini Spurs sudah terbiasa memenangi pertandingan di Liga Inggris tanpa kehadiran bomber andalannya itu.

Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019
Man City Tetap Harus Berhati-hati Karena Tottenham Terbiasa Menang Tanpa Hary Kane 2019


Musim 2018/2019 memang bukan momen terbaik Kane lantaran sering dihantui cedera. Striker internasional Inggris itu pernah menepi selama 40 hari karena cedera engkel sejak 14 Januari 2018.

Namun, cedera yang dialami Kane tak lantas membuat Tottenham terpuruk. Skuat arahan Mauricio Pochettino ternyata mampu meraih lima kemenangan di Liga Inggris tanpa Kane.

Setelah Kane cedera, Tottenham justru berhasil mengalahkan Fulham, Watford, Newcastle United, dan Leicester City di Liga Inggris.

Sebaliknya, Tottenham malah menelan kekalahan ketika Kane kembali merumput di Liga Inggris. Ia memang berhasil menyumbang satu gol, namun Spurs kalah 1-2 dari Burnley di akhir laga.

Nasib buruk kembali menimpa Kane pada 10 April 2019. Ia diperkirakan absen hingga akhir musim karena cedera lutut yang dialami ketika Tottenham menang 1-0 atas Manchester City di leg pertama perempat final Liga Champions.

Kehilangan Kane ternyata tidak terlalu berdampak serius bagi lini depan Spurs. Buktinya, Tottenham berhasil mengalahkan Huddersfield Town 4-0 dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (13/4).

Ini menjadi kemenangan kelima Tottenham di Liga Inggris ketika Kane dilanda cedera. Son-Heung Min, Lucas Moura, dan Fernando Llorente sering kali muncul sebagai pemecah kebuntuan ketika Kane absen.

Son dan Llorente pun jadi pahlawan Tottenham saat menyingkirkan Man City di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (17/4). Sepasang gol Son dan satu gol Llorente membuat City hanya mampu menang 4-3 di Etihad.

Kemenangan City tak menolong karena sebelumnya kalah 0-1 di leg pertama. The Lilywhites berhak lolos ke semifinal Liga Champions berkat agresivitas gol tandang.

Maka, absennya Kane justru membuat serangan Tottenham tak terduga. Man City juga harus mewaspadai Spurs yang sudah mulai terbiasa menang tanpa kehadiran Kane.
Share:

Jumat, 19 April 2019

Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019

Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019 - Netizen yakin Nacho Monreal keluar dari lapangan secara tiba-tiba dalam laga Liga Europa antara Napoli dan Arsenal, Jumat (19/4), untuk membuang hajat di toilet kamar ganti.

Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019
Para Netizen Yakin Monreal Buang Hajat Di Laga Napoli Melawan Arsenal 2019


Monreal tampil sebagai salah satu bek inti Arsenal ketika bertandang melawan Napoli pada leg kedua perempat final Liga Europa.

Sejak menit awal, Monreal menggalang lini pertahanan The Gunners bersama Sokratis Papastathopoulos dan Laurent Koscielny yang mendapat serangan dari tuan rumah.

Pemain asal Spanyol berusia 33 tahun itu tidak menampilkan performa yang begitu mencolok, bahkan cenderung tampil di bawah performa terbaik ketika menghadapi pemain-pemain depan Napoli seperti Lorenzo Insigne.

Monreal kemudian mencuri perhatian ketika tiba-tiba keluar lapangan secara mendadak pada pertengahan babak kedua. Pada sekitar menit ke-60, Monreal secara terburu-buru menuju pinggir lapangan dan kemudian masuk lorong pemain sambil memegangi perut. Monreal baru kembali lagi ke lapangan pada menit ke-65.

Selama lima menit tanpa Monreal, skor 1-0 untuk Arsenal yang tercipta sejak menit ke-36 tidak berubah. Perubahan nyata yang terjadi selama Monreal tidak berada di atas lapangan adalah pergantian pemain yang dilakukan Unai Emery, yakni mengganti Granit Xhaka dengan Mohamed Elneny.

Kendati tidak ada perubahan skor dan Arsenal melaju ke semifinal, netizen tetap ramai memperbincangkan Monreal. Warganet meyakini, bek yang berkostum The Gunners sejak 2013 itu buang air besar di toilet kamar ganti.

Dalam lini masa twitter, beragam respons mengenai kepergian sesaat Monreal muncul. Mayoritas cuitan dilengkapi emotikon-emotikon. Ada pula yang menuliskan harapan Monreal sudah cuci tangan sebelum kembali ke lapangan.

Dalam laga itu Monreal dan kawan-kawan menang 1-0 atas Napoli dan akan menghadapi Valencia pada babak semifinal Liga Europa yang akan berlangsung 2 dan 9 Mei 2019.
Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support